- Beranda
- Stories from the Heart
[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK
...
TS
Martincorp
[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK
![[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK](https://s.kaskus.id/images/2019/01/24/3613068_20190124123251.png)
![[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK](https://s.kaskus.id/images/2020/01/09/3613068_20200109122459.jpg)
![[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK](https://s.kaskus.id/images/2020/01/09/3613068_20200109122545.jpg)
Sebelumnya ane Mohon izin kepada para sesepuh di Forum SFTH, ane mau sharing cerita fiksi yang ane dapet dari wangsit di alam mimpi semalem berhubung kisah hidup ane nggak menarik buat di share jadi ane share cerita fiksi.
ane mohon maaf juga bila ada kata-kata yang tidak berkenan di hati agan-agan yang baik dan penulisan yang berantakan karena ini pertama kalinya ane menulis wangsit yang ane terima ke dalam sebuah karya tulis.
Spoiler for Sinopsis:
Spoiler for INDEX:
Spoiler for Penampakan:
Mohon Commentnya ya gan, biar ane semangat Update wangsit nya

.
Ane mau ngucapin terima kasih banyak buat Agan-agan yang baik hati yang udah ngasih Cendol Manis, Semoga Rezeki Agan-agan yang baik hati semakin Berlimpah ......
![[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK](https://s.kaskus.id/images/2018/11/13/3613068_20181113090613.jpg)
![[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK](https://s.kaskus.id/images/2018/11/13/3613068_20181113090621.jpg)
Akhirnya kisah ini selesai dengan meninggalkan banyak misteri yang belum terkuak, untuk itu nantikan kisah selanjutnya di novel lanjutan cerita ini
Spoiler for Sudah Terbit:
Follow Instagram Martincorp_Official di : Martincorp69
Kunjungi juga Wattpad ane di Link : PACARKU KUNTILANAK
Polling
0 suara
Siapakh Karakter Favorit Agan ?
Diubah oleh Martincorp 09-01-2020 12:25
exlusive2 dan 261 lainnya memberi reputasi
248
595.6K
2.3K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33.1KThread•55.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Martincorp
#19
BAGIAN 6
TERBAKAR CEMBURU
TERBAKAR CEMBURU
Sudah dua hari Asnawi tidak berangkat kuliah karena masih sakit, sekarang kakinya sudah tidak bengkak dan Asnawi perlahan sudah bisa berjalan lagi. Hayati tinggal di kamar kost Asnawi. Awalnya Hayati ingin tidur bersebelahan dengan Asnawi di atas kasur, namun Asnawi menolaknya karena bukan muhrim dan beda alam juga, akhirnya Asnawi menyuruh Hayati tidur di karpet bawah. Asnawi memberikan bantal dan selimutnya untuk Hayati.
Pagi-pagi Asnawi terbangun, dia langsung berdiri dan pergi ke kamar mandi. Terlihat Hayati yang masih lelap tertidur dengan posisi mengahadap kearah tempat tidur Asnawi. Hayati tidak pernah melepas kacamata nya sedetikpun sejak dipasangkan oleh Asnawi waktu itu, bahkan ketika tidur pun kacamatanya tetap terpasang.
Sesudah dari kamar mandi Asnawi kembali masuk ke kamar dan duduk di kursi. Dia memandangi Hayati dari atas kursi. Hayati masih memakai kemeja Asnawi ketika tidur sehingga menutupi luka bolong di punggungnya sehingga Asnawi tidak merasa mual melihat punggung Hayati. Lima menit berselang terjadi keanehan pada tubuh Hayati. Tubuhnya mulai memudar dan berubah menjadi transparan. Asnawi kaget melihat tubuh Hayati yang memudar dan menjadi transparan, bahkan kacamata dan baju kemeja Asnawi yang dipakai Hayati juga ikut memudar dan transparan. Melihat hal itu, Asnawi mengambil cermin kecil yang menggantung di dinding untuk meliihat bayangan Hayati dan ternyata refleksi bayangan Hayati pada cermin menjadi hilang. Asnawi juga mencoba melihat Hayati dengan menggunakan kamera smartphone miliknya dan hasilnya juga tidak ada Hayati dalam gambar kamera. Ketika Asnawi terus mengutak atik smartphone nya, Hayati mulai terbangun.
“hoaaaammm……………” Hayati menguap dan kaget melihat Asnawi merekam dirinya dengan smartphone.
“ih..mas ngapain motoin aku pas tidur….??”
“pasti mas lagi nunggu baju aku nyingkap ke atas yah biar mas bisa ngintip…iihh…dasar otak mesum” kata Hayati sambil membenarkan bagian bawah gaunnya yang terbuka ke atas sehingga terlihat jelas bagian paha Hayati.
