- Beranda
- Stories from the Heart
Diakah Bidadariku?
...
TS
salakkentut
Diakah Bidadariku?
Dalam dinginnya malam kurasakan dekapan hangat darinya, kupeluk dia dengan penuh cinta dan sayang, kukecup keningnya lembut seraya kuelus rambutnya yang halus dan harum..
Ya sekarang kutemukan dia, yang mampu mengisi hari hariku, menghiasi hati serta dalam relung jiwa ini dengan segenap cinta dan sayangnya, dia yang akan terus menghiasi hari hariku kedepan dengan segala cita cita dan tujuan kamis bersama..
Ya dialah bidadariku ( aku berkata demikian karena menurutku dia seperti bidadari ) yang entah secara ajaib dikirim kepadaku oleh Sang Maha Pencipta, kini dan seterusnya akan kusayang dia dengan segala upayaku..
Pertemuan aneh yang membawaku bertemu dengan dia, mungkin sudah takdir yang digariskan sehingga kami bertemu tanpa kesengajaan, atau mungkin sudah ditakdirkan jika aku memang harua menuntunnya dan membimbing dia ke jalan yang lebih baik sebelum dia bertemu denganku..
Sekali lagi kudekap lembut dia dan kukecup kembali keningnya, kubisikkan kata "aku sayang kamu" , "semoga takdir memang menggariskan kita berdua untuk tetap bersama dalam keadaan apapun "..
Dia lepas dekapanku dan memandangku seraya tersenyum dan berucap, "aku akan tetap bersamamu, tak peduli apapun yang terjadi, kau yang telah membimbingku dan memberiku semangat dalam hidup"..
Sungguh indah kurasakan senyum tulus darinya, senyum yang akan menghiasi hari hariku kedepan, senyum yang akan kurindukan ketika aku jauh dari dia, senyum yang mampu memberiku semangat dan meruntuhkan amarah dan emosiku, senyum yang akan selalu membuatku bahagia..
I just want to say " I love you my angel " now and forever
SMS an
Ya sekarang kutemukan dia, yang mampu mengisi hari hariku, menghiasi hati serta dalam relung jiwa ini dengan segenap cinta dan sayangnya, dia yang akan terus menghiasi hari hariku kedepan dengan segala cita cita dan tujuan kamis bersama..
Ya dialah bidadariku ( aku berkata demikian karena menurutku dia seperti bidadari ) yang entah secara ajaib dikirim kepadaku oleh Sang Maha Pencipta, kini dan seterusnya akan kusayang dia dengan segala upayaku..
Pertemuan aneh yang membawaku bertemu dengan dia, mungkin sudah takdir yang digariskan sehingga kami bertemu tanpa kesengajaan, atau mungkin sudah ditakdirkan jika aku memang harua menuntunnya dan membimbing dia ke jalan yang lebih baik sebelum dia bertemu denganku..
Sekali lagi kudekap lembut dia dan kukecup kembali keningnya, kubisikkan kata "aku sayang kamu" , "semoga takdir memang menggariskan kita berdua untuk tetap bersama dalam keadaan apapun "..
Dia lepas dekapanku dan memandangku seraya tersenyum dan berucap, "aku akan tetap bersamamu, tak peduli apapun yang terjadi, kau yang telah membimbingku dan memberiku semangat dalam hidup"..
Sungguh indah kurasakan senyum tulus darinya, senyum yang akan menghiasi hari hariku kedepan, senyum yang akan kurindukan ketika aku jauh dari dia, senyum yang mampu memberiku semangat dan meruntuhkan amarah dan emosiku, senyum yang akan selalu membuatku bahagia..
I just want to say " I love you my angel " now and forever

SMS an
Awal Masalah Besar
Gelut Dulu !!
Surprise B'day for?
Puncak Masalah Selanjutnya?
Ruang Tegang 1 dan Pengakuan Rasa
Wet Dream Shit! but ahhh
Meet CaMer and Problem Solve
Alasan Perjodohan
Poison?
Little Hate
Diubah oleh salakkentut 03-06-2018 17:04
0
23K
173
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33.1KThread•55.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
salakkentut
#63
“ oh iya, tadi om yoan udah hubungin bonyok ( bokap nyokap ) kamu fri, kemungkinan besok juga sampai sini, tadi om sudah kasih tahu buat langsung ke sini, biar orang tua kalian saling kenal dan siapa tahu ponakan om dapat jodoh dan ngga jones lagi ( amin ) hahaha ya ngga pon? “
“ wah om yoan nih, kurang kerjaan deh, tapi makasih ya om buat dukungannya haha “
“ om, kenapa bawa bawa orang tua friska segala sih? Kan friska jadi malu om !?? “
“ ya sudah ngga apa apa, lagian kan nantinya kalian juga bakalan seneng saling kenal lebih jauh, apalagi kamu on, om tahu kalau kamu juga suka sama friska, keliyatan dari muka dan tatapan kamu pon! Haha “
“ ih om yoan gitu deh! “
“ udah udah om sanah balik gih, lagian ntar dicariin tante loh udah malem ngga pulang, nanti adek laporin sama tante kalau om genit disini, hihihihi “
“ sialan kamu pon, jangan bilang bilang yah kalau om genit wkwkwk “
“pulang pulang deh sana om, salam yah buat tante yani! “
“ oke om pulang dulu, assalamualaikum “
“ iya om hati hati di jalan,! Waalaikumsalam “
Akhirnya pergi juga kamu om hehe.. ganjennya ngga ilang ilang dari dulu, aku saja sampai malu sendiri kalau lagi deket om wkwkwk.
