- Beranda
- Stories from the Heart
Terperangkap Di Dimensi Lain
...
TS
iyhansamudera
Terperangkap Di Dimensi Lain

Selamat pagi, hari ini ane akan sedikit bercerita tentang pengalaman pribadi saya beberapa tahun silam
Entah horor atau gimana, nanti reader sendiri yang menilai. Yang jelas ane benar-benar mengalami kejadian diluar nalar yang sampai sekarang ane ga percaya itu terjadi.
Oke, mari kita mulai.
Spoiler for Tepatnya 2014 lalu:
Quote:
Nih yang males scroll ane sajikan indexnya gan

PART 1
PART 2
PART 3
PART 4
PART 5
PART 6
PART 7
PART 8
PART 9
PART 10
PART 11
PART 12
PART 13
PART 14
PART 15
PART 16
PART 17
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 27 suara
Setuju thread ini sampai tamat?
YA
96%
TIDAK
4%
Diubah oleh iyhansamudera 13-12-2018 06:14
garvitaswast014 dan 90 lainnya memberi reputasi
87
134K
558
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
iyhansamudera
#171
Terperangkap Di Dimensi Lain (PART 22)
Malam itu mereka telah tiba di Halaman Tugu PahLawan.
Dewi, dan Melissa menaiki mobil milik Sukma.
Sedangkan Kim dan Shijima menaiki kuda mereka masing-masing. Dengan menggenakan jaket kulit berwarna hitam.
Membuat mereka berhasil menjadi sorotan kaum wanita ditempat itu. Entah yang nongkrong ataupun yang sedang berduaan dengan pasangan masing-masing.
Setelah menunggu beberapa menit, datang sebuah mobil Fortuner warna gelap.
Dari dalam mobil itu turun sosok lelaki, berpostur tegap, memaki kaos berwarna hitam celana Jeans Loreng dan dengan kacamata hitam terpasang rapi diantara kedua mata nya.
Lelaki itu berjalan mendekati dua lelaki yang sedang asik ngobrol didampingi 3 wanita cantik.
Ya mereka adala Shijima dan Kim.
Samuel : Selamat Malam.. (Melepas kacamata)
3 wanita itu, Sukma, Dewi, Melissa sukses dibuat terpana dengan lelaki itu, tampang yang amat asing, blasteran Jepang Maluku begitu pula dengan Shijima, ia terpaku Sosok gagah inilah yang ia cari selama ini.
Ya dia adalah Kakak kandung nya, generasi terakhir Mitsuki.
Setelah kematian ibunya beberapa tahun lalu akibat kecelakaan.
Shijima : Samuel Hiragawa Mitsuki. (Memeluk erat sosok gagah itu)
Samuel : Hehe, ternyata Mitsuki kecil ku masih saja cengeng. Hey sudahlah, ternyata takdir itu nyata dan mempertemukan kita.
Shijima : Dan ternyata pula Mitsuki ku masih aja tegar seperti dahulu. (melepas pelukan nya)
Samuel : Bagaimana kabar ibu?
Shijima : Ibu telah tiada, 2 tahun lalu, bagaimana kabar ayah kita?
Samuel : Beliau juga sudah meninggal 5 Tahun yang lalu.
Shijima : Dan kita..
Samuel : Yang terakhir. (Wajah datar)
Shijima : Terakhir bukan berarti berakhir, tetapi akan menjadi awal yang baru bila kita bisa menghapus sesuatu yang salah dimasa lalu. (Memegang pundak sam)
Samuel : hmm, kita pasti bisa. (tersenyum)
Malam itu mereka banyak mengobrol, bertukar cerita sesekali berbagi kisah perjalanan hidup selama 28 tahun terakhir ini.
Samuel : Hah, Jadi kamu seorang Ninja. (tertawa kecil)
Shijima : Bukankah aksiku telah kamu tonton haha
Samuel : Aku suka Ninja, Jadi teringat Sebuah Film Ninja
Shijima : Judulnya?
