- Beranda
- Stories from the Heart
Warnai Aku Dengan Warnamu [NEW] [17+!]
...
TS
cybermiss
Warnai Aku Dengan Warnamu [NEW] [17+!]
Spoiler for Perkenalan Cerita:
Aku berfikir tuhan menciptakan matahari untuk menerangi alam semesta, tetapi mengapa matahari itu seakan tidak mau menerangiku?
.
Akankah aku harus selamanya berjalan di bawah gelapnya awan mendung itu sendirian?
Apa aku akan selalu terguyur oleh air hujanmu.
Yang tetesan kecilnya menyakitkan, seakan ribuan jarum menghujamku setiap saat dan air yang kau bawa mampu menenggelamkanku jauh ke dasar relung hati yang talah lama engkau tinggalkan.
.
.
Hidup sebagai introvert memanglah tidak mudah, warnaku yang gelap ini apa boleh menyampur dengan warna-warna bahagia dan cerah milik orang lain? ah!
.
Semua orang hidup seperti air mengalir. Sedangkan aku hanya mengambang.
Bagaikan daun jatuh ke hulu sungai saat musim gugur. Arus itu menendangku dan entah kemana aku akan bermuara.
.
Apa aku akan tenggelam? membusuk? atau ada nasip baik menyelamatkanku?
Ya! Apakah ada seseorang yang akan menyelamatkanku keluar dari air yang entah ingin membawaku kemana.
Inilah kisahku,Pria Blasteran Nederland(Belanda)-Indonesia. Sang pengembara hidup. Yang mencari warna untuk mewarnai hidupku yang tak berwarna. Ah! Tidak! Hidupku sudah berwarna, namun hanya diwarnai dengan warna gelap.
Aku ingin! Aku ingin terlihat seperti pelangi walau hanya sesaat.[/quote]
INDEX
[quote]
Spoiler for Intro:
Spoiler for Chapter 1:
Spoiler for Chapter 2:
Spoiler for Akhir Kata:
Diubah oleh cybermiss 13-03-2023 10:12
ndulzz dan 35 lainnya memberi reputasi
34
52K
222
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
cybermiss
#79
Horror Experience
Akhirnya sampai.
Gue bisa tidur dengan tenang, tantangan baru akan di mulai besok dimana gue ada janji sama Bondan and friends.
Hari ini stress besoknya gila. Oke sip! sungguh nikmat hidup mana lagi yang gue dustakan.
****************
U’u u’uuuuuuu... Suara ayam ala-ala opening Kartun berbunyi. Menandakan hari sudah pagi. Gue prepare seperti biasa. Setelah itu gue ngegame, baca buku, tidur, nyolek-nyolek smartphone, dll.
Sampai jam 4 Sore gue berangkat ngumpul ke rumahnya si Satria di Joglo.
Setelah sampai gue langsung duduk dan minta air.
Capek anjay, kalau gue berangkatnya dari rumah emak gue mah enak lumayan deket.
Hampir mau magrib baru kumpul semua, yang paling ngaret biasalah si Fauzi.
Disini ada Fauzi, gue, Bagas, Basher, bondan dan Satria Of course. Si Reno gak ikut karena sibuk.
Apa yang dilakukan geng gue ketika kumpul? Fyi kita semua kenal sejak 2 tahun yang lalu, sebenarnya sih kita semua mencar” terus gak sengaja kenal, karena sama-sama manusia buangan, kita jadi saling mengerti satu sama lain dan akhirnya menjadi seperti saat ini.
Kegiatan kita pastinya sih ngobrol, have fun bareng.
Tapi kita bikin kegiatan positif seperti saling berbagi ilmu (Ceramah/QnA/debat-debat santai), trading bareng, party game, bahas hobi dan ngomongin politik dan agama.
Berhubung gue Islam, pasti kalian bingung kan kenapa gue islam? Nyokap gue islam, bokap gue setau gue sih atheis tapi dia ngakunya kristen dan masuk islam setelah menikah dengan nyokap gue.
15 tahun gue atheis, abis di bilang islam gue jarang ibadah dan di bilang kristen gue gak pernah ke gereja or di baptis. Makanya selama itu gue cari tahu sendiri apa dan bagaimana itu agama.
Hampir seluruh agama gue pelajari dan gali. Pada akhirnya gue mengagumi agama hindu, terpaku pada ajaran budha, menghormati agama kristen yang ajaran kasihnya begitu luar biasa dan memilih islam sebagai agama gue.
Gue suka belajar Theology,makanya gue suka berbagi ilmu agama di social media gue dan kepada teman-teman gue ini tentunya.
Ketika jam sudah menunjukan pukul 11 malem. curcol udah, maen udah dan lain-lain.
Satria ngasih saran buat horror experience. Kita semua pun setuju. Kita duduk dengan formasi melingkar. Bukan kaya lagi mau main jalangkung, arisan atau lagi pengajian yak.
Dan biasanya banyak banget hal horror kalo pas musim gugur, burung gagak pada bertengger di pohon yang cuma tinggal batang-batangnya doang sambil bunyi “wakkk.. wakkk.. wakk..” (bukan wik wikwik wikwik loh ya)
, sumpah serem banget. Makanya sebelum memasuki musim gugur di belahan utara ada perayaan yang namanya Halloween, maybe itu juga jadi alasanya. lol
Oke sekian horror experience dari gue, untung aja di Indo gak ada Fall/Autumn Season dan gak merayakan Halloween haha. “
Oh iya si Fauzi diem aja, biasanya bakalan ikutan bacot.
-------------------
Okey sekian dulu gansist.
Jangan lupa Cendol, share, rate, subscribenya yess biar lebih rame.
Thanks u