Tapi sebenernya yang buat aku lebih malu sih karena memang ngga ada alasan buat aku suka sama friska, ntah kenapa mblo? Padahal baru kenal belum genap dua hari? Cantiknya jadi idaman pria manapun deh, dan sifatnya cocok banget buat lengkapin sifat aku yang begini ( ngarep ).
Kami segera masuk rumah, hmmm lapar banget ini perut setelah seharian bersitegang. Sudah malam banget untuk ukuran kami makan, tapi akhirnya diputuskan untuk buat nasi goreng saja, simpel dan bahannya sudah ada semua, karena memang kami sudah terbiasa setok bahan makanan seminggu sekali di kulkas, jadi setiap saat kami tinggal mengolahnya.
Setelah nasi goreng jadi, akhirnya kamipun melanjutkan ngobrol berdua sambil makan, sementara adekku sudah tidur setelah makan sepuluh sendok nasi goreng dan mandi, kayaknya capek banget dia, ngga apa lah toh kami akhirnya cuman berdua malah ngga ada yang dikacangin lagi hehe.
Setelah makan dan beres beres kamipun ngobrol di ruang depan berdua, ditemani beberapa kaleng bir dan rokok kami ngobrol ngalor ngidul ngga jelas,sampai akhirnya dunia didepan kami gelap mblo ( mati listrik maksudnya ) aduh drama apalagi ini pak pln? Padahal lagi asiknya ngobrol malah mati lampu?
Nah, drama pun terjadi lagi disini mblo..
“ kyaaaaaaaa, erga takuuuuuuut “
“ lah lebay kamu fri, mati listrik kok takut? “
“ beneran ga gue takut sama gelap ini, nafas gue sesek kalau gelap gelapan ga! “
“ waduh, kok bisa sih? Ya sudah bentar yah aku ambil senter sama lilin dulu? “
“ ikut ga, gue takuuuut hiks hiks hiks ( nangis mblo, beneran aku juga bingung koh ) “
“ la kok nangis sih malah? Udah ngga apa apa fri, sini sini bentar yah? Aku cariin senter sama lilin dulu “
Tanganku langsung dikamit sama friska mblo, gila kuat banget kamitannya, sampai sampai buat digerakin aja susah tanganku mblo. Setelah muter muter ngga jelas nyariin senter sama lilin, aku baru inget kalau lilin habis, cuman nemu setengah sisa pemadaman yang lalu dan baterai senter belum beli lagi, duh nasib nasib mblo sial banget aku sekarang?
Beda dengan friska yang penakut, kalau adekku lebih suka tidur dengan kondisi ruangan yang gelap, katanya sih jadi bisa lebih rileks tidurnya mblo. Ada ada saja sih yah perilaku orang tidur emang?
“ yah fri, lilinnya tinggal setengah, baterai senter juga lupa belum beli baru, gimana nih sekarang? “
“ pokoknya lo tanggung jawab ga, gue ngga mau tahu pokoknya ga! “
“ waduh jangan gitu dong fri, kan aku ngga tahu kalau mau mati listrik? Salahin pln kek jangan aku kenapa? “
“ pokoknya temenin gue sampai listriknya nyala, gue ngga mau tahu alasan apapun dari lo! “
“ iya iyah, apes banget deh aku ( walaupun dalam hati girang banget, tengsin mblo mau ngucapin dimulut,hehe kapan lagi coba mati listrik gelap gelapan bareng cewek cakep? ) “
Aku nyalakan lilin yang tinggal setengah dan sembari duduk, kok gerah yah? Lupa mblo dan maklum dari tadi belum mandi soale.
“ fri, aku mandi dulu yah? Gerah soale fri, kecut banget nih lengket rasanya “
“ ngga mau ga, gue takut sendirian ga! “
“ ya elah fri, masa mau ikut mandi juga? Kan ngga lucu kali fri? “
“ bodo, gue ikut kemana lo pergi pokoknya! Gue takut, mending gue ikut lo mandi juga, gue juga gerah soale “
“ aduh fri, jangan ikut mandi yah? Kamu nungguin di depan kamar mandi aja yah? “
“ ya udah lo mandi di kamar depan aja, nanti kalau ada apa apa kan bisa lebih deket sama lo ga “
“ iya iyah ( ngalah deh mblo, akhirnya ngalah lagi ) “
Setelah mengambil handuk, baju kaos lengan pendek dan celana boxer serta kancut, akhirnya aku mandi di kamar depan sesuai permintaan friska, tapi ada lagi permintaan friska yang rada aneh menurutku mungkin karena saking takutnya dia sama gelap ya mblo? Pintu kamar mandi ngga boleh ditutup apalagi dikunci, eh buset dah ini anak? Nanti kalau si otong kenapa napa gimana coba? ( la kalau mikirnya aneh sih iya kan mblo? Haha ) setelah negosiasi yang alot dan konyol menurutku, akhirnya aku mandi, tapi dengan syarat boleh ditutup tapi ngga penuh nutup pintu kamar mandinya.
Aduh drama apa lagi coba mblo? Kan ngga lucu yah? Ya sudah daripada gerah dan lengket akhirnya aku ngalah deh, walaupun jujur perasaan senang, tegang ( bukan otong yang tegang ) grogi dan takut pasti ada. Setelah lepas baju, lepas celana dan kancut baru mau ambil gayung tiba tiba?
