Kaskus

Story

menyingsing90Avatar border
TS
menyingsing90
Sebenarnya cinta
Hallo penghuni SFTH, ketemu sama ane lagi nih, penulis amatir yang kadang lupa dengan tulisannya sendiri hehehe...emoticon-Peace
berhubung thread sebelumnya udah di delete karena draft cerita yang ane bikin sebelumnya hilang jadi ijinkan ane untuk berbagi cerita (imanjinasi) lagi ya. Mudah-mudahan gak negbosenin. Selamat membaca... emoticon-Smilie






Sebenarnya Cinta





Sebenarnya cinta

Cover by agan riski.jahat

Sebenarnya cinta

Cover by agan neopo



Ku tak tau, Harus bagaimana untuk
Raba mimpi atau Nyata dan bedakan Rasa dan suasana
Dalam rangka Sayang atau cinta
Yang sebenarnya



Letto - Sebenarnya Cinta




Tokoh-tokoh cerita



Fathir Arkana (arkan), Cowok pendiam yang mempunyai dua sisi kepribadian. Di lingkungan teman-teman sekolahnya arkan dikenal culun dan kutu buku, namun hal tersebut berbeda jauh dengan sifatnya jika berada diluar lingkungan sekolah, pecicilan, sedikit keras kepala dan mempunyai ego yang cukup besar. Arkan merupakan anak tertua di keluarganya. Dari segi fisik arkan cukup enak dipandang terutama bagi lawan jenis, mempunyai darah arab dari ayahnya di gabung dengan kecantikan khas melayu dari bundanya cukup membuat arkan mendapatkan julukan “si kutu buku imut” dari teman-teman sekolahnya.

Tinggi badan : 184 cm (agak jangkung)
Saudara kandung : Mayang
Zodiak : Sagitarius
Kulit : Coklat Khas Indonesia
Ciri khas : Alis tebal dan pandangan mata coklatnya yang tajam, kutu buku.
Plus : Rupawan, jago main gitar, body kekar, diam-diam,perhatian, sangat menyanyangi adik dan bundanya, dan selalu menghindar untuk mencampuri urusan orang lain.
Minus: Cuek, pecicilan, egois, pendiam, gampang bosan, pemalu.



Mayang Fathira (mayang), Cewek imut, manja dan sedikit cerewet ini adalah adik kandung dari arkan yang beda dua tahun dengan abangnya. Mayang sendiri sangat dekat dengan abangnya apalagi setelah ayahnya meninggal. Dari segi fisik mayang juga tak kalah menarik dibandingkan abangnya, putih, tinggi, alis tebal, rambut hitam ditambah dengan sifat manja yang kadang lumayan sering membuat abangnya jengkel.

Tinggi badan : 167 cm
Saudara kandung : Arkan
Zodiak : Libra
Kulit : Putih
Ciri khas : Alis tebal (persis kayak abangnya), pendangan teduh, lesung pipit.
Plus : Manis, perhatian terutama dengan saudara kandungnya, jago nyanyi, setia dalam hal apa saja, terbuka, periang, rajin dan cerdas.
Minus : Manja, pecicilan, cerewet.



Muhammad Fadil (fadil), Merupakan sahabat dekat arkan, mereka kenal dari kelas satu SMP. Disekolahnya fadil sedikit lebih populer dibandingkan sahabatnya ini, karena dia merupakan kapten tim basket, aktif di berbagai macam ekstrakulikuler dan sedikit dikenal sebagai playboy karena gampang terpengaruh dengan pandangan pertama. Meskipun begitu fadil sedikit menaruh rasa terhadap mayang yang merupakan adik sahabatnya sendiri, namun rasa tersebut dipendamnya dalam-dalam karena takut bakal merusak persahabatan mereka berdua.

