Kaskus

Story

vayu.vayuAvatar border
TS
vayu.vayu
DI JALAN SEORANG BADJINGAN
Quote:


untuk yang mau baca puisi-puisi dan cerpen gw, silahkan melipir ke mari cuk :



Sebelumnya, kepada sepuh-sepuh yang mbaurekso di tempat keramat bernama SFTH ini, ijinkan saya yang laknat ini membuka trit yang sebelumnya pernah ada lalu musnah entah karena ceritanya terlalu vulgar macam cerita eny arrow, atau karena ada pembaca yang menolak menjadi dewasa, atau karena saya yang lancang melanggar aturan di alam ini. Yang pasti saya yakin, waktu itu, bukan Cuma saya yang melanggar peraturan di forum kita yang termehek-mehek ini. Muehehehe

Setelah cukup lama di bujuk dan menimbang nimbang, akhirnya saya putuskan untuk menuliskannya lagi di sini, karena saya masih terikat janji dengan para pembaca anying itu untuk menyelsaikannya, maka saya pikir, saya akan menyelsaikannya di tempat dimana ceita ini di mulai. dengan judul yang di ubah setelah saya mendapatkan wangsit beberapa malam yang lalu.

Dan dengan segala kerendahan diri yang serendah-rendahnya, maka ijinkanlah saya untuk kembali di sisi kalian, bukan sebagai penulis dan pembaca, namun sebagai seorang kawan lama.

Namun sebelum saya melanjutkan, kiranya, ada beberapa poin yang harus saya garis bawahi, agar perlakuan semena-mena tempo hari itu tidak perlu terulang lagi dan tidak ada yang kecewa, baik saya yang berbulan-bulan terpaksa mengingat lagi rentet kejadian di masa lalu, atau anda semua yang kecewa lantaran tegang yang tanggung kepalang.

Berikut ini bagian-bagian yang perlu di garis bawahi :

Quote:


Dan sekali lagi saya ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, dan mari kawan, kita beranying-anying ke tepian. Behahaha.
Salam hangat- dari sesorang yang bangga di panggil badjingan. emoticon-Malu (S)
emoticon-Malu (S)
Diubah oleh vayu.vayu 18-04-2020 15:23
aeronyxAvatar border
samsung66Avatar border
jokokembarloroAvatar border
jokokembarloro dan 44 lainnya memberi reputasi
39
419.2K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
vayu.vayuAvatar border
TS
vayu.vayu
#547
sugeng ndalu




"dek , bangun , , kamu sekolah kan ?? "
Suara emak mendahului adzan subuh , ,
Jam 3 pagi , ,
Bahkan ayam pun belum berkokok dan sangkuriang masih sibuk merancang perahu , , ,
Shit , ,

Udara yg dingin di Kejajar menambah kekuatan gravitasi di atas kasur jadi berkali kali lipat , ,
Gw menarik selimut tanpa membuka mata , ,

"dek bangun cepet , , nanti kesiangan sampe rumah !!"
Emak mengoyang kaki gw , ,

"ah gak sekolah aja lah sekarang , , nanti pulang nya sore aja mak !!"
Dari balik selimut , ,,gw melobi emak , ,

"hush , , enak aja gak sekolah !!! Ga inget bapak bilang apa kemaren ???"
Emak menyingkap selimut yg mengerudungi gw secara paksa , , ,
Nyeeeessss , ,,, udara dingin langsung menyergap dan meringsek memasuki pori pori , ,
Mata gw langsung on seketika , ,

"halah , , ,gak sekolah hampir sebulan aja gak ngaruh mak , , , apalagi cuman sehari !! Gak bakal bikin nilai nilai jeblok !! "
Gw menarik lagi selimut yg ujung nya masih di genggam emak , ,

"terserah kamu lah , , mumet ngatur kamu !!!"
Emak menyerah , , ,
Gw tertawa puas di dalem hati , ,
Lalu mulai memejamkan mata untuk meneruskan mimpi yg barusan pecah berkeping-keping!

