Kaskus

Story

alkist.lelahAvatar border
TS
alkist.lelah
150 HARI MENCINTAIMU
150 HARI MENCINTAIMU



P R O L O G


Quote:

Spoiler for Wattpad:

Diubah oleh alkist.lelah 17-04-2021 12:49
RideatInFinemAvatar border
someshitnessAvatar border
Gimi96Avatar border
Gimi96 dan 14 lainnya memberi reputasi
15
14.4K
108
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
alkist.lelahAvatar border
TS
alkist.lelah
#37


PART 8 - Laki Laki Paling Beruntung



Hari ini mendung mengitari sekitar daerahku, ini sudah 4 hari sejak terakhir kali aku bertemu Adin di konser, bayang bayang saat dia memelukku masih terlihat jelas dibenakku, sejak saat itu kami masih sering chatting tapi tidak ada 1 dari kami yang membahas kejadian malam itu, mungkin akan jadi awkward kalo aku atau dia membahasnya, siang ini aku hanya duduk di loteng rumahku memandangi langit dan memainkan gitar tua milik ayahku, yaa aku bisa sedikit sedikit bermain gitar sekedar chord chord dasar.

"Klunting klunting" ada pesan masuk yang membuyarkan lamunanku

"Ell, udah pulang sekolah?" tanya Adin di pesannya

"Udah kok, sejam yang lalu, kamu sendiri udah pulang?" jawabku kepadanya

"Udah jugaa, kamu lagi apa?" balas Adin kepadaku

"Lagi main gitar nih" jawbabku kepadanya

"Wahh, mau dong dinyanyiin" pintanya kepadaku

"Gabisaa hehe, lagian nyanyi lagu apa?" jawabku menolak halus

"Ihh bisa bisa, terserah deh lagu yang kamu suka" jawab Adin

"yaudah deh yaudah, bentar ya" jawabku mengiyakannya

Lalu aku merekam suara gitarku sambil bernyanyi, aku menyanyikan lagu dari Naif - Karena Kamu Cuma Satu

"Denganmu semua air mata, menjadi tawa suka ria, akankah kau selalu ada? menemani dalam suka duka" lalu aku mengirimnya kepada Adin

"Waahh aku juga suka lagu itu" jawab Adin membalas

Lalu aku menerima sebuah voice note dari Adin, "Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria, janganlah kau berpaling dariku karna kamu cuma satu, untukku"

Aku terdiam saat mendengar Adin bernyanyi, suaranya sungguh indah, membuat hatiku bergetar, aku tak tau kalau dia bisa bernyanyi seindah itu.

"Suara kamu bagus banget Din" jawabku singkat membalasnya

"Hehe ah bisa aja kamu, orang biasa biasa aja, temenku suaranya banyak yang lebih bagus" jawb Adin merendah

"Enggak, serius deh bagus, jadi pengen duet gitu wkwk" jawabku sambil senyum senyum

"Hah? kamu pengen duet? aku gak punya duet banyak Ell, cuma ada limarebo" jawab Adin bercanda

"Hehh itu duit woii duit! -___-" jawabku sewot kepadanya

"Selaw kali galak bener kayak guru BK hahaha" ejek Adin kepadaku

"Huh, tapi bener kok suaramu bagus aku sukak" jawabku memujinya

"Hahaha iyaa dek kalo maksa, makasih yaa. ehh Ell btw aku mo ngomong sesuatu" jawab Adin membuatku penasaran

"Ngomong apaan Din?" jawabku singkat

"Besok aku pulang ke Bekasi, hehe" jawab Adin

"Hah? mau ngapain? kok mendadak?" jawabku sedikit sedih

"Ada urusan keluarga, mungkin aku balik 2 minggu, besok kan udah libur ujian, jadi konser kemarin tuh UJK" jawabnya menjelaskan

"Ohh gitu yaa, yaah padahal aku mau ngajak kamu keluar" jawabku pasrah

"Hehe, maaf yaa, lain kali aja kalo udah pulang" jawabnya meminta maaf

Aku bingung dengan perasaanku, kenapa aku merasa takut jauh darinya? kenapa aku takut kehilangannya? dan aku tersadar dan yakin, aku mencintai Adin.

"Din, aku boleh engga ke kosan kamu bentar? tanyaku kepadanya

"Hah? ngapain Ell? disini ujan deres" jawab Adin balik bertanya

"Mau ngomong hal penting, gapapa disini enggak kok" jawabku dan mengakhiri pembicaraan

Setelah itu aku langsung bersiap siap, tanpa pikir panjang aku langsung menggeber motorku menuju kosan Adin, benar saja ditengah perjalanan Hujan deras turun, aku tidak perduli karna aku sendiri tidak membawa jas hujan, aku terobos hujan secepat mungkin, setelah sampai dengan basah kuyub aku memarkirkan motor dan berjalan kedepan pintu kosan Adin, aku mengetuknya sambil memanggil namanya,

"Adin, ini Ell" kataku sambil mengetuk pintu

Terdengar sedikit ricuh dan suara petikan gitar didalam kos, mungkin itu teman kosan Adin sedang berkumpul, lalu Adin keluar menghampiriku, dia kaget melihatku.

"Ell! kamu kok ujan ujanan sih, sampe basah kuyub gini! hih" jawabnya kesal padaku

"Enggak papa Din, Aku gak pengen kehilangan momen" kataku lembut padanya

Suasana tenang, hanya ada rintik hujan dan terdengar teman kosan Adin sedang menyanyikan lagu 'Once - Ku Cintai Kau Apa Adanya' dari dalam kos

"Din, aku mungkin gak ganteng, aku mungkin gak kaya, tapi aku mau berusaha terus ada buat kamu, aku mau selalu ada disaat kamu butuh seseorang disamping kamu, Adin aku cinta sama kamu" kataku lembut sambil menatap matanya

Suasana hening seketika hanya ada suara rintik hujan dan petikan gitar, Adin dan aku saling bertatapan, lalu dia tersenyum dan memelukku

"Aku juga cinta sama kamu Ell" ucap Adin

Sore itu, aku menjadi laki laki paling beruntung dimuka bumi.



.....
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.