- Beranda
- Stories from the Heart
ITS She (Gender Bender, Scient fiction story)
...
TS
sudutdermaga
ITS She (Gender Bender, Scient fiction story)
Salam Hangat Agan/Agan Mimin/Momod dan Sesepuh forum SFTH,
ini pertama kali nya ane bikin cerita di Kaskus, cerita ini murni tulisan ane , awal nya ini cerita ane bikin untuk di jadikan bahan game beserta cerita-cerita ane lain nya, tapi cerita yang satu ini di tolak karena tim ane gak demen cerita gender bender wkwk
ane sih juga pesimis cerita di bawah normal kaya gini bisa bikin wah, tapi daripada ane simpen sendiri, ya ane sebar saja di sini agar ada yang menikmati, oh iya ane bukan pengarang/penulis profesional, jadi cerita ini ane tulis dengan bahasa dan gaya tulisan ane sendiri,
cerita ini bisa di bilang campuran Gender bender, scient fiction, sedikit thriller plus misteri ya gan .
mudah-mudah an cerita nya bakal ane update seminggu sekali dan gak berakhir kentang hehehe ,
ane udah bikin plot secara keseluruhan sampai cerita ini habis kok,
Prolog :
"Merry!! apa Kau tidak apa-apa?" Ucap seorang gadis muda dari jauh
"Ah aku tidak apa-apa" aku jatuh tersungkur, ku lihat lutut ku hanya lecet sedikit,
Seseorang mengulurkan tangan nya kepada ku
"Apa kau bisa berdiri sendiri" ucap berat seorang pria yg mengulurkan tangan nya padaku,
Aku yg merasa aneh tidak pernah di perlakukan seperti ini pun meraih tangan nya
"Terima kasih" balas ku, seumur hidup ku baru kali ini aku menerima uluran tangan dari seseorang ketika terjatuh, biasa nya mereka selalu menyuruh ku untuk langsung melompat ke comberan saja atau setidak nya bangun lah sendiri, apakah orang lain hanya peduli terhadap wanita ya?
ya pengalaman ini baru ku alami semenjak 2 minggu terakhir, semua berawal dari kejadian itu.
Index
#Episode 1 Nama ku Arya
#Episode 2 Menguasai Tubuh Merry
#Episode 3 Siapa???
#Episode 4 Kau yang Misterius NEW
ini pertama kali nya ane bikin cerita di Kaskus, cerita ini murni tulisan ane , awal nya ini cerita ane bikin untuk di jadikan bahan game beserta cerita-cerita ane lain nya, tapi cerita yang satu ini di tolak karena tim ane gak demen cerita gender bender wkwk
ane sih juga pesimis cerita di bawah normal kaya gini bisa bikin wah, tapi daripada ane simpen sendiri, ya ane sebar saja di sini agar ada yang menikmati, oh iya ane bukan pengarang/penulis profesional, jadi cerita ini ane tulis dengan bahasa dan gaya tulisan ane sendiri,
cerita ini bisa di bilang campuran Gender bender, scient fiction, sedikit thriller plus misteri ya gan .
mudah-mudah an cerita nya bakal ane update seminggu sekali dan gak berakhir kentang hehehe ,

ane udah bikin plot secara keseluruhan sampai cerita ini habis kok,

Quote:
Quote:
Prolog :
"Merry!! apa Kau tidak apa-apa?" Ucap seorang gadis muda dari jauh
"Ah aku tidak apa-apa" aku jatuh tersungkur, ku lihat lutut ku hanya lecet sedikit,
Seseorang mengulurkan tangan nya kepada ku
"Apa kau bisa berdiri sendiri" ucap berat seorang pria yg mengulurkan tangan nya padaku,
Aku yg merasa aneh tidak pernah di perlakukan seperti ini pun meraih tangan nya
"Terima kasih" balas ku, seumur hidup ku baru kali ini aku menerima uluran tangan dari seseorang ketika terjatuh, biasa nya mereka selalu menyuruh ku untuk langsung melompat ke comberan saja atau setidak nya bangun lah sendiri, apakah orang lain hanya peduli terhadap wanita ya?
ya pengalaman ini baru ku alami semenjak 2 minggu terakhir, semua berawal dari kejadian itu.
