- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA, AGAMA, &MAMA
...
TS
montormebur
CINTA, AGAMA, &MAMA
Ini hanya sebuah DONGENG, anggap saja anak SD yang di kasih tugas mengarang bebas
Sepenggal kisah seorang remaja menuju kedewasaan
Sebesar apapun cintamu, kamu pasti kalah sama yg selalu ada
Kesamaan nama, tempat, dan kejadian adalah hal yang tidak di sengaja
[B]Side Story
DONGENG
BAB 1
KOSONG
SIJI
LORO
TELU
PAPAT
LIMO
ENEM
PITU
WOLU
SONGO
SEPULOH
SEWELAS
ROLAS
TELULAS
PATBELAS
LIMOLAS
NEMBELAS
PITULAS
WOLULAS
SONGOLAS
RONGPULOH
SELIKUR
ROLIKUR
TELULIKUR
PATLIKUR
SELAWE
NEMLIKUR
PITULIKUR
WOLULIKUR
SONGOLIKUR
TELUNGPULUH
TELUNGPULUH SIJI
TELUNGPULUH LORO
TELUNG PULUH TELU
TELUNG PULUH PAPAT
TELUNG PULUH LIMO
TELUNG PULUH ENEM
TELUNG PULUH PITU
TELUNG PULUH WOLU
TELUNG PULUH SONGO
PATANG PULUH
SIJI
LORO
TELU
PAPAT
LIMO
ENEM
PITU
WOLU
SONGO
SEPULOH
SEWELAS
ROLAS
TELULAS
PATBELAS
LIMOLAS
NEMBELAS
PITULAS
WOLULAS
SONGOLAS
RONGPULOH
SELIKUR
ROLIKUR
TELULIKUR
PATLIKUR
SELAWE
NEMLIKUR
PITULIKUR
WOLULIKUR
SONGOLIKUR
TELUNGPULUH
TELUNGPULUH SIJI
TELUNGPULUH LORO
TELUNG PULUH TELU
TELUNG PULUH PAPAT
TELUNG PULUH LIMO
TELUNG PULUH ENEM
TELUNG PULUH PITU
TELUNG PULUH WOLU
TELUNG PULUH SONGO
PATANG PULUH
BAB 2
TERIMAKASIH
________________
Diubah oleh montormebur 25-08-2018 07:48
kadal32672 dan 14 lainnya memberi reputasi
11
268.4K
2.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
montormebur
#943
66
Harusnya dimalam Jumat itu yang cocok 69, tapi gak papa lah, 66 juga enak.........
********
Bagaimana jika kepercayaan itu sudah di khianati? Kecewa dan sakit hati itu yang aku rasakan. Cuma orang lain gak mungkin bisa tau apa terjadi pada diriku kecuali orang yang dekat dengan ku. Di luar aku masih bisa tersenyum tertawa meski hatiku sedang kecewa.
Dulu kita pernah break, atau apapun itu kamu menyebutnya, dan untuk pertama kalinya aku merasakan hati yang terluka. Keluar dari topik sebentar, Sebenernya istilah sakit hati itu adalah kiasan, benar dada terasa sakit ,tapi itu bukan hati, tapi jantung. Jantung yang dipaksa bekerja lebih keras atas perintah langsung dari otak. Otak memproses semua kejadian yang diterima sensor yang ada di tubuh,orang menyebutnya panca indra.
Mata yang melihat wajah kecewa Novi. Telinga yang mendengar kata break dari mulut Novi. Otak menerima sinyal input dari mata dan telinga, program yang terinstall di otak memproses semua sinyal input itu, proses dan perhitungan rumit terjadi di otak, walaupun rumit tapi otak cuma butuh waktu beberapa pikodetik saja dan result output nya adalah jantung. Tapi jantung belum siap menerima perintah otak, tapi mau gak mau jantung harus menerima perintah otak. Jadi sebenarnya ketika kamu merasa sakit hati adalah jantung yang tidak siap diperintah oleh otak. Buka kembali buku biologi SMP kalian, disana di jelaskan apa itu fungsi hati. Semua rasa dan perasaan itu di olah di otak bukan hati, tinggal otak mencari organ mana yang harus menerima sinyal output nya, dan sinyal output pasti di barengi dengan hormon.
