- Beranda
- The Lounge
Situs Video Porno, JAV dan Bokep Serta Konten Mesum belum terblokir 100%. Katanya
...
TS
arbib
Situs Video Porno, JAV dan Bokep Serta Konten Mesum belum terblokir 100%. Katanya
Quote:
Sebelum Membaca Tonton Dahulu Video Berikut Ini
Quote:
Berdasarkan pengamatan TS untuk pencarian empat kata kunci ini memiliki kestabilan dan popularitas pencarian yang tinggi. Banyaknya pengguna internet yang mencari informasi, konten dan berita seputar hal hal sedemikian tentu menjadi salah satu penyebab yang menjadikan situs porno belum bisa terblokir seratus persen.
Berikut ini di lampirkan beberapa data print screen atau capture dari google trending yang baru saja di ambil hari ini. Data pencarian di ambil dengan menggunakan browser Google chrome.
Setelah melihat lampiran tadi jadi kita bisa menarik sedikit persamaan pendapat bahwa: penyebab sulitnya penutupan secara totalitas adalah pola perilaku pengguna nya. Dan kita bisa saja menjadi salah satu bagian dalam hal yang menyebabkan terkendalanya pemblokiran situs porno hingga 100%.
Dalam berita di tribunews tertanggal 17 Oktober 2017, hari Selasa atau bulan kemarin alias sebulan yang lalu, Menkominfo info menyatakan hal mengenai hambatan pemberantasan situs porno di internet. Situs porno di blokir seratus tumbuh lagi seribu. Begitulah judul berita yang di muat dalam berita online tersebut.
Permasalahan ini tentunya dipicu pula oleh ragam pertumbuhan sosial media yang turut pula di jadikan ajang penyebaran situs porno untuk lebih mudah di akses. Pernah TS ulas dalam trit2 nganu sebelum nya tentang hal ini. Jadi masih langkah sebagai pemadam kebakaran terus di lakoni.
Kali ini TS coba gambarkan hal tersebut sebagai orang yang sakit kepala lalu minum obat untuk menyembuhkan sakit kepala. Sembuh total tentu belum tentu. Seringkali setelah efek obatnya habis maka sakit kepalanya berulang. Lalu minum obat lagi dan sakit kepala pun mereda. Ini pola yang terjadi terus berulang hingga akhirnya dari waktu ke waktu dosis obat sakit kepala yang dibutuhkan untuk meredakan sakit, menjadi bertambah. Karena lama kelamaan tubuh kebal dari dosis yang biasanya. Melihat pola ini, hendaknya kita mulai berpikir, sampai kapankah ini akan dilakukan terus?.
Setelah sekilas mengenal pola sakit kepala beserta obatnya, ada baiknya pihak yang berwenang dalam mengatasi masalah pornografi mengintip pola pijat sebagai pengobatan alternatif. Bila sakit kepala, dalam pengobatan dengan teknik pijat tanpa memakai obat melakukan penekanan atau stimulasi pada ujung jari kaki dan tangan. Dalam ilmu repleksi ujung jari kaki dan tangan memiliki simpul saraf yang berhubungan dengan kepala.
Jadi yang di pijat bukan kepalanya dan juga tanpa menggunakan obat untuk di konsumsi. Si pemijat atau terapis hanya melakukan stimulasi pada ujung jari kaki dan tangan. Lalu sakit kepala bisa reda.
Walaupun pola ini belum resmi mendapatkan pengakuan medis, namun hal tersebut dapat meredakan sakit kepala. Sebagian orang pernah mengalaminya. Termasuk TS sendiri, bila mengalami hal sedemikian sangat pantang sekali minum obat obatan. Karena obat obatan sendiri memiliki efek memanjakan tubuh dan melemahkan sistem pertahanan alami atau kekebalan tubuh. Itu yang sampai saat ini menjadi acuan TS. Lalu bagaimana sakit kepala reda, sedangkan yang dipijat ujung jari?

