Kaskus

Story

pejuangpetangAvatar border
TS
pejuangpetang
Never Give Up (BB17+)
Never Give Up

Never Give Up (BB17+)


PRAKATA
 

Halo agan/aganwati pencinta SFTH seluruh Bangsa dan Tanah Air.

 
Ane ngenal forum STFH dari temen kantor. Ane jadi tergugah untuk mencurahkan pengalaman dalam bentuk cerita. Semoga kalian berkesan dan gak sungkan memberikan gue anjuran dalam penulisan.

 
Ane tegaskan ini adalah cerita nyata (mau percaya, mau kagak. Terserah luh haha), hanya nama peran dan tempat sedikit ane modifikasi sedikit biar  menjaga privasi ane dan tokoh yg ane ceritakan.

 
Cerita ane mengandung sisi penuh kedewasaan, jadi hadapi dan baca dengan bijak sesuai anjuran dokter. Ane berusaha update sehari sekali dan semoga berkenan dihati dan naluri para pencinta STFH dimari.








Quote:


PROLOG

Hidup selepas masa kuliah itu dibilang enak dan gak enak, dari sisi financial jelas bagi beberapa orang masih ada yang dibiayain sama ortu dan banyak juga temen2 yang gak beruntung dibiarinin aja sama ortunya selepas masa kuliah. Sisi positifnya adalah kita bias belajar mandiri. Dan dari segi asmara gue belom pikir panjang soal itu hehe emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
 
Panggil saja gue Angga, lulusan ilmu komunikasi dari sebuah kampus ternama di Jakarta Selatan. Dengan nilai IPK cukup tinggi sekitar 3.5 sekian, gue gak terlalu susah untuk mencari kerja. Gue diterima sebagai juru foto disalah satu perusahaan jurnalistik yang saat itu baru saja berdiri disekitaran Tebet.

Quote:

Yup, gue adalah seorang photographer lapangan. Tapi focus cerita ini bukan kerjaan gue tapi cerita asmara gue dan krn jadi seorang jurnalis jelas gue ketemu banyak orang dan wanita tentunya hehehe.

SEASON 1
-Permintaan Maaf Untuk Para Reader-

MULUSTRASI emoticon-Wow

Spoiler for Mulustrasi Para Pemeran:

emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
Diubah oleh pejuangpetang 25-03-2019 16:42
oetemonAvatar border
oetemon memberi reputasi
9
38.8K
124
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
pejuangpetangAvatar border
TS
pejuangpetang
#18
Sang Sekretaris Part. 2

Owl City - Vanilla Twilight


Hari itu waktu terus berlalu, matahari mulai turun dari singgasananya. Jam mulai menunjukan jam 17.00 WIB tanda gue harus meninggalkan kursi panas gue di kantor ini dan me-refreshkan otak untuk hari esok. HP gue kembali penuh dengan notifikasi grup chat dan beberapa pesan personal. Kebiasaan gue males buka chat pas jam pulang kerja, takut nambah kerjaan tentunya hehe. Namun, ada yg mengganjal pikiran gue. Apakah "Sang Sekretaris" pujaan hati gue bakal chat gue atau gak.

Dan ternyata, Okky chat gue nanya udah pulang atau belum, gue cukup membalas biasa aja tanpa asa candaan atau gombalan. Hal itu gue lakuin krn takut dia ilfil (ilang feeling) sama gue krn terlalu frontal tentunya.

Hari berganti hari dengan kesibukan gue sebagai jurnalis. Berbagai macam orang dari yg masyarakat tingkat pedesaan hingga pemegang kuasa dan pengusaha. Buat gue kerjaan ini kadang bikin gue bangga, bisa melihat org penting hingga turut merasakan derita masyarakat yg penuh kekurangan. Semua faktor ini ngebuat gue makin yakin gue harus berjuang bukan hanya utk pribadi gue tp utk org lain juga.

Chat gue dan Okky makin intens dan makin deket. Tiap malam hari gue sempetin utk telp ataupun videocall walaupun belom sampe videocall sex hehe dan perhatian2 kecil mulai terjadi. Akhirnya gue janjian sama Okky ketemu di Cafe yg awal gue bertemu beberapa waktu lalu.

Gak lama gue nunggu dara manis pujaan hati gue nongol di pintu cafe. Dengan berpakaian kemeja hitam dengan 2 kancing terbuka diatasnya, ditambah rok hitam ketat dan nge-press kaya plastik laminating. Siapapun yg liat Okky saat itu pasti mabuk kepayang.