Jangan di anggap serius,ini hanya hipotesa dr.abenk.
"Gimana Novi Benk? "
"Baik-baik saja mbak, Novi sedikit berbeda sekarang"
"Aku di distro, silahkan main kesini kalo mau cerita"
"Nanti ya, abis makan siang"
Aku dapat sms dari mbak Dita ketika baru aja sampai rumah. Mbak Dita dan mbak Silvi saat itu sedang menunggu sidang skripsi saja. Kalo ngomongin mbak Silvi itu aku ngerasa agak gimana gitu
.....gula aja kalah manis sama mbak Silvi
.... Mirip Elis Sholihah gitu lah..
Aku dari dari dulu model pakaian nya ya cuma gitu-gitu aja,udah pernah aku ceritakan di awal,tapi aku ingetin lagi karena sampai saat ini di umurku yang sudah menginjak 22 tahun😂 dan punya anak satu, istri baru satu, cara berpakaian ku masih tetap seperti itu. Kaos putih polos ,jaket hitam slimfit di gulung seperempat, celana pendek hitam atau celana pendek jeans, sandal Eiger atau sepatu kets tanpa kaos kaki. Kaos yang ada motif atau gambar cuma aku simpan di lemari,jarang aku pake.
Seperti style ku siang itu saat aku ke distronya mbak Dita. Siang itu aku ke distro sesuai janji ku tadi pagi. Aku mampir ke tukang es rumput laut dulu,biar gak dikira datang cuma tangan kosong
hehe,aku beli 5 bungkus. Tapi sayangnya saat sampai disana gak ada mbak Silvi,aduh kecewa deh. Disana cuma ada mbak Dita dan satu orang karyawannya. Aku beli 5 tapi cuma ada 3 orang, ya udah yang 2 aku kasih ke mas parkir.
Selesai menikmati es rumput laut, mbak Dita mengajak aku ke ruang belakang. Mbak Dita duduk di kursi panasnya(baca: kursi bos) dan aku di depannya. Di antara kami ada meja, dan diatasnya ada komputer dan dua kaleng minuman dingin....
Aku terus ngobrol sama mbak Dita sambil menunggu pesanan datang. Gak lama pesanan datang, dan kita makan bareng termasuk sama karyawannya tadi, karyawati ding cewe kok. Sambil makan aku tanya....
Hari beranjak sore saat dua SMS masuk ke hp ku ....
"Mas, ke kosan adek ya!" Novi
"Mas aku sudah pulang,mau main ke rumah gak?" Dewi
Aduh kok bareng gini sih, mau kemana dulu ya.... Jujur aku kangen sentuhan lembut tapi mematikan si Dewi. Tapi pacar ku lebih penting dan aku gak mau merangkak naik.....
"Tunggu ya, masih di distro mbak Dita nih" Novi terkirim
"Gak janji bisa main wi, masih ada urusan"
Gak lama , balasan pun datang....
"Iya mas , gak papa kok" Dewi. Gak aku bales lagi.
"Ya udah, aku kesana aja mas, tapi sama temen ya mas, siapa tau ada yang tertarik koleksinya mbak Dita" Novi. Dan ini aku balas...
"Ok, mas tunggu..."
Sambil menunggu Novi datang, aku lanjut ngobrol. Gak tau deh ngobrol apa, yang kita saling ejek dan ketawa. Yeah mbak Dita orang yang asik dan menyenangkan. Padahal aku tahu mbak Dita itu cuma suka satu cowo, dan sayangnya cowo itu gak peka hahaa mampus lu boy, wajar sih cowo paling culun sekampus mana paham urusan cinta-cintaan. Tapi Tuhan itu pencipta skenario yang maha hebat, sekarang mereka sudah menikah dan punya dua anak. Saat aku hadir di pernikahannya, aku lihat senyum tulus dan bahagia dari wajah mbak Dita, senyum yang gak pernah aku lihat sebelumnya. Jangan tanya Te eS datang sama siapa waktu itu, lempar bata mau????
