- Beranda
- Stories from the Heart
(Kiara) Hidup Tak Sesimpel Masak Mie Instan [TAMAT]
...
TS
fee.fukushi
(Kiara) Hidup Tak Sesimpel Masak Mie Instan [TAMAT]
![(Kiara) Hidup Tak Sesimpel Masak Mie Instan [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2019/04/08/10299312_20190408092738.png)
*raw photo taken from actress's official instagram
Quote:
Ini adalah pertama kalinya saya mencoba nulis. Cerita ini ditulis untuk menghibur dan tentunya sedikit membagi lesson learned yang mungkin berguna, eh.. mungkin juga engga sih haha..
Terlepas nyata atau tidaknya, biar saya aja yang tau
sumimasen deshita ne!Jika ada kesamaan kejadian...
Ya.. yang merasa, jangan ge-er lah ya... move on please move on..

Uhm.. dialognya emang sengaja dibikin campuran Indonesia, Nihon go (Japanese) dan English supaya ceritanya lebih hidup. Mohon maaf semoga terjemahannya ga mengganggu.
Btw saya ni masih newbie banget di kaskus, I know.. udik banget iyes.. hari gini baru join kaskus
makanya mohon sangat bimbingannya kepada senior semua disini, sebelumnya maaf-maaf kalo masih banyak dudulnya yak!Oh iya, untuk update-an nya... diusahakan banget se-rutin mungkin

Disclaimer
Eh.. numpang Jumawa
Welcome Notes
Mulustrasi - atau apalah namanya itu
Mulustrasi dua
Bukan Sayembara
Eh.. numpang Jumawa
Welcome Notes
Mulustrasi - atau apalah namanya itu
Mulustrasi dua
Bukan Sayembara
Kindly need your help!
Quote:
Spoiler for Sinopsis bebas by agan mxyztplk2:
Spoiler for Sinopsis bebas dari agan montormebur:
Spoiler for Sinopsis bebas dari agan thaburnquist:
Please enjoy!
Mencoba bikin index

