- Beranda
- Stories from the Heart
Tak Mungkin Tergantikan
...
TS
ebenzz
Tak Mungkin Tergantikan

Quote:
Quote:
Quote:
⛔⛔⛔⛔⛔⛔⛔
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Polling
0 suara
Siapakah yang menjadi pendamping Ebenz?
Diubah oleh ebenzz 16-07-2025 00:46
tiokyapcing dan 16 lainnya memberi reputasi
13
132K
874
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ebenzz
#579
Part 25
"Jadi gimana nak?" tanya ayahnya
Setelah mendengar ucapan itu, tiba-tiba badan gua seperti tertancap pedang yang begitu tajam, sampai gua tidak bisa berkata apa-apa
Gua pun mencari cara supaya gua bisa, mengalihkan pembicaraan yang serius ini ya lebih ga mau di omongin lagi intinya, gua masalahnya masih SMA udah di jodohin aja sama cewek sekitar 10 tahun yang lalu, cakep sih tapi ya gitu...
***
Setelah mendapat cara untuk kabur dari pembicaraan ini gua pun mengajak cewek ini pergi keluar sebentar untuk refresing
"Eeee... Anu pak, maaf saya mau ngajak anak bapak dulu ya keluar buat refresing sama buat memikirkan jawabannya.."
"Hmm... Yaudah bapak tunggu, yaudah silahkan bawa anak saya jalan-jalan" ucap ayahnya menginjinkan gua
Gua pun senang akhirnya gua bisa beralibi biar ga jawab dulu
Tiba-tiba nyokap gua memanggil gua saat gua hendak mengambil kunci mobil nyokap
"Nak jangan lupa ajak Cindy, kasian dirumah sendirian ga ada temennya.."
Saat nyokap nyuruh gua bawa Cindy, gua berpikir pasti bakal riweuh kalo ada 2 cewek dalam 1 mobil kalo ga ribut ya banyak omong..
***
Gua pun memanggil Cindy di kamarnya
"Cin... Mau ikut ga lu?" teriak gua dari luar kamarnya
"Kemana...?"
"Jalan-jalan sama *****"
"Kenapa di ajak si cewek itu....?"
"Ya kalo ga mau yasudah biar gua berdua aja sama ****** gua jalan duluan ya.. Seneng-seneng dirumah ya.." ucap gua sambil meninggalkan kamarnya Cindy
Tiba-tiba... Pintu kamar Cindy terbuka
"BENTAR......" teriak Cindy
"Kenapa?" gua berhenti dan menoleh kearah Cindy
"Gua ikut"
***
Setelah siap gua mengeluarkan mobil nyokap, dan mereka berdua sudah menunggu di depan, setelah mobil keluar tiba-tiba mereka berdua rebutan kursi di depan..
"Gua yang depan..." teriak Cindy
"Aku.."
"Gua"
"Aku"
"Gua....."
"Aku....."
Gua di dalem mobil hanya tersenyum melihat mereka berdua yang rebutan kursi di depan, karena bosen juga gua suruh mereka berdua untuk suit biar adil
Dan akhirnya yang menang si cewek itu
"Ye... Aku menang rasain tuh duduk di belakng sendirian haha" ledek dia
***
Di belakang Cindy hanya diam sambil cemberut karena kalah dari cewek yang duduk di depan, dan di perjalanan gua dan dia mengobrol tentang pertanyaan ayahnya yang tadi
"Jadi jawaban kamu gimana setuju apa tidak?" tanya dia
"Gua masih belum bisa jawab, lagian kita juga masih SMA"
"Gpp kok, itu lebih baik daripada pacaran terus diem² melakukan hal yang gak baik di belakang orang tua kita kan" ucap dia sambil tersenyum, tapi tersenyumnya itu seperti mengancam gua dan Cindy
Gua lihat dari spion tengah Cindy terdiam dan melihat dia, gua pun tidak melanjutkan pembicaraan lagi supaya tidak menjurus ke hal yang lebih buruk lagi
***
Tiba-tiba di perjalanan kita berdia terkena macet, gua pun menetralkan perseneling supaya kaki gua tidak cape karena menginjak kopling terus
Tiba-tiba dia di samping gua melepas seltbet dan wajahnya menghampiri gua
Dan...
