Kaskus

Story

montormeburAvatar border
TS
montormebur
CINTA, AGAMA, &MAMA
Diubah oleh montormebur 25-08-2018 07:48
bukhoriganAvatar border
tesinuraeniAvatar border
kadal32672Avatar border
kadal32672 dan 14 lainnya memberi reputasi
11
268.4K
2.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.7KAnggota
Tampilkan semua post
montormeburAvatar border
TS
montormebur
#446
58
Liburan di Anyer bersama dua sahabat, Siska dan Nova , berakhir setelah selesai sarapan yang di sediakan pihak hotel Senin pagi itu . Karena setelah itu kita langsung check out dan pulang ke Jakarta.

Di perjalanan pulang itu Tante Siska cerita tentang liburan yang baru saja kami lalui di Anyer. Mbak Nova ternyata yang merencanakan liburan kami ini. Dan yang membuatku terkejut adalah hotel tempat kami menginap ternyata punya suaminya mbak Nova, pantes kami dapet pelayanan VVIP. Dan kenapa alasan Mbak Nova dan Tante Siska bisa dekat karena bos nya Tante Siska itu temannya suaminya mbak Nova. Tante Siska bukan sekretaris pribadi biasa,tapi lebih dari itu jadi jika ada acara di luar jam kerja, Tante Siska sering di ajak termasuk ketemu teman-temannya seperti suaminya mbak Nova,dari situ mereka kenal. Aku malah baru tau cerita ini.

Sampai rumah sudah terlalu siang, jadi aku terpaksa bolos kuliah. Tante Siska juga nyempetin mampir ke kontrakannya. Karena akhir-akhir ini Tante Siska emang jarang pulang ke kontrakan, sering ikut bos nya dan kalo pulang langsung ke apart yang dekat dengan kantornya. Di kontrakan,Tante Siska cuma ambil beberapa baju lalu mau pergi lagi.....

Quote:


Dan akhirnya mobilnya udah hilang di ujung gang. Lagi dan lagi, aku harap semua ini lekas berakhir......

Ada beberapa SMS dari Riri menanyakan aku dimana dan kenapa, tapi gak aku balas. Aku mau nanya kabar Novi, bagaimana ujiannya hari ini saja aku males. Novi juga gak ada kabar apapun, ya udahlah mungkin butuh waktu buat belajar.

Sesibuk itukah kamu dek?

Aku terlalu cape,aku males ngapa-ngapain,aku butuh tidur. Dan blessssss,semua hilang setelah nempel kasur......

Quote:


Siapa orang yang nunggu yang dimaksud mbak Eli? Ah nanti juga tau yang penting mandi dulu biar segar. Selesai mandi dan magriban aku langsung keluar...Riri, rupanya yang di maksud mbak Eli tadi ternyata si Riri...

Quote:


Kita langsung ke mang nasgor di ujung gang. Jalan kaki aja karena emang gak terlalu jauh. Nasgor nya antri ternyata,wajar sih jam karyawan pulang kerja selain nasgor nya emang enak.

30 menit antri akhirnya pesanan kami udah jadi. Dan kami pun segera pulang ke kontrakan karena emang kami udah laper banget. Di kontrakan ternyata mbak Eli belum selesai mandi, dasar ....... jalan pulang pergi plus antri nasgor ada kali 45 menit, jadi mandinya selama itu, edannnn. Akhirnya kita makan bareng setelah nunggu mbak Eli selesai mandi, udah agak dingin jadi gak nikmat nasgornya.

Selesai makan, Frans datang. Mentang mentang udah jadian tiap hari ngapel,asemmm. Gak lama mereka pun pergi boncengan pake Megapro nya Frans,gak tau deh mau jalan kemana,bukan urusankuemoticon-Mad... Tinggallah aku dan Riri di kontrakan.....

