Kaskus

Story

montormeburAvatar border
TS
montormebur
CINTA, AGAMA, &MAMA
Diubah oleh montormebur 25-08-2018 07:48
bukhoriganAvatar border
tesinuraeniAvatar border
kadal32672Avatar border
kadal32672 dan 14 lainnya memberi reputasi
11
268.4K
2.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
montormeburAvatar border
TS
montormebur
#393
SEKET PAPAT
Quote:


Di sofa panjang itu aku duduk menyenderkan punggung dan di pahaku Dewi sedang rebahan menatap langit-langit, pakaian sudah kembali menempel di tubuh kami.

Quote:


Bener kata Dewi, sotonya memang enak murah lagi, 2000 udah sama es teh manis. Karena tadi habis keluar energi yang lumayan banyak jadinya aku habis dua mangkok soto. Setelah perut terisi kita kembali ke rumah dewi.

"Wi masih ada setengah jam, dan kamu masih milikku hmmmemoticon-Genit" kataku setelah kami duduk di sofa

Dewi menatapku, senyum tipis tersungging dari bibirnya "jangan buang-buang waktuemoticon-Wowcantik" , dan kami melakukan lagi. Akhir 2005 yang tak terlupakan. Kamu tau ini nov? hmm pasti Dewi juga udah cerita ya....atau belum!

Jam tiga sore aku sudah di teras rumahku,eh bapakku. Badan sudah seger karena habis mandi. Aku pulang memang gak ngasih tau siapapun, orang rumah pun sedikit kaget karena tiba-tiba ada dirumah.

Quote:


Kunyalakan rokok lagi setelah ibu masuk. Semenjak aku kerja ibu gak nglarang aku ngrokok lagi. Tak terasa udah magrib aja, karena aku di rumah maka aku yang adzan. Aku gak kepikiran kalo aku adzan pasti tau kalo aku di rumah,aku baru kepikiran pas di tengah sholat . Aku keluar dari mesjid setelah sholat magrib selesai. Langkahku terhenti di pintu masjid karena aku lihat di teras rumahku ada seorang gadis cantik sedang duduk,nah bener kan. Pelan aku berjalan ke arahnya, gadis itu menatap ku tajam, ada raut marah di wajahnya....

Quote:

Ibu masak sayur kacang tolo campur potongan tahu pong dan rambak (kerupuk dari kulit sapi, atau ada yang nyebut krecek). Kalo kaya gini aku pasti habis banyak, sayurnya ya nasinya tetep dikit. Selesai makan Novi yang beresin dan nyuci piring. Setelah itu kita nongkrong di teras rumahku.

Malam ini bisa di bilang malam yang langka, malam minggu dan malam tahun baru. Bisa dipastikan jalanan Jogja akan ramai, jadi memang sebaiknya di rumah saja.

Quote:


dan telpon pun ditutup. Lalu setelah itu aku pamit sama orang tua mau main dulu, dan kembali dapat wejangan "jangan nginep" lagi. Kita pun pergi menggunakan si Oren. Si biru putih udah di bawa kabur adikku.

Jam delapan malam kita sudah sampai di rumah Dewi. Ternyata Dewi gak cuma sama pacarnya, disana ada 6 orang atau lebih tepatnya 3 pasangan. Aku belum tau pacarnya Dewi yang mana, dan diantara enam orang itu aku hanya tau Dewi,lainnya belum pernah lihat. Tiga orang cowo sibuk nyiapin api dengan arang, yang cewe sibuk nyiapin ayam.

"Hey, udah ramai ternyata,emoticon-Smilie kita telat ya" kata Novi ke mereka

"Gak kok, sini bantuin" jawab Dewi

"Oh iya mas Abenk, kenalan dulu nih, temen-temen sekelas ku sama Novi. Ini cewe 1 dan itu cewe 2" lanjut Dewi.

Aku sebut saja cewe 1 aja ya, biar gampang. Aku juga sudah lupa. Cewe 1 pacarnya cowo 1, begitu juga cewe 2. Kalo pacarnya Dewi sebut saja Arman.

"Abenk, salam kenal ya!emoticon-Smilie" Kataku sambil menyalami kedua cewe itu. "Aku tak bantuin mereka aja ya" sambung ku sambil melihat ke arah 3 cowo itu. Lalu aku mendekat ke mereka.

