Kaskus

Story

bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- SEASON 2 "KAMI SELALU ADA"
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- SEASON 2 "KAMI SELALU ADA"

Mereka yang Hidup Dalam Gelap, merupakan suatu true stroy, real story atau semacam itu tentang Arda, ketika di season 1 Arda menyajikan pada anda bagaimana dia bertahan dan berhadapan serta bertemu dan mengenal mereka, maka di season 2 ini arda akan mengantarkan kalian menuju dalamnya cerita tahap lanjut, dimana dia harus berhadapan dengan mereka, menguji apa yang telah dia pelajari, dan menjadi seorang yang menjembatani antara 2 dunia.

90% horror dengan bumbu hiperbola dan cerita drama, cinta, dan cerita persahabatan, memberikan kepada pembaca kesan tentang apa yagn dialami penulis.

Quote:


Quote:


selamat menikmati season 2 dari cerita ini, semoga kalian menyukai, jangan lupa cendol, juga share and like nya

ig : @bakemonotong
twitter : @Ardahakimotong


Welcome to my Second Season of Story


INDEKS :

Quote:



NITIPSSSS :
Quote:

Diubah oleh bakamonotong 22-06-2018 09:53
Suminten.Avatar border
anasabilaAvatar border
meqibaAvatar border
meqiba dan 2 lainnya memberi reputasi
3
56.2K
212
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
#182
Part XXVII - Kembali


FORTASI hari terakhir ini adalah masa paling santai, karena tatib dilarang memarah - marahi siswa, dan tidak boleh bersuara keras. karena kejadian kemarin, inilah yang membuat sebagaian junior mulai ngelunjak pada senior, yang menyebabkan bentrok berkepanjangan antara senior dan junior. Dan sialnya lag, senior tipikal cupu (berkacamata, dandan rapi, dan terlihat nerd), seperti aku dan Odi, dipandang lebih sepele oleh para junior yang menyebabkan aku malas mengahadapi mereka, mengobrol, atau sekadar berbicara, rasanya muak dengan para anak kelas 1 saat itu. Dan Lagi saat itu kami ada proker berikutnya, yaitu proker berupa TM atau Taruna Melati, yang mengharusan kami menginap di Sekolah, dan juga berikutnya ada studi banding ke Bandung dan Jakarta/Bogor, yang menyebabkan aku dan Odi yang mengurus Studi Bandig kewalahan untuk menghandle 2 acara sekaligus saat itu.



Taruna Melati kali ini kami menginap lagi di Sekolah, semalaman, dengan adanya fasilitator bagi tiap2 kelas, dan pembagian kelompok anak kelas 1, mengingatkanku bahwa susahnya menghadapi junior yang tidak tahu aturan dan merusak sedikit acara FORTASI, yang membuatku geram dan iseng aku tarik si kunti di depan sekolah dan si pocong, untuk mengelilingi kelas mereka yang menganggu, dan benar, sedikitnya beberapa gaduh karena penampakan semalam, ada yang tidak percaya, hanya aku yang tahu bagaimana sebenarnya, dan cukup jera karena ada 1 anak, yang sempat membuat rusuh saat FORTASI diikuti oleh si Kunti, yang ntah apa sudah lepas atau belum, ingin rasanya ku berkata kasihan, tapi aku sekali- kali harus membuat mereka jera.



Dan event yang telah ditunggu oleh kami semua adalah studi banding ke Jakarta - Bandung, yang membuat kami kelimpungan, karena dadakan, sekolah menelpon bahwa ada rapat gutu di daerah bandung, dan membuat kami kewalahan untuk mengganti sekolah yang dikunjungi secara dadakan, berharap masih mendapat sekolah yang cocok, dan parahnya lagi, SMA kami tidak memiliki koneksi sekolah di luar saat itu, dan membuat kami harus mencari sendiri sekolah yang sekiranya bisa dan sekolah hanya membantu sebatas mengirimkan Fax saja, membuat aku dan Odi malas mengurusnya lagi. Belum lagi saat pengumpulan uang siswa, para petingi sekolah abru bergerak cepat, uang yang seharusny dipegang aku dan Odi, mala diambil alih sekolah, sekitar 1,5 jt yang ada yang direncanakan untuk makan panitia setelah acara, diakuisisi sekolah, membuatku makin malas dengan guru- guru yang ikut saat itu. Tapi mau bagaimana lagi, acara sudah harus dilaksanakan, yasudah, kami akhirnya pergi.



Timeline acara kami saat itu padat, membuat kami tidak tidur di hotel pada malam pertama, melainkan tidur di Wisma Haji di daerah jakarta / bekasi (lupa), dan karena cukup lelah untuk transit hingga jam 8 pagi nanti, aku memutuskan tidur- tiduran disana, apalagi saat itu sudah menunjukkan pukul 3 atau 4 pagi, sehingga aku tiduran di kamar sebentar, dan karena tidak bisa tidur, aku memutuskan untuk main kartu Yu Gi Oh bersama Odi dn beberapa anak yang lain, memebuat kami terjaga dari kantuk, dan dilanjut kami pergi ke minimarket terdekat, untuk membeli cemilan atau minuman saja.




Memang walaupun itu asrama haji sekilas aku cukup melihat beberapa makhluk bersliweran disana, beberapa pocong juga berdiri dekat ruang makan, seperti ingin masuk ke dala gedung tapi tidak bisa, sedikit aku melihat ada pagar gaib yang cukup kuat melindungi tempat ini, dan hanya diluar saja makhluk - makhluk itu bisa tinggal. Memang wujud mereka tidak mengerikan, cuma intensitas yang cukup banyak membuatku tidak nyaman, hingga adzan subuh berkumandang, kulihat sebagian besar mereka hilang sambil mengerang, sedikit ketakutan, dan yang tinggal disana adalah yang jin muslim, atau cukup kuat untuk bertahan terbakar oleh suara adzan, karena jika kalian sedikit melihat, mereka sedikit berasap di bagian tubunya saat adzan.




Setelah sholat subuh aku kembali menuju ruangna dan tidur, kini menkmati sisa 3 jam sebelum pergi lagi, aku memutuskan tidur, dan kali ini aku melihat 2 sosok yang ku kenal, Abah dan Sar, datang di mimpiku setelah sekian lama, mereka datang, tersenyum, dan menepuk pundakku, "sebentar lagi, kami kembali".
johny251976
kemintil98
regmekujo
regmekujo dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.