Kaskus

Story

montormeburAvatar border
TS
montormebur
CINTA, AGAMA, &MAMA
Diubah oleh montormebur 25-08-2018 07:48
bukhoriganAvatar border
tesinuraeniAvatar border
kadal32672Avatar border
kadal32672 dan 14 lainnya memberi reputasi
11
268.9K
2.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
montormeburAvatar border
TS
montormebur
#143
TELUNG PULUH PITU
Aku masih manusia, suka melanggar apa yang di larang. Perbuatan yang sudah jelas di larang oleh Tuhan dengan sadar ku langgar, dan tanpa rasa malu aku masih memohon sama Tuhan.

Paginya aku sholat subuh di samping ranjang Novi. Kulampiaskan semua beban di hati di sujud terakhir ku. Selesai salam Novi memanggil ku....

Quote:


Jam setengah enam Dewi pamit pulang. Tak berselang lama seorang perawat dengan kereta dorong mengantar sarapan untuk Novi. Aku menyuapinya sambil melanjutkan obrolan ringan. Baru beberapa suap Novi udah gak mau,gak enak katanya. Hehe masakan RS memang ada yang enak? Masakan RS kan gak pake bumbu jadi rasanya ya hambar. Anyep lah kalo aku bilang.
Siangnya keluarga Novi datang menjenguk. Ada Simbah dan keluarga pamannya. Aku memilih menyingkir ke kantin, aku gak begitu suka lihat mereka. Walau bagaimanapun Novi kan keluarga mereka, novi kan juga butuh perhatian bukan hanya duit. Ternyata Ika mengikutiku ke kantin. Udah lama aku gak ngobrol sama Ika. Sekarang rambutnya pendek, terlihat lebih dewasa. Cantik sama seperti Novi, yg membedakan Novi rambutnya panjang. Mungkin kalo Ika rambutnya gak di potong pendek orang akan mengira saudara kembar.

Quote:


Setelah semua keluarga nya pulang kecuali Ika aku kembali menemani Novi . Aku tersenyum bahagia melihat mereka akrab saling berbagi tawa. Keduanya sama-sama cantik, semoga aku bisa dapat keduanya. Eh gak ding, aku hanya bercanda ya Tuhan. Tapi jika Kau mengabulkan hamba tak kuasa menolak.

Sorenya mbak Dita dan mbak Silvi datang menjenguk. Ika juga pamit mau pulang,ika juga sempat ngobrol dan cipika-cipiki sebentar sama mbak Dita.

Quote:


Kami bercanda berbagi tawa. Mbak Dita dan mbak Silvi baru pulang setelah jam besuk habis. Mbak Silvi ngasih tas yg isinya baju ganti yg pesen kemarin. Makasih mbak kamu emang baik.

Keesokan harinya dokter melakukan pengecekan terakhir sebelum Novi di ijinkan pulang. Dan hasilnya Novi memang sudah boleh pulang. Aku bereskan semua barang kami. Lalu Novi nelpon simbahnya minta di jemput,dan jawabannya Simbah lagi ada urusan di kabupaten sebelah. Aku akhirnya nyewa taksi di depan rumah sakit. Lagi dan lagi......

Sesampainya di rumah Novi,ku bantu menuju kamarnya. Mbok Ponco membantu membereskan barang bawaan dan baju-baju kotor. Setelah itu mbok Ponco pamit. Kita cuma berdua di kamar, kukecup bibir nya "nanti kita liburan kalo adek udah sembuh" bisikku di telinganya. Lalu kami ciuman bibir lagi,dan kali ini sangat lama meluapkan rasa rindu yg tertumpuk selama break kemarin. Sori lihemoticon-Stick Out Tongue

Seminggu setelah itu Novi udah kembali masuk sekolah. Karena Novi gak mau pake mobil ke sekolah,aku yg jadi sopir nya antar jemput. Sedangkan kalo pake motor tangan kirinya kadang masih sakit kalo buat narik kopling. Aku juga masih kerja di tempat om **** . Abis nganter Novi langsung ke tempat om **** tengah hari biasanya udah beres. Aku sudah jarang ke kos2an paling kalo pengen ketemu mbak Silvi doang, barang-barang ku sebagian juga masih ada di kos.

Suatu hari aku jemput Novi, tapi Novi gak mau pulang. Dia minta di antar ke gereja, aku heran ini kan bukan hari Minggu tapi kok minta ke Gereja. Setelah nyampe gereja Novi mengajak aku masuk ke dalam gereja. Jadi seperti ini to bentuk gereja itu. Ku akui interior nya keren, artistik. Di dinding kanan kiri ada lukisan besar. Lukisan yang menggambarkan Yesus sedang berdakwah. Di depan sebelah kanan ada piano klasik. Di depan agak kekiri ada semacam mimbar gitu. Lalu ada patung bunda Maria yg sedang membawa sesuatu di depan dan diatasnya ada Yesus yg sedang di salib.

Karena bukan hari Minggu gereja nampak sepi, hanya ada satpam,tukang kebun dan beberapa orang saja, itupun di luar gedung gereja. Di dalam cuma ada kita berdua.

Sesaat setelah masuk pintu gereja Novi menuju ke sebuah baskom kecil tapi bentuknya unik lalu mengambil koin putih yg di rendam air di dalamnya, lalu memakannya. Kata Novi itu air suci.

Quote:

Karena penasaran aku pun mencoba nya. Ini sih bukan koin, bentuknya lembut dan lentur. Ku masukkan ke mulutku pelan-pelan,hambar gak ada rasanya. Mirip roti tawar. Aku tanya sama novi itu apa tapi cuma di jawab dengan senyuman. Novi lalu mengajak ku duduk di deretan kursi panjang no 3 dari depan sebelah kanan,di depan bunda Maria persis. Aku mau tanya sesuatu sama Novi tapi dgn isyarat tangannya seolah memintaku untuk diam.

Novi lalu menggerakkan tangannya seolah menggambarkan simbol salib, sambil mengucap doa-doa . lalu kedua tangannya mengepal di depan dada sambil menunduk.


Spoiler for DOA:


Inti doanya begitu,aku gak paham soalnya....

Novi masih menunduk dengan meneteskan air mata. Mungkin melanjutkan doa dalam hati. Setelah selesai Novi mengajakku keluar dari gereja. Lalu kita makan di warung dekat gereja. Di tengah makannya Novi bicara padaku.....

Quote:

Setelah ku bayar apa yg kita makan, kita balik ke parkiran. Saat berjalan menuju warung ada yg teriak manggil namaku, akupun menoleh ,ada kang bewok di atas motor lagi mboncengin diesel pompa air. Ngobrol bentar, ternyata mas bewok ini abis dari sawah ngairin tanaman bawang miliknya. Aku lanjut ke parkiran setelah mas bewok pulang.

Quote:


Kutepikan mobil lalu berhenti di rerumputan pinggir jalan. Aku menatap matanya serius lalu tersenyum,kuraih tangan kanannya lalu kucium punggung tangannya. "Terimakasih kasih dek" ucapku pelan. Novi tersenyum mengangguk.
Ya Allah mudahkanlah jalan kami............
dany.agus
dany.agus memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.