- Beranda
- Supranatural
Penyakit yang Ditimbulkan Akibat Gangguan Jin
...
TS
jueq507
Penyakit yang Ditimbulkan Akibat Gangguan Jin
Mudah-Mudah'an Ane Gk Repost Ya Gan

Karya: MUHAMMAD LUTHFI GHOZALI
Audzubillahiminasyaitonirojim
Bismillahirrahmanirrahim
Diantara jenis penyakit pada tubuh manusia yang diakibatkan gangguan jin ada yang disebut penyakit ‘Ain (atau penyakit yang diakibatkan pandangan mata orang jahat dan hasud). Rasulullah SAW. mengabarkan di dalam hadisnya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah SAW. berkata: Rasulullah SAW. bersabda: Penyakit ‘Ain; Penyakit akibat pandangan mata adalah benar . HR Bukhori Dan Muslim.
Diriwayatkan dari Aisyah berkata: Rasulullah SAW. pernah menyuruhnya supaya membaca jampi (ruqyah) untuk mengelak dari penyakit ‘Ain . HR Bukhori dan Muslim.
Penyakit ‘Ain adalah jenis penyakit dimensi jin yang timbul akibat sorot mata orang yang hasud dan benci kepada orang lain. Dengan media sorot mata kebencian itu jin menyusupkan tehnologinya kepada orang yang dipandang sehingga orang tersebut menjadi sakit.
Bentuk fisik penyakit ini berbentuk “angin dimensi jin” yang dimasukkan jin ke dalam tubuh manusia. Jika angin jin itu terlanjur masuk, maka orang yang terkena akan merasakan sakit di seluruh tubuhnya. Sumber sakit itu tidak tentu arahnya dan kadang-kadang berpindah tempat. Ketika orang yang sakit itu berobat secara medis, dokter tidak menemukan tanda-tanda penyakitnya. Khusus bagi kaum hawa, biasanya pusat rasa sakit tersebut ada di rahim dan payudara. Jika sumber penyakit tersebut tidak segera terobati, maka dari sebab penyakit dimensi jin itu bisa jadi akan timbul penyakit kanker dan tomor.
Yang lebih berbahaya lagi, dengan gejala sakit seperti itu, melalui para dukun dan para tukang ramal, setan jin mengembangkan fitnah kepada manusia. Penyakit tersebut dikatakan santet atau sihir. Oleh karena itu, penyakit ini menjadi sangat berbahaya dalam beberapa hal. Pertama, kualitas penyakit itu akan mengikuti kualitas kejahatan orang yang melihat. Dua, sangat rentan menimbulkan fitnah, karena penyakit itu sangat berkaitan erat dengan urusan orang yang melemparkan pandangan kepada orang yang sakit. Hal itu bisa terjadi, karena ketika dukun yang menangani orang sakit itu melihat dengan kekuatan hayalnya, maka yang tampak dalam bayangan hayal itu adalah orang yang melempar pandang kepada orang yang sakit itu. Dalam keadaan seperti itu, dukun tersebut menyimpulkan bahwa yang menyantet si pasien itu adalah orang yang bayangannya tampak di dalam penglihatan hayal tersebut. Ini juga merupakan tipudaya jin. Dengan tipudaya seperti itu, maka terjadilah sumber fitnah diantara manusia.
PENYAKIT MANUSIA YANG DITIMBULKAN AKIBAT GANGGUAN MAKHLUK JIN
· PENYAKIT PADA TUBUH MANUSIA
· PENYAKIT PADA KESADARAN MANUSIA
· PENYAKIT DALAM HATI MANUSIA
· SUMBER SEGALA PENYAKIT HATI
· APAKAH MANUSIA DAPAT MELIHAT JIN?