Merinding mblo, bukan karena setan atau apa tapi ada gumpalan yang katanya D cup nempel dipunggungku, sontak saja kaget aku dan belum hilang rasa kagetnya tiba tiba ada tangan yang melingkar di pinggang sangat erat, hmmmm tahu ini friska deh.
Rasanya hangat, geli dan merinding serta tegang ( apalagi otong langsung tegang, heran sih artinya masih normal kalau tegang kan? ) kenyal banget, kayak ada sengatan listrik kecil, antara pasrah dan takut akhirnya aku bilang..
“ fri, kan aku nyuruh kamu nunggu di depan kamar mandi? Kok malah ikut mandi? “
“ gue takut ga, gelap diluar “
“ aduh fri, kan ada lilin? tinggal dibawa kan lumayan terang? untung aja gelap disini? Coba terang pasti keliyatan banget mukaku merah kayak tomat “
“ ngga apa kok ga, balik deh ga gue ngga suka meluk dari belakang! “
Deg, aduh fri malu banget aku kalau disuruh balik, mana si otong lagi tegang tegangnya coba? Ah sudahlah.
“ fri, bukan maksud aku ngga mau, tapi kamu paham kan maksudku? “
“ ngga apa apa kok ga,balik badan aja sih kenapa? ( suaranya mulai kedengeran manja, ini nih yang bikin konsentrasi dan pendirian serta tekad buyar mblo ) “
“ aduh fri, malu lah aku? Ngga deh, kalau mau mandi aku ngadep sana kamu ngadep situ yah? Gelap ini jadi kan ngga keliyatan? “
Dasar nasib atau barangkali dia greget makanya langsung kedepan aku ( tangannya ngga lepas sama sekali dari pinggang aku, cuman dikendorin dikit terus kedepan dan kembali dikencengin pelukannya. Mblo bisa dibayangin kan gimana? Untungnya atau sialnya yah hehe dia masih pakai underwear bawah jadi sukses deh si otong kebentur kain.
“ lo kenapa sih ga kok tegang gini? “
“ gimana ngga tegang fri? Kamu cewek pertama yang meluk aku kayak gini dan menurut aku posisi dan keadaannya lagi ngga enak banget, sory yah? Tapi bisa lepasin bentar ngga? Aku mau mandi dulu soalnya? “
“ ngga mau ga ( duh mblo sial apa untung menurutmu? ) gue takut dan gue trauma ga sama gelap “
“ terus sekarang gimana fri? Masa aku ngga boleh mandi? Lagian kamu juga lucu pake ikutan buka baju segala? Kenapa emang? “
“ ya udah mandi bereng yah ga? Mau kan? Biar lebih ngerasa hangat aja ga, gue trauma gelap dan dingin ga “
“ friiiii, bentar yah? Janji deh nanti abis mandi kamu boleh ngapain aja ( ngeles sebenernya biar bisa lepas dulu mblo, kalau lama lama bisa bisa ) “
“ ya udah sih ga, mandi tinggal mandi sih kenapa? “
“ ya udah mandi deh ( lama lama di kamar mandi kaki bisa kisut mblo ) “
Akhirnya aku beranikan diri buat melepas tangan yang melingkar di pinggangku, menyuruhnya kepojok kamar mandi karena dia ngga mau keluar kamar mandi, aku terpaksa mandi sambil jongkok dan setelah selesai ( tidak lebih dari lima menit mandi ) aku juga menyuruh dia mandi gantian aku mojok, setelah selesai karena kaki mulai kedinginan dan belum sempat berpakaian aku putuskan untuk keluar kamar mandi untuk pakai baju, singkat saja pakai baju, kancut sama boxer, eh belum kelar si boxer naik langsung ada yang nubruk..
Bruuk!
“ aduh fri, jangan ngagetin dong kenapa? “
“ lo jahat ga? Gue ditinggalin sendirian di dalam? Hiks hiks hiks ( nangis lagi mblo, aduh aku sampai heran sendiri kenapa ya friska cepet banget nangis? Ya walaupun sebentar sih kalau nangis ) “
“ iya maaf, kan cuman berapa langkah juga kan? Ngga jauh juga fri, nih baru pakai baju, dingin fri lama lama “
Dia Cuma diam, setelah selesai si boxer naik aku juga suruh friska berpakaian, dia cuman pakai baju kaos gombrong dan hotpants setengah paha, cobaan apalagi coba mblo?
“ fri, aku minta maaf soal tadi yah? Aku ngga bermaksud ninggalin kamu tadi kok“
( kuputuskan memulai pembicaraan, sebab dari tadi cuman saling diam, aku ngga tahu dia marah atau kenapa sama aku )
“ fri, sory yah? Jangan diem dong fri? “
“ i iya gg ga, ggg gue ngg ngga apa apa kok “
“ fri, kamu kenapa? Kamu sakit? “
Panik aku mblo saat itu, friska kayak susah banget buat nafas, kayak orang kena asma, ah bodohnya aku, padahal tadi juga friska sudah ilang kalau dia takut gelap dan kalau gelap dia jadi takut dan susah buat nafas, sampai sekarang pun sama mblo.
