- Beranda
- Stories from the Heart
I SEE WHAT U SEE
...
TS
cimutcemot
I SEE WHAT U SEE

Quote:
Gimana rasanya jika kalian bisa merasakan hal hal atau kejadian yang di luar logika manusia?
Hai sudah lama tidak menulis, yaps kalian benar gue masih uly yang sama. mungkin masih ingat dengan thread gue yang sebelumnya 😉 Karunia atau musibah (MISTIS)
Spoiler for Indeks cerita:
Quote:
Selamat Membaca dan Jangan Kepo kebanyakan ✌
Diubah oleh cimutcemot 26-11-2019 09:34
mabuxtidakteler dan 16 lainnya memberi reputasi
13
21.5K
125
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
cimutcemot
#59
MELAWAN SIHIR (PART 5)
Mbah pras datang dengan menggunakan motor. dia sudah tua, namun anaknya bukan seumuran ku melainkan masih SD. pantasnya ia disebut mbah sama anaknya. yang kutahu dia sudah lama menginginkan anak, namun baru di beri kesempatan saat ia sudah tua.
Kami sekeluarga duduk di ruang tamu. ada emak, bapak, aku, dan kedua adikku.
setelah panjang bercerita, ritual pun dimulai. sama seperti mbah dar, mbah pras juga menggunakan barang barang yang tidak asing seperti telur, beras kuning, daun daun dan segala sesuatu untuk ritual.
di mata ku, mereka sama. mereka mengucapkan mantra, doa doa, beberapa ayat alquran, shalawat, dll.
yang berbeda adalah mbah dar menggunakan obat dokter, lalu mbah pras menggunakan badan sebagai tameng. secara langsung.
aksi nya bermulai dari membacakan sesuatu di sesajen. layaknya orang pintar lain, sembar sembur, tiap tiup.
setelah itu ia pun berdiri dan membacakan di beberapa sudut rumah dan ruangan sambil memercikan beras kuning.
kami hanya memperhatikan nya, tanpa mengeluarkan satu kata pun.
aksi selanjutnya, ia sambil berdiri menempel kan tangan nya dan diam.
beberapa kali dia mengeluarkan suara suara aneh.
suara seperti menyerang.
suara seperti merasakan sakit, terkena serangan.
suara marah.
suara suara yang tidak jelas bagi orang normal.
kami selalu mengikuti dimana tubuh si mbah berjalan, dan selalu menempelkan tangan nya di dinding dinding rumah.
ia berlari kesana kesini dan menyuruh kami membongkar, dan melihat apakah ada sesuatu yang mencurigakan?????
sebenarnya kala itu aku melihat...
tapi pikiranku, masak sih? lewat aja...
dan lagi, si mbah bilang.
"susah, pindah pindah".
"minum mbah". ujarku, sambil memberikan segelas air putih kepadanya.
"mbah gak papa?".
"kita berdoa saja, ini lari lari. susah ngejarnya. coba kalian periksa semuanya mungkin ada sesuatu".
dan akhirnya ia mengulangi hal yang sama. telapak tangan menyentuh dinding, terus pindah lagi, pindah lagi.
dan berapa kali kami mengikuti jari telunjuknya.
"itu coba liat, cari"
aku hanya menyenggol emak, dan emak dengan bahasa tubuhnya menyuruhku ikutin saja.
sampai akhirnya, benda itu ditemukan.
hanya aku yang tidak merasa penasaran. karena menurutku ada yang salah disini.
Kami sekeluarga duduk di ruang tamu. ada emak, bapak, aku, dan kedua adikku.
setelah panjang bercerita, ritual pun dimulai. sama seperti mbah dar, mbah pras juga menggunakan barang barang yang tidak asing seperti telur, beras kuning, daun daun dan segala sesuatu untuk ritual.
di mata ku, mereka sama. mereka mengucapkan mantra, doa doa, beberapa ayat alquran, shalawat, dll.
yang berbeda adalah mbah dar menggunakan obat dokter, lalu mbah pras menggunakan badan sebagai tameng. secara langsung.
aksi nya bermulai dari membacakan sesuatu di sesajen. layaknya orang pintar lain, sembar sembur, tiap tiup.
setelah itu ia pun berdiri dan membacakan di beberapa sudut rumah dan ruangan sambil memercikan beras kuning.
kami hanya memperhatikan nya, tanpa mengeluarkan satu kata pun.
aksi selanjutnya, ia sambil berdiri menempel kan tangan nya dan diam.
beberapa kali dia mengeluarkan suara suara aneh.
suara seperti menyerang.
suara seperti merasakan sakit, terkena serangan.
suara marah.
suara suara yang tidak jelas bagi orang normal.
kami selalu mengikuti dimana tubuh si mbah berjalan, dan selalu menempelkan tangan nya di dinding dinding rumah.
ia berlari kesana kesini dan menyuruh kami membongkar, dan melihat apakah ada sesuatu yang mencurigakan?????
sebenarnya kala itu aku melihat...
tapi pikiranku, masak sih? lewat aja...
dan lagi, si mbah bilang.
"susah, pindah pindah".
"minum mbah". ujarku, sambil memberikan segelas air putih kepadanya.
"mbah gak papa?".
"kita berdoa saja, ini lari lari. susah ngejarnya. coba kalian periksa semuanya mungkin ada sesuatu".
dan akhirnya ia mengulangi hal yang sama. telapak tangan menyentuh dinding, terus pindah lagi, pindah lagi.
dan berapa kali kami mengikuti jari telunjuknya.
"itu coba liat, cari"
aku hanya menyenggol emak, dan emak dengan bahasa tubuhnya menyuruhku ikutin saja.
sampai akhirnya, benda itu ditemukan.
hanya aku yang tidak merasa penasaran. karena menurutku ada yang salah disini.
Quote:
Diubah oleh cimutcemot 05-02-2019 18:29
ayambucin dan 3 lainnya memberi reputasi
4