Menanggapi pertanyaan sedemikian, TS akan balik bertanya " mengapa orang yang sakit mata suntiknya di pantat ". Jawabannya kan sederhana sekali. Semua jaringan tubuh kita itu saling terhubung. Lalu kemudian muncul lagi pertanyaan mengapa sakit kepala bisa reda, jawabnya ya ini pertama, ini di pengaruhi sugesti dan yang kedua, juga merupakan efek pengalihan perhatian. Jika ada lagi yang di tanya seputar ini bisa di sampaikan di kolom komentar di sini.
Kembali ke inti persoalan seputar sulitnya pemberantasan konten pornografi. Dalam berita di detik tanggal 9 November 2017 di muat berita sebagai berikut: Ada 783.975 situs yang di blokir Kominfo. Situs porno merupakan yang terbanyak di blokir. Langkah ini sudah sangat tepat. Namun langkah ekstra seperti pengalihan perhatian pengguna yang selalu menggunakan berbagai kata kunci sesuai dengan judul thread ini, sepertinya di perlukan dan mesti di galakan.
Jadi bisa dijadikan sebagai alat atau menu tambahan guna membantu pemblokiran situs porno dan mengurangi dampak negatif penyebaran konten dewasa. Paling tidak pengguna yang mencari hal sedemikian sedikit beralih ke pemikiran bahwa konten yang di cari, itu membahayakan diri sendiri.
Nah dalam lampiran terdapat sedikitnya empat kata kunci terbanyak, yang paling sering di cari pengguna internet di tanah air kita Indonesia. Menyikapi hal tersebut, lampiran ini bisa di jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk bekerja sama dengan pihak penyedia layanan mesin pencari seperti google untuk melakukan langkah penyaringan yang tepat. Dalam 10 hasil pencarian ter top kalo bisa di isi dengan konten untuk pendidikan menyangkut bahaya pornografi. Kalo bisa.
:goyang
Mungkin perlu juga Kominfo merekrut para master SEO untuk meredam berbagai hasil pencarian dengan kata kunci negatif seperti pada judul trit ini dan lampiran yang ada. Para master SEO bisa di minta secara berkala menyumbangkan keahliannya guna menaikan konten pendidikan seputar bahaya pornografi.
TS dalam thread ini, sekedar berwacana saja, karena sejatinya yang bekerja di dalam instansi di sana, ada banyak sekali para master dan kalangan akademisi yang lebih mengerti dan memahami akan hal ini.
Sebagai penutup TS sampaikan pola pemberantasan konten negatif saat ini perlu di tambah, bisa dengan mengadopsi pola pengobatan sakit kepala dengan memijat ujung jari saja.
Berikut ini di lampirkan beberapa data print screen atau capture dari google trending yang baru saja di ambil hari ini. Data pencarian di ambil dengan menggunakan browser Google chrome.
Spoiler for Lampiran:
Setelah melihat lampiran tadi jadi kita bisa menarik sedikit persamaan pendapat bahwa: penyebab sulitnya penutupan secara totalitas adalah pola perilaku pengguna nya. Dan kita bisa saja menjadi salah satu bagian dalam hal yang menyebabkan terkendalanya pemblokiran situs porno hingga 100%.
Dalam berita di tribunews tertanggal 17 Oktober 2017, hari Selasa atau bulan kemarin alias sebulan yang lalu, Menkominfo info menyatakan hal mengenai hambatan pemberantasan situs porno di internet. Situs porno di blokir seratus tumbuh lagi seribu. Begitulah judul berita yang di muat dalam berita online tersebut.
Permasalahan ini tentunya dipicu pula oleh ragam pertumbuhan sosial media yang turut pula di jadikan ajang penyebaran situs porno untuk lebih mudah di akses. Pernah TS ulas dalam trit2 nganu sebelum nya tentang hal ini. Jadi masih langkah sebagai pemadam kebakaran terus di lakoni.
