Kaskus

Story

agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.

Ilustrasi Ronggo Geni

Diary 2 Dunia

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Diary 2 Dunia

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.

Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi

Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.

Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.

Silahkan di nikmati

Quote:





Spoiler for ILUSTRASI:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
heartbeat6661Avatar border
silamputamanAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
#2762
PART 105

Quote:


Karena jam istirahat yang hampir habis waktunya , Bang David juga ikut pamit untuk kembali ke kelas nya.. Sementara aku , Reni dan Stephanie masih bersantai sebentar di kantin..

Untuk merayakan kesembuhan ku, Reni berinisiatif membayar semua makanan dan minuman yang pagi itu kami makan. Meski awalnya aku menolak karena sanggup untuk bayar makanan ku sendiri (maklum tadi malam dapet amplop dari pak kades yang diselipkan dikotak nasi yang ku bawa pulang), Reni tetep keukeuh dengan pendirian nya dan sempat ngambek melihat penolakan dari ku..

Karena tak mau urusannya tambah panjang, akhirnya aku mengalah saja dan dengan senyum khas nya dia melompat kegirangan.. Lagian ini yang di traktir siapa yang seneng malah siapa..

Quote:


Sengaja aku menghindar dan tak ingin terlalu lama berduaan dengan Shinta karena tak mau dia merasa bersalah terus dan berlarut larut..

Lagian aku juga tak ingin dia tahu kalau mbak silvi serta mbak arin datang menjenguk ke rumah.. Bisa bisa dia salah faham seperti yang terjadi sama kanaya..

Quote:


Setelah mengangguk, sosok Elysia pun menghilang dari hadapan ku serta kang paijo untuk kembali ke dunia nya..

Entah antara percaya dan tidak percaya, sosok Elysia tiba-tiba saja muncul dihadapan kami.. Awalnya aku mengira sosok tersebut hanyalah ulah jin iseng yang ingin mengerjai kami..

Namun aura yang terpancar dari sosok tersebut, bener bener mirip seperti aura milik Princess Elysia yang aku temui di Kingdom Land of Light..

Dan sepertinya aku harus berterima kasih pada cincin yang aku bawa dari dunia Elysia.. Sebab karena cincin itulah Elysia bisa menemukan keberadaan ku dan dunia tempat aku tinggal dari sekian banyak dunia di alam semesta ini..

Dan apabila sudah tiba waktunya , mungkin aku harus menyerahkan cincin tersebut kepada Elysia kembali suatu saat nanti..

Quote:


Akhirnya kami berdua beranjak pergi dari pos ronda dan pulang ke rumah masing-masing..

Saat ingin duduk di ruang tamu rumah ku, tiba-tiba saja ada panggilan nomor asing yang masuk ke hp ku.. Karena penasaran dan tak ingin membiarkan nomor tersebut menunggu, aku langsung mengangkat panggilan dari nomor tersebut..


Quote:


Panggilan dari mbak citra pun berakhir..

Yang membuat ku penasaran, ada apa dan kenapa dia ingin ngobrol empat mata dengan ku..

Selama ini dia tidak pernah bersikap seperti itu.. Kalau ketemu disekolah sikap nya juga biasa saja.. Namun kenapa kali ini dia sedikit berbeda..?..

Sesuai janji yang kusepakati dengan mbak citra, selepas sholat isya aku berangkat menuju ke rumahnya setelah terlebih dahulu mampir ke rumah mbak silvi agar nanti dapat berangkat ke rumah mbak citra bersama dengan nya..

Namun saat berpamitan dengan ibu ku, entah kenapa beliau seperti berat merelakan aku pergi malam itu.. Tidak seperti biasa biasanya dimana beliau selalu mengizinkan pergi untuk keluar malam..

Quote:


Tak ada prasangka buruk sama sekali atas perasaan yang melanda relung hati ibu ku, aku adem ayem saja memacu motor ku dengan kencang menuju rumah nya mbak silvi..

Semriwing angin malam begitu menusuk tulang.. Maklum, sebagian besar area yang aku lewati adalah daerah persawahan.. Jadi angin langsung saja menghujam tubuh ku.. Meski tak sedikit pun aku menurun kan tuas gas di lengan kanan ku..

Saat memasuki sebuah jalan yang menghubungkan perumahan rumah mbak silvi berada dengan jalan raya, tiba-tiba saja ada kucing hitam yang melompat di depan ku.. Entah dari mana datangnya kucing hitam tersebut sampai sampai aku tak menyadari keberadaan ny ..

Karena kaget, aku langsung menarik serta menginjak tuas rem secara mendadak dan membanting setir ku ke arah kiri.. Namun karena kecepatan motor ku yang terlampau tinggi, motor ku jadi hilang keseimbangan dan jatuh setelah sebelumnya menabrak sebuah tiang reklame Yang terletak di pinggir jalan terlebih dahulu...

Naas nya, saat menabrak tiang tersebut, tubuh ku terpelanting ke depan hingga membuat diriku terhempas dan membentur tiang tersebut. .. Dan lebih apes nya lagi, posisi jatuh ku juga salah dengan kondisi kepala terlebih dahulu.. Otomatis kepala ku menyundul pondasi tiang reklame yang terbuat dari beton cor..

Darah segar langsung mengucur deras dari kening ku. Hingga membuat ku setengah tak sadar kan diri..

Aku lihat kucing yang tadi melompat ke arah ku, kini sedang memandangiku dari kejauhan sembari tersenyum menyeringai dengan mata merah nya yang menyala.. Seperti nya dia bersyukur atas musibah yang saat ini menimpa ku..

Banyak orang orang yang berkumpul dan terlihat mengelilingi ku sembari memukul mukul pipi ku pelan.. Namun karena banyak nya darah yang mengucur dari dahi ku, aku akhirnya tak bisa untuk mempertahankan kesadaran ku karena lemas tak berdaya. .. Sebuah tangis perempuan samar samar masih bisa kudengar sebelum akhirnya diriku jatuh pingsan..

Quote:


Tak ada yang menyaut ucapan ku sama sekali kali ini.. Berbeda ketika terakhir kali aku pingsan karena terlalu lapar waktu ldks gabungan.. Waktu itu aku bangun dan disambut oleh leluhur ku di tempat beliau berada..

Namun kali ini aku sendirian.. Aku juga tak tahu berada dimana karena sekeliling ku hanya kegelapan sejauh mata ku memandang..

TO BE CONTINUED ......

rijalbegundal
HellenOktavia
meqiba
meqiba dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.