Kaskus

Entertainment

sam9172Avatar border
TS
sam9172
Kekeliruan Umat islam memahami Alquran Sebagai Petunjuk
Definisi Alquran Sebagai Petunjuk


Orang-orang biasa menyebut Al Quran sebagai petunjuk dari Allah kepada umat beragama islam dalam menjalani kehidupan didunia yang sesuai dengan kehendak Allah. Namun umat islam jarang memahami maksud dari kata "petunjuk" ini dan ada umat islam yang menggunakan "petunjuk" ini dengan cara yang tidak sewajarnya/sesuai fungsinya.


Apa itu kekeliruan umat islam dalam memahami Al Quran sebagai "Petunjuk" ?

1. Kita coba memahami arti dari istilah petunjuk dari kamus

Spoiler for Arti Petunjuk dalam Kamus Bahasa Indonesia:


Spoiler for Arti kata petunjuk dalam kamus bahasa inggris:


Bisa dikatakan bahwa petunjuk adalah hal yg bersifat kecil/mewakili sesuatu yang dipikirkan oleh pemberi petunjuk dan ini adalah untuk menyampaikan informasi kepada seseorang dengan cara yang tidak langsung. Gampangnya adalah jika Al Quran adalah petunjuk bagi umat islam maka Al Quran itu hanya memberikan informasi yang sedikit dari Allah kepada umat islam dan itupun bukan sebuah jawaban langsung melainkan jawaban yang tidak langsung artinya umat islam dituntut untuk berpikir dan mencari jawabannya sendiri dengan petunjuk dari Allah tersebut.


Hal ini menjelaskan alasan mengapa Allah menciptakan akal pada manusia karena Allah meminta atau memerintahkan  manusia untuk berpikir.


Jika diperhatikan dengan seksama Al Quran memang berisi ayat ayat yang bersifat teknis(berhubungan dengan masalah Nabi Muhamad pada saat itu), ayat ayat yang bersifat umum, ayat yang berisi sejarah, ayat yang berisi ilmu sains, dll. Contoh paling mudah dipahami adalah perintah sholat. Dalam Al Quran memang umat islam diperintahkan untuk sholat namun tidak dijelaskan dalam Quran bagaimana cara detail untuk sholat, apa yang harus dilakukan sebelum dan setelah sholat, dll.  Lalu muncul pertanyaan "Bagaimana umat islam bisa melakukan sholat yang seperti saat ini jika tidak ada perintah detail didalam Al Quran?". Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa anda tanyakan pada ahli agama disekitar anda(pemuka agama, ustadz, kyai, dll)


2. Cara Umat Islam memperlakukan sebuah "Petunjuk" dari Allah

Mungkin bagi sebagian orang/umat islam mengaji itu dianggap lumrah khususnya bagi umat islam di Indonesia namun sebagian orang/umat islam pasti sedikit mempertanyakan seperti ini "Al Quran ini beneran dibuat petunjuk atau kagak kok tiap hari dinyanyikan dan harus merdu dan harus sesuai cara bacanya dengan aturan dan harus memperhatikan tinggi rendah nada bukannya diteliti menggunakan ilmu pengetahuan yang ada pada kandungan isi Al Quran tersebut?".


Mengapa muncul pertanyaan seperti ini karena anggap saja/kita analogikan Al Quran sebagai sebuah peta yang akan menuntun kita berjalan sampai ke tujuan yang kita inginkan yaitu Surga. Apakah anda pernah melihat orang yang membaca peta dengan cara dinyanyikan dengan merdu, memperhatikan tinggi rendah nada saat baca peta?

Menurut anda, hal sewajarnya seperti apakah yang seharusnya dilakukan seseorang ketika dia membawa peta dan orang tersebut ingin sampai dengan cepat ketujuannya?


Jika anda memperlakukan peta dengan sewajarnya seperti itu maka anda juga seharusnya memperlakukan Al Quran sewajarnya seperti itu karena Al Quran adalah petunjuk bukan "lirik lagu". 


Mengapa orang-orang arab pada zaman dahulu menganggap al quran itu indah dan memperlakukannya seperti lirik syair? Itu ada alasannya karena pada zaman nabi muhamad, orang yang diakui oleh orang arab itu ada dua yaitu penyair dan ksatria (ahli perang/pertempuran/petarung). Al Quran diturunkan menggunakan kata-kata yang indah seperti syair pada zaman nabi muhammad supaya orang-orang arab bisa lebih mudah memahami dan mengerti bahwa al quran bukan kata-kata manusia melainkan kata-kata tuhan. Jika orang-orang arab pada masa nabi muhammad tidak diberikan kata-kata yang sesuai dengan yang dipahami oleh orang-orang arab pada masa itu maka orang-orang arab pada masa itu tidak akan memahami islam dan orang-orang arab pasti berpikir itu pasti buatan nabi muhammad. Jika anda ingin lebih paham maksud saya silahkan tanyakan lebih detail pada ahli agama disekitar anda.

anasabilaAvatar border
4iinchAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan 8 lainnya memberi reputasi
-1
21.7K
340
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.1KAnggota
Tampilkan semua post
sam9172Avatar border
TS
sam9172
#269
Quote:

1. Maaf gan itu berdasar sejarahnya atau menurut pendapat pribadi agan sendiri, berpendapat bahwa adanya tajwid, tinggi rendah nada dalam membaca al quran itu bertujuan untuk berkompetisi?

2. Kalo sepengetahuan ane, orang jadi bersemangat bermain game itu bukan karena melihat skill orang lain yang bermain game tersebut lebih baik, tapi karena memang orang tersebut suka dengan game tersebut entah dgn alasan karena tantangan dalam game tersebut, ketegangan, horror yg bikin jump scare, karena permainannya mudah dipahami, atau alasan yg lain.

tapi berkat tambahan dari agan. ane jadi sedikit nambah ilmu yaitu :
Mungkin sebaiknya kita sebelum belajar tentang apa itu tajwid, bagaimana cara membaca huruf hijaiyah, dan seterusnya, terlebih dahulu kita tahu apa sejarah yang melatarbelakangi orang harus belajar tajwid, huruf hijaiyah, dsb.
Artinya awalnya Al Qiran itu diwariskan kegenerasi berikutnya itu seperti apa pada zaman sahabat setelah nabi muhammad wafat.
sehingga kita tahu cara yang benar dalam mewariskan Al Quran pada anak2, cucu2 kita dan orang lain yang akan menggantikan kita.

Terima kasih atas tambahannya gan. semoga sukses selalu untuk agan.

0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.