- Beranda
- The Lounge
Ngobrol Berfaedah Bareng Pete Holmes, Stand Up Comedian Populer Amerika
...
TS
ronzstagram
Ngobrol Berfaedah Bareng Pete Holmes, Stand Up Comedian Populer Amerika

HBO kembali dengan serial komedi CRASHING yang sekarang sudah memasuki musim ketiga. Pernah nonton series ini, Gan? Pertama kali ditayangkan di layar kaca lewat channel kabel HBO tahun 2017 lalu, CRASHING mendapat sambutan yang positif dari penonton. Pemeran utamanya, Pete Holmes, memerankan karakter fiksi yang diberi nama sama dengan nama aslinya. CRASHING bercerita tentang perjalanan naik dan turun Pete Holmes di dunia stand up comedian. Bagaimana usaha dan susahnya untuk mendapatkan panggung sebagai komedian di kota New York. Tidak hanya berperan sebagai aktor, dalam serial televisi yang tahun 2019 ini memasuki season 3, Pete Holmes juga menjadi showrunner dan penulis buat serial televisi berdurasi 30 menit per episodenya ini.
Pete Holmes lahir 30 Maret 1979 dan mulai aktif di industri hiburan sejak tahun 2001. Pete mengawali kariernya sebagai seorang stand up comedian di usia 22 tahun dan di tahun yang sama juga, mengutip dari Wikipedia, dia menikah. Namun pernikahannya tidak bertahan lama karena di usia 28 tahun, Pete harus bercerai dengan sang istri setelah dia tahu istrinya berselingkuh. Cerita kehidupan ini jugalah yang menjadi awal cerita dalam CRASHING lho! Tapi tentu saja diberi bumbu drama dan komedi yang lebih agar bisa dinikmati. Di usianya yang menginjak 40 tahun, Pete Holmes tidak hanya menjalani karier sebagai seorang stand up comedian. Dia juga melebarkan sayapnya sebagai aktor, sutradara dan podcaster. Dia juga banyak mengisi suara untuk karakter serial animasi seperti 'American Dad!', 'Ugly Americans', 'The Simpson', dan yang akan datang 'The Secret Life of Pets 2'.
Soal karier di industri hiburan Amerika khususnya di area komedi, sepak terjang Pete Holmes udah nggak perlu diragukan lagi deh. Di balik sosoknya yang selalu berusaha menghibur orang-orang dengan lelucon dan candaan stand up-nya di atas panggung, Pete Holmes ternyata adalah sosok yang positif, penuh semangat, dan juga inspiratif. Itulah kesan pertama yang gue rasakan ketika melakukan phone interview dengan Pete Holmes di kantor Agrakom PR di kawasan TB Simatupang belum lama ini. Gue mewakili KASKUS berkesempatan untuk menghadiri undangan HBO untuk ngobrol langsung dengan Pete lewat sambungan telepon. Dia bersemangat banget menceritakan CRASHING season 3 yang tayang di HBO dan HBO GO setiap hari Senin.

"Di musim ini akan ada beberapa hal yang ingin diceritakan," katanya setelah menyapa gue dan awak media lain yang melakukan phone interview dari negara mereka masing-masing. Pete sendiri melakukan phone interview dari Los Angeles di sela-sela kesibukannya di lokasi syuting. "Yang pertama, karakterku dalam serial ini pacaran dengan seorang perempuan seksi dan asyik. Ini sangat menantang untuk Pete," ujarnya. Hal tersebut menjadi menantang karena menurut Pete, karakternya dalam serial CRASHING adalah sosok yang sangat relijius. Sementara si cewek yang jadi pacarnya ini nggak terlalu relijius.
Pete Holmes bekerja sama dengan Judd Apatow di CRASHING season 3 yang menjabat sebagai Produser Eksekutif. Judd sendiri bukan orang yang awam tentang dunia stand up comedy karena dia pernah bekerja di sebuah kelab komedi bernama East Side Comedy Club di Long Island. Di situlah dia pertama kali melihat penampilan-penampilan para komedian legendaris seperti Jim Carey hingga Eddie Murphy. Gabungan antara pengalaman Judd dan Pete menjadi bumbu-bumbu yang kocak dalam cerita serial CRASHING di musim ini. Den of Geek menulis, Judd juga menyelipkan masalah-masalah yang sering terjadi di dunia stand up comedy dalam setiap season CRASHING. Topik-topik seperti standar ganda antara komedian laki-laki dan perempuan hingga diskriminasi seksual. Masalah agama pun jadi salah satu hal yang tak lagi jadi tabu dibahas di serial komedi ini.
"Yang menarik lainnya di season ini adalah Pete akan mulai melakukan tur bersama dengan Gereja Kristen dan melebarkan pasarnya sebagai seorang komedian. Ini adalah hal yang baru untuknya karena dia harus melakukan stand up di gereja-gereja untuk para penganut agama Kristen," lanjut Pete.
Nggak cuma membicarakan soal CRASHING, obrolan KASKUS dan Pete Holmes pun melebar sampai ke area yang jadi keahliannya: stand up comedy. Ada insight apa ya yang bisa dipetik dari seorang stand up comedian Amerika yang sudah masuk kategori papan atas? Pasti penasaran dong! Apalagi kan sekarang di Indonesia selama beberapa tahun terakhir stand up comedy-nya sedang naik daun banget.

