Kaskus

Story

dimasukipliAvatar border
TS
dimasukipli
MY smile MY handsome
hallo kaskuser ijinkan gue berdindang tentang cerita sekaligus pengalaman dari gue di pesantren waktu SMP istilahnya Mts yang hidup apa adanya sampe sekarang yang hidup gue yang serba adanya alhamdulilah.
terserah kalian mau percaya apa nggak gue nulis ini dr tangan turun ke hati nggak turun lagi. sebelumnya gue minta maaf kalo bahasa tulisan disini nggak enak, gue bukan penulis atau orang yang bisa nulis komik hahaha..
Quote:

CERITA GUE UNTUK LOE LOE YANG BERUMUR 18 TAHUN KEATAS
pantengin aja guys..
MY smile MY handsome


INDEX

PART 1
PART 2
PART 3Lanjutan
PART 4 Lanjutan
PART 5
Suka cita di pesantren
PART 6
PART 7
PART 8
PART 9
PART 10
PART 11
PART 12
PART 13
PART 14
PART 15
PART 16
PART 17
KANAYA
PART 18
PART 19
PART 20
PART 21
Diubah oleh dimasukipli 09-09-2018 21:09
0
15.4K
131
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
dimasukipliAvatar border
TS
dimasukipli
#76
Part 17
Mungkin cerita gue di pondok pesantren lebih panjang dari cerita gue di pendidikan yang lebih lanjut nanti,
karena di pondok pesantren ini Kita dipertemukan

Meskipun kadang kisah kasih masa masa SMP/Mts kurang menarik, tapi bagi gue di cerita ini. adalah segalanya.
Meskipun banyak yang berubah dari gue nantinya.
Tapi gue tetep bersyukur karena di sinilah semua berawal, dan disinilah aku dan kamu, yang nantinya menjadi .kita.
Kenakalanku dimasa yang akan datang, tak mengubah rasa sayangmu kepadaku. kesetiaanmu kepadaku.

meskipun itu semua juga karena kamu.
aku selalu bersyukur karena kamulah bunga tidurku.

Kita tidak bisa tau apa yang terjadi nanti,
Tapi aku yakin, sebodoh apapun diriku di masa yang akan datang. Aku tetap seperti yang dulu, aku tetap Dimas yang selalu memberimu senyuman, aku tetap Dimas yang nggak tau malu, dan aku tetap Dimas yang di hati kecilnya selalu ada namamu.

     Terima kasih
      ...sayang...

Masih di jam yang sama dan tempat yang sama.

Quote:


   Sepanjang jalan menuju ke rumah
Gue bener bener nggak abis pikir. Kiting yang setiap hari di pondok bareng gue ternyata sodaranya pacar gue sendiri..

Sesampainya di rumah gue makan dulu, semprot parfum lagi, cusss jemput bunda
Sehabis jemput bunda gue pamit lagi sama bunda. Alesan gue sih gue mau ketemu kiting sahabat gue di pondok yang rumah nya nggak jauh jauh banget dari rumah..

Sesampainya di rumah kiting, gue pencet bel. Dan keluar lah makhluk misterius yang selama ini jadi sahabat gue. Dan ternyata dia juga kakak ponakan pacar gue..
Gue masuk ke rumah nya, gue cari emak nya kiting,
Nggak sopan kan. Santri berkunjung ke rumah teman nya tiba tiba masuk ke kamar nya tanpa menemui emak nya dulu.

Setelah sekedar basa basi sama emak nya kiting, dan disitu ada Lala yang masih bantu bantu masak.
Karena emak nya kiting buka usaha katering .

Gue lihat Lala cengengesan saat gue Dateng. dan si kiting dari tadi ketawa ketawa terus.

Ncen jancuk Kowe Ting.

Gue sama kiting menuju kamarnya kiting di lantai atas. di kamarnya kiting ada psnya. Cocok nihhh hahaha

Kiting meninggalkan gue, dia mau ambil minum sama cemilan di bawah.

Quote:


Duh Duk dukk
Suara kaki melangkah menuju kamar kiting.

Ngiiieeek

Pintu terbuka.
Nampaklah bidadari dengan keringat diwajahnya.

Quote:


Gue sama Lala pamitan sama kiting dan emaknya, gue sama Lala di bungkus in sate sama gulai.
Gue cantolin tuh bingkisan di cantolan motor gue,
Gue sangat berterimakasih sama keluarganya kiting , dimana gue disambut baik di sana bahkan sampai di bawakan bingkisan.

Cenat cenut berlogo Suzuki menjadi sejarah cinta pertama gue dan Lala,
Dengan laju pelan khas dua insan yang sedang memadu kasih.
Berharap jalan yang dekat menjadi jauh..

Sesampainya di rumah Lala, gue nggak lama lama, karena badan gue juga udah gerah.

    ~liburan usai, dan kembali ke pesantren~

Di kamar, gue sama temen temen asik bercanda, bercerita tentang kehidupan masing masing di rumah,
Budi yang pulang ke rumah nya dengan menaiki pesawat, tak henti hentinya bercerita tentang kehidupan nya dirumah, di selingi tawa dan sedikit air mata,

Namanya juga bocah, liburan 2 Minggu di rumah rasanya cepet banget, apalagi dari beda pulau ya kan?

Pagi hari seperti biasa gue berangkat pagi jam 6, dengan menenteng buku buku pelajaran di depan dada sebagai pengganti tas, ciri khas anak pesantren yang menghormati ilmu nya.

Di sana sudah ada kak Naya dengan ekspresi cemberutnya.

Quote:


     ^^^modddar kwe^^^
emoticon-Takut
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.