Setengah jam berlalu , sebuah mobil merapat di depan distro. Lalu keluarlah segerombolan cewe sosialita kampus dari mobil. Novi terlihat di antara mereka. Mereka masuk lalu kita saling berkenalan,basa basi saja sih karena gak penting juga. Mereka Cantik aku akui, tapi aku gak tertarik. Mereka muter milih-milih baju di temani mbak Dita dan karyawannya, sedang aku lebih memilih ke ruang belakang sama Novi.
Aku masih lanjut ngobrol dengan Novi, saling lempar candaan. Ada tujuan lain aku kenapa aku berani nitipin duit yang lumayan gede nominalnya sama Novi. Apa dia sanggup menjaga kepercayaan ku, aku gak masalah duit hilang, kepercayaan itu mahal dan itu gak sebanding dengan apa yang sudah aku kirim setiap saat. Bukan setiap bulan ya tapi setiap saat karena kadang sebulan aku transfer sampai tiga kali. Dan aku gak pernah bilang sama Novi setiap kali kirim, tapi aku tahu total semua yang sudah pindah ke rekeningnya, aku juga gak pernah tanya saldo terakhirnya. Tapi sampai saat ini, Novi masih ngasih tau pengeluarannya buat apa saja.
Di depan, mbak Dita sibuk menghitung belanjaan temen-temennya Novi. Setelah selesai mereka pulang. Sempat tanya Novi mau pulang bareng gak, dan tentu saja jawabannya 'tidak', karena sudah ada pangeran yang mau mengantar pulang.
Karena Novi ngajak nginep, berarti aku gak bisa ke rumah Dewi. Jadi aku kabari saja ..
"Maaf ya wi,belum bisa main" sms terkirim tapi tak berbalas.
Kita pamit sama mbak Dita, dan mbak Dita juga ngucapin terima kasih karena temen-temennya Novi banyak borong baju. Aku juga ambil baju dari distro,biasalah kaos putih ,celana pendek sekalian dalemannya buat ganti nanti di kosannya Novi. Distro mbak Dita itu komplit, kecuali dalaman,dia cuma jual dalaman pria. Mbak Dita gak mau di bayar,tapi aku memaksa dan akhirnya mbak Dita menyerah.
Gak butuh waktu lama buat sampai ke kosannya Novi. Aku lihat beberapa temannya Novi tadi ada disini, dan kata Novi memang mereka juga kos disini. Aku say hay sebentar sama mereka sebelum aku masuk ke kamarnya Novi, mau mandi soalnya. Sedang Novi masih di luar ngobrol-ngobrol sama temannya. Di dalam kamar aku lihat kotak di atas meja belajar, isi kotak itu adalah cincin yang aku berikan dulu.
Selesai mandi,Novi belum ada di kamarnya, mungkin Novi masih ngobrol-ngobrol sama temannya. Aku pun keluar kamar kosannya, tak sengaja aku dengar percakapan mereka....
Novi masuk ke kamar nya. Aku ikut nongkrong di antara teman-temannya Novi. Aku di tanya macam-macam,dan aku jawab seadanya saja. Aku belum bisa nyaman di antara mereka, mungkin karena belum kenal saja. Obrolan terus mengalir dan aku hanya bersifat pasif, menanggapi sesekali saja. Dan si cewe yang bilang seksi tadi yang lebih banyak aktif tanya-tanya tentang aku. Sampai ke ukuran juga di tanyakan, parahhhh.
Tak lama Novi keluar dengan setelan sederhana seperti ku, kaos putih dan jeans ketat di atas lutut
. Aura cantiknya tak pernah pudar, dan malah makin cantik, rambut lurus kecoklatan nya tergerai indah. Satu persatu temannya masuk ke kamar masing-masing.
Sambil nunggu temannya Novi mandi ,aku sama Novi ngobrol di kursi depan kosan. Hampir satu jam temannya Novi baru keluar, gilaaa mandi apa bertapa
........