LIMA TAHAP YANG HARUS DILEWATI JIN UNTUK MENGUASAI KESADARAN MANUSIA
· TAHAP PERTAMA : Sunnah Yang Terfasilitasi
· TAHAP KEDUA : Dengan Suara Yang Ditusukkan Dalam Wilayah Kesadaran
· TAHAP KETIGA : Ditarik Masuk Ke Dalam Dimensi Alam Jin
· TAHAP KEEMPAT : Jin Bersekutu Dengan Manusia Dalam Urusan Harta Dan Anak
· Sejak Kapan Jin Bersekutu Dengan Manusia Di Dalam Urusan Keturunan…?
·
Apakah Manusia Bisa Melihat Jin…..?
Jika yang dimaksud melihat Jin dalam arti melihat dengan mata kepala maka manusia tidak dapat melakukannya, Allah Ta’ala menegaskan hal tersebut dengan firman-Nya:
إِنهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ
Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. QS:7/27.
Demikian pula yang dinyatakan Ibnu Abbad r.s dalam sebuah hadis Nabi s.a.w. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. berkata:
مَا قَرَأَ رَسُولُ اللهِ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ عَلَى الْجِن وَمَا رَآهُمُ
Yang artinya: Rasulullah saw tidak membacakan al-Quran kepada jin dan tidak pula melihat mereka.
Kisahnya sebagai berikut: Suatu saat ketika baginda Nabi saw. dalam perjalanan bersama para Sahabat ra. menuju pasar Ukaz, tepat pada saat itu, antara syaitan jin dan berita dari langit sedang dihalangi dan mereka dilempari dengan panah berapi. Maka merekapun kembali kepada kaum mereka, dan mereka berkata : Antara kami dan berita dari langit telah dihalangi dan kami dilempari dengan panah berapi. Kaum mereka berkata : pasti telah terjadi sesuatu yang luar biasa di muka bumi, coba pergilah menyebar ke bumi, baik di sebelah timur maupun baratnya, carilah apa menjadi penyebabnya, sehingga antara kita dan berita dari langit menjadi terhalang. Mereka pun pergi ke bumi di sebelah timur dan baratnya. Dan diantara mereka ada yang menuju arah Tihamah yaitu mengikuti arah perjalanan Nabi saw. bersama para sahabat ra. Saat itu Baginda Nabi saw sedang berada di bawah pohon kurma dalam perjalanan menuju ke pasar Ukaz dan Baginda Nabi saw. sedang melaksanakan sholat Subuh bersama para Sahabat. Ketika mereka (sekelompok jin) itu mendengarkan al-Quran dibaca, mereka memerhatikannya dan berkata : Inilah yang menjadikan kita terhalang dengan berita dari langit. Maka merekapun kembali kepada kaum mereka lalu berkata: Wahai kaumku :
( إِنا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا يَهْدِي إِلَى الرشْدِ فَآمَنا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبنَا أَحَدًا )
Yang artinya: Sesungguhnya aku telah mendengar bacaan yang mengagumkan, yang dapat menunjukkan kita kepada kebenaran, maka aku beriman kepadanya dan tidak akan menyekutukan Tuhanku dengan siapapun. Maka Allah SWT. menurunkan kepada nabi-Nya Muhammad saw dengan firman-Nya:
( قُلْ أُوحِيَ إِلَي أَنهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِن )
Yang artinya: Katakanlah, telah diwahyukan kepadaku, bahwasanya sekumpulan jin telah mendengar bacaan al-Quran
