- Beranda
- Stories from the Heart
Aku Menyukaimu Karena Aku Menyukaimu
...
TS
abetterone
Aku Menyukaimu Karena Aku Menyukaimu

"Aku Menyukaimu Karena Aku Menyukaimu"
karena terkadang memang kita ga butuh yang namanya alasan buat suka ataupun cinta sama seseorang, karena jika kita menyukai atau mencintai seseorang karena sebuah alasan, maka jika hal yang menjadikannya alasan itu hilang, apa kita masih akan tetap menyukainya?
I
Dear Kaskuser,
Cerita ini menceritakan tentang gue, hidup gue, dan hal-hal yang membuat gueseperti sekarang ini. dan gue mencoba buat nuangin itu semua didalam sebuah cerita yang emang awalnya cuman gue tulis di word. Tapi akhirnya gue coba berbagi cerita gue di SFTH ini. Gue berharap cerita gue bisa diambil hal positifnya dan bisa dijadiin pelajaran hidup walaupun emang sebenernya cerita ini ga ada pelajarannya sama sekali
.
Cerita ini menceritakan tentang gue, hidup gue, dan hal-hal yang membuat gueseperti sekarang ini. dan gue mencoba buat nuangin itu semua didalam sebuah cerita yang emang awalnya cuman gue tulis di word. Tapi akhirnya gue coba berbagi cerita gue di SFTH ini. Gue berharap cerita gue bisa diambil hal positifnya dan bisa dijadiin pelajaran hidup walaupun emang sebenernya cerita ini ga ada pelajarannya sama sekali
.#RULES
Quote:
#FAQ
Spoiler for F.A.Q:
#INDEX
Spoiler for INDEKS:
Diubah oleh abetterone 27-05-2018 11:47
bukhorigan memberi reputasi
2
89.3K
488
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
abetterone
#456
Bad Feeling
Setelah reuni singkat itu, gue dan Vira pun berangkat sekolah, gak lupa buat pamit dan juga minta bekel jajan.
"tadi, apa yang kalian obrolin?" tanya gue penasaran
"eh... Bukan kok bukan apa-apa" jawabnya menutupi sesuatu
"Oh.. yaudah deh" balas gue
Selama jalan keluar komplek, gue sama Vira diem dieman aja, Vira keliatan mikirin sesuatu, gue cuman mikir ada hubungannya sama yang dibisikin Icha tadi dirumah.
Lima menit menunggu, kita pun naik angkot, kali ini sama, Vira juga diem terus selama di angkot, kan tau sendiri gue orangnya penasaran banget. Dan sikap Vira ini bikin gue penasaran.
Singkat cerita kita udah sampai, gue masuk dan suasana mulai rame karena sudah sedikit siang, kita pun langsung ke kelas gak pakai lama
"Weeeittsss KM bolos masuk juga nih" sindir Andi sambil nyikut gue
"Yee maap dong ada urusan kemarin" jawab gue
"Urusan apa kencan nih? Hahahaha" balas Andi puas
"Loh kok?" Heran gue
"Gue tau? Iya lah, noh anak itu kemarin gak kaya
Biasanya pas tau lu gak masuk dan Icha juga gak masuk" jawab Andi menjelaskan semuanya
"Serius?!" Tanya gue kaget
"Apa muka gue muka becanda?" Tanya nya
"Kaga, muka lu mah muka madesu" canda gue dan langsung pergi ke tempat duduk gue sementara Vira emang udah dibangkunya begitu gue masuk dan dia langsung diem
'Telelelelet' 'telelelet' bel masuk pun berbunyi
Selama jam pelajaran ga ada hal menarik yang mesti gue ceritain sih, cuman kebosenan yang melanda hati ini, dengan sejuta pertengkaran di otak gue tentang kejadian pagi tadi. Dan Vira pun bener-bener diem melamun gak kaya biasanya
Singkat cerita, udah istirahat dan gue mau ke kantin
"Ra, mau ke kantin gak?" Tanya gue
"..." vira diem aja
"Ra?" Tanya gue
"..." dia tetep diem aja
"Ra!" Teriak gue
"Eh iya apa?" Jawab Vira kaget, ternyata dia daritadi melamun
"Mau ke kantin gak?" Tanya gue
"Oh iya" vira pun beranjak dari kursi dan ikut gue ke kantin
Kita pun ke kantin, suasana sekolah emang pecah banget kalau jam istirahat*yaiyalah bego
Karena emang selalu penuh kantinnya, akhirnya gue suruh Vira buat nunggu di tempat duduk, sementara gue pesen makanan ke ibu kantin
"Kamu tunggu disini ya" pinta gue
"Iya, jangan lama lama ya" jawabnya
Gue pun mengantri di kantin, memang sumpek banget suasana kantin nya.