Kali ini TS coba gambarkan hal tersebut sebagai orang yang sakit kepala lalu minum obat untuk menyembuhkan sakit kepala. Sembuh total tentu belum tentu. Seringkali setelah efek obatnya habis maka sakit kepalanya berulang. Lalu minum obat lagi dan sakit kepala pun mereda. Ini pola yang terjadi terus berulang hingga akhirnya dari waktu ke waktu dosis obat sakit kepala yang dibutuhkan untuk meredakan sakit, menjadi bertambah. Karena lama kelamaan tubuh kebal dari dosis yang biasanya. Melihat pola ini, hendaknya kita mulai berpikir, sampai kapankah ini akan dilakukan terus?.
Setelah sekilas mengenal pola sakit kepala beserta obatnya, ada baiknya pihak yang berwenang dalam mengatasi masalah pornografi mengintip pola pijat sebagai pengobatan alternatif. Bila sakit kepala, dalam pengobatan dengan teknik pijat tanpa memakai obat melakukan penekanan atau stimulasi pada ujung jari kaki dan tangan. Dalam ilmu repleksi ujung jari kaki dan tangan memiliki simpul saraf yang berhubungan dengan kepala.
Jadi yang di pijat bukan kepalanya dan juga tanpa menggunakan obat untuk di konsumsi. Si pemijat atau terapis hanya melakukan stimulasi pada ujung jari kaki dan tangan. Lalu sakit kepala bisa reda.
Walaupun pola ini belum resmi mendapatkan pengakuan medis, namun hal tersebut dapat meredakan sakit kepala. Sebagian orang pernah mengalaminya. Termasuk TS sendiri, bila mengalami hal sedemikian sangat pantang sekali minum obat obatan. Karena obat obatan sendiri memiliki efek memanjakan tubuh dan melemahkan sistem pertahanan alami atau kekebalan tubuh. Itu yang sampai saat ini menjadi acuan TS. Lalu bagaimana sakit kepala reda, sedangkan yang dipijat ujung jari?

Menanggapi pertanyaan sedemikian, TS akan balik bertanya " mengapa orang yang sakit mata suntiknya di pantat ". Jawabannya kan sederhana sekali. Semua jaringan tubuh kita itu saling terhubung. Lalu kemudian muncul lagi pertanyaan mengapa sakit kepala bisa reda, jawabnya ya ini pertama, ini di pengaruhi sugesti dan yang kedua, juga merupakan efek pengalihan perhatian. Jika ada lagi yang di tanya seputar ini bisa di sampaikan di kolom komentar di sini.
Kembali ke inti persoalan seputar sulitnya pemberantasan konten pornografi. Dalam berita di detik tanggal 9 November 2017 di muat berita sebagai berikut: Ada 783.975 situs yang di blokir Kominfo. Situs porno merupakan yang terbanyak di blokir. Langkah ini sudah sangat tepat. Namun langkah ekstra seperti pengalihan perhatian pengguna yang selalu menggunakan berbagai kata kunci sesuai dengan judul thread ini, sepertinya di perlukan dan mesti di galakan.
Jadi bisa dijadikan sebagai alat atau menu tambahan guna membantu pemblokiran situs porno dan mengurangi dampak negatif penyebaran konten dewasa. Paling tidak pengguna yang mencari hal sedemikian sedikit beralih ke pemikiran bahwa konten yang di cari, itu membahayakan diri sendiri.
Nah dalam lampiran terdapat sedikitnya empat kata kunci terbanyak, yang paling sering di cari pengguna internet di tanah air kita Indonesia. Menyikapi hal tersebut, lampiran ini bisa di jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk bekerja sama dengan pihak penyedia layanan mesin pencari seperti google untuk melakukan langkah penyaringan yang tepat. Dalam 10 hasil pencarian ter top kalo bisa di isi dengan konten untuk pendidikan menyangkut bahaya pornografi. Kalo bisa.
:goyang
Mungkin perlu juga Kominfo merekrut para master SEO untuk meredam berbagai hasil pencarian dengan kata kunci negatif seperti pada judul trit ini dan lampiran yang ada. Para master SEO bisa di minta secara berkala menyumbangkan keahliannya guna menaikan konten pendidikan seputar bahaya pornografi.