“engga Hayati, bukan itu aja sih yang aku lakuin…..oops” kata Asnawi langsung menutup mulutnya karena keceplosan.
“tuh kan bener……ih mas jahat deh..”kata Hayati langsung mendekati Asnawi dan memukul-mukul manja pundak Asnawi.
“coba liat deh badan kamu, udah memudar dan trasnparan” kata Asnawi.
Hayati mulai melihat kedua tangannya lalu memutar-mutar badanya seperti penari balet untuk melihat seluruh badannya menjadi trasnparan lagi. Baju kemeja dan kacamata yang dipakai oleh Hayati pun ikut menjadi transparan.
“wah aku sekarang udah bisa mode gaib lagi mas”kata Hayati
“aku udah bisa mengendalikan energi yang aku serap dari kamu mas” .Hayati mulai mempraktekan perubahan wujud dari gaib menjadi ada seperti bohlam lampu yang nyala-mati-nyala-mati saat dimainkan anak kecil untuk. Asnawi takjub melihat hal itu.
“kalo kamu dalam mode gaib, lantas kenapa aku tetap bisa lihat kamu” Tanya Asnawi bingung
“itu mungkin karena energi kita saling terhubung”
“ah mana mungkin kita kan belum pernah berhubungan badan”
“dasar otak mesum!!, bukan itu maksudku,….pas aku pertama kali nyentuh kamu kayak ada medan energy yang saling terhubung” jelas Hayati.
Ketika Hayati selesai menjelaskan tiba-tiba pintu kamar terbuka dan masuklah dua orang laki laki dengan cepat sambil teriak. “Nawii………lo kenapa? Gapapa lo?” kata Febri dan Eka yang langsung masuk dan mendekati Asnawi untuk berpelukan.
“katanya lo kecelakan Wi,….lo jadi ga diculik sama Kuntilanak nya?”kata Eka
“woy….ketuk dulu dong kalo mau masuk kamar orang” kata Asnawi kesal
“ah biasanya juga gitu kan, emang lo lagi ena-ena sama cewek? Aaah….palingan lo nonton bokep di kosan…hahahahaha”kata Eka
“sianjing…..!!!” kata Asnawi yang langsung pindah duduk dari kursi ke kasur Febri dan Eka tidak melihat Hayati yang dalam keadaan mode gaib. Mereka berdua melewati dan menembus tubuh Hayati yang berdiri di depan Asnawi seperti angin. Kemudian mereka berdua duduk diatas karpet dan mulai mendengarkan
“cerita nya panjang bro, “ kata Asnawi
“sok lah gue penasaran euy…” kata Febri semangat
“jadi malem itu gue pulang sekitar jam 9 an , kondisinya udah horror banget….banyak suara suara benda jatuh, suara cewek ketawa, lolongan anjing dan suara desiran air di irigasi”
“pasti suara cewek itu kuntilanak” potong Eka dengan semangat
“bukaan….ada yang lebih serem lagi” kata Asnawi
“udah gitu gue langsung pulang, motor gue digeber supaya cepet-cepet keluar dari daerah itu,”
“pas udah lewat tanjakan yang angker … tiba tiba dipinggir jalan ada cewek lagi jalan sendirian pake baju putih rambut hitam panjang terurai.” Kata Asnawi sambil mengekspresikan kengeriannya.
“terus gue menoleh kearah cewek itu, tiba tiba di depan motor ada anjing melompat, motor gue langsung oleng dan jatuh. Kepala gue kebentur batu. Pas mau pingsan gue ngeliat cewek yang tadi itu jalan dan mendekati”
“tuh kan bener lu pasti ketemu kunti, terus lu diapain sama kunti itu? Dimakan” kata Eka
“ga di makan sih, tapi kunti itu malah nolongin gue” jawab Asnawi
“hahahahaha….yang bener lu…masa iya kunti nolongin” kata Eka dengan ekspresi tidak percaya
“beneran bro, dia nolongin, mukanya serem banget punggungnya juga bolong” Asnawi melanjutkan
“wah itu mah sundel bolong yang rangkap jabatan sebagai kuntilanak juga” kata Febri
“dan sehabis nolongin gue kunti minta balas jasa, dia menempel terus kaya materai, menghantui gue tiap hari dan ngikutin sampe ke kosan , bahkan sekarang kunti itu ada di dalem kamar ini liatin kalian” kata Asnawi sambil mendramatisir .
