- Beranda
- Stories from the Heart
Alpha : Ana
...
TS
deltasky6
Alpha : Ana
First Story dari gue gan sist
Cerita yang gw buat ini terinspirasi dari tmen gue yg "Katanya" bisa lihat aura orang dalam bentuk warna dan mewakili perasaan dan sifat orang dan cerita ini 80% fiksi
Oke langsung aja gan
Cerita yang gw buat ini terinspirasi dari tmen gue yg "Katanya" bisa lihat aura orang dalam bentuk warna dan mewakili perasaan dan sifat orang dan cerita ini 80% fiksi
Oke langsung aja gan
Quote:
Sisponis :

Ana perempuan yang punya penglihatan aneh yang awalnya membuatnya bingung, sejak duduk di bangku SMP Ana mulai melihat warna warna yang agak samar-samar muncul di sekitar bahu kiri seseorang yang melambangkan perasaan seseorang.
Tidak hanya itu Ana juga melihat warna warna yang berbeda di sekitar bahu sebelah kanan seseorang yang mewakili bagaimana kehidupan yang telah dilalui orang tersebut.
Saat dia mulai menginjak bangku SMA warna-warna yang dia lihat jadi semakin jelas, membuatnya jadi tau sifat atau warna warni masa lalu yang telah di lalui oleh orang yang dia lihat.
Dengan penglihatan yang cukup aneh ini Ana berusaha bersifat senormal mungkin dengan tidak mencampuri urusan orang lain.

Ana perempuan yang punya penglihatan aneh yang awalnya membuatnya bingung, sejak duduk di bangku SMP Ana mulai melihat warna warna yang agak samar-samar muncul di sekitar bahu kiri seseorang yang melambangkan perasaan seseorang.
Tidak hanya itu Ana juga melihat warna warna yang berbeda di sekitar bahu sebelah kanan seseorang yang mewakili bagaimana kehidupan yang telah dilalui orang tersebut.
Saat dia mulai menginjak bangku SMA warna-warna yang dia lihat jadi semakin jelas, membuatnya jadi tau sifat atau warna warni masa lalu yang telah di lalui oleh orang yang dia lihat.
Dengan penglihatan yang cukup aneh ini Ana berusaha bersifat senormal mungkin dengan tidak mencampuri urusan orang lain.
Spoiler for Index:
Diubah oleh deltasky6 25-12-2018 21:11
anasabila memberi reputasi
3
3.6K
Kutip
33
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
deltasky6
#23
Quote:
#9
Malem itu jadi date pertama gue di Palembang.
gue belum hafal tempat dan jalan disana, jadi selama di motor gue cuma ngobrol ama si John dengan warna merah jambu di bahunya,
sambil memandangi lampu-lampu yang sambung-menyambung menerangi jalan kami,
setelah makan waktu sekitar setengah jam akhirnya kami sampai di tujuan lebih awal,
sambil nunggu filmnya mulai, John ngajak gue makan dulu diluar, soalnya makanan di dalem mahal-mahal.
Tak lama kami memesan, seorang pun tiba membawa makanan pesanan ke meja kami.
selama kami makan susana jadi hening buat gue jadi canggung buat mandang mukanya John.
usai makan kami balik lagi ke bioskop, dan film nya udah mulai.
dan sesuai dugaan gue ga butuh waktu 20 menit bikin gue ngantuk nonton film ramance ginian.
suara John yang membahas tentang film itu yang sesekali buat mata gue melek, dan beberapa adegan ciuman di film.
bahkan beberapa kali terbesit pertanyaan di benak gue "ngapain gue disini ?!"
"kok gue mau diajak nonton film ginian ?!"
usai film selesai gue lihat John kayanya bahagia banget malem ini, dan ga pernah gue lihat warna putih muncul di bahunya
Saat dijalan nganter gue pulang
"Eh kamu capek banget kayanya hari ini, atau emang ga suka filmnya ?" kata John membuka obrolan
"hmm.. gimana ya, aku ga biasa nonton film romance haha"
"kenapa kamu ga bilang aja dari awal, kita bisa nonton film yg laen"
"lah, kan sayang tiket dari ibu mu jadi ga kepake"
"aku juga minta maaf deh, ga ada tiket dari ibuku sebenernya... itu gue sengaja beli dua buat kita haha"
"aah elu yang salah kalo gitu !!"
"yaah, kan udah minta maaf tadi"
.
.
.
"Eh tapi aneh ga sih, cewe ga suka nonton film romance ?" tanya gue penasaran
"kaya nya biasa aja sih, kalau soal film selera masing-masing"
"emang kamu pernah nemu cewe yang ga suka film romance ?"
"pernah kayanya"
"siapa tuh ?"
"nenek gue haha"
"anjir nyamain gue ama nenek lu"
gue lihat arloji gue yang terus berjalan, hingga akhirnya gue sampe kosan jam setengah sebelas.
John anter gue sampe depan rumah karena udah terlalu larut.
ga ada sepatah katapun dari John saat gue turun dari motornya, jadi gue kasi senyuman dan gue tinggalin John dengan motornya
hingga gue mendengar John memanggil
"Ana.. !"
membuat badan gue kembali berputar arah
"makasih ya udah mau nemenin gue malam ini" kata John dari balik helm nya
gue cuma jawab dengan melingkarkan telunjuk dengan jempolku mengisyaratkan "OK", dan melihat John pergi dengan motornya
habis sudah suara motor John menjauh dari kosan, disambung dengan nyanyian dua orang lelaki dan ukulele dari balik tembok sebelah kosan gue...
gue ga tau lirik lagu apa yang mereka nyanyiin, tapi nyanyiannya tentang wanita yang harus cepat-cepat pulang diantar kekasihnya karena udah kemalamen.
"eh lagu nya nyindir gue" kata gue dalam hati sambil kerutan dahi
Suara nya buat gue makin penasaran, dan gue beranikan buat sedikit menjinjit untuk mengintip di balik tembok tersebut.
"hayyo loo, dari mana barusan sama John" kepala Sandra muncul dari balik tembok kosan sebelah itu, membuat gue kaget dan hampir jatuh.
"Kampret, ngapain lu di sebelah sana ?" tanya gue bingung
"ini nemenin tetangga kita nyanyi, mereka ga punya vokal cewek terpaksa Raisa turun tangan"
"Raisa palalu peang,udah ah gue masuk dulu capek mau tidur... pintu jangan lupa kunci San"
"Eh pertanyaan gue blom lo jawab maen cabut aja !!"
gue tinggalin Sandra sembari memberi senyuman dengan dua orang tetangga gue yang masih asyik dengan rokoknya.
Gue lihat kamar Yuni udah ketutup pintunya kayanya udah ngorok tuh anak,
gue langsung masuk ke kamar gue dan menghempaskan tubuh ke kasur. Suara nyanyian Sandra dan dua tetangga gue tadi yang bahkan gue belom tahu namanya, jadi pengantar tidur gue malem ini.
0
Kutip
Balas