" Mas kamu yang bawa ya" kata temennya Novi sambil menyerahkan kunci.
Tak hanya satu ternyata, teman yang bilang seksi juga ikut. Ok gak masalah malah makin rame. Mereka minta pecel yang ada di samping penjara, ok kita kesana.
Sampai di sana , kita pesan pecel 4 di makan di tempat dan yang di bungkus 3 ,temen kos yang lain pada nitip soalnya. Aku yang habis duluan sedikit menjauh, abis makan gak ngrokok itu gak afdol. Rokok ku habis dan mereka juga sudah selesai. Karena aku lagi baik maka aku yang bayar semua. Teman yang bilang seksi tadi paling aktif menggodaku, sejak dari berangkat sampai pulang masih saja godain aku....
Gak lama kita sudah sampai kosan. Temannya Novi langsung masuk, Novi juga. Aku masih ingin di depan, sebatang dulu lah.
Aku masuk setelah rokok ku abis. Saat masuk kamar aku lihat pemandangan yang .......ah sudahlah.......
********
Bagaimana jika kepercayaan itu sudah di khianati? Kecewa dan sakit hati itu yang aku rasakan. Cuma orang lain gak mungkin bisa tau apa terjadi pada diriku kecuali orang yang dekat dengan ku. Di luar aku masih bisa tersenyum tertawa meski hatiku sedang kecewa.
Dulu kita pernah break, atau apapun itu kamu menyebutnya, dan untuk pertama kalinya aku merasakan hati yang terluka. Keluar dari topik sebentar, Sebenernya istilah sakit hati itu adalah kiasan, benar dada terasa sakit ,tapi itu bukan hati, tapi jantung. Jantung yang dipaksa bekerja lebih keras atas perintah langsung dari otak. Otak memproses semua kejadian yang diterima sensor yang ada di tubuh,orang menyebutnya panca indra.
Mata yang melihat wajah kecewa Novi. Telinga yang mendengar kata break dari mulut Novi. Otak menerima sinyal input dari mata dan telinga, program yang terinstall di otak memproses semua sinyal input itu, proses dan perhitungan rumit terjadi di otak, walaupun rumit tapi otak cuma butuh waktu beberapa pikodetik saja dan result output nya adalah jantung. Tapi jantung belum siap menerima perintah otak, tapi mau gak mau jantung harus menerima perintah otak. Jadi sebenarnya ketika kamu merasa sakit hati adalah jantung yang tidak siap diperintah oleh otak. Buka kembali buku biologi SMP kalian, disana di jelaskan apa itu fungsi hati. Semua rasa dan perasaan itu di olah di otak bukan hati, tinggal otak mencari organ mana yang harus menerima sinyal output nya, dan sinyal output pasti di barengi dengan hormon.
Jangan di anggap serius,ini hanya hipotesa dr.abenk.

"Gimana Novi Benk? "
"Baik-baik saja mbak, Novi sedikit berbeda sekarang"
"Aku di distro, silahkan main kesini kalo mau cerita"
"Nanti ya, abis makan siang"Aku dapat sms dari mbak Dita ketika baru aja sampai rumah. Mbak Dita dan mbak Silvi saat itu sedang menunggu sidang skripsi saja. Kalo ngomongin mbak Silvi itu aku ngerasa agak gimana gitu
.....gula aja kalah manis sama mbak Silvi
.... Mirip Elis Sholihah gitu lah..
Aku dari dari dulu model pakaian nya ya cuma gitu-gitu aja,udah pernah aku ceritakan di awal,tapi aku ingetin lagi karena sampai saat ini di umurku yang sudah menginjak 22 tahun😂 dan punya anak satu, istri baru satu, cara berpakaian ku masih tetap seperti itu. Kaos putih polos ,jaket hitam slimfit di gulung seperempat, celana pendek hitam atau celana pendek jeans, sandal Eiger atau sepatu kets tanpa kaos kaki. Kaos yang ada motif atau gambar cuma aku simpan di lemari,jarang aku pake.
