- Beranda
- Stories from the Heart
My Diary From My Way()
...
TS
rbassb
My Diary From My Way()
Quote:
Setelah sekian lama cuma jadi silent rider, sekarang gw pingin ngeshare sesuatu dari sebuah diary, dengan semua kenangan dan tetek bengek didalamnya.. walaupun buat nulis ini butuh tenaga ekstra karena gw harus membuka lembaran demi lembaran yang udah….. ahh, langsung aja deh..
Spoiler for Q.T.A:
Spoiler for RULES:
JADWAL UPDATE
Quote:
Spoiler for INDEX:
Spoiler for Penting:
Spoiler for Mulus Terasi:
Polling
0 suara
Siapakah Istri Randeka?
Diubah oleh rbassb 14-11-2022 14:19
rendolkribo dan 216 lainnya memberi reputasi
197
1.6M
5.3K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
rbassb
#2576
SESI 73
Quote:
Ini bukan masalah selisih umur, tapi karena pada awalnya gw manggil dia “kak”. Jadi kalau seandainya gw harus manggil dia tanpa kata “kak”, agak gimana gitu. Terus gw harus manggil dia siapa? Rena? Natali? Atau....., sayang?

Quote:
Sumpah dah, gw gak enak banget kalau harus manggil dia dengan tanpa kata “kak”. Gak tau kenapa, janggal aja. Terus belum lagi kalau seaindanya gw manggil dia dengan tanpa “kak”, pasti temen-temen gw bisa rusuh
.Quote:
Setelah bingung-bingungan karena repot harus manggil dia dengan tanpa “kak”, akhirnya gw terbiasa juga walaupun lidah gw masih agak aneh. Gak terasa kami ngobrol ngalor ngidul sampai bel istirahat berbunyi dan beberapa teman sekelas gw datang.
Quote:
Saat Friska dan yang lain pergi, beberapa saat setelahnya Rena kembali menoleh ke gw. Kali ini dia diam menatap gw dengan ekspresi datar, gila nih anak bikin gw salting aja diliatin kayak gitu
.Quote:
Setelah Rena pergi, gw sendirian, dan gw lupa kenapa gak nanya dia mau kemana
. gak lama setelahnya, datanglah gank kampret masuk ke UKS dengan suara grubug-grubug. Anjir mereka kayak anak kecil aja, masuk pintu aja gak bisa satu-satu apa?
.Quote:
Anjir nih bocah, malah ngeledek. Lagian kalau tawuran pun gw gak bakal ikut, ketangkep bonyok gak ketangkep juga bonyok(sama nyokap)
.Quote:
Sumpah demi kerang ajaib, pas Dion bilang kayak gitu, Rena lagi di depan pintu
. Denis dan Andi yang menyadarinya langsung terdiam seribu bahasa, tapi Dion masih aja ngecaprak sampai dia bertanya kenapa pada diem. Akhirnya Dion menoleh karena lirikan mata gw.Quote:
Ntah Dion ini kayaknya takut banget sama pelototan Rena
. Setelah mereka pergi, baru deh dia duduk disamping gw. Tatapan sangar Rena kalau dipikir-pikir, sekilas mirip banget sama tatapan kak Lena dan nyokap, sama-sama bikin lawan jenis kocar-kacir. Kayak bokap, yang di pelototin nyokap langsung ngabur ke kamar. 
Kelihatanya Rena kembali dengan sebuah kotak bekal, dari warnanya, sepertinya gw inget kalau kotak bekal tersebut adalah kotak bekal yang dulu isinya spaghetti dan pernah dirberikan ke gw waktu itu. Tapi bodohnya gw malah memberikanya ke orang lain, bukan gw makan sendiri, jujur gw masih merasa bersalah karena itu.

Rena membuka kotak bekalnya dan... ternyata berisi spaghetti yang sama persis yang waktu itu diberikan ke gw
. Wah kayaknya ini hari keberuntungan gw setelah mendapatkan babak-belur
. Gak sabar ingin segera melahapnya
.Quote:
Setelah mengambil piring, Rena membagi spaghetti yang ada di kotak bekalnya. Awalnya gw kira dia membaginya sama rata, eh tau-tau banyak sebelah
dasar rakus.Quote:
diet katanya? Badan udah langsing pake banget, masih mau diet?. Gak percaya gw kalau dia mau diet, lagi pula gak mungkin dia bawa bekal yang isinya cukup banyak kalau niat mau diet. 
Saat itu gw langsung menukar wadah kami dengan cepat sampai Rena agak kaget, dan untungnya gak tumpah.
Quote:
Karena gw gak mau debat, akhirnya gw bagi lagi isinya dengan sama rata. Dia sempat protes sih, tapi tak berlangsung lama setelah gw bilang “biar adil”.
Hmm.. saat suapan pertama, langsung timbul kembali rasa menyesal telah menyia-nyiakan bekal buatan Rena waktu itu. Rasanya.... Enak buanget, jauh lebih enak dari bekal buatan Felisa, tapi bukan berarti bekal Felisa gak enak, enak juga kok dan gw suka
.Quote:
Setelah Sandy pergi, kami melanjutkan makan sambil ngobrol-ngobrol. Gw pun meminta maaf kembali soal bekal waktu itu, Rena tersenyum dan menjawab “lupain aja”. Walaupun dia bilang seperti itu, gw yakin sebenernya dia masih kesal, lagian gak mungkin juga dia menyindir gw tadi kalau tanpa alasan itu
.Obrolan kami waktu itu lebih banyak bahas hal-hal yang sepertinya kurang penting, tapi sangat seru untuk dibahas, sampai-sampai Rena tertawa lepas karena itu. Padahal gw gak tau dimana lucunya, tapi Rena malah ketawa ngakak
. Saat sedang asik ngobrol, tiba-tiba...Quote:
jenggalasunyi dan 10 lainnya memberi reputasi
11


Laras
,” kak Rena
,” kak Rena
,” kak Rena
,” kak Rena
,”
,” Dion dkk
.