Baru sebentar berhasil tidur , , ,
Tangan emak yg basah mengusap muka gw , , ,

"bangun , , , gak sekolah gak papa , , ! Tapi jangan sampe gak sholat , ,! Cepet bangun , , terus ke masjid sana sama lek aji !!"
Emak mencoba menarik selimut , ,

"5 menit lagi !!!"
Gw mempertahankan selimut , ,

"gak ada lima menit lima menit ! Cepet bangun !! Lek aji udah mau berangkat !!"
Tarik ulur selimut berhasil di menangkan emak , ,
Gw terpaksa bangun dan turun dari kasur yg merupakan secuil surga , , ,
Kaki gw yg telanjang berjinjit untuk menghindari kontak dengan Lantai keramik , ,

Di kamar mandi , ,
Gw menggigil begitu menyentuh gayung , ,

"maaak , , wudhu pake aer anget boleh ???"
Gw melongokan kepala ke pintu, , ,

"jangan aneh aneh !!"
Emak menyahut dari dapur, ,
Lek aji tertawa , ,,,

"tayamum boleh mak ???"
Gigi gw mulai gemurutuk saling beradu , ,

"kamu lama lama emak banjur pake aer dingin lho !!"
Dari pintu dapur , emak berdiri mengacungkan jari nya , , ,
Gw gak punya pilihan lain , , ,
Melawan titah emak , , berarti melawan tuhan , ,

Adzan subuh mulai berkumandang , ,
Gw masih menatap air yg bening di bak mandi , ,
Gayung terombang ambing di atas nya , ,
Dibutuhkan keberanian untuk melawan voldemort , ,
Tapi untuk menyentuh air di kejajar pagi pagi buta , , keberanian aja gak cukup !! Percayalah , , ,

"deeekkk , , masyaallah , , dari tadi kamu ngapain aja !!!"
Emak menggelengkan kepalanya di pintu kamar mandi , ,

"dingiiin mak !!!
Gw menatap emak sambil memasang tampang iba , ,
Tapi sial , , ,
Gw lupa kalo emak adalah orang nekat yg gak pernah pikir dua kali , , ,

"byuuuurrrr , , , "

"aaaassssssssuuuuuuuuuuuuu"
Emak masuk ke kamar mandi , ,
Tangan kiri nya mencengkram erat leher gw , ,
Tangan kanannya meraih gayung , ,
Dan nyeeesss , , ,
Air mengalir sampe jauh , ,eh , , air mengalir membasahi kepala , ,,,

"byuuuuurrr , , "
"bilang apa barusan hah ???"
Segayung air kembali emak hadiahkan , ,
Kini kuping gw di jewer , ,

Dan badan gw langsung mengeluarkan asap , ,

*kak seto, , , tolong lah kak !!!*

Selsai adzan Shubuh , ,
Gw memakai baju koko punya lek aji yg gedombrangan di badan gw , , , ,
Setelah rapih , ,
Gw dan lek aji berjalan ke masjid , , ,
Cuma satu hal yg gw rasain selama perjalanan ke masjid , ,
Dingin , , , *sedingin hati mantan *

,,,,,,,,,,,,,,

Jam setengah enem , ,
Setelah merasa mulai hangat , ,
Gw memutuskan untuk ke pasar , ,
Berbekal duit sepuluh ribu , ,
Gw menikmati udara pagi yg lebih manusiawi dengan semangkok jenang kangkrang , , *(sejenis bubur berbahan beras ketan dan gula jawa , , kemudian di siram santan kelapa kental di atasnya !! )*

Di pasar tradisional Kejajar ini , ,
Gw duduk melahap jenang sambil memperhatikan ibu ibu setengah baya yg gigi nya merah karna nyirih , , ,
Mendadak gw inget mbah putri yg sekarang ada di bogor , ,

Setelah habis dua mangkok jenang , ,
Gw ngudud sambil perlahan melangkah kan kaki menyusuri trotoar , ,
Di sebelah kiri , , gunung sindoro gagah berdiri , ,
Mendadak , , gw inget sama almarhum mbah kakung yg menantang umur untuk membawa gw ke puncaknya, , ,

Sampai tak terasa , , entah kenapa dan bagaimana, , ,
Gw sudah berdiri di depan sebuah rumah yg gak asing lagi , ,