1. Riwayat Bukhori di dalam Kitab Azan Hadits Nomor 731
2. Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat Hadits Nomor 681
3. Riwayat Tirmidzi di Dalam Kitab Tafsir Al-Qur’an Hadits Nomor 3245-3247.
Jika yang dimaksud melihat jin dalam arti mengenali, maka untuk hal tersebut orang tidak harus menggunakan mata kepala. Orang bisa mengenali suatu benda dengan indera yang dimiliki, dengan penciuman atau pendengaran, asal dengan itu orang tersebut dapat mengenali sesuatu maka boleh dikatakan ‘rukya’ atau melihat. Semisal orang buta mampu mengenali uang kertas, padahal dia tidak pernah melihat uang itu dengan matanya. Dengan mencium orang dapat mengenali kwalitas tembakau, dan dengan mendengar orang dapat mengenali seseorang melalui suaranya. Orang bisa mengenali suara, tetapi suara itu tidak dapat dilihat dengan mata kepala melainkan didengarkan dengan indera pendengaran. Meski hanya dengan pendengaran, ketika seseorang dapat mengenali suatu benda, maka orang itu berarti mengenali benda tersebut.
Seperti orang makan salak secara terus-menerus sehingga menjadi tahu dengan persis bahwa salak yang dimakan itu salah pondoh, orang tersebut berarti orang yang kenal salak pondoh. Bahkan semakin ahli, semakin itu pula dia dapat mengetahui dengan tepat terhadap segala jenis-jenis salak secara spesifik. Melihat jin itu tidak harus dengan mata kepala, yang pasti jin itu ada, jin melihat manusia tetapi manusia tidak dapat melihat jin. Kehidupan jin itu dekat dengah kehidupan manusia, hanya saja manusia tidak dapat merasakannya. Demikianlah yang dinyatakan Allah dengan firman-Nya.
Oleh karena alam jin adalah alam yang ghaib bagi indera lahir manusia, untuk mengenalinya, maka dengan indera yang lahir itu seorang hamba wajib mengimani apa-apa yang disampaikan oleh Allah Ta’ala dengan wahyu-Nya. Ketika alam jin dinyatakan Allah Ta’ala dengan firman-Nya, maka kewajiban manusia harus mengimaninya, selanjutnya, dengan kemampuan imaginasi yang ada manusia harus bersungguh-sungguh mengadakan penelitian dengan cara yang benar, hasilnya, dengan ilmu Allah dan izin-Nya manusia akan dibukakan penutup matanya sehingga mereka mendapatkan sesuai yang diharapkan. Ketika Allah SWT. berfirman:
وَهُوَ الذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا- الفرقان:25/53
Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. QS:25/53.
Maka manusia harus mengimani firman Allah Ta’ala itu, karena hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui keadaan makhluk-Nya. Menurut ayat diatas, alam manusia bagaikan samudera dan alam jin juga bagaikan samudera, namun antara keduanya dibatasi oleh barzah atau ruang waktu dan dinding-dinding yang membatasi. Maksudnya, alam manusia adalah suatu dimensi dan alam jin juga merupakan suatu dimensi, namun masing-masing dimensi itu dibatasi oleh dimensi lain pula. Seperti alam mimpi adalah dimensi dan alam jaga juga merupakan dimensi, namun masing-masing tersebut dibatasi oleh dimensi yang lain yaitu alam tidur. Alam tidur dikatakan sebagai pembatas antara alam sadar dengan alam mimpi, karena tidak semua orang tidur pasti bermimpi, hal ini membuktikan bahwa alam tidur berbeda dengan alam mimpi.
Hasbunallah wa nikmal wakil, nikmal maula, wa nikman nasir..
"Cukuplah Allah sebagai penolong, dan sebaik-baik pelindung.."
Perbanyak Dzikir Di Setiap Waktu Lenggang Kita,Insya Allah Kita Terjauhkan Dari Gangguan Jin Amin Amin Ya Rabbal Al Amin

Karya: MUHAMMAD LUTHFI GHOZALI
Audzubillahiminasyaitonirojim
Bismillahirrahmanirrahim
Diantara jenis penyakit pada tubuh manusia yang diakibatkan gangguan jin ada yang disebut penyakit ‘Ain (atau penyakit yang diakibatkan pandangan mata orang jahat dan hasud). Rasulullah SAW. mengabarkan di dalam hadisnya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah SAW. berkata: Rasulullah SAW. bersabda: Penyakit ‘Ain; Penyakit akibat pandangan mata adalah benar . HR Bukhori Dan Muslim.