Part 1 Kiara
Part 2 Lovely Odawara
Part 3 Masa SMA yang biasa
Part 4 Let it go please
Part 5 Uso - Ga mungkin!
Part 6 Hontou ni sumimasen datta
Part 7 Ungkapan hatinya
Part 8 Aku masih rindu
Part 9 Tak akan habis dikenang
Part 10 Have you found the lucky guy?
Part 11 Dua lelaki
Part 12 Obrolan yang menyeramkan
Part 13 Apa itu cinta?
'Lagu Kebangsaan'
Part 14 Something isn't right
Tantangan
Part 15 Ga nyangka!
Part 16 Urgh.. ga konsen gue
Part 17 No more tears formula
Part 18 Plus one doang kan?
Part 19 Apa yang kulakukan?!
Part 20 Mind your own business!
Part 21 You're acting different
Part 22 Apakah mampu?
Part 23 Hijikata dan Mitsuba
Part 24 Ini syuting Omake atau apa?
Part 25 An unexpected surprise
Part 26 The cruelest woman - me!
Part 27 To improve mental health
Part 28 Kieta - Menghilang!
Part 29 Nani ga atta - Apa yang terjadi?
Part 30 Unmei deshou - Takdir?
Part 31 Jibun no riyuu - Alasanku
Part 32 A man with a nobel heart
Part 33 Too good to be true
Part 34 Aishiteru yo - Aku cinta kamu
Part 35 Kejutan Terindah
Part 36 Itterasshai - Selamat jalan!
Part 37 Pulang ke Jogja
Part 38 Checklist
Pesan sponsor
Part 39 Heart to heart
Part 40 Ikhlas
Part 41 Malam yang panjang
Part 42 The proposal
Part 43 Rahasia
Part 44 Mimpi terburuk
Part 45 Mou tsukareta - Aku sudah lelah
Epilog - Sekuat dan seindah berlian
Bonus Chapter
Sekuelnya udah tayang loh agan dan sista sekalian. Kindly check this out!
(Kiara) It's not easy like Sunday morning
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 30 suara
Jadi.. siapa yah yang jadi pak suaminya Kiara?
Bagas
3%
Toshi
67%
Reno
0%
Seseorang yang lain (?)
30%
Diubah oleh fee.fukushi 08-04-2019 21:29
jamalfirmans282 dan 39 lainnya memberi reputasi
40
141.4K
1.4K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fee.fukushi
#789
Quote:
Sebenernya aku ga ada pointnya juga ngomongin hal ini, karena toh yang bakal ngejalanin adalah Mbak Kiara sendiri. Mau Mas Bagas atau Toshi kun yang bakal jadi suaminya Mbak Kiara, bagiku sama aja, dua-duanya baik kok.
Mas Bagas, dia beruntung karena dari kecil kehidupan yang dilaluinya lurus-lurus saja. Dari keluarga baik-baik, secara finansial lebih dari cukup, pinter, jago sepak bola, karir bagus, dengan postur dan wajah khas Jawanya itu pasti banyak lah cewek yang mau sama dia. Aku ga habis pikir kenapa hatinya bisa tertambat ke mbakku yang kadang genep kadang enggak itu.
Ya aku tau Mbak Kiara itu baik, baik banget, tulus, dia ga akan setengah-setengah kalo nolongin orang. Dia selalu berusaha baik sama orang, namun kadang kepolosannya yang akut itu justru malah nyakitin orang yang berusaha dibaikin sama dia. Kadang aneh memang cara berpikirnya mbakku satu itu. Sedikit banyak memang sepertinya pola pikirnya terbentuk dari manga dan anime yang diikutinya, harus dirukiyah kayanya dia.
Toshi kun, orangnya sederhana, mungkin karena terbiasa dari kecilnya dididik hidup sederhana oleh keluarganya. Setelah bekerja, walaupun secara finansial sudah oke, aku belum pernah lihat dia pakai barang-barang branded. Tapi karena dasarnya selera fashionnya bagus, apa pun yang dipakainya keliatan keren dan ga murahan. Mungkin ini yang bikin Mbak Kiara selalu klepek-klepek tiap kali ketemu Toshi kun.
Eh tapi, emang dasarnya Toshi kun orangnya seru sih, easy going, apa adanya, dan hatinya juga baik banget. Soal cinta-cintaan atau romantis-romantisnya aku ga taulah, mbak Kiara yang tau itu. Tapi dari kejadian di rumah sakit itu, aku bisa ngelihat perbedaan mendasar dari Toshi kun dan Mas Bagas.
Waktu itu pas aku lagi jalan di koridor rumah sakit mau ke kamar mbak Kiara, samar-samar kudengar ribut-ribut dari arah ruang tunggu. Pas nyampe di sana ternyata kan Mas Bagas sedang berantem sama Toshi kun, kukerjapkan mata beberapa kali buat mastiin ini mimpi atau bukan. Eh ternyata bukan.
Saat sedang berantem kaya gitu, Toshi kun mirip banget dengan Jin Kazama*, kuda-kudanya keren banget bikin aku melongo beberapa detik. Aku inget Mbak Kiara pernah cerita, katanya sejak pindah dan bersekolah di Oakland, Toshi kun pernah sekali atau dua kali terlibat perkelahian jalanan. Tapi setelah melihatnya kaya gitu, aku ga yakin kalo perkelahian di masa remajanya hanya sekali atau dua kali.
Setelah berhasil melerai mereka dan kubawa ke parkiran, reaksi Mas Bagas dan Toshi kun ternyata sangat bertolak belakang. Mas Bagas kelihatan marah banget, itulah mungkin yang bikin dia membabi buta, aku ingat badannya aja masih sedikit bergetar waktu itu saking emosinya. Toshi kun juga salah sih sampai lepas kendali seperti itu, tapi ternyata emosinya jauh lebih stabil. Kuperhatikan ekspresi mukanya tidak sedang marah. Justru dia kelihatan sedih banget, mungkin dia merasa sangat bersalah. Inilah perbedaan yang mungkin juga mbak Kiara lihat di antara keduanya.
Kadang aku berpikir, jika waktu kecil dulu mbak Kiara ga pernah kenal dengan Toshi kun, apa mungkin hatinya akan jatuh ke Mas Bagas? Hmm.. siapa yang tahu?
Tapi emang takdir itu misteri Ilahi sih, kita manusia hanya dikasih tugas buat menjalankan perannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Ya aku sih hanya bisa ngedoain aja, semoga mbak Kiara selalu bahagia dengan siapapun pilihan Allah untuknya. Dengan pola pikir dan kelakuan anti mainstreamnya itu, dia butuh pendamping yang bisa ngertiin dia apa adanya seperti itu. Ini aku ngomong gini bukannya apa ya, sekali lagi Mbak Kiara itu baik, cantik lagi.
Oh iya, salah satu hikmah dari evolusi pola pikir Mbak Kiara yang termasuk ‘late bloomer’ itu adalah dia cuek sama cowok. Di saat temen-temennya suka-sukaan dan pacaran sama cowok, mbak Kiara cuek. Itulah, kebanyakan baca Gintama dan Bleach sih, kepalanya jadi penuh sama Hijikata Toshiro dan Kurosaki Ichigo doang.
Sebagai adik lelakinya, pastilah tanpa disuruh siapa pun, udah naluriku pengen jagain dia terus. Aku tau banget udah beberapa kali temen cowoknya ada yang berusaha ngedeketin, tapi dasarnya mbak Kiara dudul, sepertinya dia ga pernah nyadar dengan potensi yang dimilikinya
Tapi dengan begitu, malah tugasku untuk ngejagain dia jadi jauh lebih mudah karena emang dasarnya mbak Kiara ga ganjen dan bukan tipe yang menye-menye gampang dimodusin cowok.
Sekarang, alhamdulilah Mbak Kiara udah ketemu dengan seseorang yang cocok lahir batin dengannya. Ga nyangka sih, di dunia ini ada satu lagi manusia absurd yang diciptakan Allah untuk melengkapi dirinya. Kalo kata pepatah Jawa ‘tumbu oleh tutup’, cocok banget deh buat ngegambarin mereka berdua. Pasangan yg unik tapi bikin envy.
Kalo kuperhatiin, rumah tangga mereka itu kaya anak-anak yang lagi main rumah-rumahan, seru. Bukannya lalu hidup mereka seneng-seneng terus, di awal-awal pernikahan mereka juga pernah ngerasain susah dan sama-sama berjuang dari bawah. Saling menguatkan satu sama lain, aku kagum banget. Sama satu hal lagi yang aku belajar banget dari mereka, ga pernah satu kali pun nunjukin kesusahan mereka ke Bapak Ibu, hanya senyum yang selalu mereka tampakkan kepada keduanya.
Spoiler for Jin Kazama:
Diubah oleh fee.fukushi 09-11-2018 21:29
tantinial26 dan actandprove memberi reputasi
4
dia ada farewell drink sama temen kantornya entah sampai jam berapa
drink di sini khusus buat dia either lemonade or coke yah, because he drinks no alcohol
banyak-banyakin spolier gapapa lah ya