Index
#Episode 1 Nama ku Arya
#Episode 2 Menguasai Tubuh Merry
#Episode 3 Siapa???
#Episode 4 Kau yang Misterius NEW
Spoiler for "Ocehan Arya":
Diubah oleh sudutdermaga 12-08-2018 22:17
anasabila memberi reputasi
1
4.2K
17
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
sudutdermaga
#2
Cahaya mentari yang tak mampu menembus tebal nya awan hitam, di iringi rerintih suara hujan yang menambah kelabu pagi ku, aku yang menatap cermin melihat wajah ku tak lagi ku kenali, penuh bekas goretan aspal yang membuat kulit wajah ku mengelupas pilu, aku pun tak lagi memiliki hidung yang sempurna (kira nya seperti voldemort)
untuk mempermudah bernafas Pria tua itu memberikan ku alat pernafasan bantuan yang langsung di integrasikan ke dalam hidung ku.
“Nak Arya apakah nak Arya mau menjadi asisten ku? ” Pria tua itu melihat kartu indentitas ku.
Aku sempat mengobrol dengan nya, nama nya Pak Satyo, dia seorang Professor dan mengajar di sebuah perguruan tinggi swasta sebagai dosen robotik, ini menjelaskan mengapa ia mampu menciptakan robot berkualitas super realistis yang menyerupai anak nya ini, selebih nya tentang asal-usul nya aku tak mau menanyakan karena tak enak jika nanti aku di anggap tak sopan
Tanpa berpikir lagi aku menerima tawaran Prof Satyo, lagipula malam tadi aku sudah di pecat karena menghilang setelah kecelakaan Irfan dan melewatkan meeting besar dengan client, ya setidak nya aku tidak perlu menyelesaikan ticket pekerjaan ku lagi haha.
“Mulai besok pagi kau ikut dengan ku ke kampus” Prof Satyo membawa kursi roda dan menepuk bangku nya.
Aku rasa dia pria yang terlalu baik, seperti nya besok pun aku mungkin akan merepotkan nya dengan kondisi ku yang seperti nya, dan semoga tidak ada yang takut melihat wajah ku yang menyeramkan ini.
“Menggunakan tubuh Merry” Lanjut Prof Satyo mencengangkan ku
“EH!? anu iku, anu eta, anu ntuh ” Aku menunjuk ke arah kursi roda yang di bawa Prof Satyo,
“ini? Oh ini untuk kamu jalan-jalan di rumah aja, ayo jangan malas, aku sudah beli makanan, dan ku taruh di meja” sembari meninggalkan ku, setelah beberapa langkah ia kembali menoleh,
“Setelah makan bersiap belajar menggunakan tubuh Merry, hari ini kau akan belajar mengemudi, memasak, dan tugas rumah lain nya, oh iya setelah kamu bisa masak, mulai nanti kamu yang masak di rumah ini”
Seperti nya aku akan di jadikan asisten rumah tangga Pria tua itu …. sebaik nya setelah aku membalas budi pada nya aku harus kembali menjadi programmer saja…
BRUUUUM BRRRRR BRUUUUUM
“Prof aku tak menyangka kalau kau punya mobil sekeren ini!!!! ” Pak Satyo menggeber mobil keren itu, ya aku tak menyangka selera Pria tua ini seperti anak muda, new Honda Civic buatan tahun 2016,
“Sebenar nya ini adalah kado ulang tahun Merry, namun sampai kepergian nya aku tidak sempat memberikan mobil ini ” Aku melihat setetes air mata mengalir di pipi nya.
“Jadi tunggu apa lagi, ayo kau coba mengemudikan mobil ini” Prof Satyo bangkit dari kursi pilot itu dan membiarkan aku yang menggunakan tubuh merry ini masuk ke cockpit yang ku idamkan.
Jemari ku mencoba untuk menggenggam stir mobil ini, kurasa aku berhasil menggenggam nya, ada sensasi benturan yang membuat tangan ku mampu merasakan stir ini.