Diriwayatkan dari Aisyah berkata: Rasulullah SAW. pernah menyuruhnya supaya membaca jampi (ruqyah) untuk mengelak dari penyakit ‘Ain . HR Bukhori dan Muslim.
Penyakit ‘Ain adalah jenis penyakit dimensi jin yang timbul akibat sorot mata orang yang hasud dan benci kepada orang lain. Dengan media sorot mata kebencian itu jin menyusupkan tehnologinya kepada orang yang dipandang sehingga orang tersebut menjadi sakit.
Bentuk fisik penyakit ini berbentuk “angin dimensi jin” yang dimasukkan jin ke dalam tubuh manusia. Jika angin jin itu terlanjur masuk, maka orang yang terkena akan merasakan sakit di seluruh tubuhnya. Sumber sakit itu tidak tentu arahnya dan kadang-kadang berpindah tempat. Ketika orang yang sakit itu berobat secara medis, dokter tidak menemukan tanda-tanda penyakitnya. Khusus bagi kaum hawa, biasanya pusat rasa sakit tersebut ada di rahim dan payudara. Jika sumber penyakit tersebut tidak segera terobati, maka dari sebab penyakit dimensi jin itu bisa jadi akan timbul penyakit kanker dan tomor.
Yang lebih berbahaya lagi, dengan gejala sakit seperti itu, melalui para dukun dan para tukang ramal, setan jin mengembangkan fitnah kepada manusia. Penyakit tersebut dikatakan santet atau sihir. Oleh karena itu, penyakit ini menjadi sangat berbahaya dalam beberapa hal. Pertama, kualitas penyakit itu akan mengikuti kualitas kejahatan orang yang melihat. Dua, sangat rentan menimbulkan fitnah, karena penyakit itu sangat berkaitan erat dengan urusan orang yang melemparkan pandangan kepada orang yang sakit. Hal itu bisa terjadi, karena ketika dukun yang menangani orang sakit itu melihat dengan kekuatan hayalnya, maka yang tampak dalam bayangan hayal itu adalah orang yang melempar pandang kepada orang yang sakit itu. Dalam keadaan seperti itu, dukun tersebut menyimpulkan bahwa yang menyantet si pasien itu adalah orang yang bayangannya tampak di dalam penglihatan hayal tersebut. Ini juga merupakan tipudaya jin. Dengan tipudaya seperti itu, maka terjadilah sumber fitnah diantara manusia.
PENYAKIT MANUSIA YANG DITIMBULKAN AKIBAT GANGGUAN MAKHLUK JIN
· PENYAKIT PADA TUBUH MANUSIA
· PENYAKIT PADA KESADARAN MANUSIA
· PENYAKIT DALAM HATI MANUSIA
· SUMBER SEGALA PENYAKIT HATI
· APAKAH MANUSIA DAPAT MELIHAT JIN?
LIMA TAHAP YANG HARUS DILEWATI JIN UNTUK MENGUASAI KESADARAN MANUSIA
· TAHAP PERTAMA : Sunnah Yang Terfasilitasi
· TAHAP KEDUA : Dengan Suara Yang Ditusukkan Dalam Wilayah Kesadaran
· TAHAP KETIGA : Ditarik Masuk Ke Dalam Dimensi Alam Jin
· TAHAP KEEMPAT : Jin Bersekutu Dengan Manusia Dalam Urusan Harta Dan Anak
· Sejak Kapan Jin Bersekutu Dengan Manusia Di Dalam Urusan Keturunan…?
·
Apakah Manusia Bisa Melihat Jin…..?
Jika yang dimaksud melihat Jin dalam arti melihat dengan mata kepala maka manusia tidak dapat melakukannya, Allah Ta’ala menegaskan hal tersebut dengan firman-Nya:
إِنهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ
Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. QS:7/27.