Tinggi badan : 175 cm
Sahabat : Arkan
Wanita favorit : Mayang (karena gampang digombalin) dan Fika (pacarnya)
Musik favorit : Dangdut dan metal
Kulit : Hitam manis
Status : Belum menikah (masih pacaran)
Ciri khas : Suaranya gampang dikenal (cempreng)
Plus : Setia kawan, periang, agak cerewet untuk ukuran cowok, gampang diomogin terutama oleh sahabatnya, arkan.
Minus : terlalu mudah mengalah, nekad, dan punya masalah lambung mulai dari diare sampai asam lambung.



Kanaya Azita (naya), Adalah teman satu angkatannya arkan dan fadil, namun berbeda kelas. Di sekolahnya naya tidak hanya dikenal karena paras cantik dan pembawaannya yang sedikit kalem, namun juga dikenal berkat prestasinya di bidang akedemik dan ekstrakulikuler. Kecantikannya juga ditambah dengan sifatnya yang supel, perhatian dan setia kawan. Rambut kuncir, postur tubuh seksi, senyuman mematikan benar-benar membuatnya menjadi siswi yang paling sering dikejar oleh teman-teman satu angkatannya fadil dan arkan. Bahkan arkan sendiri diam-diam juga sedikit mengagumi sosok naya.

Tinggi badan : 165 cm
Sahabat : Riska
Kulit : Putih mulus (kayak jalan baru)
Ciri khas : Bibir tipi manis, rambut kuncir, senyuman mematikan.
Plus : Anggun, cantik, tutur kata lembut, perhatian, enak diajak ngobrol, easy going, supel
Minus : Kurang teguh pendirian, sifat yang sering berubah-ubah dan tak terduga, terlalu bergantung dnegan perhatian dari orang lain dan sedikit rapuh kalau berdiri sendiri.



Riskika larasati (riska), Merupakan sahabat dekatnya naya. Sedikit cerewet, namun gampang bergaul dengan siapa saja. Disekolahnya riska terkenal dengan sifatnya yang periang, suka bercanda, dan sedikit jahil. Berkulit hitam manis dan berbadan tinggi. Riska bisa dikategorikan sebagai lady rocker karena aktif di ekskul musik dan lumayan sering diajak manggung sebagai gitaris oleh teman-teman seangkatannya bahkan juga sering manggung di klub malam dan café-café.

Tinggi badan : 170 cm
Sahabat : Naya
Kulit : Hitam manis
Ciri khas : Tomboy, sekilas terlihat seperti seorang lady rocker, tahi lalat di bawah bibir, rambut bergelombang berantakan namun seksi.
Hobby : Combaling arkan dan naya.
Plus : Periang, jago main gitar dan piano, gampang bergaul, seksi, berkarakter.
Minus : Kurang terbuka dan sering menyimpan apa yang sebanarnya dirasakan.




Donna feliciana (Donna), Teman sekelasnya arkan dan fadil dari SMP, namun tidak terlalu dekat dengan mereka berdua. Dulunya waktu SMP donna terkenal tomboy bahkan sering dipanggil dengan nama doni oleh teman-temannya. Dari segi fisik sebenarnya donna cukup menonjol karena dilahirkan di keluarga campuran indo-italy. Selama di SMA sosok donna cukup populer karena wajahnya yang sedikit indo namun masih sedikit kalah saing dengan naya dan riska karena donna mempunyai sifat yang hampir sama dengan arkan, pendiam, kutu buku, dan tidak terlalu bergantung dengan perhatian orang lain alias cuek.

Tinggi badan : 168 cm
Kulit : Kuning langsat
Fakta menarik : Transformasi dari tomboy menjadi anggun bagaikan bidadari (lebai)
Ciri khas : Mata biru, rambut yang sering berubah-ubah warna, bibir seksi, hidung mancung, kadang berkacamata.
Plus: Jujur, sabar, penyayang, perhatian, tidak terlalu memikirkan bentuk fisik, modis.
Minus : Terlalu sering menyalahkan diri sendiri, kurang percaya diri, sedikit pemalu.