Aduh aku mesti gimana nih? Mana udah malam dan gelap lagi, saking bingungnya aku maka kuputuskan buat meluk dia, awalnya agak gugup namun akhirnya berangsur angsur tenang, tangan kiriku aku gunakan buat elus elus punggung, sementara tangan yang kanan kugunakan untuk mengelus elus rambutnya ( sumpah kaku banget sebenernya, pertama kali meluk cewek mblo, maklum ) dia merespon pelukanku dengan sangat erat, saking eratnya D cupnya nempel erat di dadaku, dan baru sadar kalau dia ngga pakai underwear atas, empuk dan kenyal banget mblo ( ealah bodol bodol mikirnya aku ).
“ ga, jangan tinggalin gue lagi yah? Gue takut ga, gue susah nafas kalau gelap ga hiks hiks hiiiiks ( nangis langsung ) “
“ iya aku minta maaf fri, maafin aku yah udah ninggalin kamu tadi? Aku janji ngga bakalan ninggalin kamu lagi ( tanganku langsung mengusap air mata friska reflek entah gimana ceritanya mblo ) “
“ janji yah ga? “
“ iyah sayang aku janji ( bisa bisanya aku manggil sayang? ) “
“ jangan cuman sayang dimulut yah ga? “
“ heheh maaf maaf keceplosan fri tadi “
“ iya ngga apa apa ga, boleh tanya sesuatu ngga ga? “
“ boleh kok mau tanya apa emang? “
“ gue nyaman sama lo, gue yakin lo bisa bimbing gue dan ngelurusin hidup gue, ga mau ngga lo jadi calon imam gue? Gue tahu ini terlalu cepet buat lo, tapi lo harus tahu kalau gue beneran sayang sama lo dan gue pengin lo ada di sisi gue kapanpun gue mau? “
“ hmmmm gimana yah fri? Aku juga suka sama kamu, dan kamu mungkin juga udah tahu, aku mulai ada rasa nyaman sama kamu, tapi apa kamu yakin? Kita baru kenal belum genap dua hari dan kamu udah seyakin itu sama aku? “
“ ga, cinta dan sayang itu bisa dibentuk seperti apa yang lo mau, apa yang gue mau. Tapi rasa nyaman ketika berada di sisi orang lain itu yang susah gue dapat ga? Selama ini gue ngga pernah nyaman sama pacar atau temen gue, mereka cuman nyaman sama dompet gue, gue udah bosen ga, gue pengin berubah jadi pribadi yang lebih baik karena gue sadar masa lalu gue emang buruk ga. Gue ngga mau suatu saat nanti nyesel karena lo ngga sama gue, gue ngga bakalan maafin diri gue sendiri ga! “
“ fri, ngga sekarang yah aku kasih jawabannya? Bukan aku mau nolak kamu atau mau gantung perasaan kamu, tapi setidaknya besok yah aku mau bicarain ini baik baik sama orang tuaku dan sama orang tuamu. Aku janji bakalan kasih kamu jawaban yang pasti kok. “
“ kenapa ngga sekarang aja ga? “
“ friska, kamu tahu kan sekarang udah malam dan kita cuman berdua? Adekku kalau udah tidur kayak kebo, susah dibangunin kalau ngga bangun sendiri apalagi gelap kayak gini? Aku ngga mau fri “
“ ih aneh deh lo ga? ( tangannya nyubit hidung mblo ) “
“ aduh duh duh susah nafas bego? “
“ bilang gue bego lo beneran susah nafas nih!? “
“ heheh maaf, lepasin dong fri, susah banget nih buat nafas hidung kalo dipencet “
“ ngga mau, tadi lo udah janji bakalan ngelakuin apa aja buat gue kan? “
“ ya tapii ngga gini juga kali? “
“ bodooooo “
Entah kenapa tanganku refleks gelitikin pinggangnya dia, sontak saja dia tertawa dan hahahihi eh ternyata ngga kuat, gelian ternyata dia ( kata nenek kalau ceweknya gelian tandanya setia ya mblo? Bener ngga sih? ) mungkin karena saking gelinya tangannya langsung narik punggungku.
Posisinya tidak seimbang kami pun jatuh berpelukan ( untungnya dikasur bukan dilantai, sakit lah dilantai? ) karena ditarik jadi dia dibawah dan aku di atasnya. Posisinya persis kayak orang mau mimi lemon (ml ) dan bukannya didorong malah tangannya makin erat meluknya.
Mukaku cuman berjarak sepuluh senti dari mukanya, entah setan mana yang mulai yang jelas tahu tahu bibir kami bertemu, ternyata lembut bibirnya saat kami saling bertemu, nafasny seperti mulai tertahan dan mulailah kami berpagutan, awalnya terasa kaku ( baru pertama kali nyium mblo maklum ) tapi sepertinya dia sadar ini pertama kalinya aku berciuman dengan cewe, makanya dia tangannya berpindah ke pipi kanan dan kiriku seperti hendak memberikan quick lesson kepadaku.
Nafasnya mulai memburu dengan cepat, ah kami benar benar lupa akan keadaan yang mati listrik ini. Tangannya mulai aktif meraba raba punggung ke bawah, sementara tanganku masih menopang tubuhku sendiri. Tangan kirinya mulai pegang tangan kananku dan kami berpindah posisi sama sama miring, tanganku diarahkan ke D cupnya ( agresif banget kalau menurutku ) dan sepertinya dia memintaku untuk meremas bukitnya ( antara takut sadar dan tegang aku beranikan buat pegang dan meremas dengan lembut, takut nanti dia kesakitan walau faktanya lain, kalau sekarang sih ehem aja deh yah mblo hehe ) seperti ada aliran listrik tambahan, rasanya kenyal, lembut dan ah sudahlah jangan dibayangin karena aku tahu itu salah, hehe tapi nagih sih mblo.
