Kaskus

Story

alkist.lelahAvatar border
TS
alkist.lelah
150 HARI MENCINTAIMU
150 HARI MENCINTAIMU



P R O L O G


Quote:

Spoiler for Wattpad:

Diubah oleh alkist.lelah 17-04-2021 12:49
RideatInFinemAvatar border
someshitnessAvatar border
Gimi96Avatar border
Gimi96 dan 14 lainnya memberi reputasi
15
14.4K
108
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
alkist.lelahAvatar border
TS
alkist.lelah
#24


PART 5 - Makasih, Ell.


Perasaan malu masih membayangiku saat tidak sengaja aku gandeng tangan Adin, 'sial jadi canggung gini' batinku dalam hati, kami bergegas menuju theater yang tertera di tiket tersebut, saat kami masuk benar saja sudah lumayan penuh didalam, ya walaupun tidak akan kursi kami diambil orang lain, tapi bagiku momen dimana kami harus berdesakan masuk ke kursi kami adalah momen yang awkward, yah kami harus 'permisi permisi' ke orang yang orang itu sebenarnya tidak perduli, wkwk.

Singkat cerita film sudah dimulai, oh ya aku lupa, kursi Adin dan aku, terpisah dari kursi Nella dan Sani, hmm mungkin ini lebih baik daripada kami berempat harus berjejeran, ku lihat Adin lumayan interest dengan film ini, kamu tau film yang biarawati jadi sosok hantu? ya itulah yang kami tonton malam ini.

"Ell ell, tau ga ini filmnya tuh blablabla....." Ucap Adin agak cepat

aku tak terlalu memperhatikan ucapannya, karna pandanganku tertuju pada wajahnya yang sedang melihat dilayar, entah kenapa wajah fokusnya begitu mempesonaku.,

"Ihh kamu dengerin enggak sih? kok ngalamun" katanya cemberut sambil mencubit lenganku

"iyaa dengerin kok, ehh apa tadi? lupa aku heheh" jawabku sedikit meringis kuda

"auk ahh gelap" jawabnya sambil mencubit lenganku lebih kencang

"aww sakit tau hmm" jawabku sambil menunjukkan wajah memelas

"daritadi aku liatin wajah kamu din, kamu seneng banget ya sama film horror?" tanyaku sambil tersenyum

"ehh? wajahku ada apa kok kamu liatin?" jawabnya sambil memegang megang wajahnya yang sedikit memerah jambu

"wkwk enggak papa kok, itu dah mulai tuh" kataku memutus pembicaraan.

Film pun mulai diputar, aku sebisa mungkin menikmati film ini, yaa walaupun sebenarnya aku tidak tahan dengan film horror apalagi yang banyak kaget kagetannya, awal awal film berjalan biasa saja, Adin terlihat begitu menikmati film ini, ketika adegan adegan horror mulai bermunculan, sesekali Adin menggenggam lenganku, hal ini tentu membuatku deg-deg an, walaupun dia sendiri tidak sadar sedang menggenggam lenganku, mungkin dia takut melihat adegan horror di film ini, tiba tiba ketika adegan mulai serius..,

"Ehh apaan tuh kadal buntung, aaaa takutttt" ucapnya manja sambil kaget dan bersembunyi dilenganku

Aku sendiri tidak bisa begeming, bukan karna filmnya yang menakutkan ya walaupun memang aku sendiri kaget, tapi lebih kaget ketika tiba tiba Adin bersembunyi di lenganku, ingin rasanya aku usap kepalanya sambil berkata 'Udah gapapa kok udah ilang setannya' tapi aku terlalu pecundang untuk berkata itu, bahkan aku sendiri merem melek ketika adegan horrornya bermunculan, hahaha.

"Ell ell itu kok setannya biarawati? kan harusnya biarawati baik" tanyanya sambil menutup wajahnya namun dengan tangan terbuka.

"Enggak tau, bosen jadi baik kali, apa cuma iseng ? hehehe" jawabku agak bercanda

"ihh apaan dah receh kamu!" balasnya sambil mencubit lenganku lagi

Entah kenapa aku tidak bisa fokus ke filmnya, yang aku perhatikan hanya wajah Adin, saat dia takut lalu menutup wajahnya dengan tangan, tapi sebentar sebentar membuka jarinya untuk mengintip, terlihat lucu bagiku, sepertinya aku sudah jatuh cinta padanya.

Setelah film selesai kamipun pulang, karna sudah malam dan tentunya ada jam malam di kosannya Adin

Diperjalanan pulang kamipun bercerita banyak hal, dari mulai film yang tadi kami tonton, bagaimana adegan adegan kaget yang sangat mengesalkan, lalu banyak candaan yang tercipta, mulai dari kacamatanya yang sering melorot karna hidungnya mini, hingga hal hal lucu yang kami temui dijalan, aku pun sering mengejeknya "yeeu hidung kok longsor", hihih diapun kesal lalu meninju lenganku,

"Ihh ribet deh ini kacamata melorot mulu" ucapnya kesal

"makanya hidung jangan sering di tebangin, jadi longsor kan tuh! hahaha" ejekku sambil mencubit hidungnya

"ihhh jahat dasar kampret!" jawabnya kesal kesal manja

Sengaja diperjalanan pulang aku cari rute terjauh supaya bisa lebih lama lagi dengannya, bagiku ini waktu yang sangat berharga.

Sesampainya di kosan Adin aku pun berpamitan untuk langsung pulang,

"Hah, dah sampe nih Din" kataku kepadanya yang mulai agak ngantuk

"Ehh udah sampe? cepet yaa?" jawabnya sedikit ngelindur padahal perjalanan tadi agak lama

"Yaudah aku pulang ya!" kataku sambil tersenyum

Dia hanya mengangguk sambil melambaikan tangannya sambil mengucek mata, sebelum aku keluar gerbang dia memanggilku,

"Ell!" teriaknya agak keras

"Kenapa? ada yang lupa?" tanyaku agak melongo

"Makasih, Ell!, Aku seneng banget malem ini" ucapnya sambil menunjukkan senyum manisnya

Aku hanya bisa terdiam dan mengangguk, lalu berlalu

Diperjalanan pulang akupun sangat bersyukur malam ini berjalan lancar

"Sama sama Din, aku juga seneng banget" ucapku dalam hati.



.....
Diubah oleh alkist.lelah 25-04-2018 08:26
vchiekun
vchiekun memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.