Demikian pula yang dinyatakan Ibnu Abbad r.s dalam sebuah hadis Nabi s.a.w. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. berkata:
مَا قَرَأَ رَسُولُ اللهِ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ عَلَى الْجِن وَمَا رَآهُمُ
Yang artinya: Rasulullah saw tidak membacakan al-Quran kepada jin dan tidak pula melihat mereka.
Kisahnya sebagai berikut: Suatu saat ketika baginda Nabi saw. dalam perjalanan bersama para Sahabat ra. menuju pasar Ukaz, tepat pada saat itu, antara syaitan jin dan berita dari langit sedang dihalangi dan mereka dilempari dengan panah berapi. Maka merekapun kembali kepada kaum mereka, dan mereka berkata : Antara kami dan berita dari langit telah dihalangi dan kami dilempari dengan panah berapi. Kaum mereka berkata : pasti telah terjadi sesuatu yang luar biasa di muka bumi, coba pergilah menyebar ke bumi, baik di sebelah timur maupun baratnya, carilah apa menjadi penyebabnya, sehingga antara kita dan berita dari langit menjadi terhalang. Mereka pun pergi ke bumi di sebelah timur dan baratnya. Dan diantara mereka ada yang menuju arah Tihamah yaitu mengikuti arah perjalanan Nabi saw. bersama para sahabat ra. Saat itu Baginda Nabi saw sedang berada di bawah pohon kurma dalam perjalanan menuju ke pasar Ukaz dan Baginda Nabi saw. sedang melaksanakan sholat Subuh bersama para Sahabat. Ketika mereka (sekelompok jin) itu mendengarkan al-Quran dibaca, mereka memerhatikannya dan berkata : Inilah yang menjadikan kita terhalang dengan berita dari langit. Maka merekapun kembali kepada kaum mereka lalu berkata: Wahai kaumku :
( إِنا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا يَهْدِي إِلَى الرشْدِ فَآمَنا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبنَا أَحَدًا )
Yang artinya: Sesungguhnya aku telah mendengar bacaan yang mengagumkan, yang dapat menunjukkan kita kepada kebenaran, maka aku beriman kepadanya dan tidak akan menyekutukan Tuhanku dengan siapapun. Maka Allah SWT. menurunkan kepada nabi-Nya Muhammad saw dengan firman-Nya:
( قُلْ أُوحِيَ إِلَي أَنهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِن )
Yang artinya: Katakanlah, telah diwahyukan kepadaku, bahwasanya sekumpulan jin telah mendengar bacaan al-Quran
1. Riwayat Bukhori di dalam Kitab Azan Hadits Nomor 731
2. Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat Hadits Nomor 681
3. Riwayat Tirmidzi di Dalam Kitab Tafsir Al-Qur’an Hadits Nomor 3245-3247.
Jika yang dimaksud melihat jin dalam arti mengenali, maka untuk hal tersebut orang tidak harus menggunakan mata kepala. Orang bisa mengenali suatu benda dengan indera yang dimiliki, dengan penciuman atau pendengaran, asal dengan itu orang tersebut dapat mengenali sesuatu maka boleh dikatakan ‘rukya’ atau melihat. Semisal orang buta mampu mengenali uang kertas, padahal dia tidak pernah melihat uang itu dengan matanya. Dengan mencium orang dapat mengenali kwalitas tembakau, dan dengan mendengar orang dapat mengenali seseorang melalui suaranya. Orang bisa mengenali suara, tetapi suara itu tidak dapat dilihat dengan mata kepala melainkan didengarkan dengan indera pendengaran. Meski hanya dengan pendengaran, ketika seseorang dapat mengenali suatu benda, maka orang itu berarti mengenali benda tersebut.