“ah yang bener loh, ga percaya gue…hehe”kata Eka sambil badanya gemeteran
“itu buktinya badan lo gemeteran….lo takut kan?” Tanya Asnawi
Hayati membuka kemeja asanwi dan melemparnya ke belakang badan merek. Febri dan Eka langsung loncat dan kaget karena tiba tiba ada yang ngelempar baju kearah mereka.
“tuh dia mulai marah sama lu berdua karna ga percaya…itu baju gue tadinya menggantung dibalik pintu” kata Asnawi sambil menunjukan baju kemejanya yang dilemparkan Hayati tadi. Febri dan Eka kembali duduk dan mereka berdua pura pura tegar dan berani.
“ah itu paling jatoh kena angin….hahahaha”kata Febri sombong.
“kalo bisa mana dong kuntinya …tampakin diri di depan kita “ kata Eka dengan nada menantang.
“hati hati loh dia marah….dia gamau disebut kunti, nama dia Hayati” kata Asnawi memperingati mereka.
Hayati membuka kacamatanya dan duduk diantara Eka dan Febri, Hayati mengubah lagi wajahnya jadi menyeramkan dengan bola mata yang menggantung.
“iya mas………namaku Hayati” kata Hayati yang tiba tiba menampakan diri diantar Eka dan Febri.
“SSSSEEEEETTTTAAAAAAAANN……….!!!!!!!” Teriak Eka yang langsung berdiri dan lari kea rah pintu dan terbentur kepalanya dengan keras pada kusen pintu sampai Eka terjengkang dan pingsan. Begitu juga Febri begitu melihat Hayati ada di sebelahnya langsung pingsan.
Asnawi dan Hayati langsung tertawa terbahak-bahak melihat Febri dan Eka pingsan. Hayati menyeret tubuh Eka dan Febri sampai mereka berdua bersandar di kasur. Asnawi langsung mencipratkan air ke muka mereka dan seketika mereka langsung siuman.
“setaann….setaaann…” teriak Febri sambil menunjuk kearah Hayati yang berdiri di samping Asnawi
“ampuunn jangan bunuh kami,” Eka memohon kepada Hayati
Hayati malah ketawa dengan suara kuntinya dan membuat mereka semakin takut.
“gue juga udah bilang apa…………..kunti itu ngikutin gue kemari”tegas Asnawi dengan raut wajah puas
“ampun Wi….ampunn…….maafin gue yang udah ninggalin lu sendirian” kata Febri memelas.
“oke deh hahahahah gue maafin…kalian lucu tadi ….hahah”Asnawi tertawa terpingkal-pingkal.
“Hayati …kamu balik lagi ke bentuk normal lagi ya” perintah Asnawi
.
Hayati pun langsung berubah lagi ke bentuk normalnya dan kembali memakai kacamata. Febri dan Eka langsung melongo dan takjub melihat wujud Hayati yang berubah menjadi cewek super cantik.
“MIA KHALIFAA………….!!!!!” gumam Eka dan Febri bersamaan.
“sebenernya siapa sih mia khalifa itu, kok kalian sama kayak Asnawi nyebut nama itu pas liat aku “ kata Hayati
“dia itu semacam malaikat yang diturunkan dari langit untuk membuat kami kaum pria bahagia” jawab Eka yang masih memandang wajah Hayati . matanya keluar air mata saking terharunya.
“betul…betul….jawaban yang pintar bro” kata Asnawi sambil ngangguk-ngangguk. Hayati terdiam, namun wajahnya merona merah karena malu mendengar perkataan Eka yang sedang menggoda Hayati. Hayati kemudian duduk di hadapan Eka, dia berusaha mencari tahu siapa itu Mia Khalifa.
“apakah Mia Khalifa itu pacarnya mas nawi?” tanya Hayati serius.
“hhahahahah...........ngimpii..!!!!hahaha” jawab Eka sambil tertawa terbahak-bahak.
“sampai kiamat pun ga bakalan si Asnawi pacaran sm Mia Khalifa...hahaha, dia tuh JOMBLO kelas Berat” kata Febri mempetegas jawaban Eka.
Hayati ikut tertawa terbahak-bahak, Asnawi mulai kesal sendiri. Terlihat muka Asnawi memerah dan mulai menatap tajam ke Febri.
“lu juga pada jomblo kampret....!!!!” teriak Asnawi sambil nunjuk ke Febri.
“Hayati, kenapa sih kamu bisa ngikutin Asnawi?. Emang ga ada cowo lain gitu yang lebih ganteng?” tanya Febri.
“hihihi....abis nya mas Nawi baik banget ke aku terus dia juga pemberani”jawab Hayati
“Cieee cieeee..............cowok baik gitu loh hahaha” kata Eka sambil tepuk tangan.