Sampai sampai kami ngga sadar lampu sudah terang menyala saat aku buka mata ( friska masih merem ) aku yakin mukaku saat itu sudah merah banget, friska juga sama mukanya merah banget, tapi tetep imut sih, cantik dengan rambut acak acakan akibat perbuatan kami, sadar akhirny aku tepuk pipinya.
Plak (pelan )
“ fri, bangun lampunya udah nyala nih “
“ jangan tinggalin gue ga “
“ iya ngga fri, kedepan yuk? Sambil nonton tv, ngga enak disini, takutnya nanti setannya jadi obat nyamuk lagi “
“ hihihi biarin aja tuh setan jadi obat nyamuk, iya ga, yuk deh kedepan? “
Kamipun berjalan kedepan tv, sekarang sifatnya jadi lebih manja dan tingkahnya berubah banget.
“ fri, maafin aku yah, baru pertama kali aku kayak gitu sama kamu, malah sudah khilaf “
“ ngga apa kok ga, gue tahu itu pertama kali buat lo jadi lo kaku banget hahahaha “
“ duh malu aku fri, jangan diketawain kenapa? “
“ eh sory sory, thats my first kiss with you ga “
“ aku tahu fri, walaupun bukan yang pertama buatmu, tapi mudah mudahan kamu yang terakhir denganku. Aku minta maaf kalau perbuatanku tadi tanpa aku sadari “
“ udah ga ngga usah dipikirin sekarang, gue tahu gue juga salah kok “
" ga, besok bokap sama nyokap kesini, jangan grogi yah ga? Jadi laki laki yang bisa gue harepin, bokap sama nyokap taunya gue masih sama irfan ga, dan mereka belum tahu kalau irfan di hotel prodeo "
" yah fri, aku bakalan berusaha buat jadi yang terbaik buat kamu fri, aku sayang sama kamu "
" thanks yah ga? Gue juga sayang sama lo, sayaaaaaaaaang banget ga "
" hayooo udah sayang sayangan segala, waduh aku dikacangin nih cie cieeee "
Kaget lah, tiba tiba aja
“ wah om yoan nih, kurang kerjaan deh, tapi makasih ya om buat dukungannya haha “
“ om, kenapa bawa bawa orang tua friska segala sih? Kan friska jadi malu om !?? “
“ ya sudah ngga apa apa, lagian kan nantinya kalian juga bakalan seneng saling kenal lebih jauh, apalagi kamu on, om tahu kalau kamu juga suka sama friska, keliyatan dari muka dan tatapan kamu pon! Haha “
“ ih om yoan gitu deh! “
“ udah udah om sanah balik gih, lagian ntar dicariin tante loh udah malem ngga pulang, nanti adek laporin sama tante kalau om genit disini, hihihihi “
“ sialan kamu pon, jangan bilang bilang yah kalau om genit wkwkwk “
“pulang pulang deh sana om, salam yah buat tante yani! “
“ oke om pulang dulu, assalamualaikum “
“ iya om hati hati di jalan,! Waalaikumsalam “
Akhirnya pergi juga kamu om hehe.. ganjennya ngga ilang ilang dari dulu, aku saja sampai malu sendiri kalau lagi deket om wkwkwk.
Tapi sebenernya yang buat aku lebih malu sih karena memang ngga ada alasan buat aku suka sama friska, ntah kenapa mblo? Padahal baru kenal belum genap dua hari? Cantiknya jadi idaman pria manapun deh, dan sifatnya cocok banget buat lengkapin sifat aku yang begini ( ngarep ).
Kami segera masuk rumah, hmmm lapar banget ini perut setelah seharian bersitegang. Sudah malam banget untuk ukuran kami makan, tapi akhirnya diputuskan untuk buat nasi goreng saja, simpel dan bahannya sudah ada semua, karena memang kami sudah terbiasa setok bahan makanan seminggu sekali di kulkas, jadi setiap saat kami tinggal mengolahnya.
Setelah nasi goreng jadi, akhirnya kamipun melanjutkan ngobrol berdua sambil makan, sementara adekku sudah tidur setelah makan sepuluh sendok nasi goreng dan mandi, kayaknya capek banget dia, ngga apa lah toh kami akhirnya cuman berdua malah ngga ada yang dikacangin lagi hehe.
Setelah makan dan beres beres kamipun ngobrol di ruang depan berdua, ditemani beberapa kaleng bir dan rokok kami ngobrol ngalor ngidul ngga jelas,sampai akhirnya dunia didepan kami gelap mblo ( mati listrik maksudnya ) aduh drama apalagi ini pak pln? Padahal lagi asiknya ngobrol malah mati lampu?
Nah, drama pun terjadi lagi disini mblo..
“ kyaaaaaaaa, erga takuuuuuuut “
“ lah lebay kamu fri, mati listrik kok takut? “
“ beneran ga gue takut sama gelap ini, nafas gue sesek kalau gelap gelapan ga! “
“ waduh, kok bisa sih? Ya sudah bentar yah aku ambil senter sama lilin dulu? “
“ ikut ga, gue takuuuut hiks hiks hiks ( nangis mblo, beneran aku juga bingung koh ) “
“ la kok nangis sih malah? Udah ngga apa apa fri, sini sini bentar yah? Aku cariin senter sama lilin dulu “
Tanganku langsung dikamit sama friska mblo, gila kuat banget kamitannya, sampai sampai buat digerakin aja susah tanganku mblo. Setelah muter muter ngga jelas nyariin senter sama lilin, aku baru inget kalau lilin habis, cuman nemu setengah sisa pemadaman yang lalu dan baterai senter belum beli lagi, duh nasib nasib mblo sial banget aku sekarang?
