- Beranda
- Stories from the Heart
Alpha : Ana
...
TS
deltasky6
Alpha : Ana
First Story dari gue gan sist
Cerita yang gw buat ini terinspirasi dari tmen gue yg "Katanya" bisa lihat aura orang dalam bentuk warna dan mewakili perasaan dan sifat orang dan cerita ini 80% fiksi
Oke langsung aja gan
Cerita yang gw buat ini terinspirasi dari tmen gue yg "Katanya" bisa lihat aura orang dalam bentuk warna dan mewakili perasaan dan sifat orang dan cerita ini 80% fiksi
Oke langsung aja gan
Quote:
Sisponis :

Ana perempuan yang punya penglihatan aneh yang awalnya membuatnya bingung, sejak duduk di bangku SMP Ana mulai melihat warna warna yang agak samar-samar muncul di sekitar bahu kiri seseorang yang melambangkan perasaan seseorang.
Tidak hanya itu Ana juga melihat warna warna yang berbeda di sekitar bahu sebelah kanan seseorang yang mewakili bagaimana kehidupan yang telah dilalui orang tersebut.
Saat dia mulai menginjak bangku SMA warna-warna yang dia lihat jadi semakin jelas, membuatnya jadi tau sifat atau warna warni masa lalu yang telah di lalui oleh orang yang dia lihat.
Dengan penglihatan yang cukup aneh ini Ana berusaha bersifat senormal mungkin dengan tidak mencampuri urusan orang lain.

Ana perempuan yang punya penglihatan aneh yang awalnya membuatnya bingung, sejak duduk di bangku SMP Ana mulai melihat warna warna yang agak samar-samar muncul di sekitar bahu kiri seseorang yang melambangkan perasaan seseorang.
Tidak hanya itu Ana juga melihat warna warna yang berbeda di sekitar bahu sebelah kanan seseorang yang mewakili bagaimana kehidupan yang telah dilalui orang tersebut.
Saat dia mulai menginjak bangku SMA warna-warna yang dia lihat jadi semakin jelas, membuatnya jadi tau sifat atau warna warni masa lalu yang telah di lalui oleh orang yang dia lihat.
Dengan penglihatan yang cukup aneh ini Ana berusaha bersifat senormal mungkin dengan tidak mencampuri urusan orang lain.
Spoiler for Index:
Diubah oleh deltasky6 25-12-2018 21:11
anasabila memberi reputasi
3
3.6K
Kutip
33
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
deltasky6
#15
Quote:
#6
Jadi 2013 lalu setelah lulus SMA, ibu nyuruh gue buat ambil jurusan di universitas Palembang karena kita bakal pindah ke sana dan ayah gue udah ngurus pekerjaannya agar dipindah tugaskan. Mungkin biar gue ga mikirin soal Rani lagi, padahal gue bukan orang yang suka meratapi sesuatu secara berlebihan. Tapi gue akan selalu inget setiap kebaikan yang dilakuin orang lain ke gue, dan selalu mencoba ngelupain keburukan tersebut.
Jadi pas waktu tes SBMPTN (Seleksi Bersama perguruan Tinggi Negeri) gue ambil jurusan psikologi di universitas palembang dan pilihan kedua iseng ambil psikologi di (UI) Universitas Indonesia karena gue tau ga bakal lulus wkwk.
Akhirnya gue masuk jurusan psikologi di universitas Palembang, dan kebetulan ada dua sahabat gue waktu SMP juga lulus di kampus yang sama.
Yuni ambil strata satu jurusan hukum dan Sandra strata satu Pendidikan Matematika.
***
Keesokan harinya gue kembali nyamperin John temannya Yuni.
Sebelum semuanya terlambat gue ga mau ngulur-ngulur waktu lagi.
Sesampainya di kantin, gue lihat John udah nungguin
"Jadi kamu Ana yang kemaren ya ? kata Yuni ada yang mau kamu omongin"
"Iya John jadi gini, kemaren udah gue kasi tau kalau gue anak psikologi kan... Gue bisa tahu orang-orang yang lagi punya masalah dari raut wajahnya, sebaik apapun lu sembunyiin gue bisa lihat"
"Terus hubungannya sama kamu apa ?"
"Kenapa ga coba lu ceritain masalah lu ke temen-temen lu gitu, setau gue cara paling baik biar perasaan lu ga galau ya cerita sama tmen-temen lu walaupun menurut lu itu ga bakal merubah keadaan, lu harus punya temen yang bisa lu ajak ngobrol tentang hidup lu. kenapa gak lu coba cerita ke kami, mungkin aja kami bisa bantu gitu."
warna dibahunya mulai berubah tak beraturan antara kuning, merah jambu gitu, bikin gue juga ikutan bingung.
"Kalo emang lagi ada masalah dirumah, kayanya ga perlu deh dicertain sama kamu juga"
"Emang benar sih, lu yang berhak mutusin mau cerita sama siapa"
"Sebenernya Yuni udah cerita juga sedikit tentang temen SMA mu yang pernah bunuh diri itu, tapi separah itu kah muka sedih gue sampe ngingetin kamu sama temen SMA mu itu"
Gue mulai takut malah tambah memperburuk keadaan. gue cuma bisa diem denger omongan John.
"Suasananya jadi tegang gini Na haha" tawa John berusaha mempercair suasana
"haha lu sih nanya nya serius gitu"
.
.
"Ana, kamu asli dari Palembang ?" tanya John sembari minum minumannya dari sedotan
"gue asli dari Padang, tapi karena ayah pindah tugas ke sini jadi kuliahnya ambil disini... lu asli Palembang ya ?"
"Aku dan orang tuaku asli palembang, orang tua ku dua duanya hampir tiap hari sibuk nyari duit...sampe gue sendiri susah buat ngobrol dengan mereka, walau begitu kami selalu sempatkan waktu sesekali di akhir bulan untuk berlibur bersama... sampai akhirnya ibu ku menggugat cerai ayah. bulan lalu"
"gue ngerti perasaan lu John, kalau masalah lu gitu gue cuma bisa ngasih saran buat terus maju kedepan... karena setiap hal yang udah lalui pasti bakal ada hikmah yang lebih baik lagi kedepannya".
gue mulai melihat warna biru di bahu kirinya yang membuat hati gue agak lega.
"sebenernya yang buat aku semakin sedih bukan karena kejadiannya, tapi penyebabnya Na" jelas John
"Apa gue harus tanya lagi apa itu penyebabnya John? biar lu bilang bahwa lu ga mau ceritainnya biar gue makin penasaran"
John merogoh sakunya dan menyodorkan smartphonenya yang lebih gede dari punya gue
"ID Line kamu" kata john sembari menunjuk ke smartphonenya
"ih modus banget, kesempatan minta id Line orang cantik kek gue"
gue ambil hp dan masukin ID Line gue di hp John.
gue lihat warna di bahu perlahan jadi merah jambu, dengan senyum bangganya... tapi anehnya itu ga buat gue ilfeel kaya cowo-cowo biasanya
"nanti malem ya aku kasi tau di Line"
"Ah elu kan bikin males, yaudah lu yang bayar minumnya gue mau ke kelas"
"Haha, Line gue bales ya ntar malem Na"
gue cuma bales omongan John dengan mengacungkan jempol tangan gue, sembari jalan menuju kelas
Gue ga yakin dengan perasaan gue sama John saat itu, tapi setidaknya hari itu gue seneng liat John bisa tertawa lepas karena gue... walau hanya sebentar.
Diubah oleh deltasky6 11-12-2018 22:15
0
Kutip
Balas