Aninditha adesya ardani (Ditha/ditong), Teman satu kampusnya arkan yang dikenalnya waktu ospek. Cewek manis, behelan, berlesung pipit ini kenal dengan arkan karena hampir kena hukum waktu ospek namun diselamatkan dengan aksi absurdnya si arkan. Ditha/ditong orangnya easy going, gampang nurut, agak cuek dengan dirinya sendiri namun perhatian dengan orang yang ada disekitarnya. Dari segi fisik, ditha sebenarnya terlihat manis, cantik khas Indonesia banget, dan juga terlihat kalem meskipun kalau udah kenal jauh dari kata kalem. Sedikit menyimpan rasa dengan arkan karena aksi absurd si arkan pas ospek cukup berkesan bagi ditha.

Tinggi badan : 164 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : cewek pertama yang membuat arkan rela sedikit berkorban secara spontan.
Ciri khas : Behelan, lesung pipit, rambut hitam legam, kalem.
Sahabat : Novan dan bayu
Plus : Easy going, perhatian dengan orang disekelilingnya, keibuan, kalem, anggun khas wanita jawa, manis.
Minus : Kalem yang kadang jadi senjata makan tuan, terlalu mudah dipengaruhi meskipun sebenarnya punya pendirian teguh.




Novan arianto (Novan), Teman satu kampusnya arkan yang juga dikenal waktu ospek. Merupakan sahabat dari ditha sejak kecil karena masih ada hubungan keluarga meskipun jauh. Sudah dianggap sebagai abangnya sendiri oleh ditha meskipun sering cekcok. Dari segi fisik novan jauh lebih unggul di bandingkan arkan untuk ukuran badan dan otot karena sejak SMA novan memang rajin fitness, namun untuk urusan tinggi novan kalah jauh bahkan sedikit lebih pendek kalau berdiri disamping ditha. Berpikiran dewasa meskipun berbadan sedikit pendek, pendengar yang baik namun penasehat yang buruk. Disamping itu semua, setia kawan.


Tinggi Badan : 160 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : Sepupunya ditha
Sahabat : Ditha dan bayu
Ciri khas : Rambut ikal, badan kekar, suka pake baju ketat.
Plus : Setia kawan, pendengar yang baik, berpikiran dewasa.
Minus : Penasehat yang buruk, pikiran dewasanya kadang melewati batas



Bayu anggara (Bayu), Teman satu SMA ditha dan novan yang kenal dengan arkan karena sering fitness bareng. Bayu dan arkan sebanarnya sama-sama seimbang dalam segi fisik, sama-sama mempunyai postur tinggi namun dari segi sifat bayu jauh lebih dewasa dan mandiri. Bayu sendiri memilih untuk tidak kuliah karena mempunyai prinsip sendiri. Meskipun gak kuliah bayu sibuk mengurusi bisnis kecil-kecilan mulai dari warung kecil dan penyewaan sound system.

Tinggi badan : 182 cm
Kulit : Putih bersih
Sahabat : Ditha dan novan
Fakta menarik : Pengusaha muda, tidak kuliah.
Ciri khas : Postur jangkung, berkacamata, rapi.
Plus : Mandiri, cerdas, berkarakter, berani mengambil resiko, tampang kayak artis.
Minus : Rada-rada songong, sama kayak arkan kadang tampang menarik justru menjadi halangan untuk mendapatkan cinta.



Kamila Faranisa (Mila), Cewek perfeksionis, sedikit jutek dan independen. Hal tersebut terlihat dari kerjaannya yang di percaya mengurusi bisnis yang cukup besar oleh bos nya meskipun masih kuliah. Pernah menjadi model karena mempunyai postur bagus untuk ukuran cewek Indonesia. Sama seperti arkan kamila tidak terlalu memikirkan masalah yang berhubungan dengan hati, tapi kalau sudah mulai terkena virus cinta, kamila bisa bingung dengan dirinya sendiri.