Seperti style ku siang itu saat aku ke distronya mbak Dita. Siang itu aku ke distro sesuai janji ku tadi pagi. Aku mampir ke tukang es rumput laut dulu,biar gak dikira datang cuma tangan kosong
hehe,aku beli 5 bungkus. Tapi sayangnya saat sampai disana gak ada mbak Silvi,aduh kecewa deh. Disana cuma ada mbak Dita dan satu orang karyawannya. Aku beli 5 tapi cuma ada 3 orang, ya udah yang 2 aku kasih ke mas parkir.Selesai menikmati es rumput laut, mbak Dita mengajak aku ke ruang belakang. Mbak Dita duduk di kursi panasnya(baca: kursi bos) dan aku di depannya. Di antara kami ada meja, dan diatasnya ada komputer dan dua kaleng minuman dingin....
Quote:
Aku terus ngobrol sama mbak Dita sambil menunggu pesanan datang. Gak lama pesanan datang, dan kita makan bareng termasuk sama karyawannya tadi, karyawati ding cewe kok. Sambil makan aku tanya....
Quote:
Hari beranjak sore saat dua SMS masuk ke hp ku ....
"Mas, ke kosan adek ya!" Novi
"Mas aku sudah pulang,mau main ke rumah gak?" DewiAduh kok bareng gini sih, mau kemana dulu ya.... Jujur aku kangen sentuhan lembut tapi mematikan si Dewi. Tapi pacar ku lebih penting dan aku gak mau merangkak naik.....
"Tunggu ya, masih di distro mbak Dita nih" Novi terkirim
"Gak janji bisa main wi, masih ada urusan"Gak lama , balasan pun datang....
"Iya mas , gak papa kok" Dewi. Gak aku bales lagi.
"Ya udah, aku kesana aja mas, tapi sama temen ya mas, siapa tau ada yang tertarik koleksinya mbak Dita" Novi. Dan ini aku balas...
"Ok, mas tunggu..."Sambil menunggu Novi datang, aku lanjut ngobrol. Gak tau deh ngobrol apa, yang kita saling ejek dan ketawa. Yeah mbak Dita orang yang asik dan menyenangkan. Padahal aku tahu mbak Dita itu cuma suka satu cowo, dan sayangnya cowo itu gak peka hahaa mampus lu boy, wajar sih cowo paling culun sekampus mana paham urusan cinta-cintaan. Tapi Tuhan itu pencipta skenario yang maha hebat, sekarang mereka sudah menikah dan punya dua anak. Saat aku hadir di pernikahannya, aku lihat senyum tulus dan bahagia dari wajah mbak Dita, senyum yang gak pernah aku lihat sebelumnya. Jangan tanya Te eS datang sama siapa waktu itu, lempar bata mau????
Setengah jam berlalu , sebuah mobil merapat di depan distro. Lalu keluarlah segerombolan cewe sosialita kampus dari mobil. Novi terlihat di antara mereka. Mereka masuk lalu kita saling berkenalan,basa basi saja sih karena gak penting juga. Mereka Cantik aku akui, tapi aku gak tertarik. Mereka muter milih-milih baju di temani mbak Dita dan karyawannya, sedang aku lebih memilih ke ruang belakang sama Novi.
Quote:
Aku masih lanjut ngobrol dengan Novi, saling lempar candaan. Ada tujuan lain aku kenapa aku berani nitipin duit yang lumayan gede nominalnya sama Novi. Apa dia sanggup menjaga kepercayaan ku, aku gak masalah duit hilang, kepercayaan itu mahal dan itu gak sebanding dengan apa yang sudah aku kirim setiap saat. Bukan setiap bulan ya tapi setiap saat karena kadang sebulan aku transfer sampai tiga kali. Dan aku gak pernah bilang sama Novi setiap kali kirim, tapi aku tahu total semua yang sudah pindah ke rekeningnya, aku juga gak pernah tanya saldo terakhirnya. Tapi sampai saat ini, Novi masih ngasih tau pengeluarannya buat apa saja.