Cup....
"Hah?"
"Aku pengen nyium aja ko hehe"
Setelah mendengar ucapan itu, tiba-tiba badan gua seperti tertancap pedang yang begitu tajam, sampai gua tidak bisa berkata apa-apa
Gua pun mencari cara supaya gua bisa, mengalihkan pembicaraan yang serius ini ya lebih ga mau di omongin lagi intinya, gua masalahnya masih SMA udah di jodohin aja sama cewek sekitar 10 tahun yang lalu, cakep sih tapi ya gitu...
***
Setelah mendapat cara untuk kabur dari pembicaraan ini gua pun mengajak cewek ini pergi keluar sebentar untuk refresing
"Eeee... Anu pak, maaf saya mau ngajak anak bapak dulu ya keluar buat refresing sama buat memikirkan jawabannya.."
"Hmm... Yaudah bapak tunggu, yaudah silahkan bawa anak saya jalan-jalan" ucap ayahnya menginjinkan gua
Gua pun senang akhirnya gua bisa beralibi biar ga jawab dulu
Tiba-tiba nyokap gua memanggil gua saat gua hendak mengambil kunci mobil nyokap
"Nak jangan lupa ajak Cindy, kasian dirumah sendirian ga ada temennya.."
Saat nyokap nyuruh gua bawa Cindy, gua berpikir pasti bakal riweuh kalo ada 2 cewek dalam 1 mobil kalo ga ribut ya banyak omong..
***
Gua pun memanggil Cindy di kamarnya
"Cin... Mau ikut ga lu?" teriak gua dari luar kamarnya
"Kemana...?"
"Jalan-jalan sama *****"
"Kenapa di ajak si cewek itu....?"
"Ya kalo ga mau yasudah biar gua berdua aja sama ****** gua jalan duluan ya.. Seneng-seneng dirumah ya.." ucap gua sambil meninggalkan kamarnya Cindy
Tiba-tiba... Pintu kamar Cindy terbuka
"BENTAR......" teriak Cindy
"Kenapa?" gua berhenti dan menoleh kearah Cindy
"Gua ikut"
***
Setelah siap gua mengeluarkan mobil nyokap, dan mereka berdua sudah menunggu di depan, setelah mobil keluar tiba-tiba mereka berdua rebutan kursi di depan..
"Gua yang depan..." teriak Cindy
"Aku.."
"Gua"
"Aku"
"Gua....."
"Aku....."
Gua di dalem mobil hanya tersenyum melihat mereka berdua yang rebutan kursi di depan, karena bosen juga gua suruh mereka berdua untuk suit biar adil
Dan akhirnya yang menang si cewek itu
"Ye... Aku menang rasain tuh duduk di belakng sendirian haha" ledek dia
***
Di belakang Cindy hanya diam sambil cemberut karena kalah dari cewek yang duduk di depan, dan di perjalanan gua dan dia mengobrol tentang pertanyaan ayahnya yang tadi
"Jadi jawaban kamu gimana setuju apa tidak?" tanya dia
"Gua masih belum bisa jawab, lagian kita juga masih SMA"
"Gpp kok, itu lebih baik daripada pacaran terus diem² melakukan hal yang gak baik di belakang orang tua kita kan" ucap dia sambil tersenyum, tapi tersenyumnya itu seperti mengancam gua dan Cindy
Gua lihat dari spion tengah Cindy terdiam dan melihat dia, gua pun tidak melanjutkan pembicaraan lagi supaya tidak menjurus ke hal yang lebih buruk lagi
***
Tiba-tiba di perjalanan kita berdia terkena macet, gua pun menetralkan perseneling supaya kaki gua tidak cape karena menginjak kopling terus
Tiba-tiba dia di samping gua melepas seltbet dan wajahnya menghampiri gua
Dan...
Cup....
"Hah?"
"Aku pengen nyium aja ko hehe"
khodzimzz dan 7 lainnya memberi reputasi
8


