Original Posted By antik_unik►Sedihnya hobi audio di mobil..
Alkisah setelah cukup lama pensiun pakai perangkat audio mobil yang cukup lumayan (menurut bujet saya), saya akhirnya tergoda juga untuk up grade bunyi2an di Civic HB dengan tetep main 2 way.
Datanglah ke suatu workshop yang kondang di suatu tempat. Niat awal hanya ingin main simpel dan diskusi aja dengan bujet minim +/- 6-7 jt.
Dari hasil diskusi yang menyakinkan dengan sang installer, tergodalah saya untuk instalasi sistem audio yang bisa dibilang lumayan serius. Dengan bujet membengkak 300%! Instalasinya pun terbilang mahal (instalasi lho ya. Di luar barang). Belum termasuk peredam dan kabel. Peredamnya pun bukan spt yang umumnya dipakai, dan utk 2 pintu saja harganya 1 speaker kelas medium.
Ok, singkat cerita...kenapa saya akomodir? Krn saya pengen punya sistem audio yang menurut saya suaranya berkelas. Meski tau diri juga untuk nuntut premium. Plus saya percaya dengan reputasi kondang installer workshop tsb.
Dari speaker yang awalnya sy ingin bujet 2-2,5jt dijelaskan oleh installer tsb bahwa bla..bla.. bla.. dan diarahkan utk pakai merek X yang harganya 150% dr bujet. Seri teratasnya untuk 2-way lah. Saya tanya apakah suaranya memang bagus? Ya diyakinkan memang bagus. Ya sudah.
Selesai? Belum!
Niatnya cuma pakai 1 power. 2 kanal utk depan, 2 kanal digabung utk subwoofer. Diarahkan lah lagi utk main aktif dan (nyeselnya) saya iya kan. Walhasil instal lah 1 power 4 kanal ngetop merek dr Skandinavia & monoblok merek lokalan. Plus 1 prosesor merek asal Italia.
Buat ngecilkan bujet, saya beli sub dari luar karena selisihnya lumayan di workshop itu. Oke.. tunggu punya tunggu... bbrp hari kemudian mobil selesai. Dituning... selesai tuning saya dengarkan. Menurut saya waktu pertama kali dengar dengan source musik favorit yang ada di USB format Mp3 ya suaranya bagus, tapi secara batin merasa kurang hentakan bas utk musik yang memang bas-nya (seharusnya) cukup menghentak. Saya utarakan hal tsb dan dijawab kalau ditambahkan bas (apalah istilahnya) suaranya akan gak bener. Ya sudah saya terima lah (saat itu).
Semakin ke sini, saya merasa kurang puas dengan hasil suaranya. Saya kembali utarakan dan di tuning ulang. Hasilnya (sedikit) lebih baik. Tapi tetap masih gak sesuai harapan saya. Saya agak lama merasa tahu diri kalau "Ah ini mungkin karena format lagu saya yang gak bener. Cuma mp3 convert-an".
Sampai minggu lalu saya akhirnya masukkan CD original (hasil minjam) instrumen vokal - sy lupa penyanyinya-, dan baru sekali itu saya dengarkan audio sistem saya dengan format musik yang pantas.
Hasilnya? Suaranya BAGUS.
Tapi... gak mewah. gak megah. gak sesuai harapan dengan kenyataan
Untuk spiker yang cukup terkenal dan harganya mepet 4jt, perangkat bermerek dan total cost yang seharga Vario saya merasa gak sebanding.
Oh sedihnya... mau komplain lagi sdh malas. Saya gak mau jadi konsumen yang merasa lebih pinter dr installer itu yang konsumennya kluar duit puluhan bahkan ratusan juta tapi gak banyak mau kayak saya.
Sampai baru2 ini saya buka lagi forum audio tetangga (setelah lama gak saya tengok itu forum). Iseng2 baca dan saya dalami. Sepertinya ada secercah harapan buat saya punya suara yang saya idamkan.Saya japri salah satu kastemernya dan minta pendapatnya secara fair bagaimana hasilnya dengan produk dan tuning dari installer itu. Dijawab bahwa dia cocok dengan hasil setting & suaranya jauh lebih meningkat kelas dari perkiraannya. Padahal harga speaker lokalannya yang baru = speakernya (yang konon merek Jerman) yang baru bbrp minggu dipasang.
Telisik-punya telisik, ternyata speakernya tsb yang ditestimonikan bersuara WAH, harganya sebanding dengan speaker saya. Bedanya speaker itu non bermerek terkenal karena aslinya dia pabrikan. Bahkan setelah saya ngobrol singkat dengan empu-nya workshop, harga spiker + instalasi dll lebih murah dari barang dan jasa yang sdh saya bayar di workshop kemarin, kalau di break-down utk harga spiker, kabel, peredam dan instalasi! Makin keki saya.
Saya berencana akan ganti speakernya minggu ini.. Nanti hasilnya coba saya share di sini.
Dari yang saya alami.... Saya berfikir bahwa saya mendapat "ongkos belajar" yang cukup mahal. Kenapa?
1. Seandainya saya mau lebih bersabar dan membuka kembali forum sebelah utk referensi workshop-installer dan menggunakan perangkat yang saya inginkan sekarang. Minimal tidak perlu mendapat ongkos instalasi sekelas "hi-end"
2. Tidak perlu 2 power karena saya dari awal ingin sistem yang daily use saja
3. Tidak perlu processor karena HU bawaan, Kenwood seri 7, sudah cukup bagi saya dengan mini processornya.
Kalau boleh saya sedikit memberi tips buat rekan2 yang non hi-end car audio lover :
1. Sebelum pasang atau upgrade, banyak-banyak lah cari referensi utk barangnya dan workshopnya. Jangan ragu buat japri/PM member yang kira2 agan punya testimonial/pendapat bagus. Kalau bisa ijin utk tes denger.
2. Barang bermerek kondang TIDAK jaminan cocok dengan selera kita masing-masing. Hasil suara cocok gak cocok itu telinga kita lah jurinya. Bahkan beberapa produk audio yang bukan dari brand kondang (entah brand luar ataupun lokal) ternyata itulah yang sesuai dengan selera dan keinginan kita secara hasil outputnya.
3. Jangan malas utk nongkrong dan ngobrol di beberapa workshop audio yang masuk hitungan berdasarkan hasil pengamatan kita. Lihat dari pengerjaannya. Instalasi dll. Sesuaikah dengan standar kita?
Jika agan memiliki kemampuan "profiling" seseorang, silakan analisa karakternya. Karakter seseorang menentukan hasil kerjanya.
Apakah yang saya tulis di atas menjamin kita untuk tidak tersesat & kejeblos? TIDAK JAMINAN. Tapi setidaknya saya berharap memperkecil resiko agan-agan untuk mendapat "ongkos belajar" yang tidak seharusnya.
Kayanya saya tau nih....., sempet ngobrol di MGK lt.6.
Alhandulillah klo sekarang sudah puas dengan yg terpasang sekarang....