Kaskus

Story

aldiansyahdzsAvatar border
TS
aldiansyahdzs
Langit dan Bulan
Bisakah kita satu hari bersama, tanpa tumpukan kertas yang memenuhi meja kita?
Bisakah kau rasakan jika perasaan ini bukan hanya sekedar rekan kerja?
Bisakah kau raih tanganku, berjalan beriringan dibawah sinar senja?
Wahai Langit, kau begitu luas. Adakah satu tempat disana untuk diriku bersinar di kala kau gelap?


Langit dan Bulan

Daftar Isi


Quote:



Saran dan masukan sangat membantu dalam penggarapan. Kiranya berkenan untuk mengingatkan jika ada kekeliruan dalam menulis.

Sosial media
Instagram : aldisabihat
Twitter: aldisabihat
Diubah oleh aldiansyahdzs 10-06-2019 09:11
farrazaididAvatar border
bang.armenAvatar border
bukhoriganAvatar border
bukhorigan dan 7 lainnya memberi reputasi
8
6.1K
37
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
aldiansyahdzsAvatar border
TS
aldiansyahdzs
#16
#10
Zafira melukis wajahnya dengan riasan. Tiga puluh menit ia habiskan di muka cermin. Tidak mau jika di depan Langit terlihat biasa saja. Riasannya memang tidak berlebihan. Hanya sekedar agar ia terlihat lebih cerah dari biasanya. Dan yang paling penting agar tidak memalukan saat berjalan bersama Langit.

Hari ini cerah. Secerah wajah Zafira. Menikmati hari tanpa lembar kertas. Langit sudah menunggu Zafira di depan rumah. Zafira datang. Langit terpaku memandang Zafira yang memang sudah cantik tanpa di-makeup. Kini lebih cantik. Senyum yang telah hilang kini perlahan kembali. Terpancar dari aura wajahnya.

Sepanjang jalan menuju mall Langit grogi. Perbincangan diatas motor Langit hanya dijawab dengan iya hehe dan iya hehe.

Begitu bodoh laki-laki yang menyia-nyiakan gadis secantik ini.

Zafira sudah memilih film apa yang akan ditonton. Langit mengiyakan saja. Tidak peduli apa film yang Zafira pilih. Baginya melihat Zafira kembali tersenyum sudah bahagia.

“Kamu, ga kayak biasanya. Kalo ngobrol di kampus kan ngalir, ga kayak tadi iya hehe iya hehe”, Zafira menirukan suara Langit saat di motor.
“Hehe, iya Zaf.” Zaf aku grogi kamu udah cantik jadi makin cantik.
“Tuh kan ah” Zaf, kamu cemberut masih aja cantik.

Zafira menceritakan film yang telah dipilih. Filmnya adalah film sekuel. Secara detil dua film yang telah ditonton Zafira ceritakan. Langit menjadi pendengar yang baik. Setidaknya Langit tidak mau terlalu bengong saat nanti menikmati film.

“Eh, dua film sebelumnya nonton sama siapa?” tanya Langit.
“Mendadak lupa ingatan” sudah bisa Langit tebak Zafira menonton dengan siapa.

Aku tau jatuh cinta pada pandangan pertama indah.
Tapi kini tidak, jatuh cinta pada seseorang yang mengembalikan senyum lebih indah.
Kiranya kini ada tempat untukku kembali bersinar saat kau gelap.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.