Tinggi badan : 172
Kulit : Putih, bening enak dipandang.
Fakta menarik : Pernah jadi model, manajer distro.
Sahabat : Jenny dan ade.
Ciri khas : Wajah sedikit mirip artis korea, modis, pandangan teduh, sibuk, nada suara seksi, suka pakai topi.
Plus : Cakep dan manis dicampur jadi satu, mandiri, pinter cari duit sendiri, postur vbak super model, senyuman mematikan, pintar memanfaatkan keadaan.
Minus : Kurang terbuka, gak mau diusik, gila kerja, kurang santai dan sedikit butuh perhatian meskipun diluarnya terlihat kuat.



Alif firmansyah (Alif)salah satu mahasiswa tingkat akhir di sebuah kampus di kota semarang yang akhirnya sedikit beruntung mendapatkan cintanya donna meskipun sempat hubungan mereka sempat digoyahkan oleh sifat liar arkan. Alif merupakan seorang mahasiwa mandiri yang mampu membayai kuliahnya berkat hasil kerja sampingan. Sedikit alim meskipun kadang sering tergoda dengan pesona sosok donna. Berpikiran dewasa, pemaaf dan pengertian.

Tinggi badan : 170 cm
Kulit : Hitam manis
Pacar : Donna
Fakta menarik : Jago komputer, gamer dan teknisi.
Ciri khas : Berkacamata, pakian rapi.
Plus : dewasa, bertanggung jawab, mandiri, tidak menyerah dengan keadaan, pemaaf, rajin ibadah, jago ngaji, bisa menjadi diri sendiri.
Minus : Kurang percaya diri.



Aulia ashifa (shifa), adik angkatannya arkan di kampus, cewek manis yang mempunyai gigi gingsul yang justru membuatnya terlihat menarik, kadang memakai jilbab kadang berpakaian seksi, mungkin masih mencari jati diri. Shifa sangat aktif di organisasi kampus bahkan saking aktifnya dia dekat dengan orang-orang yang berkerja di kantor jurusan yang dimanfaatkannya untuk menggali informasi tentang kakak angkatan favoritnya, arkan. Bertubuh mungil namun imut, agak lucu dan sedikit menggemaskan.

Tinggi badan : 165 cm
Kulit : Kuning langsat
Sahabat : Gadis
Kakak angkatan favorit : Arkan
Fakta menarik : Jago taekwondo, pernah ikut kejuaraan tingkat kabupaten dan sekarang sedang mendalami muay thai.
Ciri khas : Berkacamata frame tebal, rambut hitam lurus yang dikuncir kuda meskipun kadang tidak terlihat kalau sedang memakai jilbab.
Plus : Manis, cakep apalagi kalau sedang memakai jilbab, pintar, mahasiswa unggulan, aktif dikampus, rajin ibadah, pintar dandan.
Minus : Terlalu gampang jatuh cinta, suka terburu-buru dalam menentukan pilihan.



Maaf kalau tokohnya kebanyakan hehehe emoticon-Peace
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 359 suara
Siapakah dari 12 tokoh utama favorit agan/aganwati dalam cerita ini?
Arkan/Fahtir (Fathir Arkana)
23%
Mayang (Mayang Fathira)
12%
Fadil (Muhammad Fadil)
3%
Naya (Kanaya Azita)
17%
Riska (Riskika Larasati)
4%
Donna (Donna feliciana)
8%
Ditha/Ditong (Aninditha Adesya A)
13%
Novan (Novan Arianto)
2%
Bayu (Bayu Anggara)
2%
Mila (Kamila Faranisa)
3%
Shifa (Aulia Ashifa)
11%
Alif ( Alif Firmansyah)
3%
Diubah oleh menyingsing90 15-03-2017 13:57
afrizal7209787Avatar border
yusrillllllAvatar border
wahabharry7707Avatar border
wahabharry7707 dan 72 lainnya memberi reputasi
73
1.2M
3.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.7KAnggota
Tampilkan semua post
menyingsing90Avatar border
TS
menyingsing90
#2537
Part 162 Deal besar