Quote:


Okky berpamitan utk pulang ke rumahnya yg gak jauh diwilayah Karawaci dan gue berniat utk mengantar dia walau hanya dengan motor matic biasa. Ternyata dia menerima tawaran gue dan kita sama-sama menuju parkiran mall yg tepat berada disebelahnya .

Sore hari itu, cuaca tampak mendukung romantisme gue sama Okky. Hujan gerimis ala Liga Inggris mengiringi perjalanan gue ke arah rumah Okky. Jas hujan pun gue gak bawa tp gak masalah buat Okky, dia rela ujan-ujanan ternyata. Katanya kangen masa kecil saat SD dulu. Sebuah pelukan menghangatkan perjalanan itu.

Sebuah rumah bergaya minimalis yg merupakan kediaman Okky terlihat diujung komplek dan gue berhenti didepannya. Gerbang pun dibuka dan Okky menawarkan gue utk mampir dan minum teh hangat. Gue pun duduk di sofa yg empuk walaupun diberi alas plastik agar tidak basah.

Okky muncul dengan tanktop putih dibalut cardigan pink dan celana dede gemes yg memamerkan paha mulusnya yg sedikit berbulu. Entah dia mancing atau gak, tp gue berusaha positif. Setelah diamati seksama, terlihat bra menyeplak didalam tanktop-nya, gue yakin sebuah mahakarya tersembunyi didalamnya. Okky pun menawarkan gue berganti pakaian milik ayahnya dan gue berharap ukurannya pas, krn tinggi gue aja 180cm dan BB 80KG. Gue diajak memasuki kamar yg serba pink dan gue rasa ini kamarnya Okky. Dia datang bawa beberapa pakaian utk gue coba.

Gue pun berjalan ke kamar mandi di dalam kamarnya dan mulai mencoba satu persatu pakaian tersebut. Betul saja, tak ada satupun pakaian yg muat di gue, hanya boxer yg muat walaupun lebih keliatan mirip hotpants. Gue pun keluar kamar mandi utk menunjukan pada Okky klo semua pakaian itu gak ada yg muat. Gue pun keluar dan melihat Okky tiduran dengan cardigan yg telah terlepas jadi hanya tanktop saja. Perbukitannya yang indah dan bentuk nyaris sempurna terlihat jelas sama gue yg posisinya berdiri disebelah dia.

Quote:

Keadaan makin gak kondusif saat Okky berjalan ke arah gue sambil melepas tanktop dan membuangnya kelantai berikut celana gemesnya. Dia mulai berjalan hanya dengan bra dan CD.

Tubuh yg aduhai terlihat jelas dan gue gak tau brp ukuran perbukitan itu. Jarak kami hanya tinggal sejengkal dan tiba-tiba...

Braaaaakkkk......!!!

Okky mendorong gue dan jatuh bersamaan diatas kasur yg cukup empuk. Entah apa yg merasuki Okky hari ini. Dia mulai menciumi bibir gue hingga area dada hingga perut. Adegan ini tidak kurang 5 menit kami lakukan dan gue saat itu cuma diem dan menikmati detik demi detik semuanya. Saat gue melihat Okky ternyata dia sudah tak mengenakan apa-apa, saat itu gue bertanya dalam hati kapan dia membuka itu semua, atau mungkin gue terlalu menikmati semua ini.

Quote:

Benar saja gue pun terdiam tanpa kata. Tiba-tiba boxer kesempitan itu terlepas dari badan gue dan "junior" gue berasa nikmat dan hangat. Entah apa yg dia lakukan tp gue merasa nikmat.

Sensor sensor sensor!!!

Adegan berulang hingga 2 kali dan berakhir ketika cairan yg biasa gue keluarin secara manual, skrg sudah keluar di rongga mulutnya. Okky buru ke kamar mandi dan gue masih belom tau apa yg terjadi tadi dan gue berusaha memejamkan mata karena merasa letih dan lemah.

FYI : Saat itu gue masih perjaka tingting lho dan entah apa yang merasuki gue karena semua tingkah laku dan gerakan layaknya kitab Kamasutra terjadi begitu saja tanpa ada arahan maupun tutorial.
Diubah oleh pejuangpetang 11-01-2019 10:58
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.