Kita bisa lihat sekarang setiap tahunnya pasti ada ajang pencarian bakat untuk stand up comedian di layar televisi nasional. Selain itu, mereka yang sudah sukses lewat ajang pencarian bakat sebelumnya kini telah melebarkan sayap ke industri hiburan yang lebih luas. Ernest Prakasa misalnya tak hanya menjadi seorang komedian tetapi juga aktor sekaligus sutradara yang menghasilkan banyak film-film box office. Di sisi lain ada juga Raditya Dika yang berawal dari blogger, penulis, kemudian jadi salah satu selebriti dengan subsribers terbanyak di YouTube lewat konten-konten komedinya. Beberapa nama lain seperti Arie Kriting dan Muhadkly Acho misalnya aktif bekerja di balik layar sebagai "penasehat komedi" berbagai produksi film. Ini yang membuat gue penasaran dan ingin tanya-tanya banyak ke Pete soal visinya sebagai seorang stand up comedian dan juga pendapatnya tentang perkembangan dunia stand up comedy di Indonesia.
Awalnya gue pikir obrolannya jadi akan sangat kaku dan enggak mengalir, tapi ternyata gue salah! Ternyata Pete Holmes berbagi banyak hal positif dari perjalanan kariernya selama puluhan tahun sebagai stand up comedian. Tidak hanya memetik pelajaran dari hidupnya, Pete ternyata adalah sosok yang selalu berusaha untuk memberikan value tak hanya buat dirinya sendiri tetapi juga buat orang lain.
Berikut adalah thread hasil wawancara gue dengan Pete Holmes, aktor dan penulis serial komedi terbaru HBO, CRASHING:
Spoiler for Thread List:
Foto di thread ini adalah foto resmi dari HBO 'Crashing' - digunakan dengan izin.
Diubah oleh ronzstagram 04-02-2019 18:52
1
4.2K
47
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ronzstagram
#2
Darimana Sih Para Stand Up Comedian Amerika Dapat Ide untuk 'CRASHING'?

Serial CRASHING sudah memasuki musim ketiga dan kini sedang tayang di HBO; episode terbarunya hadir setiap Senin di Indonesia. Dalam setiap episode di masing-masing musimnya, serial komedi ini selalu menyajikan kisah yang berbeda. Perjalanan Pete Holmes (karakter yang diperankan oleh aktor sekaligus stand up comedian kenamaan Amerika yang bernama sama yaitu Pete Holmes) dari nol menjadi seorang stand up comedian yang akhirnya bisa melakukan tur dari panggung ke panggung di kampus bahkan sampai di tempat-tempat peribadatan. Tidak hanya soal perjalanan karier stand up-nya saja, tetapi CRASHING juga menyentuh sisi personal hingga romansa dari karakter Pete. Di season 3 ini misalnya, Pete dikisahkan pacaran dengan seorang perempuan yang punya kepribadian bertolak belakang dengan dirinya. Kelucuan-kelucuan pun mengikuti hubungan asmara ini. Ada juga episode di mana Pete diharuskan tampil di Gereja Yahudi untuk menghibur orang-orang yang sedang berduka karena ada salah seorang anggota keluarga meninggal.
Ide-ide segar selalu berusaha ditampilkan oleh tim penulis dari CRASHING. Bagaimana mereka mendapatkannya? Menurut Pete Holmes, banyak mengobrol dengan stand up comedian lain yang terlibat dalam proyek ini adalah kuncinya. Selain Pete, ada nama-nama seperti Artie Lange, Sarah Silverman, Bill Burr dan John Mulaney di sini. Semua orang ini sangat dekat dengan dunia komedi. Sehingga flow dan chemistry mereka sudah nyatu banget. Menurut Pete, ide-ide cerita seru, lucu dan segar seringkali didapatkan dari sesi ngobrol tersebut.
"Ada banyak karakter menarik di dunia stand up comedian. Serius deh, cerita yang bagus selalu datang dari karakter-karakter ini. Ketika kalian bekerja dengan orang-orang seperti Artie Lange, Sarah Silverman, Bill Burr, John Mulaney, dan beberapa orang-orang menarik lainnya, lalu bertanya tentang hidup mereka atau tentang apapun yang terjadi dalam hidup mereka, cerita yang menarik akan datang begitu saja dengan natural," cerita Pete Holmes dalam sesi phone interview dengan KASKUS di kantor Agrakom PR di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pertengahan pekan lalu. Pete Holmes yang hari itu sedang berada di Los Angeles menyempatkan diri untuk mengobrol dengan KASKUS (perwakilan dari Indonesia) dan beberapa media lain dari Malaysia dan Taiwan.