Ujian akhir semester pun selesai, arkan melihat nilainya sedikit turun dibandingkan saat sebelum kecelakaan meskipun hanya turun sedikit, seenggaknya dia sendiri bisa bersyukur karena masih diberikan kemampuan berpikir tajam setelah kepalanya hampir pecah dihantam motor seberat 200 kg. Satu per satu mata kuliah wajib pun sudah diambil semua, hanya tersisa KKN dan tugas akhir. Sementara teman-temannya yang lain seperti novan, riska dan fadil sudah mulai sibuk mengerjakan tugas akhir di kampus mereka masing-masing, bahkan ditha sendiri juga sudah hampir menyelesaikan studynya di negara kincir angin.

Arkan sejenak duduk di hall tengah kampus, membuka laptop dan memeriksa tanggal-tanggal penting yang ada di masa liburan semester nanti, salah satunya adalah pertemuan besar dengan perusahaan distributor kopi dari swedia. Ini akan menjadi pertemuan bisnis pertama dalam skala besar yang akan dirasakan oleh arkan yang merupakan pemilik tunggal dari sebuah lahan kosong yang sudah diolahnya dengan bantuan abang sepupu dan datuknya menjadi sebuah kebun kopi yang sudah hampir panen untuk pertama kalinya. Perkebunan arkan terpilih bukan karena kebetulan semata, beberapa bulan lalu dia sempat mengirimkan proposal kerja sama berkat usulan dari bara yang sudah memiliki relasi dari perusahaan tersebut dan proposal yang dikirimkan arkan cukup menjadi pertimbangan karena kondisi perkebunan yang baik secara geografis karena berada di daerah pegunungan, susunan tanaman yang rapi dan berada di lereng perbukitan.

Arkan kemudian meluncur ke sebuah pusat perbelanjaan untuk mencari stelan resmi dan merapikan potongan rambutnya. Akhirnya setelah maghrib arkan pulang ke rumah dan disana sudah ada bundanya yang datang dari padang untuk menghabiskan akhir pekan di jogja sekaligus memberikan semangat untuk si sulung yang semakin kesini semakin mirip dengan sosok almarhum suaminya. Ada juga bara dan bunga yang datang dari jambi bersama anak mereka gilang yang sudah berumur tiga tahun.


“Udah belanja?” Tanya bara.

“Udah…”

“Udah cukur?”

“Udah…”

“Sip lah… jaga kondisi fisik, karena kalau kerjasama ini tembus, mereka bakal langsung datang ke jambi buat liat langsung kebun sama kondisi tanamannya… untuk yang disana udah abang urus, mereka udah siap, tinggal kamu selaku boss besarnya yang bakal menentukan jadi atau enggaknya deal bisnis pertamamu…” Ujar bara manggut-manggut kagum melihat sepupunya yang langsung naik pangkat dari tukang jaga angkringan menjadi boss besar.

“Kapan sih ketemunya bar?” Tanya dokter sarah.

“Besok malam makwo… di hotel ****…”

“Emang yang datang orang dari swedia langsung?”

“Iya… kebetulan bara kenal waktu ikut seminar di jerman… pecinta kopi, apalagi kopi Sumatera, katanya ada rasa khasnya… makanya bara usulin arkan buat bikin proposal kerja sama, kalau tembus hasilnya bakal banyak makwo, insya allah… tergantung arkan nya aja sekarang… siap gak dia jadi boss besar? Hahaha…”

“Gimana bang?” Tanya dokter sarah ke anaknya.

