- Beranda
- Stories from the Heart
Diary 2 Dunia
...
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.
Ilustrasi Ronggo Geni

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.
Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi
Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.
Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.
Silahkan di nikmati
Quote:
Spoiler for ILUSTRASI:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
agusk1988
#2597
PART 97
Karena hari makin sore,, mbak silvi dan temen temen nya pamit untuk pulang ke rumah.. Begitu pula dengan bang David serta Reni..
Diriku kembali pulih dua hari setelah kunjungan mbak Silvi serta Reni .. Hal yang sama juga berlaku untuk kang paijo.. Aku juga sempat bertanya kepada Nadia, apa yang terjadi dengan ku dan kang paijo saat kami kembali ke dunia manusia..
Namun dia menolak untuk menceritakan nya karena dilarang oleh keluarga besar.. Dia bilang kalau saat nya nanti, bapak atau pak dhe ku yang akan menceritakan apa yang terjadi setelah aku kembali ke dunia dan jatuh pingsan..
Hari sabtu selepas pulang sekolah...? Aku menjemput kang paijo di sekolah nya .. Aku dan dia sudah janjian sebelumnya. Kami ingin membuktikan ucapan dari Prof Lazarus..
Dan ternyata itu semua bukan pepesan kosong belaka.. Dari tempat dan dengan kronologis yang sama, aku melakukan persis seperti apa yang aku lakukan beberapa waktu lalu saat mencari tubuh korban kebiadaban palu arit untuk pertama kalinya ..
Namun kami tak mendapati hasil yang sama seperti sebelumnya.. Meski sudah berjalan cukup jauh, kami hanya mendapati persawahan penduduk yang baru saja ditanami.. Tak ada dinding gaib yang kami tembus.. Tak ada hutan dengan pohon menjulang tinggi ang menjadi wilayah kekuasaan Kingdom Land of Light..
Setelah puas dan capek karena panas matahari yang menyengat, aku dan kang paijo pun memutuskan untuk pulang ke rumah.. Tubuh korban kebiadaban Palu arit tersebut rupanya sudah dipindahkan ke pemakaman yang lebih layak oleh para penduduk jaman itu.. Makanya aku tak mendapati nya di tempat pertama kali tubuh tersebut dibuang..
Pukul 14.00 aku sampai di rumah.. Dan setelah menunaikan ibadah sholat dhuhur, aku pun menyempatkan diri untuk tidur siang sebentar..
Menyusuri jalanan malam yang sepi, aku memacu motor ku pelan tapi pasti menuju rumahnya Stella.. Kenapa aku bilang sepi meski jam baru menunjukkan pukul 7 malam lebih..? Hal ini tidak lain tidak bukan karena kondisi geografis kota tempat ku tinggal.
Sebagian besar wilayah Kabupaten adalah persawahan serta hutan jati. Selain itu Pemukiman penduduk di kota ku masih jarang di daerah pinggiran.. Hanya terkonsentrasi pada tempat tempat tertentu.. Lampu penerangan jalan juga masih jarang, jadi selepas maghrib para penduduk lebih memilih bercengkrama dengan anggota keluarganya di rumah, atau itikaf menunggu waktu isya di masjid..
Saat melintasi rute yang biasanya, aku sempat berpapasan dengan mbak Kunti serta mas pocong penghuni kebun pisang.. Mereka hanya menatap ku kosong dari jauh tanpa sekali pun berani untuk mendekat.. Dengan setengah takut aku melewati mereka begitu saja dan melanjutkan perjalanan ku..
Quote:
Karena hari makin sore,, mbak silvi dan temen temen nya pamit untuk pulang ke rumah.. Begitu pula dengan bang David serta Reni..
Diriku kembali pulih dua hari setelah kunjungan mbak Silvi serta Reni .. Hal yang sama juga berlaku untuk kang paijo.. Aku juga sempat bertanya kepada Nadia, apa yang terjadi dengan ku dan kang paijo saat kami kembali ke dunia manusia..
Namun dia menolak untuk menceritakan nya karena dilarang oleh keluarga besar.. Dia bilang kalau saat nya nanti, bapak atau pak dhe ku yang akan menceritakan apa yang terjadi setelah aku kembali ke dunia dan jatuh pingsan..
Hari sabtu selepas pulang sekolah...? Aku menjemput kang paijo di sekolah nya .. Aku dan dia sudah janjian sebelumnya. Kami ingin membuktikan ucapan dari Prof Lazarus..
Dan ternyata itu semua bukan pepesan kosong belaka.. Dari tempat dan dengan kronologis yang sama, aku melakukan persis seperti apa yang aku lakukan beberapa waktu lalu saat mencari tubuh korban kebiadaban palu arit untuk pertama kalinya ..
Namun kami tak mendapati hasil yang sama seperti sebelumnya.. Meski sudah berjalan cukup jauh, kami hanya mendapati persawahan penduduk yang baru saja ditanami.. Tak ada dinding gaib yang kami tembus.. Tak ada hutan dengan pohon menjulang tinggi ang menjadi wilayah kekuasaan Kingdom Land of Light..
Setelah puas dan capek karena panas matahari yang menyengat, aku dan kang paijo pun memutuskan untuk pulang ke rumah.. Tubuh korban kebiadaban Palu arit tersebut rupanya sudah dipindahkan ke pemakaman yang lebih layak oleh para penduduk jaman itu.. Makanya aku tak mendapati nya di tempat pertama kali tubuh tersebut dibuang..
Pukul 14.00 aku sampai di rumah.. Dan setelah menunaikan ibadah sholat dhuhur, aku pun menyempatkan diri untuk tidur siang sebentar..
Quote:
Menyusuri jalanan malam yang sepi, aku memacu motor ku pelan tapi pasti menuju rumahnya Stella.. Kenapa aku bilang sepi meski jam baru menunjukkan pukul 7 malam lebih..? Hal ini tidak lain tidak bukan karena kondisi geografis kota tempat ku tinggal.
Sebagian besar wilayah Kabupaten adalah persawahan serta hutan jati. Selain itu Pemukiman penduduk di kota ku masih jarang di daerah pinggiran.. Hanya terkonsentrasi pada tempat tempat tertentu.. Lampu penerangan jalan juga masih jarang, jadi selepas maghrib para penduduk lebih memilih bercengkrama dengan anggota keluarganya di rumah, atau itikaf menunggu waktu isya di masjid..
Saat melintasi rute yang biasanya, aku sempat berpapasan dengan mbak Kunti serta mas pocong penghuni kebun pisang.. Mereka hanya menatap ku kosong dari jauh tanpa sekali pun berani untuk mendekat.. Dengan setengah takut aku melewati mereka begitu saja dan melanjutkan perjalanan ku..
Quote:
efti108 dan 8 lainnya memberi reputasi
9



)