TS dalam thread ini, sekedar berwacana saja, karena sejatinya yang bekerja di dalam instansi di sana, ada banyak sekali para master dan kalangan akademisi yang lebih mengerti dan memahami akan hal ini.
Sebagai penutup TS sampaikan pola pemberantasan konten negatif saat ini perlu di tambah, bisa dengan mengadopsi pola pengobatan sakit kepala dengan memijat ujung jari saja.
Quote:
Spoiler for Sumber kopi:
Quote:

Spoiler for Sumber gambar selingan:
https://pixabay.com/en/people-girl-beauty-face-eyebrow-2605526/
Semoga artikel nganu kali ini bisa di serap yang baiknya saja, hal yang tak bermakna dan tak bermanfaat di buang saja
:terimakasih
17 Oktober 2018 Judul diganti dari : Situs Video Porno, JAV dan Bokep Serta Konten Mesum belum terblokir 100%. Katanya
Menjadi : Situs Video Dewasa Serta Konten Mesum belum terblokir 100%. Katanya
Diubah oleh arbib 17-10-2018 13:39
User telah dihapus dan 80 lainnya memberi reputasi
59
4.2M
Kutip
3.9K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•104.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
arbib
#2997
Nonton Bareng Film Porno Terjadi di universitas Toronto Kanada
Quote:
Spoiler for Info pindahan:
Membaca berita video pornomantan [URL="https://cumaLtX4tZQFr"]mahasiswi[/URL] cantik viral sudah biasa. Video oknum [URL="https://S E N S O RS8P13yTqf8"]mirip [/URL] pejabat [URL="https://S E N S O RffjuOBGCVI"]mesum[/URL] viral, juga sudah sering ramai beritanya. Tapi kalo nonton bareng film [URL="https://S E N S O RCkB2iqt4hm"]porno[/URL] bersama profesor atau dosen saat kuliah, tentu menjadi berita yang agak sedikit unik dan menarik.

Sebuah kejadian yang menarik terjadi saat sedang ada proses presentasi mata kuliah, di universitas Toronto Kanada. Kejadian tersebut diberitakan portal berita [URL="https://S E N S O RHKVq9pWORc"]tempo,[/URL] pada 3 Oktober tahun 2018. Kejadiannya berlangsung pada 2 Oktober sekitar jam 9 pagi. Di kabarkan bahwa seorang profesor bernama Steve Joordens tak sengaja menampilkan film porno yang berasal dari laptopnya pada sebuah layar melalui proyektor.
Kejadian tersebut tak sengaja dilakukan sang profesor. Ketika ia menghubungkan laptopnya pada sebuah proyektor yang sudah menyala, tiba tiba saja, cuplikan film dewasa tampil di layar lebar. Macam nonton bareng jadinya dah .
Saat itu, konon Steve Joordens sedang mengajar sebuah kelas psikologi. Jumlah mahasiswa yang hadir dalam kelasnya untungnya cuma sedikit. Tak sampai 7 juta mahasiswa dan mahasiswi . Tapi hanya sekitar 500 orang saja. Jadi diperkirakan ada 500 mahasiswa dan mahasiswi serta 1 orang Professor yang nobar pada saat itu. Seru juga nih kejadiannya.
Kejadian ini langsung viral di sosmed. Namanya di masa informasi dan teknologi canggih terkini, kamera dan smartphone selalu mendominasi ragam kegiatan sehari-hari. Momen paling mengejutkan tersebut direkam beberapa orang mahasiswa sebagai barbuk kejadian menggemparkan. Lalu mereka sebagian mengunggah rekaman tersebut ke sosmed. Ini mahasiswa yang biasa kita sebut oknum.