“Abang siap bun… selama caranya cocok dengan cara abang…”

“Sip lah… besok jam tujuh malam abang jemput… ingat, pake dasi, jass, pakaian rapi dan jangan pake celana jeans… kesan pertama itu lumayan berpengaruh… “

“Siap…”



Keesokan malamnya, arkan sudah berdiri gagah didepan cermin dengan pakaian formal, kemeja putih yang dilapisi jas abu-abu, celana abu-abu dan sepatu kulit hitam mengkilat. Sisiran rambut klimis cukup memberikan aura berwibawa.


“Mirip mafia ya bun…” Komentar mayang berdiri menilai abangnya.

“Gapapalah asalkan jangan jadi mafia beneran… “

“Cocok gak?” Tanya arkan cengengesan antara canggung dan berusaha terlihat serius.

“Mantep… mayang akui untuk malam ini abang beneran kelihatan ganteng… gak kayak biasanya… “ Mayang mengacungkan kedua jempolnya.

“Tumben muji?”

“Soalnya kalau meetingnya sukses mayang minta jatah… minimal sehari penuh belanja pake kartu debit abang…” Pinta mayang ngelunjak.

“Bangkrut ntar abangmu dek hahaha…”



Tak lama kemudian bara datang juga tak kalah rapinya.


“Oke, abang pamit dulu… doain sukses ya bun, dek…” Arkan menyalami bundanya.

“Amin… bunda tunggu kabar gembiranya…” Dokter sarah mengecup kening anak pertamanya ini.



Jam delapan malam arkan dan bara sudah berada di ruang meeting hotel mewah di kawasan utara kota jogja. Arkan akhirnya bertemu pemilik perusahaan yang berasal dari swedia tersebut yang datang dengan beberapa asistennya. Setelah cukup berbasa-basi akhirnya arkan mempresentasikan ulang isi proposalnya yang diperhatikan secara langsung oleh direktur utama perusahaan tersebut. Tanya-jawab pun diladeni arkan dengan lancar meskipun harus menggunakan bahasa inggris. Setelah itu pemilik sekaligus direktur utama perusahaan tersebut terlihat serius berdiskusi dengan beberapa asistennya menggunakan bahasa swedia.


Akhirnya mereka kembali berdiskusi mengenai masalah administrasi dan segala macamnya, pertemuan kali ini pun mulai menemui kesepakatan bisnis, dan sekarang si pengusaha dari swedia tersebut malah tertarik untuk mengetahui lebih dalam siapa kiranya yang akan menjadi rekan bisnisnya ini.


“Mr arkana…” Panggil si pengusaha yang bernama Casper.

“Ya…”

“Bisa ceritakan sedikit tentang latar belakang anda… ini mungkin agak sedikit melenceng dari agenda pertemuan tapi saya akan sangat senang kalau saya bisa kenal dengan orang yang akan menjadi rekan bisnis saya nantinya…”

“Baiklah Mr casper… saya masih berstatus seorang pelajar di salah satu universitas swasta dengan jurusan bisnis internasional… “

“Jadi ini merupakan pertemuan bisnis pertama anda?”

“Iya, untuk skala sebesar ini… tapi untuk skala kecil saya sudah cukup sering terjun langsung dalam dunia bisnis kecil-kecilan…”

“Contohnya?”

“Saya pernah kerja di bisnis pakaian, bisnis kuliner dan akhirnya terjun di dunia perkebunan saat saya cuti kuliah karena dalam masa penyembuhan cedera saya beberapa waktu lalu…”

“Anda pernah cedera parah?” Tanya mr casper kaget.

“Iya, saya sempat koma selama satu bulan karena terlibat kecelakaan…”

“Kalau dari segi SDM, apakah nantinya anda bersedia menggunakan SDM dari luar untuk bekerja di lahan perkebunan anda?”

