Kaskus

Story

embillbelleAvatar border
TS
embillbelle
Kami dan Senyum pucatmu (Lanjutan Short Stories 2 malam dihotel yg mencekam)
Selamat Pagi, siang, sore dan malam agan agan semua, ijinkan saya untuk kembali membagi cerita picisan berdasarkan apa yang sudah saya sekeluarga alami dengan hadirnya sosok “sederek lain” yang menjadi bagian dari keluarga kecil kami.

Cerita ini merupakan lanjutan dari carita saya sebelumnya yaitu “short stories 2 malam di hotel yg mencekam (End)” , dan disarankan membaca cerita saya sebelumnya dikarenakn cerita yang akan saya sampaikan sekarang masih ada sangkut pautnya dengan Cerita sebelumnya

Bissmillahirrohmanirrohim...cerita ini dimulai.

Pagi yang kacau
Konspirasi awal..
Sedikit flash back
Konspirasi lagee 1
Konspirasi lagee 2
Konspirasi lagee 3
Kejutan..
Kedatangan mereka
Antara jalinan pertemanan yg baru & dia yg tumbang ...
Apalagi nehh ras ??
Sebuah rasa penasaran
Sekilas sosok mahluk lain...
Dia dan masa laluku
Entah apa lagi ...
Dewi Arum
Sebuah kepanikan dan kelegaan
Dini hari yang kelam
Setitik keberanian
Tangismu
Terluka
Kenyataan yang memilukan
Bapak bapak penolong
Candamu
A Failed mission
Sebuah ide
Sebuah kebetulan dan kesengajaan
Seklumit masa lalu 1
Seklumit masa lalu 2
Dena Ayuning Tyas 2
Dena Ayuning Tyas 3
Pertemuan yang tidak diharapkan
Keberhasilan yang tertunda
Sebuah pengakuan
permintaan tolong
Cubit cubitan
Diantara teman temanmu
Gilanya aku
Dipertengahan malam
Mr or mrs Poch ?
Mereka datang
Negotiations that failed
Bluff each other
Pertempuran dengan jasadku




Lanjut Lagi Dab
dia
Tanda itu
Minggu Pagi
Taman Kota
Ronda
In Memoriam
The first step
Looking for clues
First clue
The next first clue
Next step
Uncontrolled
Escape
In your arms
End of the story of this chapter I
End of the story of this chapter II

Update maneh
A Story about me in the past
Diubah oleh embillbelle 04-11-2020 22:47
d0ditttAvatar border
adriansatrioAvatar border
MFriza85Avatar border
MFriza85 dan 31 lainnya memberi reputasi
30
373.6K
2.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.9KAnggota
Tampilkan semua post
embillbelleAvatar border
TS
embillbelle
#1926
Mer - ma



Akhir Januari 2017

“mana dit barangnya yang mau kamu liatin” kata samsul kepadaku di salah satu kedai kopi berlantai dua yang terletak di tengah kota dimana aku tinggal, kedai kopi bergaya kolonial dan antik yang berdiri diantara hiruk pikuk kota yang tidak terlalu ramai untuk ukuran kota kabupaten,

“eh iya sam” jawabku, sambil mengeluarkan sebuah benda kecil yang berbentuk salah satu tokoh pewayangan dengan sebuah batu berwarna merah yang tertempel pada lengan benda tersebut dari dalam kantong dalam tas kerjaku

setelah menerima benda yang aku berikan, samsul terlihat memejamkan mata dalam beberapa saat sambil kedua tangannya menggenggam benda itu,

setelah selasai samsul terlihat memandang benda yang ada ditelapak tangannya sambil mulutnya terlihat berkomat kamit, entah apa yang dia baca

“benda ini sangat istimewa dit”

“terutama pada batu yang berwarna merah ini”

“merah delima......iya ini merah delima dit” kata samsul yang kembali menggenggam benda itu sambil memandangku,

“dan.....” samsul menjeda omongannnya kepadaku
“benda ini mengandung daya kekuatan pengasihan yang tinggi” kata samsul memelankan suaranya

“pengasihan sam ???”

“pengasihan gimana maksudnya ???” tanyaku kepada samsul dengan mengernyitkan dahi dan memicingkan kedua mataku.

“iya apabila kamu mengamalkan untuk menggunakan benda ini, kamu akan dengan mudahnya membuat orang disekitarmu akan mengikuti apa yang kamu mau, karena pasti akan tertarik dengan kamu dit”

“gak cuma manusia dit, tapi mahluk gaib yang ada disekitarmu juga”

“dan untuk urusan ini, kamu ga perlu mengamalkan benda ini, tapi secara otomastis dimana benda ini berada ya pasti dapat dipastikan akan menarik mahluk mahluk gaib yang ada disekitarmu”

“hah.. yang benar sam ???” jawabku dengan kaget

“iya dit, kecuali kamu menyimpan benda ini di suatu wadah yang tidak dapat menembus pancaran dayanya” jawab samsul

“maksudmu gimana sam ???” tanyaku

“ya kalo kamu menyimpan benda ini di wadah atau tempat yang dapat menahan daya pancarnya maka mahluk gaib yang ada disekitarmu ga akan tertarik” jawab samsul sambil masih menggenggam benda yang berbentuk salah satu tokoh pewayangan itu dengan erat.

“lah trus, aku harus nyimpen dimana ???”