Sebagian mahasiswa yang budiman, nampak tak senang dan merasa risih dengan kejadian tersebut. Mereka meninggalkan kelas yang baru saja akan dimulai. Mahasiswa yang meninggalkan kelas merasa risih dan tak nyaman. Oleh karena itu, juru bicara universitas Toronto, menyarankan mahasiswa dan mahasiswi yang merasa terganggu untuk berdiskusi dengan petugas yang ada di pusat kesehatan kampus.
Beberapa waktu kemudian, sang profesor langsung menyampaikan klarifikasi sehubungan dengan terjadinya insiden tersebut. Sang profesor meminta maaf atas kejadian tersebut. Mungkin permintaan maafnya serupa dengan permintaan maaf, berita hoax wanita pejuang yang dianiaya kemarin. Begitulah mungkin kira kira proses permintaan maaf yang terjadi. Cuma perkiraan saja.
Profesor Steve Joordens mengaku betul betul tak sengaja, atas adanya insiden atau kejadian tersebut. Ia mengaku bahwa itu merupakan kesalahan teknis dari dirinya. Sang Profesor juga mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang mau memaafkan dan memahami insiden tersebut.
Viralnya video yang diunggah beberapa mahasiswa yang kebetulan menjadi peserta dalam kelas tersebut, tentu mendapat beragam tanggapan. Tanggapan positif dan negatif tentunya bertebaran. Namun konon ada juga yang berpendapat bahwasanya, kejadian tersebut bisa dijadikan sebagai suatu tehnik, untuk membuat para mahasiswa rajin masuk kuliah. Ada benernya juga sih, kalo kita pikirkan.
![kaskus-image]()
Sedikit hikmah yang diambil dari berita yang sudah terlampir tadi, adalah ; jangan pernah menggunakan perangkat untuk bekerja, apalagi yang sering terkoneksi untuk umum, memutar video porno. Karena, jika lupa menutup videonya atau ada program autoplay yang belum di non aktifkan, maka kejadian serupa bisa menimpa siapa saja. Dilain tempat, waktu dan keadaan serta cerita, kejadian seperti ini sudah sering pula masuk berita.
Waspadalah dan sampai jumpa di [URL="https://S E N S O RSvBprmGwdx"]thread pembahasan lainnya.[/URL]
Quote:

Sebuah kejadian yang menarik terjadi saat sedang ada proses presentasi mata kuliah, di universitas Toronto Kanada. Kejadian tersebut diberitakan portal berita [URL="https://S E N S O RHKVq9pWORc"]tempo,[/URL] pada 3 Oktober tahun 2018. Kejadiannya berlangsung pada 2 Oktober sekitar jam 9 pagi. Di kabarkan bahwa seorang profesor bernama Steve Joordens tak sengaja menampilkan film porno yang berasal dari laptopnya pada sebuah layar melalui proyektor.
Kejadian tersebut tak sengaja dilakukan sang profesor. Ketika ia menghubungkan laptopnya pada sebuah proyektor yang sudah menyala, tiba tiba saja, cuplikan film dewasa tampil di layar lebar. Macam nonton bareng jadinya dah .
Saat itu, konon Steve Joordens sedang mengajar sebuah kelas psikologi. Jumlah mahasiswa yang hadir dalam kelasnya untungnya cuma sedikit. Tak sampai 7 juta mahasiswa dan mahasiswi . Tapi hanya sekitar 500 orang saja. Jadi diperkirakan ada 500 mahasiswa dan mahasiswi serta 1 orang Professor yang nobar pada saat itu. Seru juga nih kejadiannya.
Kejadian ini langsung viral di sosmed. Namanya di masa informasi dan teknologi canggih terkini, kamera dan smartphone selalu mendominasi ragam kegiatan sehari-hari. Momen paling mengejutkan tersebut direkam beberapa orang mahasiswa sebagai barbuk kejadian menggemparkan. Lalu mereka sebagian mengunggah rekaman tersebut ke sosmed. Ini mahasiswa yang biasa kita sebut oknum.

