Kaskus

Story

alkist.lelahAvatar border
TS
alkist.lelah
150 HARI MENCINTAIMU
150 HARI MENCINTAIMU



P R O L O G


Quote:

Spoiler for Wattpad:

Diubah oleh alkist.lelah 17-04-2021 12:49
RideatInFinemAvatar border
someshitnessAvatar border
Gimi96Avatar border
Gimi96 dan 14 lainnya memberi reputasi
15
14.4K
108
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54KAnggota
Tampilkan semua post
alkist.lelahAvatar border
TS
alkist.lelah
#81


PART 19 - Kecewa


Aku masih temenung dibangku ini, aku mencoba berpikir jernih, mungkin saja itu saudara laki lakinya, tapi tetap saja hanya pikiran negatif yang ada di otakku.

Aku nyalakan sebatang rokok, padahal aku sudah berhenti merokok sangat lama, kalau di hitung aku hanya merokok 3 kali seumur hidup, dan semua itu karena aku sedang stress.

Aku terbatuk karena menghisap rokok terlalu cepat, sialan aku memang tidak bakat jadi perokok. aku lantas melihat langit, lampu taman masih menyala terang.

3 Hari berlalu, dan aku belum menyalakan handphoneku, entahlah aku hanya ingin sendirian saja, kata Ibuku Nella terus mencariku, tapi aku selalu pergi saat dia sedang kerumah, sepertinya Adin juga bersamanya.

Sampai pada hari yang ketiga, dia tiba tiba menemuiku pagi pagi sekali,

"Ngapain lo kesini?" tanyaku cuek

"Lo tuh apa apaan sih jadi cowok? lo ngilang 3 hari lo ga mikir perasaan Adin?" ucap Nella kesal

"Emang dia mikir perasaan gw?!" jawabku membalas ucapannya

"Lo jangan salah paham dulu, lo gatau situasinya!!" jawabnya membantah

"Situsai gimana? gw udah lihat sendiri kok apa yang dia lakuin" jawabku membela diri

"Lo punya sahabat atau temen deket gitu ga sih?" tanya Nella sudah mulai dingin

"Ya punyalah, napa tanya gitu?" tanyaku balik padanya

"Lo pasti pernah ngerasain sedihnya kalo lo ga bisa ketemu mereka lagi kan?" ucap Nella lagi yang membuatku bingung

"Iyaa, trus napa?" tanyaku bingung padanya

"Itu yang dirasain Adin, bahkan ga cuma Adin, gw juga!, asal lo tau, Adin itu cuma temenan ama cowok kmaren, dia temen gw juga sekelas sejak kelas 1, dan hari kemaren adalah terkahir kali kita bisa bareng bareng, karena abis itu dia balik ke kota asalnya! bahkan gak cuma dia, banyak cowok dan cewek lain, kami pelukan karena kami merasa kami ini sahabat, bukan kayak lo pelukan sama Adin sebagai pacar" ucap Nella menjelaskan

Aku hanya terdiam mendengar ucapannya, aku mulai bisa berpikir jernih, dan seketika itu juga aku menyesal pergi ninggalin Adin di konser tempo hari.

"Sorry, gw nyesel, sekarang gw paham" ucapku pada Nella

"Adin dimana sekarang?" tanyaku pada Nella

"Dia udah pergi.." ucap Nella singkat

"Maksud lo apa?" tanyaku bingung

"Dia udah pergi ke Semarang, buat daftar Akmil" jawab Nella tertunduk

Lalu aku segera menghidupkan handphone ku, ku lihat banyak sekali chat yang masuk entah dari teman temanku, dari grup skateboard dari Nella, dan Adin.

"Ell, maafin aku, aku tau aku salah, aku buat kamu cemburu dan mungkin sangat marah, aku minta maaf" tulis Adin pada sebuah pesan singkat

"Hari ini aku berangkat ke Semarang, doain aku ketrima ya! Aku sayang kamu, seperti pertama kali aku bilang" 1 pesan yang terakhir.

Seketika itu juga aku ingin menangis, betapa bodoh kesalahan yang sudah kubuat, Aku tertunduk, air mata turun dari kelopak mataku, jarang sekali aku menangis seperti ini.

"Dia berangkat pagi ini, mungkin lo masih punya waktu buat nemuin dia di kosannya" ucap Nella padaku

"Sialan gak bilang daritadi lo" ucapku lalu pergi meninggalkan Nella

"Aku memacu sepeda motorku kencang menuju kosan Adin, aku harus meminta maaf padanya dan menjelaskan apa yang terjadi,

"Sialan ini bodoh banget gw!" umpatku dijalan

Sesampainya di kosan Adin aku langsung mengetuk pintunya, aku memanggil namanya

"Adin kamu didalem ga? ini Ell, aku mau ngomong" ucapku sambil mengetuk pintu kos nya

Berkali kali aku ulangi tidak ada jawaban dari dalam

"Mas nyari mbak Adin?" tanya seorang ibu, yang ku tau dia ibu kos disini

"Iyaa bu, dia ada didalem enggak ya?" tanyaku agak terburu buru

"Mba Adinnya udah pergi mas, udah kosong kamar kos ini, dia tadi sih pamit mau ke Semarang" ucap Ibu kos tersebut

"Dia naik apa tadi bu?" tanyaku padanya lagi

"Tadi sih dianter temennya, ke terminal" jawab ibu kos tersebut

Lantas aku langsung pergi tanpa kata, tanpa berlama lama aku langsung pacu motorku ke terminal dikotaku

'Semoga masih ada waktu' ucapku dalam hati,

Sesampainya di terminal aku bertanya pada pusat informasi tentang jadwal bus ke semarang

"Pak mau tanya bis ke Semarang pagi ini berangkat jam berapa?" tanyaku pada seorang petugas

"Sekarang dek, itu disana udah jalan" kata bapak tersebut sambil menunjuk sebuah bus

'Sialaaaaan' batinku dalam hati

Aku langsung berlari mengejar bis itu, bis itu belum keluar terminal aku masih ada waktu, samar samar di jendela aku lihat Adin, dia memakai headset, memandang keluar jendela wajahnya datar

"ADIIIINNN!!!!" Teriakku sekencang kencangnya sambil berlari

Adin tidak mendengarku, dia masih di posisinya

"BERHEEENTTIII!!" Teriakku pada bis tersebut yang mulai keluar terminal tapi sia sia

Semakin cepat, semakin jauh jarakku dengan bis itu, akhirnya bis itu hilang dari pandanganku

Aku terus mencoba mengejar sampai tapi sia sia, aku terlambat, dia sudah pergi, Adin sudah pergi.

Aku tersungkur ditempat itu, aku terdiam, aku merasa lebih hancur dari sebelumnya.

"Maaf Din, aku bodoh" ucapku dalam hati memaki diriku sendiri.

Aku pulang dengan kecewa, kecewa dengan diriku sendiri.



.....
Diubah oleh alkist.lelah 14-05-2018 17:01
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.