Kaskus

Story

agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.

Ilustrasi Ronggo Geni

Diary 2 Dunia

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Diary 2 Dunia

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.

Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi

Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.

Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.

Silahkan di nikmati

Quote:





Spoiler for ILUSTRASI:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
heartbeat6661Avatar border
silamputamanAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
#2266
PART 87

" kalau loe butuh bantuan hukum..? Ayah serta Om Adrian punya banyak relasi lawyer yang bisa membantu koq gus " saut bang David..

" iya gus,, papa juga pasti mau bantu kok karena kita merasa punya hutang budi sama loe " timpal Mbak Rissa.. Suasana kantin pun makin tegang karena ucapan Farid yang menyulut jerami dengan sebuah api melalui ucapan nya ke bang Riko .. Dan api tersebut kini Merembet kemana mana..

" loe denger sendiri Rid.. Gara gara kesombongan loe situasi bukannya membaik tapi malah makin runyam " bentak Rudi yang membuat Farid makin ciut nyali nya..

" dan untuk kamu Rud,, kamu pikir aku tak tahu di divisi mana diri ku di tempat kan.? "

" kalian memasukkan ku ke seksi keamanan kan yang diketuai oleh Firman " kata ku yang membuat anak kelas dua berkerut alis nya..

" dan saat kamu bilang aku tak menghargai mu sebagai ketua osis..? Apa kamu juga sudah menghargai ku sebagai osis serta siswa sma 1..."

"dimana dirimu saat diriku pingsan karena kelelahan membantu siswa sma 2 yang ketempelan.. "

" kalau kamu lebih mengutamakan anggota osis lain karena kamu ketua nya dan lebih memilih mendampingi mereka kembali ke sekolah..? Oke saya bisa terima.. "

" tapi kenapa tak ada satu pun anak osis dari kelas dua yang mendampingi ku..? Kenapa malah mbak Arin dari sma 2,, mbak silvi dari sma 4,, bahkan mas Dion yang notabene ketua osis dari sma 3 yang harus repot repot mengantarkan ku ke kerumah..?

"kamu pikir aku ini bukan keluarga sma 1 juga apa..? " sambung ku panjang lebar hingga membuat anak osis kelas dua diam menunduk..

" jangan pernah kamu meminta sesuatu dari orang lain kalau kamu sendiri tak pernah memberi sesuatu ke orang lain " akhir ku..

Kantin yang tadi nya ramai mendadak sunyi,, semua mata siswa yang berada di situ kini tertuju ke meja tempat ku makan dan anak osis kelas dua berdiri..

Aku tak peduli menjadi bahan tontonan.. Karena hidup ini ibarat nya hanyalah sebuah panggung drama..

Quote:


Pentil motor ku kini telah diganti dengan yang baru,, angin nya juga udh diisi penuh sama tukang tambal ban nya.. Jadi aku sekarang bisa ke sekolah kang paijo untuk menjemput nya agar dia menemaniku ke tempat potongan tubuh jin dibuang semasa hidupnya.. ..

Namun sebelumnya terlebih dahulu aku mengantar kan kanaya sebentar ke mobil yang tadi di parkir kan nya di pinggir jalan.. Selain itu aku juga berhutang 5rb sama dia karena dia yang membayar ongkos jasa perbaikan ban motor ku.. Kanaya bilang kalau uang tersebut tak usah diganti.. Akan tetapi aku menolak nya,, sebab sedari kecil aku sudah diajarkan bapak ku untuk tidak merepotkan serta bergantung pada bantuan orang lain kalau aku masih sanggup melakukannya..

Kanaya yang ngotot untuk membayar nya,, padahal bapak tukang tambal ban nya setuju kalau aku bayar keesokan harinya saja.. Sebab aku pernah membantu beliau waktu tempat usaha nya di obrak abrik sama preman..

Suasana sekolah kang paijo sudah nampak sepi,, maklum.. Baik smp maupun sma serempak pulang pukul 13.30.. Jadi bisa di bayangkan ramai nya lalu lintas oleh hilir mudik siswa yang ingin pulang ke rumahnya..

Karena sebelumnya sudah ku telfon,, kang paijo tetap tinggal dan meminta ku menjemput nya di warung kopi dekat rel kereta api saja..

Saat sudah sampai di warung kopi tersebut..? Sangat ramai sekali suasana nya.. Penuh dengan siswa stm pgri yang lagi ngopi atau sekedar nongkrong .. Sementara Di satu sudut warung, kang paijo terlihat sedang asyik menikmati sebatang udud di tangannya.. Tak lupa kopi Item sebagai pelengkap berada di meja depan nya. ..

Quote:


Aku lantas memutar kembali ingatan ku dan memperhatikan secara seksama siswa yang menawari ku tadi.. Setelah lama berfikir, aku akhirnya ingat siapa dia.. dia adalah anak yang dulu salah paham dan hampir saja menghajar diriku namun urung dilakukan karena melihat ku datang bersama kang paijo..

Quote:


Setelah minuman yang kita pesan habis,, aku dan kang paijo berangkat ke tempat dimana aku diperlihatkan tubuh anggota Palu arit dibuang untuk terakhir kalinya .. Tempat nya cukup jauh dari lokasi sekolah kang paijo.. Dan lagi aku harus memutar kembali karena masih sedikit nya akses jalan di kota ku.. Jadi kami sampai di tempat tersebut saat sudah hampir masuk waktu ashar..

Sekian lama mencari, tak jua ku temukan tulang belulang dari jin yang hanya kepala saja tempo hari.. Kang paijo yang kelelahan,, memilih beristirahat sebentar di bawah jembatan yang menopang rel kereta api di atasnya ..

Aku pun lantas ikut beristirahat sebentar seperti kang paijo. Manakala tenaga sudah kembali pulih, aku memutuskan untuk memulai kembali pencarian ku di sekitar bawah jembatan saja.. Dan saat mencari lebih jauh di area bawah jembatan tersebut,, aku merasa tubuh ku seperti menembus dinding yang tak terlihat manakala berjalan ke arah selatan.. Dan apa yang kurasa kan bukan tadi memang sekedar firasat belaka.. Sebab tanpa sadar kami kini telah berada di tempat yang sangat asing bagi kami.. Sebuah tempat antah berantah..

Dan apa yang kami lihat saat ini di sekitar kami, sangat berbeda sekali dengan apa kami lihat seperti saat tadi masih mencari di area sekitar jembatan..

meqiba
wakazsurya77
efti108
efti108 dan 11 lainnya memberi reputasi
12
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.