Sebagian mahasiswa yang budiman, nampak tak senang dan merasa risih dengan kejadian tersebut. Mereka meninggalkan kelas yang baru saja akan dimulai. Mahasiswa yang meninggalkan kelas merasa risih dan tak nyaman. Oleh karena itu, juru bicara universitas Toronto, menyarankan mahasiswa dan mahasiswi yang merasa terganggu untuk berdiskusi dengan petugas yang ada di pusat kesehatan kampus.
Beberapa waktu kemudian, sang profesor langsung menyampaikan klarifikasi sehubungan dengan terjadinya insiden tersebut. Sang profesor meminta maaf atas kejadian tersebut. Mungkin permintaan maafnya serupa dengan permintaan maaf, berita hoax wanita pejuang yang dianiaya kemarin. Begitulah mungkin kira kira proses permintaan maaf yang terjadi. Cuma perkiraan saja.
Profesor Steve Joordens mengaku betul betul tak sengaja, atas adanya insiden atau kejadian tersebut. Ia mengaku bahwa itu merupakan kesalahan teknis dari dirinya. Sang Profesor juga mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang mau memaafkan dan memahami insiden tersebut.
Viralnya video yang diunggah beberapa mahasiswa yang kebetulan menjadi peserta dalam kelas tersebut, tentu mendapat beragam tanggapan. Tanggapan positif dan negatif tentunya bertebaran. Namun konon ada juga yang berpendapat bahwasanya, kejadian tersebut bisa dijadikan sebagai suatu tehnik, untuk membuat para mahasiswa rajin masuk kuliah. Ada benernya juga sih, kalo kita pikirkan.
Spoiler for Penutup:

Sumber ilustrasi google image
Sedikit hikmah yang diambil dari berita yang sudah terlampir tadi, adalah ; jangan pernah menggunakan perangkat untuk bekerja, apalagi yang sering terkoneksi untuk umum, memutar video porno. Karena, jika lupa menutup videonya atau ada program autoplay yang belum di non aktifkan, maka kejadian serupa bisa menimpa siapa saja. Dilain tempat, waktu dan keadaan serta cerita, kejadian seperti ini sudah sering pula masuk berita.
Waspadalah dan sampai jumpa di [URL="https://S E N S O RSvBprmGwdx"]thread pembahasan lainnya.[/URL]
:terimakasih
Spoiler for Baca Juga:
[URL="https://S E N S O RgWg0d7opUs"]Satu[/URL]
[URL="https://S E N S O REME4zIxkPw"]Dua[/URL]
[URL="https://cumaiUgVrCL1u"]Tiga[/URL]
[URL="https://S E N S O RriOGEuhbCZ"]Empat[/URL]
[URL="https://S E N S O RMbQVJbMUX0"]Lima[/URL]
[URL="https://S E N S O RhWdAU7rDfI"]Enam[/URL]
[URL="https://S E N S O RqNsz8GkpOD"]Tujuh[/URL]
[URL="https://tetep74zfWiAQi"]Delapan[/URL]
[URL="https://cumanEcmnUwUc"]Sembilan[/URL]
[URL="https://S E N S O RsbCpaWavex"]Sepuluh[/URL]
[URL="https://S E N S O REME4zIxkPw"]Dua[/URL]
[URL="https://cumaiUgVrCL1u"]Tiga[/URL]
[URL="https://S E N S O RriOGEuhbCZ"]Empat[/URL]
[URL="https://S E N S O RMbQVJbMUX0"]Lima[/URL]
[URL="https://S E N S O RhWdAU7rDfI"]Enam[/URL]
[URL="https://S E N S O RqNsz8GkpOD"]Tujuh[/URL]
[URL="https://tetep74zfWiAQi"]Delapan[/URL]
[URL="https://cumanEcmnUwUc"]Sembilan[/URL]
[URL="https://S E N S O RsbCpaWavex"]Sepuluh[/URL]
Diubah oleh arbib 08-10-2018 17:49
pabloo dan agus.ali memberi reputasi
0
Kutip
Balas
Tutup