Beda dengan friska yang penakut, kalau adekku lebih suka tidur dengan kondisi ruangan yang gelap, katanya sih jadi bisa lebih rileks tidurnya mblo. Ada ada saja sih yah perilaku orang tidur emang?
“ yah fri, lilinnya tinggal setengah, baterai senter juga lupa belum beli baru, gimana nih sekarang? “
“ pokoknya lo tanggung jawab ga, gue ngga mau tahu pokoknya ga! “
“ waduh jangan gitu dong fri, kan aku ngga tahu kalau mau mati listrik? Salahin pln kek jangan aku kenapa? “
“ pokoknya temenin gue sampai listriknya nyala, gue ngga mau tahu alasan apapun dari lo! “
“ iya iyah, apes banget deh aku ( walaupun dalam hati girang banget, tengsin mblo mau ngucapin dimulut,hehe kapan lagi coba mati listrik gelap gelapan bareng cewek cakep? ) “
Aku nyalakan lilin yang tinggal setengah dan sembari duduk, kok gerah yah? Lupa mblo dan maklum dari tadi belum mandi soale.
“ fri, aku mandi dulu yah? Gerah soale fri, kecut banget nih lengket rasanya “
“ ngga mau ga, gue takut sendirian ga! “
“ ya elah fri, masa mau ikut mandi juga? Kan ngga lucu kali fri? “
“ bodo, gue ikut kemana lo pergi pokoknya! Gue takut, mending gue ikut lo mandi juga, gue juga gerah soale “
“ aduh fri, jangan ikut mandi yah? Kamu nungguin di depan kamar mandi aja yah? “
“ ya udah lo mandi di kamar depan aja, nanti kalau ada apa apa kan bisa lebih deket sama lo ga “
“ iya iyah ( ngalah deh mblo, akhirnya ngalah lagi ) “
Setelah mengambil handuk, baju kaos lengan pendek dan celana boxer serta kancut, akhirnya aku mandi di kamar depan sesuai permintaan friska, tapi ada lagi permintaan friska yang rada aneh menurutku mungkin karena saking takutnya dia sama gelap ya mblo? Pintu kamar mandi ngga boleh ditutup apalagi dikunci, eh buset dah ini anak? Nanti kalau si otong kenapa napa gimana coba? ( la kalau mikirnya aneh sih iya kan mblo? Haha ) setelah negosiasi yang alot dan konyol menurutku, akhirnya aku mandi, tapi dengan syarat boleh ditutup tapi ngga penuh nutup pintu kamar mandinya.
Aduh drama apa lagi coba mblo? Kan ngga lucu yah? Ya sudah daripada gerah dan lengket akhirnya aku ngalah deh, walaupun jujur perasaan senang, tegang ( bukan otong yang tegang ) grogi dan takut pasti ada. Setelah lepas baju, lepas celana dan kancut baru mau ambil gayung tiba tiba?
Merinding mblo, bukan karena setan atau apa tapi ada gumpalan yang katanya D cup nempel dipunggungku, sontak saja kaget aku dan belum hilang rasa kagetnya tiba tiba ada tangan yang melingkar di pinggang sangat erat, hmmmm tahu ini friska deh.
Rasanya hangat, geli dan merinding serta tegang ( apalagi otong langsung tegang, heran sih artinya masih normal kalau tegang kan? ) kenyal banget, kayak ada sengatan listrik kecil, antara pasrah dan takut akhirnya aku bilang..
“ fri, kan aku nyuruh kamu nunggu di depan kamar mandi? Kok malah ikut mandi? “
“ gue takut ga, gelap diluar “
“ aduh fri, kan ada lilin? tinggal dibawa kan lumayan terang? untung aja gelap disini? Coba terang pasti keliyatan banget mukaku merah kayak tomat “
“ ngga apa kok ga, balik deh ga gue ngga suka meluk dari belakang! “
Deg, aduh fri malu banget aku kalau disuruh balik, mana si otong lagi tegang tegangnya coba? Ah sudahlah.
“ fri, bukan maksud aku ngga mau, tapi kamu paham kan maksudku? “
“ ngga apa apa kok ga,balik badan aja sih kenapa? ( suaranya mulai kedengeran manja, ini nih yang bikin konsentrasi dan pendirian serta tekad buyar mblo ) “
“ aduh fri, malu lah aku? Ngga deh, kalau mau mandi aku ngadep sana kamu ngadep situ yah? Gelap ini jadi kan ngga keliyatan? “
Dasar nasib atau barangkali dia greget makanya langsung kedepan aku ( tangannya ngga lepas sama sekali dari pinggang aku, cuman dikendorin dikit terus kedepan dan kembali dikencengin pelukannya. Mblo bisa dibayangin kan gimana? Untungnya atau sialnya yah hehe dia masih pakai underwear bawah jadi sukses deh si otong kebentur kain.