“dimana aja dit, asal medianya harus di beri doa doa dulu supaya dapat menahan daya pancaran batu ini, ya seperti dipagerin lah”

“maksudnya gmn sam ???”

“dah gini aja dari pada bingung, kamu punya kantong atau apalah yang bisa naruh benda ini supaya gak kamu kantongin di celana mulu” kata samsul kepadaku

“ehh sebentar.....”

“apa pake dompet kunci mobil ini aja sam, ntr aku beli lagi”

“ya udh pake itu aja ga apa ap dit”

“bawa sini dit...”

sesaat mata samsul kembali terpejam, kemudian dengan berlahan tangan kanannya terlihat mengusap usap dompet kecil yang aku berikan kepadanya barusan, tidak beberpa lama kemudian samsul memasukkan benda yang dia genggam pada tangan kirinya kedalam dompet yang baru saja dia usap.

“udh nih, simpenn yang baik dit”

“jangan sampai ilang atu terjatuh ya”

“karena benda ini sangat istimewa, ga cuma pengasihan untuk memikat cewe aja, tapi banyak yang lain, bahaya kalo sampai tituin orang yang ga bener”

“iya aku tau sam, karena saat pertama kali aku lihat ini juga udah dikasih tau sama mas walgito”

“hahahahaha, manthabb berati ini sam......” selorohku sambil tergelak

“manthab gimana maksudmu dit ???” potong samsul smbil memandangku dengan tatapan yang penuh selidik

“maksudku bisa untuk membuat cewe cewe bertekuk lutut pada ku..... hahahahaha”

“ga usah pake ini aja bukankah kamu juga ga sulit untuk berbuat seperti itu khn ???” jawab samsul sambil tertawa

“halah...gak gak sam, aku cuma becanda” jawabku

“hahaha suami takut istri dan simpanan …...hua hua hua” kelakar samsul dengan kerasnya

“ehhh koq bisaa ???”
“trus simpanan apa ewk sam ??? maksud kamu”

“iya simpanan, tuh laras …...hahahahaha” kembali samsul tertawa

“ihhhhh....” jawabku dengan sedekit gondok

….............

Aku pacu mobilku dengan cepat karena memang kondisi jalan malam ini atau lebih tepatnya dini hari ini terlihat sangat lengang dan sepi, hanya beberapa kendaraan saja yang masih terlihat olehku,

“capeknya badanku” gumamku sambil menekan pedal gas lebih dalam,

speedometer menunjukkan angka antara 80 sampai 90 km per jam saat aku lirik dan kembali konsentrasi menatap kedepan, walaupun ukuran kecepatan segitu gak terlalu kencang saat berada di jalan tol, tapi untuk ukuran kecepatan di tengah kota sudah terasa sangat cepat

tiba tiba....

bruakkkkkkkkkkkk !!!!!....
cciiittt......ccittttt......

“huff....huffff....huffff” suara nafas yang memburu bersamaan irama detak jantung yang berdetak lebih cepat 10x lipat ukuran normal aku rasakan bersamaan pengereman mendadak yang aku lakukan, sehingga decitan ban mobilku terdengar kencang

aku terdiam dalam gamang atas apa yang baru saja aku alami, mobilku terasa menghantam sesuatu dengan keras sehingga suara hantaman dapat aku dengar dari dalam mobil

“tenang dit...tenang dit.......” gumamku

“aku menabrak orang kah ???”

“apakah aku baru saja nabrak orang ???” gumamku kembali

“huffffffffffff ahhhhhh, akan aku hadepin” kataku setelah aku mengambil nafas dalam dan aku hembuskan secara berlahan aku langsung memutuskan untuk segera keluar dari mobil untuk mengecek apakah aku baru saja menabrak orang, kalaupun iya aku ga akan lari dari tanggung jawab.

Setelah aku matikan mesin mobil tetapi tetap membiarkan lampu depan menyala aku segera turun dan berjalan ke arah depan mobilku

“loh bamper sama body kap depan juga baik kaik saja” kata ku dalam hati setelah aku memeriksa dengan detail bamber dan kap depan mobil,

“gak ada yang penyok sama sekali”

“kegorespun gak”

“terus tadi apa ya ???” kataku dalam hati dengan heran

“di dalam kolongpun ga ada apa apa” gumamku lagi sambil merunduk ke arah kolong mobil

“ahhh, paling aku cuma ngantuk dan berhalusinasi aja, siall..... “ gumamku sambil berjalan kembali menuju pintu mobilku

tapi, langkahku seketika itu terhenti saat kedua mataku melihat sesosok mahluk di atas kap mobiku tepat diatas pintu depan kemudi, mahluk itu sedang duduk menghadap kearahku sambil menggerak gerakkan kakinya menabrak nabrakkan kaca pintu mobilku dibalik gaunnya yang panjang sehingga terdengar bunyi duk...duk...duk.

sesosok wanita dengan pakaian compang camping kebesaran berwarna putih kecoklatan, berambut panjang yang awut awutan dan terlihat menunduk menutupi wajahnya, badannya pun terlihat bengkok dengan kedua tangannya yang menjuntai kebawah

sesaat aku mencium bau anyir yang aku tidak tau sumbernya dari mana yang tiba tiba terhirup olehku


“aku tak melu koe …..... oleh ya melu koe ??? (aku ingin ikut kamu, boleh ya ikut kamu ???)”
axxis2sixx
muntarzoon
MFriza85
MFriza85 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.