“Saya lebih senang menggunakan SDM lokal…”

“Begini Mr arkana, saya mempunyai beberapa ahli yang mungkin nantinya bisa membantu mengembangkan kualitas tenaga kerja lokal yang anda gunakan sekarang… “

“Maaf, Mr casper… saya cukup puas dengan kualitas SDM yang saya miliki saat ini, mereka tau apa yang mereka kerjakan… seperti yang sudah saya jelaskan dalam proposal dan juga sudah saya presentasikan didepan anda… saya tidak akan mengganti SDM saya dengan yang lain… Mereka sudah jadi tulang punggung usaha saya selama ini, sudah seperti keluarga dan saya juga sangat senang mereka mengolah perkebunan saya dengan menjunjung tinggi kearifan lokal dan metode-metode tradisional dan itu sudah menjadi cirri khas tersendiri yang tidak akan pernah saya rubah…” Jelas arkan dengan nada yakin dan percaya diri.

“Apakah kebijakan seperti itu akan menjadi hambatan untuk memperluas bisnis anda, apalagi di era global seperti ini…apakah anda tidak takut dengan kebijakan seperti itu akan menyababkan anda dan usaha anda kehilangan relasi kerja sama dalam skala internasional?” Si casper masih terus ngeyel mengetes karakter anak kemarin sore ini.

“Mr casper… saya kehilangan ayah saya di umur 15 tahun, kehilangan cinta pertama saya ketika saya terbaring koma… dan sekarang anda bertanya apakah saya takut kehilangan relasi seperti anda?” Tanya arkan tersenyum tajam.

“Maaf Mr arkana… saya hanya berusaha memastikan dengan siapa saya akan berbisnis, dari pengalaman saya cukup banyak para pebisnis muda yang terlena dengan tawaran besar sehingga mengorbankan apa saja demi mencapai deal yang bernilai besar dalam hitungan materi sampai-sampai mereka mengacuhkan nilai-nilai etika dan ciri khas dari bisnis mereka… dan sepertinya anda bukan tipe-tipe semacam itu, mr arkana?”

“Baik atau buruknya keputusan saya dalam berbisnis, saya masih akan merasa senang kalau saya lakukan itu semua dengan cara saya sendiri… dan cara saya sudah saya jelaskan dari awal… semuanya kembali ke anda sendiri mr casper…”

“Did I hear My way by frank Sinatra, mr arkana?” tanya mr casper yang menangkap lirik lagu jadul dalam penjelasan arkan barusan.

“Yes you did…”

“Wow… baru pertama kali saya bernegosiasi bisnis yang akhirnya justru saya yang diberikan pilihan, bukan yang memberikan pilihan… baiklah, saya rasa sebuah keputusan yang tepat kalau kita akan menjadi rekan bisnis kedepannya…” Mr Casper mengulurkan tangannya.

“Dengan senang hati…” Jawab arkan membalas uluran tangan tersebut.

“Anda sedikit mengingatkan saya dengan anak laki-laki pertama saya…” Mr casper sedikit berbisik.

“Ohhh terima kasih mr casper…”

“Ya, sayang nya dia meninggal beberapa tahun lalu dalam kecelakaan mobil… “ Ujar mr casper yang melihat arkan membuatnya teringat dengan sosok anaknya sendiri.

“I'm sorry to hear that..."



Akhirnya acara meeting pun selesai, perwakilan dari perusahaan mr casper akan meninjau langsung lahan perkebunan kopi beberapa hari lagi. Bahkan di akhir pertemuan arkan ditawarkan untuk mengunjungi langsung headquarter perusahaan yang berada di swedia namu ditolak karena arkan sendiri masih ingin menghabiskan libur kuliah layaknya seperti mahasiswa biasa bukan sebagai seorang pebisnis muda yang baru saja mendapatkan deal besar pertamanya.


Dijalan pulang dari hotel bara berkali-kali geleng-geleng kepala karena selama meeting arkan cukup berani meladeni pertanyaan mr casper dengan gaya nya sendiri.


