Kaskus

Story

aldiansyahdzsAvatar border
TS
aldiansyahdzs
Langit dan Bulan
Bisakah kita satu hari bersama, tanpa tumpukan kertas yang memenuhi meja kita?
Bisakah kau rasakan jika perasaan ini bukan hanya sekedar rekan kerja?
Bisakah kau raih tanganku, berjalan beriringan dibawah sinar senja?
Wahai Langit, kau begitu luas. Adakah satu tempat disana untuk diriku bersinar di kala kau gelap?


Langit dan Bulan

Daftar Isi


Quote:



Saran dan masukan sangat membantu dalam penggarapan. Kiranya berkenan untuk mengingatkan jika ada kekeliruan dalam menulis.

Sosial media
Instagram : aldisabihat
Twitter: aldisabihat
Diubah oleh aldiansyahdzs 10-06-2019 09:11
farrazaididAvatar border
bang.armenAvatar border
bukhoriganAvatar border
bukhorigan dan 7 lainnya memberi reputasi
8
6.2K
37
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
aldiansyahdzsAvatar border
TS
aldiansyahdzs
#5
#2
Dua insan yang terpisah oleh jarak didekatkan melalui sambungan telepon. Mencoba melepas rindu setelah dua minggu tidak ada kabar yang intens. Bulan yang sibuk karena mengurusi ospek maba, Rizky mengurusi pekerjaannya di luar kota.

Percakapan antara dua insan haus akan perjumpaan. Mereka saling berucap rindu. Terutama Bulan yang ingin pergi bersama Rizky menghabiskan waktu. Bagi Bulan, kemanapun asal bersama Rizky ia akan tetap merasa nyaman.

Kasih mereka terjalin saat SMA. Rizky kelas tiga dan Bulan kelas satu. Singkat cerita mereka berkenalan, makan bersama di kantin dengan perasaan was-was karena takut dipergoki oleh guru, saling cerita, nyaman, dan berpacaran. Monoton, namun memang seperti itu kisahnya.

Quote:


Hubungan Bulan – Rizky sudah berjalan 3 tahun. Jalan hubungannya ya seperti kisah cinta remaja pada umumnya. Makan di restaoran atau menonton film di bioskop. Meskipun repetisi itu berulang-ulang Bulan tetap menikmatinya.

***


Setiabudi, tempat dimana sang pencari ilmu hilir mudik. Kampus ini seolah tidak pernah istirahat. Manusia-manusia gila belajar silih berganti memutar roda kehidupan kampus. Mengejar gelar sarjana demi membanggakan kedua orang tua agar kelak di masa depan nanti tidak susah menjadi beban negara.

Gadis berambut pendek seleher duduk di kursi selasar koridor. Petang ini ia harus bertemu ketua BEM fakultas untuk meminta tanda tangan pada lembar laporan pertanggung jawaban ospek kemarin.

Satu jam berlalu. Sudah beberapa kali kakinya menepuk-nepuk lantai. Menandakan sedang gelisah. Sang ketua tidak menampakkan dirinya padahal ia sudah berjanji. Di lirik ponsel milik gadis tersebut. Tidak ada satupun pesan yang masuk.

Hujan turun membasahi bumi Setiabudi. Sang gadis semakin tidak karuan lagi. Jika ia tahu akan seperti ini lebih baik ia akan mengerjakan rentetan tugas minggu ini.

Quote:
pulaukapok
pulaukapok memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.