Seperti orang makan salak secara terus-menerus sehingga menjadi tahu dengan persis bahwa salak yang dimakan itu salah pondoh, orang tersebut berarti orang yang kenal salak pondoh. Bahkan semakin ahli, semakin itu pula dia dapat mengetahui dengan tepat terhadap segala jenis-jenis salak secara spesifik. Melihat jin itu tidak harus dengan mata kepala, yang pasti jin itu ada, jin melihat manusia tetapi manusia tidak dapat melihat jin. Kehidupan jin itu dekat dengah kehidupan manusia, hanya saja manusia tidak dapat merasakannya. Demikianlah yang dinyatakan Allah dengan firman-Nya.
Oleh karena alam jin adalah alam yang ghaib bagi indera lahir manusia, untuk mengenalinya, maka dengan indera yang lahir itu seorang hamba wajib mengimani apa-apa yang disampaikan oleh Allah Ta’ala dengan wahyu-Nya. Ketika alam jin dinyatakan Allah Ta’ala dengan firman-Nya, maka kewajiban manusia harus mengimaninya, selanjutnya, dengan kemampuan imaginasi yang ada manusia harus bersungguh-sungguh mengadakan penelitian dengan cara yang benar, hasilnya, dengan ilmu Allah dan izin-Nya manusia akan dibukakan penutup matanya sehingga mereka mendapatkan sesuai yang diharapkan. Ketika Allah SWT. berfirman:
وَهُوَ الذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا- الفرقان:25/53
Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. QS:25/53.
Maka manusia harus mengimani firman Allah Ta’ala itu, karena hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui keadaan makhluk-Nya. Menurut ayat diatas, alam manusia bagaikan samudera dan alam jin juga bagaikan samudera, namun antara keduanya dibatasi oleh barzah atau ruang waktu dan dinding-dinding yang membatasi. Maksudnya, alam manusia adalah suatu dimensi dan alam jin juga merupakan suatu dimensi, namun masing-masing dimensi itu dibatasi oleh dimensi lain pula. Seperti alam mimpi adalah dimensi dan alam jaga juga merupakan dimensi, namun masing-masing tersebut dibatasi oleh dimensi yang lain yaitu alam tidur. Alam tidur dikatakan sebagai pembatas antara alam sadar dengan alam mimpi, karena tidak semua orang tidur pasti bermimpi, hal ini membuktikan bahwa alam tidur berbeda dengan alam mimpi.
Hasbunallah wa nikmal wakil, nikmal maula, wa nikman nasir..
"Cukuplah Allah sebagai penolong, dan sebaik-baik pelindung.."
Perbanyak Dzikir Di Setiap Waktu Lenggang Kita,Insya Allah Kita Terjauhkan Dari Gangguan Jin Amin Amin Ya Rabbal Al Amin
0
6.2K
16
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
15.9KThread•14.6KAnggota
Tampilkan semua post
vestian77
#17
dulu kakek dan uwa saya paranormal sati, saya sbg keturunan hidup saya sering sial.. otak dan tenaga saya lemot. jodoh dan rejeki saya susah. dulu thn 2003 saat merantau ke bdg saya melamar cewe, tp lamaran saya ditolak, saya 15 thn serig marah marah, berkata kotor, banting barang kadang, ingin bunuh diri dll.. yg bikin saya cinta mati dg nur krna dia cantik, pendiam, lugu, rajin sholat, tdk matre, jarang keluyuran, dia juga jadi tulang punggung keluarga krna ortu nya petani miskin. nur tdk pernah minta macam macam dg saya. cinta pertama saya sdh lama.. dulu thn 2001 saat saya merantau ke majalaya bandung.saat saya baru mengundurkan diri dari perusahaan, saya sendirian di kontrakan. daripada jenuh shg saya main ke ciparay, kemudian saat pulang naik