Quote:


Setelah ambil kunci,kami pun melompat ke kontrakan sebelah. Lalu aku buka pintunya,dan setelah kami masuk , Riri sedikit terkejut,aku juga, karena aku juga belum sempat lihat apa aja yang di tinggal Tante Siska. Hampir semuanya masih ada. Tv , home teather, sofa, kasur dan meja rias , ini mah yang di bawa Tante Siska cuma barang-barang pribadinya......

Quote:


Lalu kita pun menuju kosannya Riri dengan si gantengsetelah mengunci semua pintu, pintu kontrakan ku dan kontrakannya Riri. Di atas si ganteng, Riri memeluk erat dari belakangemoticon-Genit,aku sih gak nolak,seneng malah. Tapi kan....... Ah udahlah nikmati aja, mungkin aku sedang beruntung hari ini. Aku lewat jalan tikus menuju kosannya Riri daripada kena polisi, karena kami gak pake helm. Helmnya di bawa mbak Eli tadi.

Singkat cerita,kami sudah kembali ke kontrakan. Riri beneran cuma bawa baju dan alat pribadinya, satu koper dan tas ransel. Aku membantunya menata baju di lemari. Setelah beres kita pun istirahat duduk santai di sofa sambil nonton tv. Tapi saat aku lihat jam ternyata udah mau jam 10. Waduh aku kan di suruh ke apart sama Tante Siska. Aku mau pamit sama Riri tapi pake alasan apa ya...

"Ri aku tinggal sendiri gak papa kan?, Aku lupa kalo ada janji sama temenku mau nginep sana"

"Gak papa kok benk, terimakasih yaemoticon-Malu"

"Terimakasih buat?emoticon-Confused"

"Udah ngijinin tinggal di sini,dan........emoticon-Embarrassment semuanya"

"semuanya? maksudnya?"

"Udah ahemoticon-Mad,sana katanya mau pergi"

"Sialemoticon-Nohope ,malah di usir....ya udah tinggal dulu ya , jangan lupa kunci pintu"

"Iya, hati-hati"

Aku meninggalkan kontrakan Riri, masukin motor ke kontrakan ku(mbak Eli maksudnya), kunci pintu dan pergi ke apart, tentu saja pake taksi biar lebih aman.

Quote:


Sms terkirim ke Tante Siska saat aku baru aja masuk taksi. Lama gak ada balasan, setengah jam kemudian ketika aku udah mau sampai, Tante Siska malah menelpon ku.....

emoticon-phone"Benk kamu dimana?"

emoticon-phone"Bentar lagi nyampe mbak,5menit"

emoticon-phone"Balik aja benk, ada bos ku, kayaknya dia mau nginep sini deh, maaf ya"

emoticon-phone"Oh gitu, ya udah deh" sedikit nada kecewa padahal aku malah seneng gak jadi kesana

emoticon-phone"Maaf ya benk, gantinya besok aku turutin semua mau mu"

emoticon-phone"Janji ya?"

emoticon-phone"Iya, udah ya ,bye..tuuutttt" telpon pun buru buru di tutup.

Ada rasa gak terima saat membayangkan Tante Siska di kamar berduaan dengan bos nya. Tapi ya sudah aku memutuskan buat pulang saja, dan minta di antar sama pak sopir ke tempat tadi aku nyetop taksinya. Saat sudah di kontrakan, aku duduk di teras dan tentu saja ada udud di antara jariku. Rupanya mbak Eli belum pulang, betah amat pacarannya.

Sirik aja kamu, kayak kamu gak pernah pacaran aja.

Gak gitu bro,aku kawatir aja sama mbak Eli,dia kan saudara ku satu-satunya disini.

Alasan , bilang aja cemburu

Sori ye,aku gak cemburu.

Itu hanya percakapan antara otak kanan dan otak kiriku saja hehe. Daripada bengong kayak orang gila,aku keluarkan hp dan coba sms Riri....iseng aja sih,gak berharap di balas....

emoticon-mail"Gimana di tempat baru? Bisa tidur kah?"