Gue bisa tidur dengan tenang, tantangan baru akan di mulai besok dimana gue ada janji sama Bondan and friends.
Hari ini stress besoknya gila. Oke sip! sungguh nikmat hidup mana lagi yang gue dustakan.
****************
U’u u’uuuuuuu... Suara ayam ala-ala opening Kartun berbunyi. Menandakan hari sudah pagi. Gue prepare seperti biasa. Setelah itu gue ngegame, baca buku, tidur, nyolek-nyolek smartphone, dll.
Sampai jam 4 Sore gue berangkat ngumpul ke rumahnya si Satria di Joglo.
Setelah sampai gue langsung duduk dan minta air.
Capek anjay, kalau gue berangkatnya dari rumah emak gue mah enak lumayan deket.
Hampir mau magrib baru kumpul semua, yang paling ngaret biasalah si Fauzi.
Disini ada Fauzi, gue, Bagas, Basher, bondan dan Satria Of course. Si Reno gak ikut karena sibuk.
Apa yang dilakukan geng gue ketika kumpul? Fyi kita semua kenal sejak 2 tahun yang lalu, sebenarnya sih kita semua mencar” terus gak sengaja kenal, karena sama-sama manusia buangan, kita jadi saling mengerti satu sama lain dan akhirnya menjadi seperti saat ini.
Kegiatan kita pastinya sih ngobrol, have fun bareng.
Tapi kita bikin kegiatan positif seperti saling berbagi ilmu (Ceramah/QnA/debat-debat santai), trading bareng, party game, bahas hobi dan ngomongin politik dan agama.
Berhubung gue Islam, pasti kalian bingung kan kenapa gue islam? Nyokap gue islam, bokap gue setau gue sih atheis tapi dia ngakunya kristen dan masuk islam setelah menikah dengan nyokap gue.
15 tahun gue atheis, abis di bilang islam gue jarang ibadah dan di bilang kristen gue gak pernah ke gereja or di baptis. Makanya selama itu gue cari tahu sendiri apa dan bagaimana itu agama.
Hampir seluruh agama gue pelajari dan gali. Pada akhirnya gue mengagumi agama hindu, terpaku pada ajaran budha, menghormati agama kristen yang ajaran kasihnya begitu luar biasa dan memilih islam sebagai agama gue.
Gue suka belajar Theology,makanya gue suka berbagi ilmu agama di social media gue dan kepada teman-teman gue ini tentunya.
Ketika jam sudah menunjukan pukul 11 malem. curcol udah, maen udah dan lain-lain.
Satria ngasih saran buat horror experience. Kita semua pun setuju. Kita duduk dengan formasi melingkar. Bukan kaya lagi mau main jalangkung, arisan atau lagi pengajian yak.
Quote:
Dan biasanya banyak banget hal horror kalo pas musim gugur, burung gagak pada bertengger di pohon yang cuma tinggal batang-batangnya doang sambil bunyi “wakkk.. wakkk.. wakk..” (bukan wik wikwik wikwik loh ya)
, sumpah serem banget. Makanya sebelum memasuki musim gugur di belahan utara ada perayaan yang namanya Halloween, maybe itu juga jadi alasanya. lolOke sekian horror experience dari gue, untung aja di Indo gak ada Fall/Autumn Season dan gak merayakan Halloween haha. “
Quote:
Oh iya si Fauzi diem aja, biasanya bakalan ikutan bacot.
Quote:
-------------------
Okey sekian dulu gansist.
Jangan lupa Cendol, share, rate, subscribenya yess biar lebih rame.
Thanks u


Diubah oleh cybermiss 04-11-2018 12:05
cukahkeh dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tutup
jika berkenan tolong
Ratenya, cendol
and share
. Menulis di SFTH itu banyak rintanganya dan mungkin suhu-suhu kaskus fahamlah
, jadi tolong kebijakan dan pengertianya. Gunakan bahasa yang sopan jika ingin mengkritik atau memberi saran, tanggapan kalian akan sangat berguna untuk saya nanti

hehe, lu pantengin di menit 1:08. Anjeng kayak gitu mukanya tapi itu hantu lebih pucet dan penuh luka lebam, apalagi penampakan matanya ala-ala pocong mumun indo. Serem banget gila.
jangan-jangan itu anak gue “