“pemberani dari Hongkong?..Asnawi paling penakut diantara kita bertiga”kata Febri
“coba kalo aku ketemu nya sama mas Febri malem itu, pasti mas Febri bakal kabur duluan ...hihihihi” kata Hayati.
“ya kalo kamu nampakin nya kaya sekarang mah, aku ga bakalin lari....tanya Eka betul ga?” kata Febri sambil nunjuk ke Eka yang mengangguk-angguk.
“aku pas ketemu mas nawi dalam wujud yang mengerikan tadi loh mas, malahan lebih serem lagi...awalnya sih takut mau kabur tapi akhirnya dia mau menerima aku apa adanya” kata Hayati
Asnawi merasa tersanjung mendengar Hayati membelanya didepan teman-temannya yang berusaha mencari kelamahan Asnawi.
“tapi pas pertama ketemu mas Nawi pingsan 3 kali dan ngompol dicelana bahkan sampe sekarang mas nawi masih suka mual kalo liat punggung aku..hihihihhih”kata Hayati sambil nunujukin punggungnya ke Asnawi.
Asnawi langsung menutup mulut nahan muntah sementara Febri dan Eka tertawa terbahak-bahak. Tampak raut muka kesal ditunjukan Asnawi ke Hayati, namun dia tidak menghiraukannya dan melanjutkan obrolan lucunya bersama Febri dan Eka. Asnawi berdiri dan beranjak ke meja belajar untuk membaca komik dan membiarkan Hayati, Febri dan Eka larut dalam obrolan yang bisa dianggap tidak berguna bagi Asnawi. Selagi baca komik, Asnawi dapat mendengar apa yang mereka obrolkan. Kebanyakan adalah ocehan gombal Eka kepada Hayati. Hayati menyambut baik jurus-jurus gombal Eka malah balik menggoda Eka. Asnawi merasa aneh kenapa hatinya marah dan gelisah ketika mendengar rayuan gombal Eka kepada Hayati. Padahal dia sama sekali tidak punya perasaan apapun terhadap Hayati bahkan logikanya terus menolak untuk jatuh cinta kepada Hayati. Mereka memang beda alam dan tidak seharusnya untuk bersatu dalam cinta, namun hati kecil tetap berkata lain. Asnawi terus merasakan panas akibat terbakar cemburu terhadap Hayati.
“bukannya ini udah jam 1, sana ...kalian pergi kuliah deh, gue pusing euy pengen tidur” kata Asnawi.
“yaaah bro, elu mah ngerusak suasana aja, pake ngusir ” kata Eka.
“mas-mas kalian harus dengerin mas nawi yah, kalian harus kuliah biar masa depan kalian cerah...betul tidak??”kata Hayati dengan senyum manisnya dan mata kuningnya yang bersinar.
Febri dan Eka terdiam melihat Hayati bilang begitu lantas mereka pun langsung bergegas kemudian mencium tangan Hayati seperti anak-anak sd yang mencium tangan ibu guru sebelum masuk kelas.
“kita pergi dulu ya bro....GWS yah” kata Febri sambil bersalaman kepada Asnawi.
“maafin kita ya bro...kita ga ada maksud rebut cewek lu” kata Eka.
“Hayati buka cewek gue.....!!!!! ”kata Asnawi ngegas.
Febri dan Eka pun pergi sambil dadah-dadah ke Hayati. Asnawi masih duduk di kursi sambil baca komik. Hayati merasa tidak enak melihat Asnawi kesal gara-gara dirinya. Hayati pun mulai menghibur Asnawi.
“mas nawi kenapa marah....?”tanya Hayati
“engga ...kok aku ga marah”
“mas nawi cemburu yah..............hihihihihih” tanya Hayati diikuti dengan tawa kuntinya.
“engga, ngapain aku cemburu ke kamu, kan kita ga pacaran” jawab Asnawi
“cieeee......mas itu ga pandai berbohong yah hihihih” kata Hayati
“udah deh, aku mau mandi ah udah 2 hari ga mandi......bau serigala nih badan.”kata Asnawi sambil mengendus badannya sendiri
Asnawi pun mengambil handuk dan bergegas pergi ke kamar mandi sementara Hayati tiduran diatas kasur Asnawi dengan wajah yang semringah dan kadang senyum-senyum sendiri. Hayati menganggap Asnawi cemburu pada dirinya dan itu membuat Hayati senang karena cemburu adalah tanda cinta.
...................................................................
Diubah oleh Martincorp 28-11-2018 12:48
lelakiperantau dan 36 lainnya memberi reputasi
35
udah kasep sekarang mah