alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
21-11-2018 14:48
Rekrutmen CPNS Bakal Pakai Sistem Ranking
Rekrutmen CPNS Bakal Pakai Sistem Ranking


Quote:
Pakai Sistem Ranking, Aturan Baru Seleksi CPNS Diumumkan Hari Ini


Bogor - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan mengumumkan skema baru perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS).



Menteri PANRB Syafruddin mengatakan aturan perekrutan baru dalam seleksi CPNS berlaku untuk tahun 2018. Aturan baru ini berbentuk Peraturan Menteri PAN-RB (Permenpan).



"Ya sudah Permenpan saya sudah lapor bapak presiden. Hari ini akan kita luncurkan Permenpan tetap yang lama 37, kemudian Permenpan 37 mungkin ini 38 nomornya memperkuat yang 37. Jadi tidak menganulir," kata Syafruddin di Istana Bogor, Rabu (21/11/2018).



Dalam aturan yang baru, kata Syafruddin, perekrutan CPNS tidak lagi berorientasi pada passing grade melainkan pada ranking. Sehingga, setiap masyarakat yang lulus terjamin kualitasnya.



"Kita ingin maju. Ini rapat kabinet membahas bagaimana meningkatkan SDM Indonesia yang unggul. Jangan sampai ini dibahas mundur karena itu kita kembali ke sistem ranking saja," jelas dia.



Dia mencontohkan, dengan skema baru ini maka setiap kementerian/lembaga yang membutuhkan tenaga kerja akan diseleksi berdasarkan ranking. Siapa yang paling tinggi, itulah yang sudah dianggap paling terbaik tanpa menghilangkan standar yang ada.



Kebijakan baru ini, kata Syafruddin akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan sudah mendapat restu dari
Presiden Jokowi.



"Nantinya BKN yang ngatur, kan yang tentukan pemerintah menteri, Menpan. Etikanya saya mesti lapor presiden karena ini kebijakan negara kebijakan pemerintah," ujar dia.



SUMBER GAN



Quote:
Rekrutmen CPNS Bakal Pakai Sistem Ranking

VIVA – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 menimbulkan persoalan. Sebab, banyak peserta yang tidak memenuhi passing grade atau ambang batas kelulusan.


Untuk itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafrudin, mengatakan akan mengubah peraturan menteri mengenai hal tersebut. Formasi yang lulus tes tahap pertama tidak hanya berdasarkan passing grade, tetapi juga rangking. 

"Saya kasih contoh. Kebutuhan di salah satu kementerian dan lembaga A, misalnya butuh 100. Karena ini kan baru tes awal. Tentu kita mencari tiga kali lipat dari 100 itu, Jadi berarti ranking 1-300. Itu yang akan masuk seleksi tahap kedua," ujar Syafrudin, di Istana Bogor, Rabu 21 November 2018.



Peraturan menteri yang baru, tidak berorientasi pada passing grade. Tetapi, tidak menurunkan juga. Mantan wakapolri itu mengatakan, ambang batas akan tetap diterapkan karena menginginkan SDM di ASN juga harus berkualitas.


"Jadi kalau passing grade kita jatuhkan, SDM aparatur nanti kembali mundur. Kita pengin maju," katanya.



Kebijakan ini juga sudah dikomunikasikan ke Presiden Joko Widodo. Peraturan menteri PAN dan RB yang baru untuk menguatkan pun sudah diteken. 


"Mungkin ini (permen PAN dan RB) 38 nomornya memperkuat yang 37. Jadi tidak menganulir," katanya.



SUMBER GAN




Pake metode apaan aja terserah deh. Yang penting pas udah menjabat nanti jangan cuma sekedar ngarepin gaji doang. Inget ya para CPNS, kalian itu nantinya bertanggungjawab dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat.

emoticon-Nyepi

0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.