Lebih lanjut lagi tentang proses pencarian ide cerita, Pete tak mau dianggap hanya dia seorang dirilah yang berkontribusi dalam penggarapan cerita CRASHING, meski menjabat sebagai penulis skenario. Sesi sharing dengan para komedian lain berperan besar untuk menciptakan skenario yang menarik dan bisa dinikmati. Terlebih lagi karena CRASHING menekankan cerita tentang bagaimana seorang stand up comedian mengawali karier mereka di industri hiburan khususnya panggung stand up.
"Para komedian berkumpul dan bercerita tentang bagaimana mereka memulai, apa saja kesulitan-kesulitan yang mereka alami, dan semua hal-hal memalukan yang harus mereka lalui untuk bisa berada di jalah yang seharusnya," lanjut Pete. Yang pasti, penggarapan CRASHING karena memang berkisah tentang dunia yang dekat dengan dirinya membuat Pete merasa tidak pernah kehabisan ide. Tidak pernah mengalami apa yang biasa disebut dengan writer's block. Nggak pernah juga mentok dalam mengembangkan cerita-cerita untuk dibuat dalam sebuah episode.
"Aku senang banget untuk bilang bahwa nggak ada keterbatasan cerita yang bagus ketika menceritakan kisah hidup seorang komedian. Semuanya terjadi secara natural dan sangat sangat menyenangkan," ujar aktor 40 tahun itu.
Menjadi aktor sekaligus menjabat sebagai penulis skenario dalam sebuah proyek memang bukan hal baru di industri hiburan. Di Indonesia pun demikian. Beberapa stand up comedian mengambil peranan ganda dalam proyek yang mereka kerjakan. Ernest Prakasa misalnya tak hanya berperan sebagai sutradara ketika memproduksi CEK TOKO SEBELAH THE SERIES tetapi juga aktor sekaligus penulis skenario beberapa episode. Tentu saja nggak mudah untuk melakukan ini apalagi buat komedian sekelas Pete Holmes. Jadi, gimana ya Pete Holmes nge-juggling waktu dan peranannya untuk CRASHING?
"Menjalani peran ganda dalam sebuah proyek menurutku sangat menarik, aku sendiri menikmatinya," aku Pete dalam sesi wawancara yang sama. Namun menurutnya ada perbedaan yang sangat terasa ketika menjalani peran sebagai penulis dan aktor dalam CRASHING. "Ketika menulis tentu saja ada faktor menyendiri yang lebih dominan. Menulis seorang diri, bekerja sendiri, melihat ke layar komputer di ruang menulis, berusaha untuk mencari ide dari mana saja, pokoknya banyak waktu yang dihabiskan seorang diri. Kadang-kadang juga terlihat seperti banyak melamun dan berkhayal. Sementara dalam proses produksi, lebih ada interaksi sosial," lanjutnya.

Sepanjang proses produksi CRASHING, hidup Pete seperti terbagi dalam dua periode yang benar-benar berbeda. Periode pertama adalah periode menulis di mana dia harus total menghabiskan waktu sendirian. Sedangkan periode kedua adalah periode syuting di mana dia diharuskan berada di antara banyak orang di lokasi syuting. Yang pasti tidak satupun aktivitas Pete Holmes di dunia hiburan yang tidak dinikmatinya. Itulah kunci lain untuk bisa bertahan dan tetap relevan.
"(Saat syuting) ada banyak orang di sekitarmu, ada banyak interaksi, stimulasi, dan berbicara. Seperti separuh tahun aku punya waktu yang penuh dengan ketenangan, dan separuh tahun lainnya sangat ramai dan asyik. Dan di antara dua kondisi yang ekstrem itu, aku mulai bisa merasakan keseimbangan. Aku menikmatinya. Aku suka banget ketika menulis dan ketika akting pun demikian, dua hal yang sangat-sangat berbeda," tutupnya.
Season 3 CRASHING sedang tayang di HBO dan bisa disaksikan streaming lewat HBO GO.
:monggo :monggo :monggo
Diubah oleh ronzstagram 04-02-2019 13:59
1