“Aku menanamkan sensor benturan pada tubuh Merry, sehingga jika tubuh Merry terbentur suatu objek maka control device mu juga ikut tertahan seakan kau menyentuh objek itu secara langsung” Jelas Prof Satyo
Prof satyo duduk di bangku sebelah ku, aku tak begitu memperhatikan nya, namun ku yakin ada suatu perasaan ntah sedih atau bahagia melihat putri semata wayang nya yang sudah tiada kini duduk di sebelah nya dan sangat excited dengan kado pemberian nya.
Ku pacu dengan perlahan mobil ini berkeliling kota BSD yang terkenal dengan jalan nya yang tidak begitu ramai, cocok untuk pengendara pemula seperti ku.
“Hai neng cantique, boleh dong kita ikut numpang di belakang kamu, jamin gak akan sodok-sodok dari belakang deh” goda pria berbadan besar di lampu merah, pria itu menunggangi sebuah motor racing bersama teman kurus nya yang ia bonceng, aku tidak tau tipe nya karena aku bukan penggemar motor racing.
“Boss klo gue kimpoiin itu cewe, anak gue bakal kaya Chelsea Islan kali ya? Bisa di jual mahal nih” ujar pria yang ia boncengi
“Pale lu, lebih cocok sama gue, anak nya bakal mirip meriam belina waktu muda heu heuu” balas si pria berbadan besar
Aku pun tidak mengubris pembicaraan mereka dan segera menancap gas ketika lampu sudah hijau.
Masih berada di jalan yang sama aku lihat 2 orang mesum tadi mengikuti ku, mencoba menyusul ku,
“Neng cueque yang cantique buru-buru amat” seru pria berbadan besar yang tiba-tiba sudah menyusul di samping jendela ku
“Ngobrol bentar dong neng !! ” timpal si pria kurus.
Kembali ku pacu Civic ini entah berapa rpm, gila nya mereka tidak menyerah, terjadi lah kebut-kebut ala film mission impossible,
Kulihat tanda putar balik di depan, ku tarik tuas rem depan, ku putar stir ini ke kanan lalu ku arah kan sedikit berlawanan arah dari yang kuingiin kan, drift memutar arah untuk mengecoh mereka.
“hmmmm, di sana ada jalan ke tempat agak rimbun, kita bisa sembunyi di sana ” perintah Prof Satyo, ku kemudikan mobil ini menuju tempat yang ia katakan , ku matikan mesin mobil ini di tempat yang agak rimbun.
Sial nya mereka mengetahui arah kami, pria kurus itu turun dari motor dan mengeluarkan pisau dari belakang celana nya, tak lama pria berbadan besar itu turut mengiringi langkah nya, mereka berdua kini berjalan ke arah ku
Keringat dingin mengucur deras, walau aku bisa bela diri namun aku belum bisa mengendalikan tubuh Merry ini sepenuh nya, bagaimana jika aku gagal mengalahkan mereka? , bagaimana jika nanti nya mereka tau Merry ini robot? , bagaimana jika Prof Satyo di bunuh oleh mereka ?.
“Coba lah, ini mungkin bisa menjadi tolak ukur seberapa kuat tubuh Merry yang kuciptakan” entah Prof Satyo menyemangati ku atau hanya sekedar ingin tahu seberapa kuat tubuh Merry ini.
“Tapi bagaimana dengan mu Prof?”
“Tidak usah peduli kan aku, aku sudah cukup lama hidup, dan sudah banyak merasakan kehilangan, kehilangan satu lagi pun tak mengapa” ucap Prof Satyo
Jika kalah aku pun tak akan mati karena tubuh ku yang mengendalikan tubuh Merry ini berada di rumah Prof Satyo, jadi yang ku khawatir kan hanyalah keselamatan Prof Satyo walau ia kini sudah begitu pasrah
“Tunggu di sini Prof, akan ku coba selamatkan kita dari mas-mas mesum ini ” Ku jejak kan kaki ku keluar mobil, dengan tersenyum aku berjalan ke arah mereka dan ku katakan pada mereka
“Mari mas aku ajarkan pelajaran yang sangat penting”
Mereka pun tersenyum dan berlari ke arah ku.
Diubah oleh sudutdermaga 09-08-2018 16:07
0

