- Beranda
- Stories from the Heart
Dibalik Temaram Lampu Disco (Icha).
...
TS
andreww111
Dibalik Temaram Lampu Disco (Icha).
Salam hormat buat agan dan agan wati sekalian . Terimakasih buat kaskus yang senantiasa menjadi tempat saya untuk berbagi cerita .
Kali ini saya akan menceritakan tentang ICHA . Yups , salah satu orang yang mengajarkanku tentang kerasnya ibukota .
Sekian lama saya meminta izin kepadanya yang notabene cukup sulit untuk saya hubungi akhirnya mendapat persetujuan .
Untuk agan dan agan wati jangan lupa memberikan 5 bintang dan cendolnya agar saya semakin semangat untuk menulis.
Mungkin saya akan update seminggu 1x dikarenakan kesibukan pekerjaan . Terimakasih .
Kita simak sama2 ceritanya......

Kali ini saya akan menceritakan tentang ICHA . Yups , salah satu orang yang mengajarkanku tentang kerasnya ibukota .
Sekian lama saya meminta izin kepadanya yang notabene cukup sulit untuk saya hubungi akhirnya mendapat persetujuan .
Untuk agan dan agan wati jangan lupa memberikan 5 bintang dan cendolnya agar saya semakin semangat untuk menulis.
Mungkin saya akan update seminggu 1x dikarenakan kesibukan pekerjaan . Terimakasih .
Kita simak sama2 ceritanya......

Spoiler for DAFTAR ISI:
Diubah oleh andreww111 25-11-2018 22:20
segogodog dan 7 lainnya memberi reputasi
8
9.9K
51
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
andreww111
#4
PROLOG
Hay semua . Perkenalkan namaku adalah Icha agustina (samaran).
Aku adalah anak dari seorang General manager di sebuah perusahaan ekspor impor asli australia .
Sedangkan ibuku adalah seorang sekretaris pribadi asli jakarta .
Awal ibu dan ayahku bertemu adalah saat itu perusahaan milik boss ibuku menjadi klien dari perusahaan ayahku . Mereka bertemu saat mengadakan meeting yang berlokasi di sebuah hotel bintang 5 di jakarta pusat.
Disini aku tak akan menceritakan masa kecilku karena memang aku tak mengingatnya . Aku akan mulai cerita dari mulai aku SMP.
aku bersekolah disebuah sekolah internasional di jakarta . Ya , aku tinggal bersama kedua orang tuaku di jakarta berkat permintaan ibuku.
Sebagai anak konglomerat , bukan menjadikan daya tarik agar aku memiliki banyak teman . Malah justru sebaliknya . Aku jarang memiliki teman dan di SMP ini aku hanya memiliki 2 orang teman yaitu fanny dan lisa .
Orang tuaku yang sangat jarang dirumah karena sibuk bekerja akhirnya mempekerjakan seorang pria dewasa yang berusia sekitar 35th . Dia adalah pak abdul , orang asli cilacap jawatengah yang menjadi bodyguard sekaligus sopir pribadiku.
Memang benar , ketika berangkat maupun pulang sekolah , pak abdul selalu mengantarku . Beliau memang sangat perhatian dengan ku. Tak jarang pak abdul menanyakan apakah aku sudah makan atau belum .
Hari itu adalah hari sabtu , aku berniat untuk main ke rumah fanny temanku.
"Selamat siang non". Sapa pak abdul saat melihatku bersama fanny.
"Siang juga pak , pak maaf hari ini aku mau kerumah fanny ya . Papah sama mamah belum pulang kan ?". Tanyaku.
"Belum non . Tapi maaf tuan sama nyonya berpesan sama saya bahwa non dirumah saja . Jika mau main temennya diajak kerumah aja." Terang pak abdul.
"Yaah pak , pliis . Kali ini aja . Masa iya temen saya terus yang main kerumah . Kan mereka juga punya orang tua pak". Pintaku.
"Atau gini deh pak . Saya kan rencananya nginep . Bapak tungguin saja saya diluar sampe jam 9 di depan rumah . Nanti paginya bapak jemput saya lagi gimana ?". Tawarku.
"Yaudah deh non . Tapi jujur bapak sebenarnya takut kehilangan pekerjaan jika bapak membiarkan non main . Disisi lain bapak juga memikirkan perasaan orang tua temen non juga . Jadi saya rasa gapapalah sesekali". Ucapnya.
"Tapi kalo mau kemana2 bilang bapak ya non . Biar bapak gak bingung nyari". Tambahnya .
"Beres pak". Jawabku.
Yups , inilah hidupku . Mungkin karena aku anak semata wayang jadi orang tuaku begitu overprotektive padaku .
Singkat cerita mobilpun melaju menuju kerumahku . Aku mengambil baju ganti serta beberapa perlengkapan make upku dan lalu meminta pak abdul mengantarku dan fanny menuju kerumah fanny.
Aku memang tak memakan masakan mbak santi asisten rumah tanggaku . Ini karena aku pertama kalinya berkunjung kerumah teman dan hendak menginap hingga aku begitu semangat.
Tak butuh waktu lama kamipun telah sampai dirumah fanny . Rumah fanny memang tak sebesar dan semewah rumahku . Tapi rumah ini nampak nyaman untuk di tinggali.
"Non fanny , bapak titip non icha ya . Tolong dijagain baik2 yah . Jangan diajak nakal". Pesan pak abdul saat kami hendak turun dari mobil.
"Siapp pak". Ucap fanny .
Lalu kamipun menuju ke pintu rumah dan fanny mengetuk pintu.
"Assalamualaikum mah". Ucap fanny .