“ lo kenapa sih ga kok tegang gini? “
“ gimana ngga tegang fri? Kamu cewek pertama yang meluk aku kayak gini dan menurut aku posisi dan keadaannya lagi ngga enak banget, sory yah? Tapi bisa lepasin bentar ngga? Aku mau mandi dulu soalnya? “
“ ngga mau ga ( duh mblo sial apa untung menurutmu? ) gue takut dan gue trauma ga sama gelap “
“ terus sekarang gimana fri? Masa aku ngga boleh mandi? Lagian kamu juga lucu pake ikutan buka baju segala? Kenapa emang? “
“ ya udah mandi bereng yah ga? Mau kan? Biar lebih ngerasa hangat aja ga, gue trauma gelap dan dingin ga “
“ friiiii, bentar yah? Janji deh nanti abis mandi kamu boleh ngapain aja ( ngeles sebenernya biar bisa lepas dulu mblo, kalau lama lama bisa bisa ) “
“ ya udah sih ga, mandi tinggal mandi sih kenapa? “
“ ya udah mandi deh ( lama lama di kamar mandi kaki bisa kisut mblo ) “
Akhirnya aku beranikan diri buat melepas tangan yang melingkar di pinggangku, menyuruhnya kepojok kamar mandi karena dia ngga mau keluar kamar mandi, aku terpaksa mandi sambil jongkok dan setelah selesai ( tidak lebih dari lima menit mandi ) aku juga menyuruh dia mandi gantian aku mojok, setelah selesai karena kaki mulai kedinginan dan belum sempat berpakaian aku putuskan untuk keluar kamar mandi untuk pakai baju, singkat saja pakai baju, kancut sama boxer, eh belum kelar si boxer naik langsung ada yang nubruk..
Bruuk!
“ aduh fri, jangan ngagetin dong kenapa? “
“ lo jahat ga? Gue ditinggalin sendirian di dalam? Hiks hiks hiks ( nangis lagi mblo, aduh aku sampai heran sendiri kenapa ya friska cepet banget nangis? Ya walaupun sebentar sih kalau nangis ) “
“ iya maaf, kan cuman berapa langkah juga kan? Ngga jauh juga fri, nih baru pakai baju, dingin fri lama lama “
Dia Cuma diam, setelah selesai si boxer naik aku juga suruh friska berpakaian, dia cuman pakai baju kaos gombrong dan hotpants setengah paha, cobaan apalagi coba mblo?
“ fri, aku minta maaf soal tadi yah? Aku ngga bermaksud ninggalin kamu tadi kok“
( kuputuskan memulai pembicaraan, sebab dari tadi cuman saling diam, aku ngga tahu dia marah atau kenapa sama aku )
“ fri, sory yah? Jangan diem dong fri? “
“ i iya gg ga, ggg gue ngg ngga apa apa kok “
“ fri, kamu kenapa? Kamu sakit? “
Panik aku mblo saat itu, friska kayak susah banget buat nafas, kayak orang kena asma, ah bodohnya aku, padahal tadi juga friska sudah ilang kalau dia takut gelap dan kalau gelap dia jadi takut dan susah buat nafas, sampai sekarang pun sama mblo.
Aduh aku mesti gimana nih? Mana udah malam dan gelap lagi, saking bingungnya aku maka kuputuskan buat meluk dia, awalnya agak gugup namun akhirnya berangsur angsur tenang, tangan kiriku aku gunakan buat elus elus punggung, sementara tangan yang kanan kugunakan untuk mengelus elus rambutnya ( sumpah kaku banget sebenernya, pertama kali meluk cewek mblo, maklum ) dia merespon pelukanku dengan sangat erat, saking eratnya D cupnya nempel erat di dadaku, dan baru sadar kalau dia ngga pakai underwear atas, empuk dan kenyal banget mblo ( ealah bodol bodol mikirnya aku ).
“ ga, jangan tinggalin gue lagi yah? Gue takut ga, gue susah nafas kalau gelap ga hiks hiks hiiiiks ( nangis langsung ) “
“ iya aku minta maaf fri, maafin aku yah udah ninggalin kamu tadi? Aku janji ngga bakalan ninggalin kamu lagi ( tanganku langsung mengusap air mata friska reflek entah gimana ceritanya mblo ) “
“ janji yah ga? “
“ iyah sayang aku janji ( bisa bisanya aku manggil sayang? ) “
“ jangan cuman sayang dimulut yah ga? “
“ heheh maaf maaf keceplosan fri tadi “
“ iya ngga apa apa ga, boleh tanya sesuatu ngga ga? “
“ boleh kok mau tanya apa emang? “
“ gue nyaman sama lo, gue yakin lo bisa bimbing gue dan ngelurusin hidup gue, ga mau ngga lo jadi calon imam gue? Gue tahu ini terlalu cepet buat lo, tapi lo harus tahu kalau gue beneran sayang sama lo dan gue pengin lo ada di sisi gue kapanpun gue mau? “
“ hmmmm gimana yah fri? Aku juga suka sama kamu, dan kamu mungkin juga udah tahu, aku mulai ada rasa nyaman sama kamu, tapi apa kamu yakin? Kita baru kenal belum genap dua hari dan kamu udah seyakin itu sama aku? “
“ ga, cinta dan sayang itu bisa dibentuk seperti apa yang lo mau, apa yang gue mau. Tapi rasa nyaman ketika berada di sisi orang lain itu yang susah gue dapat ga? Selama ini gue ngga pernah nyaman sama pacar atau temen gue, mereka cuman nyaman sama dompet gue, gue udah bosen ga, gue pengin berubah jadi pribadi yang lebih baik karena gue sadar masa lalu gue emang buruk ga. Gue ngga mau suatu saat nanti nyesel karena lo ngga sama gue, gue ngga bakalan maafin diri gue sendiri ga! “
“ fri, ngga sekarang yah aku kasih jawabannya? Bukan aku mau nolak kamu atau mau gantung perasaan kamu, tapi setidaknya besok yah aku mau bicarain ini baik baik sama orang tuaku dan sama orang tuamu. Aku janji bakalan kasih kamu jawaban yang pasti kok. “
“ kenapa ngga sekarang aja ga? “
“ friska, kamu tahu kan sekarang udah malam dan kita cuman berdua? Adekku kalau udah tidur kayak kebo, susah dibangunin kalau ngga bangun sendiri apalagi gelap kayak gini? Aku ngga mau fri “
“ ih aneh deh lo ga? ( tangannya nyubit hidung mblo ) “
“ aduh duh duh susah nafas bego? “
“ bilang gue bego lo beneran susah nafas nih!? “
“ heheh maaf, lepasin dong fri, susah banget nih buat nafas hidung kalo dipencet “
“ ngga mau, tadi lo udah janji bakalan ngelakuin apa aja buat gue kan? “
“ ya tapii ngga gini juga kali? “
“ bodooooo “
Entah kenapa tanganku refleks gelitikin pinggangnya dia, sontak saja dia tertawa dan hahahihi eh ternyata ngga kuat, gelian ternyata dia ( kata nenek kalau ceweknya gelian tandanya setia ya mblo? Bener ngga sih? ) mungkin karena saking gelinya tangannya langsung narik punggungku.
