Kaskus

Story

hilulukdreamAvatar border
TS
hilulukdream
👊🏿Penantian Panjang (Sebuah Perjalanan Seorang Pendaki)
Quote:


PENANTIAN PANJANG

Sebuah Perjalanan Seorang Pendaki

👊🏿Penantian Panjang (Sebuah Perjalanan Seorang Pendaki)
Spoiler for Sinopsis:


Quote:

Spoiler for Jurnal Season 1:
Diubah oleh hilulukdream 22-05-2018 12:54
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
4
8K
54
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
hilulukdreamAvatar border
TS
hilulukdream
#43
Monumen Perjuangan
Dengan suasana hati yg penuh semangat, tepat dipagi hari jam 7 hilda sudah keluar dari umah untuk mencari sarapan, entah apa yg dia pikirkan kedepannya, perihal magang? Selesai kuliah dengan cepat? Pengen membahagiakan kedua orangtuanya yg sudah membesarkannya?. Pikiran itu pun tiba tiba terbayang dalam kepala hilda dengan melamun sambil menunggu kupat tahu yg ia pesan untuk sarapan. "Ini mbak, kupat tahunya, pagi2 sudah melamun". Cletuk ibu ibu yg mengantarkan makanan yg hilda pesan, dia merupakan penjual kupat tahu langganan hilda juga dulu pas sma, jadi kebetulan sudah akrab. " Hehehe.. iya bu, lg kepikiran pengen cepet2 lulus kuliah". "Pngen cepet lulus apa pengen cepet nikah?". " Ibu ini gimana yg nantilah kalo masalah nikah mah, lagian msh muda saya tuh bu". "Gk ada salahnya kan menikah muda, justru bagus agar cepet2 punya banyak anak". "Ah.. sudah2 ibu itu bicara apa sih.. gk jelas banget". "Hu.. dasar dibilangin malah ngeyel".
Suasana pagi agak sedikit cair, karena banyolan ibu ibu tukang kupat tahu yg sering meledek hilda.
Setelah selesai makan hilda pun langsng balik kerumah, siap siap untuk ketemuan di Dipati Ukur untuk mencari kosan, rencananya ngekos diaderah taman sari disekitaran situ lah, hilda janjian dengan kedua kawannya di daerah DU sekitar jam 9 pagi.
Hari ini hilda mengenakan kaos biru muda lengan panjang dengan rambut terurai, dengan gayanya yg stylelish hilda langsung memanaskan sepeda motor matic nya yg tentunya sudah lama sekali tidak ia gunakan, dan hari ini ia gunakan lagi.
"Mau kemana kamu nak? Tanya mamah hilda. "Mau ke DU mah, tadi aku janjian sama ayu dan nabila ketemuan disana, untuk nyari kosan bertiga". "Oh yasudah hati hati kalo gitu". Sebuah obrolan diteras rumah yg msh pagi, bersamaan dengan hilda yg sedang menunggangi motornya yg sedang dipanasin.
Berangkatlah ia ke dipati ukur dengan menggunakan motor maticnya, terlihat sangat licah ia mengendarai dibelokan dan tanjakan tajam, hilda begitu lihai. Setelah beberapa menit perjalanan, karena sempat macet di jalan, sekitar jam setengah 9 lewat 15 menit hilda sampai di monumen perjuangan dipati ukur, terlihat disana nabila dan ayu sudah menunggu di sebuah warung samping jalan yg sedang minum es. "Nabila!... Ayu!... ". Teriak hilda dari kejauhan. "Sini minum Es dulu!.." jawab ayu samvil teriak kearah hilda.
Hilda pun bergegas menuju kearah nabila dan ayu, sambil menggunakan motornya, lalu hilda pun memarkiran motornya berjejer di samping motor ayu, kebetulan ayu dan nabila berboncengan. "Bu es teh manisnga satu". Hilda memesan es teh diwarung sambil istirahat dulu.

Lagi asik-asiknya bersantai, tiba tiba seorang lelaki yg sedang menggunakan sepeda motor gede menyenggol motor hilda yg sedang terparkir sehingga motor hilda jatub kearah motor ayu.
Entah kenapa lelaki itu tiba tiba saja menyenggol motor yv sedang terparkir di pinggir jalan
Diubah oleh hilulukdream 15-05-2018 15:30
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.