“Abang kira bakal melayang dealnya gara-gara kau jawab terus pertanyaan dia ar…”

“Lha wong dia nanya yo tak jawab bang…”

“Hahaha mantap lah, selamat ya buat bisnis pertamamu dalam skala besar…”

“Makasih bang… gara-gara abang sama datuk juga ini yang dulu nyuruh lahan kosong itu ditanami, ternyata lumayan juga hasilnya…”

“Tinggal cari pendamping hidup nih kayaknya haha… bisnis yang udah berjalan punya, aset punya, modal tampang lumayan lah… tunggu apa lagi?” Goda bara.

“Nunggu ada yang mau bang….”

“Makanya sering-sering dandan kayak gini, pasti banyak yang ngantri… roda dua mu ganti sama roda empat, BMW, merc dan Audi kayaknya bisa lah kau beli pake kantong sendiri…”

“Nah itu yang gak cocok sama aku bang, aku gak mau orang liat apa yang aku punya… aku mau orang liat aku apa adanya…”

“Cowok jangkung berpakain mahal merk terkenal, bermotor besar seharga mobil, hilir mudik terbang jogja-padang -jambi pake kelas bisnis terus… gitu?”

“Yo gak gitu juga…”

“Hahaha becanda abang ar… kau masih muda, nikmati aja, jalani apa yang ada, urusin hari tua bundamu, siapin masa depan adikmu… kalau kau bisa ngelakuin dua hal itu, itu baru namanya cowok… baru sepupuku itu namanya… “Jelas akbar yang perjalana hidupnya tak kalah brutal dibandingkan arkan, pernah hampir dibunuh paman sendiri, todong-todongan senjata dengan sang istri, ditinggal kedua orang tuanya dalam waktu bersamaan, namun mampu mulai berpikir dewasa seiring tumbuhnya sang buah hati dan jatuh cinta kedua kalinya kepada sang istri.

“Makasi bang… meskipun kita sepupu jauh, aku tetap anggap abang kayak saudaraku kandungku sendiri… kalau gak ada abang gak tau juga aku gimana caranya jagain apa yang udah ditinggalin ayahku… “

“Abang juga banyak hutang budi sama bundamu ar, kalau gak ada dia abang sama mbak bunga mungkin juga udah pisah lama…. “



Sampai di rumah arkan disambut masakan enak bundanya yang dibantu masak oleh mayang dan istrinya bara. Arkan yang risih dengan pakaian formal akhirnya kembali dengan celana training panjang dan baju tanktop layaknya anak rumahan.


Malam ini arkan bisa tersenyum karena dimasakin dendeng, punya relasi bisnis yang baru dan mendapatkan saran-saran memilih pasangan hidup dari bara dan bunga yang pernikahan mereka sempat layaknya roller coaster namun akhirnya kembali sejalan setelah sadar mereka tidak bisa hidup terpisah satu sama lain.


Dan malam ini ada juga sedikit kejutan kecil karena dua teman dekat adiknya, rindang dan joanna datang ke rumah setelah makan malam dan belajar bareng di ruang tengah karena mereka masih ada beberapa jadwal ujian lagi sebelum libur panjang, dan berkat saran absurd mayang beberapa hari yang lalu arkan cukup sering curi-curi pandang ke arah rindang. Dan beberapa kali aksi arkan tersebut ditangkah basah oleh mayang yang langsung mengirim chat ke handphone arkan.


“Bener kan kalau dilihat jelas-jelas, rindang lebih cakep dari semua teman wanitamu hehe… “



Dan arkan mengiyakan hal tersebut didalam hati sambil kembali asik cerita dengan bundanya di teras rumah. Rindang, namanya serindang wajahnya, gumam arkan pelan. Sekali-kali gak ada salahnya mengagumi keindahan ciptaan tuhan.


"Hah? wajahnya siapa yang rindang?" Tanya dokter sarah mendengar gumam pelan anaknya.

"Gapapa... salah sebut bun..."

piaupiaupiau
sormin180
junti27
junti27 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.