Eh malah langsung di balas....

emoticon-mail"Udah sampai tempat temenmu? Belum bisa tidur nih benk, kayaknya butuh adaptasi dulu deh di kamar baru"

emoticon-mail"Mungkin kamu belum berdoa kali, apa kamu gak nyaman di situ?"

emoticon-mail"Udah Benk. nyaman banget malah, mungkin belum terbiasa aja. Coba ada kamu"

Maksudnya apa ini, ada aku? ,Aku suruh nemenin tidur gitu? Ah mau banget hehe

emoticon-mail"Kalo ada aku kenapa?"

emoticon-mail"Ya kan bisa nemenin ngobrol dulu, kalo udah bener-bener ngantuk baru deh tak tinggal tidur hehe"

emoticon-mail"Jadi aku cuma di jadiin pendongeng pengantar tidur mu? Ah parah kamu ri"

emoticon-mail"Ya nggak Benk, kan nyaman aja kalo ada kamu"

emoticon-mail"Kalo udah nyaman biasanya nanti bisa suka lho"

emoticon-mail"Gak papa, gak ada yang salah kan kalo aku suka sama kamu?"

emoticon-mail"Ya gak sih, emang kamu suka sama aku"

emoticon-mail"Iya,aku suka kamu benk"

emoticon-mail"Ya udah,jadi pacarku aja mau gak?"

Jujur ini hanya iseng, cuma bercanda....jadi udah dua kali aku iseng nembak dia, parah.....maaf ri...

emoticon-mail"Aku mau jadi pacar kamu"

Ini jawaban sms nya serius apa bercanda ya...

emoticon-mail"Hehe yakin mau jadi pacarku?"

emoticon-mail"Aku yakin Benk,aku sayang sama kamu"

Waduh kayaknya serius nih..

emoticon-mail"Bukain pintu kalo emang kamu sayang sama aku"

emoticon-mail"Emang kamu dimana?"

emoticon-mail"Di depan pintu kontrakan mu"

Aku langsung loncat dari teras kontrakanku ke kontrakan sebelah, dan berdiri di depan pintu. Beneran di bukain gak ya.... cklek..... pintu terbuka...

"Abenk, katanya mau pergi?"

"Gak jadi, temenku ada acara"

"Ya udah yuk masuk" pintu lalu di tutup dan di kunci sama Riri

"Tadi yang di sms cuma bercanda kan ri?"

"Kalo aku serius?emoticon-Belo" Jawab riri. kemudian kita duduk di sofa

"Hahaemoticon-Big GrinGak lucu kali ri, udah ah bikinin kopi kek"

"Benk ..... Aku suka,aku sayang,dan aku cinta sama kamu" kata Riri,dari ekspresi wajahnya aku tahu dia serius kali ini.

"......emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)" Aku hanya diam,tak bisa berkata apa-apa. Aku malah terjebak dalam candaan ku sendiri

"Aku tahu ,kamu sudah punya pacar di Jogja. Kamu juga pernah cerita kan,kalo dia itu cinta mati mu. Tapi apa aku salah jika aku juga punya perasaan yang sama seperti pacarmu di Jogja?"

".........emoticon-Belo"

"Iya aku tahu, aku sudah jatuh cinta ke orang yang salah. Terus apa maksudmu ngajak aku pacaran kalo kamu gak cinta aku ? Hah apa Benk?emoticon-Beloemoticon-Frown" Dan pipinya pun basah.

"Tadi akuemoticon-Nohope....aku kira cuma bercanda ri"

"Dan bercanda mu gak lucu tau gak,nyesel aku pindah sini" pipinya makin basah,lalu Riri pergi ke kamarnya. Aku menyusul ke kamarnya, aku lihat Riri memasukkan baju-bajunya ke koper.