Aku bantu mereka nyiapin api sambil mengakrabkan diri di iringi candaan ringan. Arman ternyata sangat ramah, kalo keinget kejadian tadi pagi aku jadi gak enak sendiri. Kita berempat gantian ngipasin ayam, sambil kadang netelin kulitnya hehe. Kadang terdengar celetukan dari keempat cewe "bakar ya bakar aja,gak usah di tetelinemoticon-Mad (S)" , dan kita cowo-cowo hanya tertawa.

Bakar-bakar selesai, ayam sudah matang semua, saatnya makan. Kami makan sepiring berdua sesuai pasangannya masing-masing. Setelah selesai acara makannya, cewe-cewe sibuk membereskan bekas makan dan alat bakar. Tiba-tiba Arman masuk ke rumah Dewi lalu keluar sambil membawa gitar.

Quote:

Kemudian Arman mulai memainkan gitarnya, salah satu lagu Sheila on seven pun dimainkan. Kedua cowo ikut nyanyi,aku cuma menikmati rokokku dan menikmati petikan gitarnya, jago juga mainnya. Sampai akhirnya para cewe ikut nyanyi setelah selesai beres-beres. Entah sudah berapa lagu yang dinyanyikan, ada dari Sheila dan dewa19.

Quote:


Mau gak mau akhirnya aku ambil gitar itu, bawa lagunya siapa ya. Kalo nge-band bareng geng mercon sih biasa bawa lagunya blink182, all the small thingssudah wajib ada, tapi masak aku bawain lagu blink sih ......

Intro Mahadewi nya Padi pun kumainkan, saat masuk ke lirik mereka ikut nyanyi, aku nggak. Aku sadar sih suaraku jelek, jadi aku hanya main gitar sajaemoticon-Big Grin hehe. Senyum dan sedikit tepuk tangan kudapatkan setelah lagu selesai.

"Mainnya rapi gitu bilang gak bisaemoticon-Nohope" kali ini Arman ngomel "lanjut" sambungnya

Lagu kedua aku juga bawakan dari padi, sobat. Saat intro Sobat mulai kumainkan, Dewi melirik tajam kearah ku. Aku belum sadar maksud lirikannya, baru saat masuk lirik aku mulai sadar. Untung mainku gak terganggu, tetap lancar sampai lagu sobat selesai. Dan semoga mereka gak ada yang menyadarinya.

Aku memainkan lima lagu ,dan semua dari lagu-lagunya padi. Aku akui lagu-lagu padi memang luar biasa,sampai sekarang aku gak pernah bosan dengar lagu-lagunya. Malam makin larut, jam sudah menunjukkan jam sebelas lewat. Aku dan Novi pun pamit. Dan mereka katanya akan ke kota mau lihat pesta kembang api. Saat aku keluar dari kampungnya Dewi, jalan Parangtritis sangat padat,mau nyebrang aja susah. Gimana mereka mau sampai jogja kalo jalannya aja kayak gini, tapi itu urusan mereka. Urusan ku Novi malam ini harus ku antar pulang.

Aku mengantarkan Novi pulang, tapi Novi minta di antar ke rumah Ika,mau nginep di sana. Di rumah Ika,lampu rumah masih banyak yang nyala tanda penghuni rumah belum tidur. Kita sampai rumahnya Ika udah jam 12 lewat,Ika langsung keluar saat dengar suara si Oren. Aku sedikit terkejut melihat penampilan Ika, rambutnya di semir warna coklat terang dan sedikit bergelombang di ujungnya, perpaduan sempurna dengan wajah imutnyaemoticon-Genit, walaupun wajah garangnya masih kelihatan emoticon-Peacehehe. Tapi akui Ika cantik bangetemoticon-Genit. I love u ika

Quote:


Aku pun pulang setelah mereka masuk ke dalam rumah. Di rumah aku duduk-duduk di teras ditemani kopi yang barusan aku bikin dan gak lupa Djarum. Sambil mengeluarkan asap dari mulut aku melamun "akhir tahun yang luar biasa" .

Awal tahun lalu aku ngobrol di pantai dengan Dewi tentang kesetiaan, menjaga hati buat pacar kita masing-masing. Tapi di hari penutup tahun kita melakukan sesuatu yang sangat bertolak belakang dengan apa yang kita bicarakan di awal tahun.

Mungkin benar apa kata Dewi "bullshittttttt" haha tak ada lagi apa itu menjaga hati ,apa itu kesetiaan...... semua itu cuma omong kosong saat nafsu berbicara...........
Diubah oleh montormebur 17-07-2018 23:10
dany.agus
dany.agus memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.