Lagi ngantri ngantrinya, gue liat Vira bentar. Tapi...
Ada cowok yang deketin Vira dan tiba tiba duduk di kursi Vira. Dan megang pundak Vira
"tadi, apa yang kalian obrolin?" tanya gue penasaran
"eh... Bukan kok bukan apa-apa" jawabnya menutupi sesuatu
"Oh.. yaudah deh" balas gue
Selama jalan keluar komplek, gue sama Vira diem dieman aja, Vira keliatan mikirin sesuatu, gue cuman mikir ada hubungannya sama yang dibisikin Icha tadi dirumah.
Lima menit menunggu, kita pun naik angkot, kali ini sama, Vira juga diem terus selama di angkot, kan tau sendiri gue orangnya penasaran banget. Dan sikap Vira ini bikin gue penasaran.
Singkat cerita kita udah sampai, gue masuk dan suasana mulai rame karena sudah sedikit siang, kita pun langsung ke kelas gak pakai lama
"Weeeittsss KM bolos masuk juga nih" sindir Andi sambil nyikut gue
"Yee maap dong ada urusan kemarin" jawab gue
"Urusan apa kencan nih? Hahahaha" balas Andi puas
"Loh kok?" Heran gue
"Gue tau? Iya lah, noh anak itu kemarin gak kaya
Biasanya pas tau lu gak masuk dan Icha juga gak masuk" jawab Andi menjelaskan semuanya
"Serius?!" Tanya gue kaget
"Apa muka gue muka becanda?" Tanya nya
"Kaga, muka lu mah muka madesu" canda gue dan langsung pergi ke tempat duduk gue sementara Vira emang udah dibangkunya begitu gue masuk dan dia langsung diem
'Telelelelet' 'telelelet' bel masuk pun berbunyi
Selama jam pelajaran ga ada hal menarik yang mesti gue ceritain sih, cuman kebosenan yang melanda hati ini, dengan sejuta pertengkaran di otak gue tentang kejadian pagi tadi. Dan Vira pun bener-bener diem melamun gak kaya biasanya
Singkat cerita, udah istirahat dan gue mau ke kantin
"Ra, mau ke kantin gak?" Tanya gue
"..." vira diem aja
"Ra?" Tanya gue
"..." dia tetep diem aja
"Ra!" Teriak gue
"Eh iya apa?" Jawab Vira kaget, ternyata dia daritadi melamun
"Mau ke kantin gak?" Tanya gue
"Oh iya" vira pun beranjak dari kursi dan ikut gue ke kantin
Kita pun ke kantin, suasana sekolah emang pecah banget kalau jam istirahat*yaiyalah bego
Karena emang selalu penuh kantinnya, akhirnya gue suruh Vira buat nunggu di tempat duduk, sementara gue pesen makanan ke ibu kantin
"Kamu tunggu disini ya" pinta gue
"Iya, jangan lama lama ya" jawabnya
Gue pun mengantri di kantin, memang sumpek banget suasana kantin nya.
Lagi ngantri ngantrinya, gue liat Vira bentar. Tapi...
Ada cowok yang deketin Vira dan tiba tiba duduk di kursi Vira. Dan megang pundak Vira
0