angkot, tiba tiba ada cewe naik angkot (karyawati pabrik sptnya krna itu jam jam karyawan pada berangkat kerja shift sore sekitar jam 2) saya langsung kaget, krna dia cantik bngt spt artis hongkong. sesamapainya di kontrakkan, teman saya (ginanjar) datang saya langsung menceritakan kpd teman bahwa saya ketemu cewe cantik diangkot. meski saya sdh sering ketemu dg cewe cantik, tp dia beda, wajahnya spt bercahaya, orgnya juga pendiam dan lemah lembut. teman saya menyarankan saya esuk hari nya utk mencari dia ke ciparay lagi. esok hari nya pada sore hari spt kemarin, saya ke ciparay lagi. saya cari cari cewe itu sampai 20 menitan tp tdk ada juga, shg saat ada angkot berhenti saya langsung naik utk pulang. saat di dlm angkot saya kaget, krna cewe cantik itu lg duduk sendirian di dalam angkot, saya langsung deg degan dlm hati pingin menyapa tp tdk berani. saat di perjalanan saya liat dia turun nya di daerah randu kurung, di situ memang bnyk pabriknya terutama pabrik yg bnyk cewe nya yaitu pabrik handuk. beberapa hari kemudian saat di kontrakan teman saya yg lain lagi datang. kemudian saya menceritakan kpd teman saya (pangat), saya ketemu cewe cantik di daerah randu kurung, kemungkinan kerja di pabrik handuk, teman saya langsung bilang.. itu pasti NUR, dia cewe paling cantik di pabrik handuk, dia terkenal di pabrik handuk dan pabrik sekitarnya. kemudian saya dan teman saya pergi ke randu kurung tp sblm nya mampir ke kontrakkan temannya teman saya di dkt randu kurung yg kerja bareng dg cewe itu di pabrik handuk. temennya teman saya bilang bahwa ceweitu cewe baik baik, kalem, tdk murahan. shg saya tambah semangat utk kenalan dg cwe itu. kemudian saya ke randu kurung menunggu datang nya cewe itu, beberapa saat kemudian cewe itu nampak turun dari angkot, saya memberanikan diri utk mengikuti dia, saya kemudian menanyakan nama dia, dia jawab namaya NUR rumahnya di andir ciparay. sejak saat itu saya jadi berani menemui dia sendirian, baik di ciparay atau di randukurung tp sayai ingin main ke rumahnya tdk boleh. kemudian saya tanya sdh punya pacar apa blm, dia jawabnya sdh. tp saya tdk menyerah begitu saja, krna tersiar kabar bahwa dia sdh putus dg pacarnya tp dia msh cinta, mungkin cinta pertama. kebetulan ternyata teman nya teman saya (ginanjar) ternyata tetangga nya cewe itu, shg saya dirtunjukkan rumahnya cewe itu. saya dan teman saya (ginanjar) berangkat ke rumah cewe itu, saat di rumah, kami ngobrol dg cewe itu responnya tdk menyenangkan (agak sombong, sok cantik, sok jual mahal). kami pun pulang. tp saya tetap pantang menyerah. sejak saat itu saya jadi berani main ke rumahnya sendirian. tp tetap responnya tdk menyenangkan. tp saya tetap sabar, cewe pendiam dan pemalu memang sulit didekati. saya malah pernah diusir sama dia secara halus. dlm hati saya heran cewe cantik dan lembut spt dia kok galak dan sadis juga. saat saya pulang ke jateng saya kdng menyempatkan diri kirin surat buat dia. thn 2002 saat ke majalaya lagi saya datang ke rumahnya, dia bang kpd saya bahwa dia sebenarnya sdh lama putus dg pacarnya, krna ortu dia tdk setuju, krna cowonya suka mabok dan ugal ugalan. tp dia msh cinta krna cinta pertama. respon dia kp d saya mulai berubah, dia spt agak tertarik dg saya, tp say kemudian pulang kampung, cuma bsa krm surat, meski tdk dibalas. thn 2003 saya ke majalaya lg, saya ke rumahnya, kabarnya mantan pacarnya sering ke rumah nya akhirnya mrka jadian lg shg saya saat main ke rumahnya, respon dia sangat tdk menyenangkan. akhirnya saya pkai jurus pamungkas, saya nekad melamar dia, saya datang ke rumahnya dg ayah saya dan teman ayah saya. saya sdh menduga lamaran