Posisinya tidak seimbang kami pun jatuh berpelukan ( untungnya dikasur bukan dilantai, sakit lah dilantai? ) karena ditarik jadi dia dibawah dan aku di atasnya. Posisinya persis kayak orang mau mimi lemon (ml ) dan bukannya didorong malah tangannya makin erat meluknya.
Mukaku cuman berjarak sepuluh senti dari mukanya, entah setan mana yang mulai yang jelas tahu tahu bibir kami bertemu, ternyata lembut bibirnya saat kami saling bertemu, nafasny seperti mulai tertahan dan mulailah kami berpagutan, awalnya terasa kaku ( baru pertama kali nyium mblo maklum ) tapi sepertinya dia sadar ini pertama kalinya aku berciuman dengan cewe, makanya dia tangannya berpindah ke pipi kanan dan kiriku seperti hendak memberikan quick lesson kepadaku.
Nafasnya mulai memburu dengan cepat, ah kami benar benar lupa akan keadaan yang mati listrik ini. Tangannya mulai aktif meraba raba punggung ke bawah, sementara tanganku masih menopang tubuhku sendiri. Tangan kirinya mulai pegang tangan kananku dan kami berpindah posisi sama sama miring, tanganku diarahkan ke D cupnya ( agresif banget kalau menurutku ) dan sepertinya dia memintaku untuk meremas bukitnya ( antara takut sadar dan tegang aku beranikan buat pegang dan meremas dengan lembut, takut nanti dia kesakitan walau faktanya lain, kalau sekarang sih ehem aja deh yah mblo hehe ) seperti ada aliran listrik tambahan, rasanya kenyal, lembut dan ah sudahlah jangan dibayangin karena aku tahu itu salah, hehe tapi nagih sih mblo.
Sampai sampai kami ngga sadar lampu sudah terang menyala saat aku buka mata ( friska masih merem ) aku yakin mukaku saat itu sudah merah banget, friska juga sama mukanya merah banget, tapi tetep imut sih, cantik dengan rambut acak acakan akibat perbuatan kami, sadar akhirny aku tepuk pipinya.
Plak (pelan )
“ fri, bangun lampunya udah nyala nih “
“ jangan tinggalin gue ga “
“ iya ngga fri, kedepan yuk? Sambil nonton tv, ngga enak disini, takutnya nanti setannya jadi obat nyamuk lagi “
“ hihihi biarin aja tuh setan jadi obat nyamuk, iya ga, yuk deh kedepan? “
Kamipun berjalan kedepan tv, sekarang sifatnya jadi lebih manja dan tingkahnya berubah banget.
“ fri, maafin aku yah, baru pertama kali aku kayak gitu sama kamu, malah sudah khilaf “
“ ngga apa kok ga, gue tahu itu pertama kali buat lo jadi lo kaku banget hahahaha “
“ duh malu aku fri, jangan diketawain kenapa? “
“ eh sory sory, thats my first kiss with you ga “
“ aku tahu fri, walaupun bukan yang pertama buatmu, tapi mudah mudahan kamu yang terakhir denganku. Aku minta maaf kalau perbuatanku tadi tanpa aku sadari “
“ udah ga ngga usah dipikirin sekarang, gue tahu gue juga salah kok “
" ga, besok bokap sama nyokap kesini, jangan grogi yah ga? Jadi laki laki yang bisa gue harepin, bokap sama nyokap taunya gue masih sama irfan ga, dan mereka belum tahu kalau irfan di hotel prodeo "
" yah fri, aku bakalan berusaha buat jadi yang terbaik buat kamu fri, aku sayang sama kamu "
" thanks yah ga? Gue juga sayang sama lo, sayaaaaaaaaang banget ga "
" hayooo udah sayang sayangan segala, waduh aku dikacangin nih cie cieeee "
Kaget lah, tiba tiba aja
0