Lalu seorang wanita yang berusia tak jauh dari mamahku membuka pintu.
"Waalaikum salam . Ehh ada tamu". Ucap mamah fanny.
"Iyaa mah ini ada temen fanny . Cha , kenalin ini mamah aku". Ucap fanny.
Lalu kamipun berjabat tangan .
"Icha tante". Ucapku.
"Saya amanda". Ucap tante amanda .
Setelah berkenalan kamipun dipersilahkan masuk . Lalu fanny mengajakku menuju kelantai 2 dimana kamar tidur fanny berada .
Setelah fanny membuka pintu , bau semerbak parfum khas fanny pun tercium santer . Dinding yang dihiasi wallpaper doraemon pun menjadi view indah didalam kamar .
Akupun meletakkan tasku yang berisi baju ganti dimeja belajar milik fanny.
Aku adalah anak dari seorang General manager di sebuah perusahaan ekspor impor asli australia .
Sedangkan ibuku adalah seorang sekretaris pribadi asli jakarta .
Awal ibu dan ayahku bertemu adalah saat itu perusahaan milik boss ibuku menjadi klien dari perusahaan ayahku . Mereka bertemu saat mengadakan meeting yang berlokasi di sebuah hotel bintang 5 di jakarta pusat.
Disini aku tak akan menceritakan masa kecilku karena memang aku tak mengingatnya . Aku akan mulai cerita dari mulai aku SMP.
aku bersekolah disebuah sekolah internasional di jakarta . Ya , aku tinggal bersama kedua orang tuaku di jakarta berkat permintaan ibuku.
Sebagai anak konglomerat , bukan menjadikan daya tarik agar aku memiliki banyak teman . Malah justru sebaliknya . Aku jarang memiliki teman dan di SMP ini aku hanya memiliki 2 orang teman yaitu fanny dan lisa .
Orang tuaku yang sangat jarang dirumah karena sibuk bekerja akhirnya mempekerjakan seorang pria dewasa yang berusia sekitar 35th . Dia adalah pak abdul , orang asli cilacap jawatengah yang menjadi bodyguard sekaligus sopir pribadiku.
Memang benar , ketika berangkat maupun pulang sekolah , pak abdul selalu mengantarku . Beliau memang sangat perhatian dengan ku. Tak jarang pak abdul menanyakan apakah aku sudah makan atau belum .
Hari itu adalah hari sabtu , aku berniat untuk main ke rumah fanny temanku.
"Selamat siang non". Sapa pak abdul saat melihatku bersama fanny.
"Siang juga pak , pak maaf hari ini aku mau kerumah fanny ya . Papah sama mamah belum pulang kan ?". Tanyaku.
"Belum non . Tapi maaf tuan sama nyonya berpesan sama saya bahwa non dirumah saja . Jika mau main temennya diajak kerumah aja." Terang pak abdul.
"Yaah pak , pliis . Kali ini aja . Masa iya temen saya terus yang main kerumah . Kan mereka juga punya orang tua pak". Pintaku.
"Atau gini deh pak . Saya kan rencananya nginep . Bapak tungguin saja saya diluar sampe jam 9 di depan rumah . Nanti paginya bapak jemput saya lagi gimana ?". Tawarku.
"Yaudah deh non . Tapi jujur bapak sebenarnya takut kehilangan pekerjaan jika bapak membiarkan non main . Disisi lain bapak juga memikirkan perasaan orang tua temen non juga . Jadi saya rasa gapapalah sesekali". Ucapnya.
"Tapi kalo mau kemana2 bilang bapak ya non . Biar bapak gak bingung nyari". Tambahnya .
"Beres pak". Jawabku.
Yups , inilah hidupku . Mungkin karena aku anak semata wayang jadi orang tuaku begitu overprotektive padaku .
Singkat cerita mobilpun melaju menuju kerumahku . Aku mengambil baju ganti serta beberapa perlengkapan make upku dan lalu meminta pak abdul mengantarku dan fanny menuju kerumah fanny.
Aku memang tak memakan masakan mbak santi asisten rumah tanggaku . Ini karena aku pertama kalinya berkunjung kerumah teman dan hendak menginap hingga aku begitu semangat.
Tak butuh waktu lama kamipun telah sampai dirumah fanny . Rumah fanny memang tak sebesar dan semewah rumahku . Tapi rumah ini nampak nyaman untuk di tinggali.
"Non fanny , bapak titip non icha ya . Tolong dijagain baik2 yah . Jangan diajak nakal". Pesan pak abdul saat kami hendak turun dari mobil.
"Siapp pak". Ucap fanny .
Lalu kamipun menuju ke pintu rumah dan fanny mengetuk pintu.
"Assalamualaikum mah". Ucap fanny .
Lalu seorang wanita yang berusia tak jauh dari mamahku membuka pintu.
"Waalaikum salam . Ehh ada tamu". Ucap mamah fanny.
"Iyaa mah ini ada temen fanny . Cha , kenalin ini mamah aku". Ucap fanny.
Lalu kamipun berjabat tangan .
"Icha tante". Ucapku.
"Saya amanda". Ucap tante amanda .
Setelah berkenalan kamipun dipersilahkan masuk . Lalu fanny mengajakku menuju kelantai 2 dimana kamar tidur fanny berada .
Setelah fanny membuka pintu , bau semerbak parfum khas fanny pun tercium santer . Dinding yang dihiasi wallpaper doraemon pun menjadi view indah didalam kamar .
Akupun meletakkan tasku yang berisi baju ganti dimeja belajar milik fanny.
sormin180 memberi reputasi
3