"bajingan , , , rahmaatt !!"
Sugeng yg sudah berseragam smp rapih menatap gw , ,
Motor di sebelah nya menggerung halus , ,
Tidak ada asap berlebih yg keluar dari knalpot ya, , ,
Sangat berbeda dengan motor riyan yg knalpot nya sudah menyaingi asap fogging nyamuk malaria , ,

"celeng , , kapan rene koe???"(babi , , kapan kesini lo ??)"
Sunggeng tersenyum sambil melangkah menghampiri gw ,,

"wingi mbengi geng,, hahaha koe arep sekolah to ??"(kemaren melem geng , , lo mau sekolah ??)"
Gw menepuk pundak sugeng yg kini lebih tinggi dari gw , ,

"wah iyo ki , , koe prei sekolah mat ??"(wah iya nih , , lo libur sekolah mat ??)"
Sugeng mempersilahkan gw masuk ke halamanya , ,

"nyong mbolos geng , , , wis lah koe yo mbolos ae , , kolo kolo ! Hahaha" (gw bolos geng , , , udah lah lo juga bolos aja , , sekali kali !!)"
Gw mulai meracuni sugeng , ,
Dengan senyum yg masih mengembang , ,
Gw memasang wajah licik ala hitler , , bahaha

"Pancen sontoloyo koe , , , yo wis , , nyong yo tak mbolos ae , , hahaha ayo mlebu mat , , !(emang sontoloyo lo , , yaudah, , gw juga bolos aja deh , , hahaha ayo masuk mat !)"
Sungeng mencabut kunci motor , , mesin berhenti menyala , ,
Di ambilnya tas yg menggantung di di depann jok , ,
Sugeng merangkul gw , , ,

"prie sekolahmu mat ??"
Di ruang tengah di depan tv , ,
Sugeng melemparkan tasnya ke sudut, ,

"nyong nunggak nang kelas limo geng ??"(gw gak naek di kelas lima geng!)"
Gw tersenyum menatap sugeng yg mendadak menghentikan langkahnya ke dapur , ,

"dadi saiki koe isih kelas siji ???hahahaha baik pancen koe mat , , !!"(jadi sekarang lo masih satu??? Hahaha baik emang lo mat )"
Sugeng tertawa terbahak-bahak, , ,

"Nyong yo podo mat , , nunggak nang kelas enem !! Hahahaha !"(gw juga sama mat , gak naek di kelas enem ! Hahaha)"
Tubuh sugeng berguncang hebat karna tawa nya begitu keras , ,

"oalah cueleng cueleng !!! Hahahaha!!"
Gw menyusul tawa sugeng , , ,
Entahlah , , sugeng dan gw memang mewarisi sifat dari bapak masing masing , ,
Sugeng adalah miniatur om tyo , ,
Sementara gw adalah foto copyan bapak , ,
Hahahaha

Sugeng masuk ke dapur , , tawanya masih belum reda , ,

Gw mengeluarkan bungkusan rokok yg isinya tinggal dua batang, , ,
Gw tarik satu batang dengan sangat hati hati , , lalu menyulut dan mulai menghisapnya ,, ,,

"sugeennnggg ,, ,, cepet , , udah siang ini !!"
Baru aja sugeng duduk di sebelah gw setelah membawa dua gelas kopi , ,
Suara cewek dari halaman menggema , , menghentikan tawa sugeng !!

"badjingan , , , diamput !! "
Sugeng segera berlari ke luar , ,
Gw yg merasa kenal sama suara cewek itu buru buru menyusul sugeng , ,
Di sebelah motor yg terparkir di halaman, ,
Sugeng berdiri berhadapan dengan seorang cewek berseragam smp , ,
Rambutnya pendek sebahu , ,
Pantatnya menojol , , membuat rok yg dikenakan nya tampak sempit , ,
Dadanya seakan mencoba melepaskan kancing kancing seragam nya , ,
Kulitnya sawo matang , ,
Bibirnya merah redup , ,
Matanya sedingin udara pagi di puncak sikunir , ,