Di depan, mbak Dita sibuk menghitung belanjaan temen-temennya Novi. Setelah selesai mereka pulang. Sempat tanya Novi mau pulang bareng gak, dan tentu saja jawabannya 'tidak', karena sudah ada pangeran yang mau mengantar pulang.
Karena Novi ngajak nginep, berarti aku gak bisa ke rumah Dewi. Jadi aku kabari saja ..
"Maaf ya wi,belum bisa main" sms terkirim tapi tak berbalas.Kita pamit sama mbak Dita, dan mbak Dita juga ngucapin terima kasih karena temen-temennya Novi banyak borong baju. Aku juga ambil baju dari distro,biasalah kaos putih ,celana pendek sekalian dalemannya buat ganti nanti di kosannya Novi. Distro mbak Dita itu komplit, kecuali dalaman,dia cuma jual dalaman pria. Mbak Dita gak mau di bayar,tapi aku memaksa dan akhirnya mbak Dita menyerah.
Gak butuh waktu lama buat sampai ke kosannya Novi. Aku lihat beberapa temannya Novi tadi ada disini, dan kata Novi memang mereka juga kos disini. Aku say hay sebentar sama mereka sebelum aku masuk ke kamarnya Novi, mau mandi soalnya. Sedang Novi masih di luar ngobrol-ngobrol sama temannya. Di dalam kamar aku lihat kotak di atas meja belajar, isi kotak itu adalah cincin yang aku berikan dulu.
Selesai mandi,Novi belum ada di kamarnya, mungkin Novi masih ngobrol-ngobrol sama temannya. Aku pun keluar kamar kosannya, tak sengaja aku dengar percakapan mereka....
Quote:
Novi masuk ke kamar nya. Aku ikut nongkrong di antara teman-temannya Novi. Aku di tanya macam-macam,dan aku jawab seadanya saja. Aku belum bisa nyaman di antara mereka, mungkin karena belum kenal saja. Obrolan terus mengalir dan aku hanya bersifat pasif, menanggapi sesekali saja. Dan si cewe yang bilang seksi tadi yang lebih banyak aktif tanya-tanya tentang aku. Sampai ke ukuran juga di tanyakan, parahhhh.
Tak lama Novi keluar dengan setelan sederhana seperti ku, kaos putih dan jeans ketat di atas lutut

. Aura cantiknya tak pernah pudar, dan malah makin cantik, rambut lurus kecoklatan nya tergerai indah. Satu persatu temannya masuk ke kamar masing-masing. Quote:
Sambil nunggu temannya Novi mandi ,aku sama Novi ngobrol di kursi depan kosan. Hampir satu jam temannya Novi baru keluar, gilaaa mandi apa bertapa
........ " Mas kamu yang bawa ya" kata temennya Novi sambil menyerahkan kunci.
Tak hanya satu ternyata, teman yang bilang seksi juga ikut. Ok gak masalah malah makin rame. Mereka minta pecel yang ada di samping penjara, ok kita kesana.
Sampai di sana , kita pesan pecel 4 di makan di tempat dan yang di bungkus 3 ,temen kos yang lain pada nitip soalnya. Aku yang habis duluan sedikit menjauh, abis makan gak ngrokok itu gak afdol. Rokok ku habis dan mereka juga sudah selesai. Karena aku lagi baik maka aku yang bayar semua. Teman yang bilang seksi tadi paling aktif menggodaku, sejak dari berangkat sampai pulang masih saja godain aku....
Quote:
Gak lama kita sudah sampai kosan. Temannya Novi langsung masuk, Novi juga. Aku masih ingin di depan, sebatang dulu lah.
Aku masuk setelah rokok ku abis. Saat masuk kamar aku lihat pemandangan yang .......ah sudahlah.......
1
nih anak.... Iya aku tau kalo masih kuliah, maksudnya masalah Novi sama mantannya kemarin gimana?
......mmmmm"
.."
."
" karyawannya juga ikut ngakak...
"
"
, mumpung mas disini"
..." Jawabnya...
" Kata Novi sewot