saya ditolak. saya sbnrnya menghargai nur menolak saya, krna dia sering jadi omongan tetangga, dikira pacarnya bnyk, krna bnyk laki yg datang ke rumahnya, dikira pacarnya bnyk. tp berhubung saya cinta mati dg dia shg saya kejar dia trs. saya akhirnya mundur, kemudian saat saya kerja di tempat yg baru, saat saya sdang jalan jalan saya kenalan dg cewe, beberapaminggu kemudian saya nyari rumahnya, saya malahan dihajar org. beberapa bln kemudian saya kerja nya dipecat, sh gsaya pulang kampung, nganggur. saat di kampung saya msh blm mampu melupakan NUR, saya sering kirim surat kpd dia. setahun kemudian saya dengar kabar dia kan nikah, saya jadi geram, saya jadi sering kirim surat yg isinya kata kata kasar kpd dia selama bebeapa thn shg dia keguguran 3x dan akhirnya thn 2009 dia cerai dg suaminya. mungkin krna dampak nganggur shg saya jadi frustasi. kabarnya dia sdh mau dg saya tp saya tdk berani datang krna saya yg merusak rumah tangga dia. sbm kenal dg nur sbnrnya saya sdh sering kenalan dg cewe tp tdk ada yg cocok. saat smp dan sma saya blm berani naksir cewe. saya samapai skrng blm mampu melupakan nur. saya sdh berusaha nyari cewe yg lain tp gagal. saya ditolak cewe lagi, dibohongi teman, dimanfaatkan teman dll. saya pernah beberapa kali dijodohkan tp tdk cocok pdhl ada yg secantik nur. saya umurnya 42 thn blm nikah, kerja tdk jelas. dulu saat msh kerja sering dihina teman karena otak dan tenaga saya payah shg mengundurkan diri. nyari kerja lg susah.
saya ditolak. saya sbnrnya menghargai nur menolak saya, krna dia sering jadi omongan tetangga, dikira pacarnya bnyk, krna bnyk laki yg datang ke rumahnya, dikira pacarnya bnyk. tp berhubung saya cinta mati dg dia shg saya kejar dia trs. saya akhirnya mundur, kemudian saat saya kerja di tempat yg baru, saat saya sdang jalan jalan saya kenalan dg cewe, beberapaminggu kemudian saya nyari rumahnya, saya malahan dihajar org. beberapa bln kemudian saya kerja nya dipecat, sh gsaya pulang kampung, nganggur. saat di kampung saya msh blm mampu melupakan NUR, saya sering kirim surat kpd dia. setahun kemudian saya dengar kabar dia kan nikah, saya jadi geram, saya jadi sering kirim surat yg isinya kata kata kasar kpd dia selama bebeapa thn shg dia keguguran 3x dan akhirnya thn 2009 dia cerai dg suaminya. mungkin krna dampak nganggur shg saya jadi frustasi. kabarnya dia sdh mau dg saya tp saya tdk berani datang krna saya yg merusak rumah tangga dia. sbm kenal dg nur sbnrnya saya sdh sering kenalan dg cewe tp tdk ada yg cocok. saat smp dan sma saya blm berani naksir cewe. saya samapai skrng blm mampu melupakan nur. saya sdh berusaha nyari cewe yg lain tp gagal. saya ditolak cewe lagi, dibohongi teman, dimanfaatkan teman dll. saya pernah beberapa kali dijodohkan tp tdk cocok pdhl ada yg secantik nur. saya umurnya 42 thn blm nikah, kerja tdk jelas. dulu saat msh kerja sering dihina teman karena otak dan tenaga saya payah shg mengundurkan diri. nyari kerja lg susah.
0