"rahmat kan ????"
Matanya yg dingin itu kini menatap gw lekat , ,

"herma ??? Herma kan ???"
Gak salah lagi , , , cewek semlohai ini memang herma , , ,
Edan , , , edan , , hanya dalam waktu beberapa tahun , , tubuh nya sudah sangat cocok untuk di encuk , . . Hahaha

"pantes sugeng bilang mau bolos , , ada cs nya toh , , !!!!"
Herma menggelengkan kepalanya sambil melangkah mendekati gw , ,
Nafas nya yg teratur naik turun membuat dadanya ikut bergerak seirama, ,

"yaudah ma , , lo bawa motor sendiri aja , , udah tak panasi , , !!"
Sugeng berjalan di belakang herma , ,

"gmana mat , , sehat??? Kapan ke sini ??"
Herma menoleh sebentar ke arah sugeng , , lalu menyalami gw , ,

"ah sehat ma , , kesini ke maren malem , , !"
Gw menjabat tanganya , ,
Lembut , , dan hangat , , sehangat jenang kangkrang yg tadi menemani pagi gw , ,

"ma , , lo bakal kesiangan kalo gak cepet cepet , , itu kunci motornya di meja !!"
Suggeng menginterupsi pertemuan gw dengan herma , ,
Tangan gw berdua masih berpaut , ,

"ah percuma lah , , pasti telat , , gw ikut bolos aja deh ! Hahahaha"
Herma meranngkul gw , ,
Lalu berjalan tanpa ragu masuk ke ruang tengah , ,

"dasar edan !!!"
Sugeng menyusul, , ,

Di ruang tengah , , ,
Kopi yg tadi masih panas kini hampir dingin ,, ,
Herma meletakan tas di kursi, ,
Lalu melangkah masuk ke kamar sugeng dan menutup pintu , ,

"wwooy , , ojo ngango klambi ku !!! Ah asuu !!"(wou jangan pake baju gw !!)"
Sugeng meneriaki herma , ,

"pinjem doang !! Nanti pulang nya juga gw kembaliin , , !!"
Herma menyahut , ,
Sementara gw membayangkan herma yg sedang ganti baju , ,
Baahhh , , ,

"kapan pulang nya mat ???"
Herma keluar kamar , , kaos oblong punya sugeng tampak kewalahan menahan dua tombol yg akan menerbangkan setiap laki laki yg memencetnya , , ,

"nanti sore paling , , , !!"
Gw mencoba untuk tidak menatap dada herma , , tapi gak bisa , , gw nyerah , ,
Mata gw malah semakin menyorot daerah yg berbahaya itu , ,
Anying , ,

"gak nginep lagi aja ???"
Herma tersenyum saat mendapati gw yg sedang menerka nerka apa yg ada di balik kaos oblong sugeng yg dikenakan nya , ,

"enggak , , besok sekolah , , ini aja tadi ngotot dulu sama emak !!"
Gw memalingkan pandangan , ,
Herma duduk di antara gw dan sugeng , ,
Bau shampo nya masih sama , , ,
Fiuuuhh , , gw menelan ludah , , ,

Gw mungkin kuat menahan beberapa pukulan sekaligus, , ,
Tapi menahan untuk tidak menatap pemandangan semacam belahan dada herma , , ??? Jujur , , Gw lemah , , gw gak berdaya , ,
Ini semacam batu kriptonite yg akan melemahkan supermen , ,
Anyiing , , ,

"nyong tuku rokok sek mat , , ,!!!"(gw beli rokok dulu mat !!)"
Sugeng Tersenyum dan berdiri begitu melihat rokok gw yg tinggal sebatang , ,

"jangan lama geng !!"
Gw menatap sugeng , ,
Padahal dalam hati gw berkata , , "jangan balik lagi lo , , anying !!" Hahahaha

"iya itu warung nya deket kok !!"
Sugeng melangkah meninggalkan gw dan herma , , ,

Ingin rasanya gw menerkam tubuh semlohai herma , , ,tapi apa daya , , keinginan rupanya gak sebanding dengan keberanian, ,,, hahhaha

"sugeng itu gak naek lho mat waktu kelas enem , , hahaha"
Herma tertawa , , mencair kan kebekuan , , sekaligus menyadarkan gw dari pikiran jahanam , ,