"Ri, kalo boleh jujur, aku juga sayang sama kamu"

Riri berhenti mengemasi bajunya, dan sambil tetap membelakangi ku...

"Dan kali ini aku serius. Riri,apa kamu mau jadi pacarku?" Sebenarnya aku mengatakan ini biar Riri gak jadi pergi,dan tetap tinggal disini. Tiga kali......

Riri kemudian berbalik dan berjalan ke arah ku, matanya masih basah...

"Kamu mengatakan itu biar aku gak jadi pergi kan?emoticon-Frown Aku tau sayang dan cintamu hanya untuk dia, iya aku gak jadi pergi kok"
anjriiiittt, kenapa bisa tau. Riri bisa baca pikiranku apa ya.

"Tapi tolong temani aku malam ini, aku .....aku.....emoticon-Frown"
Air mata yang sempat terhenti kembali mengalir.

Akupun langsung memeluknya erat.... sambil mengusap rambutnya...

"Maafin aku ri....aku akan menemanimu malam ini, bahkan kapanpun akan aku temani selagi aku bisa" Riri semakin membenamkan wajahnya di dadaku

Pelan-pelan aku melepaskan pelukan....

"Ya udah sekarang kamu tidur, aku akan jadi pendongeng pengantar tidur mu"

"Heheemoticon-Smilie bisa aja kamu"

Riri lalu mengambil posisi tidur di kasurnya, aku duduk di sebelahnya, mengusap rambutnya dan akupun mulai mendongeng......

dongeng tentang cinta,

dongeng tentang kehidupan, dan

dongeng tentang malam yang indah.......

Aku orang yang sama busuknya seperti Toni ri, aku gak pantas mendapatkan cintamu, simpan cintamu jauh di dasar hatimu, dan tunggulah sampai ada orang yang tulus mencintaimu, aku yakin saat itu pasti akan datang.......

Tidurlah dalam senyum.....

Cuuppp, aku mencium keningnya, lalu aku beranjak dari kasur...

Aku lalu ke dapur mau bikin kopi, tapi saat di depan kulkas aku berhenti, minumannya Tante Siska ada gak ya,batinku. Dan saat aku buka kulkasnya, ternyata stoknya masih banyak, gak jadi bikin kopi deh. Tapi kalo Riri tau isi kulkas bisa repot nih. Ah biarin lah..... Aku ambil sebotol Vodka lalu ku bawa ke depan,di ruang tv.

Aku dengar suara motor di depan, aku melihatnya dari jendela, ternyata mbak Eli baru di antar pulang, setelah ciuman si Frans pun pulang. Tak lama hpku bergetar.....

emoticon-mail"Kamu dimana benk? Gak kerja kan?"

emoticon-mail"Di kontrakan sebelah mbak"

Gak ada balasan, ya udah mending lanjut minum. Tiba-tiba ada yang ngetuk pintu, setelah aku buka....

Quote:


Dan mereka pun masuk kamar, tapi sesaat sebelum masuk kamar,mbak Eli memberikan gesture "kasihan deh Lo".........

Aku kembali melanjutkan acara minumku yang tertunda. Sloki demi sloki alkohol masuk ke mulut, nikmat sekali. Kadang pengaruh alkohol bisa membuatku berpikir jernih....yeah masih ada sisi positif dari minuman beralkohol, buatku....

Aku tahu, tahu sekali kalo dua wanita di kamar itu ada rasa denganku. Aku minta apapun pasti di turuti. Bahkan tanpa aku minta, mereka sudah menawarkan. Tapi aku gak bisa meminta lebih, cukup sahabat atau kakak. Itu jauh lebih baik buat semuanya. Hatiku sudah sepenuhnya di miliki Novi. Dan mungkin ada nama Dewi meski sedikit yang entah sejak kapan juga mulai masuk di hatiku. emoticon-Kiss (S)
Diubah oleh montormebur 24-07-2018 15:51
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.