Samuel : Ninja Assasins, bukankan itu film yang menghebohkan di tahun 2010
Shijima : Bahkan aku tau sebagian jurus dalam film itu, tapi hanya sebagian. Sebagian lagi hanya para Master yang mengetahui. Dan butuh 5 tahun lagi. Hehe (tertawa konyol)
Samuel : Tapi kamu hebat! (Menepuk pundak jim)
Shijima : terus bagaimana dengan kisahmu
Shijima : Wah, pasti ibu bangga bila melihat mu. (tersenyum ria)
Samuel : Begitu juga ayah akan bangga bila melihatmu.
Shijima : oh iya, bagaimana rencana kita selanjutnya? (tanya nya pada Melissa dan dewi)
Dewi : Apa kamu jadi ke padepokan abah?
Shijima : Oh pasti, gimana kalau kita ajak kak sam.
Melissa : Jika yang bersangkutan minat, kenapa tidak?
Samuel : apa sih rencana kalian? Kalian tau sendiri kan aku sibuk.
Kim : Hey Sam, perang dunia 2 telah berakhir, ayolah, lepas dinasmu.
Shijima : (Melirik kim)
Samuel : Sepertinya benar kata-katamu, dan akupun tau maksudmu.
Kim : Aku bukan bagian dari keluarga kalian, tetapi karena Shijima sahabatku. Aku rela tinggalkan duniaku, aktivitas ku, dan segala ku. Mohon pengertian nya tuan Mitsuki (Merunduk penghormatan ala Jepang)
Dewi : Sebenarnya aku belum terlalu memahami masalah kalian, tapi keinginan ku untuk mengetahui amatlah dalam. Aku selalu mendukung kalian. Di padepokan ku, nanti kalian bisa konsultasi pada Abah guru. Aku sedikit paham, lawan kalian bukanlah Makhluk seperti kita, mereka amat jahat.
Sukma : Hmm, saran ku kalian ke Padepokan abah nya dewi, beliau orang terpandang disana.
Melissa : Kami pun siap bila harus membantu kalian.
Shijima : Terima kasih, atas perhatian kalian . Oke besok kita bergegas menuju Padepokan mu wi, itu dimana?
Dewi : Tulungagung.
Shijima : Deal?
Serentak : Deal!
Malam ini berjalan begitu cepatnya, tak disangka Shijima berhasil menemukan saudara kandungnya.
Jauh di seberang lintas alam. Terjadi perdebatan hebat antara beberapa panglima Iblis pulau Morotai.
Dewi, dan Melissa menaiki mobil milik Sukma.
Sedangkan Kim dan Shijima menaiki kuda mereka masing-masing. Dengan menggenakan jaket kulit berwarna hitam.
Membuat mereka berhasil menjadi sorotan kaum wanita ditempat itu. Entah yang nongkrong ataupun yang sedang berduaan dengan pasangan masing-masing.
Setelah menunggu beberapa menit, datang sebuah mobil Fortuner warna gelap.
Dari dalam mobil itu turun sosok lelaki, berpostur tegap, memaki kaos berwarna hitam celana Jeans Loreng dan dengan kacamata hitam terpasang rapi diantara kedua mata nya.
Lelaki itu berjalan mendekati dua lelaki yang sedang asik ngobrol didampingi 3 wanita cantik.
Ya mereka adala Shijima dan Kim.
Samuel : Selamat Malam.. (Melepas kacamata)
3 wanita itu, Sukma, Dewi, Melissa sukses dibuat terpana dengan lelaki itu, tampang yang amat asing, blasteran Jepang Maluku begitu pula dengan Shijima, ia terpaku Sosok gagah inilah yang ia cari selama ini.
Ya dia adalah Kakak kandung nya, generasi terakhir Mitsuki.
Setelah kematian ibunya beberapa tahun lalu akibat kecelakaan.
Shijima : Samuel Hiragawa Mitsuki. (Memeluk erat sosok gagah itu)
Samuel : Hehe, ternyata Mitsuki kecil ku masih saja cengeng. Hey sudahlah, ternyata takdir itu nyata dan mempertemukan kita.