"hahaha iya tadi dia cerita , , , baik emang dia !!"
Gw menyeringai, , , ,

"dia sering bolos dulu mat , , hahaha!!"
Herma menimpali, , tawanya yg makin menjadi membuat dadanya berayun naik turun, , ,

"hahaha aku juga gak naek ma waktu kelas lima !!"
Gw menyahut , ,

Tawa herma berhenti, ,

"hahaha emang cs lo berdua , , , parah , , !"
Tawa herma meletus, ,
Gw hanya mampu menahan darah yg berdesir hebat karna menyaksikan dada herma yg makin kencang berayun , ,
Anyiingg. , ,

Di sela sela tawa dan ayunan dada herma , ,
Sugeng kembali dengan sebungkus djarum super, .,,
Tanpa restu , , gw segera membuka bungkusnya dan membakar satu batang , , ,

Aroma asap rokok beradu dengan aroma shampo herma , ,

Sugeng menyetel tv , , ,
Kami bertiga pun larut dalam obrolan tanpa judul , ,
Sampai kira kira jam 10 , , ,
Udara siang di Kejajar yg lembab seolah mantra yg memaksa gw untuk memejamkan mata, , ,
Gw meminta ijin kepada sugeng untuk ikut tidur di kamarnya, , ,
Dan gak butuh waktu lama , , gw tertidur, , ,

Jam satu kurang lebih , , ,
Gw terbangun karna ada hawa hangat yg merambat di leher sebelah kanan , ,ada sebuah beban yg tepat menimpa dada gw , ,
Saat gw menoleh , , baaahhhhh , , ,
Anying , , ,
Tangan kanan herma memeluk gw , ,
Wajahnya yg tirus hanya berjarak beberapa milimeter dari pipi gw , ,
Bisa dengan jelas gw rasakan nafas harumnya yg begitu damai , ,
Gw menelan ludah , lagi !!!

Celana mendadak sempit , ,
Dada terasa sesak , ,

"ma , , herma , , !! Ssstt , ma !!"
Gw menguncangkan pundaknya , ,
Dadanya menempel di lengan gw . ,

*wahai don juan , beri aku petunjuk !!!*

Herma perlahan membuka matanya , ,
Setelah beberapa kali berkedip barulah dia bener bener sadar , ,

"maaf maat , , , dingin tadi !! Heheh !"
Tanpa perasan berdosa , , herma tersenyum, ,
Lalu pelukan nya tiba tiba terasa sangat erat , , ,

"kamu belum pernah di peluk cewek mat ?? Kok deg degan gitu ?? Hahaha"
Herma kembali tersenyum , ,
Pelukanya mengendur , ,
Dada gw bergemuruh, , ,

"ah anu , , ah apaan sih !!"
Gw gugup , , ,
Herma tertawa kecil dan melepaskan pelukanya , , lalu berdiri meninggalkan gw yg masih gelagepan , ,

"si rahmat lo apa in ma ??"
Suara sugeng di ruang tengah , , ,

"gak ngapa ngapain kok , , emang kenapa ??"
Herma menimpali, ,
Gw berdiri setelah membenarkan posisi fredy , ,
Lalu keluar kamar , ,

Di ruang tengah , , riyan sedang meracik lintingan kelembak menyan , , hahahahaha
Gw langsung duduk di sebelahnya dan ikut melinting, , ,

Lintingan Kelembak menyan , , ,bahkan ganja yg di impor dari jamaika pun tak akan sanggup mengalahkan kenikmatan nya , , ,

"udah kaya kakek kakek aja lo berdua , , rokok ada padahal , , malah ngelinting !!"
Herma yg duduk di sebelah sugeng menggelengkan kepalanya, , ,

"ini gak maen maen ma , , lintingan ini gak ada duanya , , hahaha"
Gw berceloteh, , ,
Sugeng menganggukkan kepalanya tanda setuju , ,

Lintingan pun jadi , ,
Gw dan sugeng segera membakarnya , ,

Fiiiuuuuuuuaaaaaahhhhhh , , ,
Asap pekat mengepul, , ,
Berat merayapi tenggorokan, ,

Herma batuk batuk , , ,
Dadanya berguncang lagi , ,
Anying , , .

