Kaskus

Story

ocnopohorgunAvatar border
TS
ocnopohorgun
Kisah Horor di sekitar ane
hallo guys, akhir-akhir ini ane sering banget baca kisah horor di kaskus yang ternyata sedikit banyak pernah ane alamin juga. Dan itu juga yang bikin ane pengen ikut nge share cerita horor yang pernah ane alamin. Insya Allah semua kisah yang ane alamin itu fakta berdasarkan pengalaman ane dan beberapa orang-orang di sekeliling ane. 
ane ga terlalu berharap cendol atau apapun, murni pengen ngeshare, jadi kalau ada yang ga percaya kalau ini cerita fakta, monggo gan ane ga maksa hehehehehe.
beberapa nama yang ada di dalam cerita bukan nama yang sebenarnya, untuk menghormati privasi mereka juga sih. 

monggo gan 

Spoiler for Intro:


Spoiler for kuburan:


cerita ini rencananya akan ane apdet seminggu sekali, kalau lagi lowong juga sih. hehehe

index
Sakit aneh kakak (1)
Sakit aneh kakak (2)
Kisah dari Ibu
Kisah Mas Erik
Titipan
Anggi
Mbah Cokro
Mas Joko
Mbah Karyo
burung misterius
budhe Marni
kisah kakek 1
kisah kakek 2
Kisah kakek 3 (finish)
kebun pisang
kebun pisang 2 (finish)
Permintaan Maaf
Malam di Sekolah
kisah wanita ular (1)
Kisah wanita ular (2)
Hotel angker (1)
hotel angker (2)
Bu Sita (1)
bu Sita (2)
Diubah oleh ocnopohorgun 17-02-2025 20:17
mukagedekAvatar border
rokuu.juuAvatar border
semutjepang248Avatar border
semutjepang248 dan 13 lainnya memberi reputasi
14
24.1K
170
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
ocnopohorgunAvatar border
TS
ocnopohorgun
#21
Anggi

barangkali ini merupakan kisah yang sampai saat ini bikin ane terenyuh, karena menurut ane kisah ini lumayan bikin sedih.
Spoiler for Disclaimer!:


kejadian ini terjadi pada saat ane kelas 5, sekitar tahun 2002 akhir.
berhubung SD ane ini pas zaman ane termasuk Sekolah yang terpinggirkan, maka kalau ada siswa baru yang masuk pasti seluruh warga sekolah pada tahu karena memang jumlah muridnya tergolong sedikit. Dulu ane bahkan hapal siapa aja siswa dari kelas 1-6, dan kalau tidak salah cuma berkisar 67 murid emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

nah, waktu itu ada kabar siswa baru yang masuk ke kelas 1. Seorang anak perempuan yang bernama Anggi (bukan nama sebenarnya). Dia kebetulan warga baru juga, baru pindah ke desa ane. Tapi ane tidak begitu kenal, jadi ya biasa aja.

nah, selang waktu 2 bulan kemudian, tiba-tiba pas upacara bendera tiap senin Pak Rochim mengumumkan sesuatu yang bikin seluruh sekolah syok, yaitu Anggi telah meninggal. Kata Pak Rochim, Anggi meninggal karena sakit demam berdarah. Ane waktu itu ga begitu ngeh sih, karena ya memang ga kenal..bahkan orangnya yang mana aja ane gatahu. skip ya

setelah hampir dua tahun, baru ane tahu kejadian yang sebenarnya dari ibuk.
entah waktu itu ane bahas apa ya sama ibuk, tiba-tiba nyambung sama alm. Anggi.

ibuk : "dulu itu pas si Anggi meninggal, duh kasihan le le"
Ane : "Anggi sopo buk?"
Ibuk : "alah, sing kae lho... wong pindahan kae, sing bocah e meninggal kae"
ane : "sing endi sih?"
ane waktu itu bener-bener lupa siapa itu Anggi, tapi lama-lama inget juga setelah ibuk bilang demam berdarah

ane : "oalah, yang itu buk? emang gimana buk ceritanya?"
Ibuk : "pas ibuk tilik neng rumah sakit kae kasian le, yang nunggu cuma neneknya seorang. Bapak ibuknya ga mau nungguin anaknya di rumah sakit"
Ane : "lhoh lha kenopo buk?"
ibuk : "yo gak paham aku le, tapi kasihan bocahe"
Ane :" emang gimana buk?"
ibuk : "Anggi iku gur nangis sama teriak-teriak ke neneknya"

diceritakan sama ibuk
Anggi :"mbah, aku wedi mbah..enek ulo gedhe banget neng pojokan kae...mbah aku wedhi mbah
(nek, aku takut nek, ada ular besar banget di pojokan situ...mbah anggi takut)
(Ane merinding hebat pas ngetik ini, gatahu kenapa)
nenek : "endi to nduk? mbah ga weruh opo-opo iki neng endi?" (mana to nak? mbah ga liat apa-apa)
Anggi : "kae lho mbah, aku wedi mbah mmbahh....mbahh" (itu lho mbah, aku takut nek...nekk")

kata ibuk, beberapa hari Anggi selalu teriak-teriak semacam itu..bahkan para orangtua yang jenguk juga merasa kasihan. sebenarnya ada yang tanya kenapa ortunya Anggi ga dateng, tapi ane lupa jawabannya nenek apa.

akhirnya, setelah seminggu berjuang melawan sakit, Anggi meninggal dunia.
ane baru sadar bahwa isu tentang Anggi yang demam berdarah itu cuma memperhalus sakitnya dia, karena sebenarnya Anggi tidak sakit DB. Kabarnya, kedua ortunya Anggi punya pesugihan dan kemudian menumbalkan dia. Setelah kematian Anggi, keluarga Anggi kemudian pindah lagi dari dusun ane menuju ke mana ane gatahu, Karena sebelumnya mereka memang bukan orang asli desa ane.
Terlepas dari apakah benar kedua ortu Anggi punya pesugihan atau tidak, ane merasa sedih karena anak sekecil itu ga ditemenin sama kedua ortunya sama sekali dari masuk rumah sakit sampai dia meninggal. Hanya ditunggui nenek yang sangat setia berjaga siang dan malam.

wallahu alam
meqiba
regmekujo
regmekujo dan meqiba memberi reputasi
4
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.