Shijima : Dan ternyata pula Mitsuki ku masih aja tegar seperti dahulu. (melepas pelukan nya)
Samuel : Bagaimana kabar ibu?
Shijima : Ibu telah tiada, 2 tahun lalu, bagaimana kabar ayah kita?
Samuel : Beliau juga sudah meninggal 5 Tahun yang lalu.
Shijima : Dan kita..
Samuel : Yang terakhir. (Wajah datar)
Shijima : Terakhir bukan berarti berakhir, tetapi akan menjadi awal yang baru bila kita bisa menghapus sesuatu yang salah dimasa lalu. (Memegang pundak sam)
Samuel : hmm, kita pasti bisa. (tersenyum)
Malam itu mereka banyak mengobrol, bertukar cerita sesekali berbagi kisah perjalanan hidup selama 28 tahun terakhir ini.
Spoiler for Shijima :
Samuel : Hah, Jadi kamu seorang Ninja. (tertawa kecil)
Shijima : Bukankah aksiku telah kamu tonton haha
Samuel : Aku suka Ninja, Jadi teringat Sebuah Film Ninja
Shijima : Judulnya?
Samuel : Ninja Assasins, bukankan itu film yang menghebohkan di tahun 2010
Shijima : Bahkan aku tau sebagian jurus dalam film itu, tapi hanya sebagian. Sebagian lagi hanya para Master yang mengetahui. Dan butuh 5 tahun lagi. Hehe (tertawa konyol)
Samuel : Tapi kamu hebat! (Menepuk pundak jim)
Shijima : terus bagaimana dengan kisahmu
Spoiler for Samuel:
Shijima : Wah, pasti ibu bangga bila melihat mu. (tersenyum ria)
Samuel : Begitu juga ayah akan bangga bila melihatmu.
Shijima : oh iya, bagaimana rencana kita selanjutnya? (tanya nya pada Melissa dan dewi)
Dewi : Apa kamu jadi ke padepokan abah?
Shijima : Oh pasti, gimana kalau kita ajak kak sam.
Melissa : Jika yang bersangkutan minat, kenapa tidak?
Samuel : apa sih rencana kalian? Kalian tau sendiri kan aku sibuk.
Kim : Hey Sam, perang dunia 2 telah berakhir, ayolah, lepas dinasmu.
Shijima : (Melirik kim)
Samuel : Sepertinya benar kata-katamu, dan akupun tau maksudmu.
Kim : Aku bukan bagian dari keluarga kalian, tetapi karena Shijima sahabatku. Aku rela tinggalkan duniaku, aktivitas ku, dan segala ku. Mohon pengertian nya tuan Mitsuki (Merunduk penghormatan ala Jepang)
Dewi : Sebenarnya aku belum terlalu memahami masalah kalian, tapi keinginan ku untuk mengetahui amatlah dalam. Aku selalu mendukung kalian. Di padepokan ku, nanti kalian bisa konsultasi pada Abah guru. Aku sedikit paham, lawan kalian bukanlah Makhluk seperti kita, mereka amat jahat.
Sukma : Hmm, saran ku kalian ke Padepokan abah nya dewi, beliau orang terpandang disana.
Melissa : Kami pun siap bila harus membantu kalian.
Shijima : Terima kasih, atas perhatian kalian . Oke besok kita bergegas menuju Padepokan mu wi, itu dimana?
Dewi : Tulungagung.
Shijima : Deal?
Serentak : Deal!
Malam ini berjalan begitu cepatnya, tak disangka Shijima berhasil menemukan saudara kandungnya.
Jauh di seberang lintas alam. Terjadi perdebatan hebat antara beberapa panglima Iblis pulau Morotai.
Spoiler for Alam Ghaib.. :
Ntar di lanjut lagi gan 
Di part berikutnya, akan ada sesi pertemuan dan perkenalan ane dan Shijima CS.

Di part berikutnya, akan ada sesi pertemuan dan perkenalan ane dan Shijima CS.
Quote:
Diubah oleh iyhansamudera 14-12-2018 17:03
menantugodzila dan 14 lainnya memberi reputasi
15