Gw dan sugeng tertawa terbahak-bahak, , ,
Sungguh , , , gw berterimakasih sebanyak banyak nya pada orang yg telah menciptakan racikan antara tembako , kelembak dan menyan ini !!
Sebuah masterpice tiada dua , , , karya paling agung dalam dunia per asap an , , ! Hahhahaha

Waktu berlalu begitu cepat di bawah pengaruh kelembak menyan , ,
Jam 3 lebih dikit , ,
Gw pamit , ,,,

"wah padahal nginep aja mat , , , pulang besok pagi pagi , , !"
Herma menatap gw yg kini sudah berdiri, ,

"iya mat , , , kalo enggak ya besok bolos lagi aja , , hahahaha !!"
Sugeng tertawa sampe batuk , , ,
Herma menoyor kepalanya , ,

"yaudah geng , , ma , , gw pulang dulu ya , , takut emak udah nungguin , , takut kemaleman nanti !! Makasih , , , nanti kapan kapan gw maen lagi deh kalo libur, , !!"
Gw menyalami sugeng, , lalu berpelukan , , , lama , , , baju nya bau lintingan , , hahaa

Lalu herma memeluk gw , , , lebih lama , ,
Dadanya menempel di dada gw , ,
Kenyal dan penuh , ,

Gw di antar sugeng dengan motornya ke rumah lek aji , ,
Udara sore kejajar menyapa ramah , , ,
Sehari berlalu tanpa terasa , ,

Dan sesampainya di rumah lek aji , , emak sudah siap untuk berangkat, , ,
Gw dan sugeng berpelukan sekali lagi , , kali ini lebih dalam , , ,

"yaudah mat , , gw pulang lagi , , kapan kapan maen lagi kesini , , nanti nginep di rumah gw !!"
Sugeng mengedipkan sebelah matanya , , senyumnya mengembang , , lalu motor di pacu , ,

Setelah berpamitan ke lek aji , , ,
Gw dan emak pun segera melangkah untuk pulang , ,
Suara adzan dan kabut tebal yg merayap datar melepas kepergian gw , ,

Dari kejajar gw menaiki bis menuju wonosobo, , ,
Kabut makin rapat , ,
Serapat gw dan herma sore tadi , , ,

Dari wonosobo ke parakan , ,
Langit makin gelap , , ,
Matahari mulai redup , ,
Seredup merah bibir herma yg tadi nyaris menempel di pipi gw , ,

Dari parakan ke ngadirejo , ,
Adzan maghrib berkumandang menyambut kedatangan gw , ,

Dari ngadirejo ke menyansari , ,
Perjalanan di tempuh dengan ojek , ,
Motor merayap , , ,
Roda rodanya menjilati jalan yg berkelok naik turun , , ,
Matahari sudah tidur , , , menyisakan jingga yg tercecer di kaki mega , , ,
Malam tergerai, , ,
Lampu dari motor ojeg yg gw tumpangi kini makin jelas menyala , ,
Dan sampailah gw di rumah , ,

Pintu di buka , , , emak pamit untuk ke rumah si mbah lebih dulu , ,
Gw masuk dan menyalakan lampu ruang depan , , ,
Baru aja gw duduk di sebelah jendela ruang tengah , ,

Tembang mocopat mengalun dari dapur , , ,
Suaranya masih di seret mengikuti irama , , ,

Gw tersenyum , , ,

"sugeng ndalu mbak , , !!" (dalam bahasa jawa halus / kromo inggil , , sugeng ndalu berarti selamat malam !)"
Gw berbisik pelan dan ikut menyanyi , , ,

Perlahan , , gw mulai bisa menerima kenyataan bahwa gw harus berdampingan dengan makhluk dari lain dunia , , ,
Berbagi rumah yg sama , , !!!
Gw masuk ke kamar teteh dan memutuskan untuk tidur , , ,
satu hari yg pantas untuk di kenang , ,
Gw membatin , , !!! !!!!
jimmi2008
daniadi123
ashrose
ashrose dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.