Kaskus

Story

x.ioAvatar border
TS
x.io
Kampung Misteri
Kampung Misteri


Quote:


Setelah lama jadi silent reader di sfth akhirnya saya putuskan untuk sharing kisah ini, kisah ini sekitar tahun 2004-2005, dimana saya bekerja disebuah perusahaan swasta di surabaya, setelah 3 atau 4 bulan masa training habis, saya ditempatkan disebuah kota dijawa timur, sebuah kota kecil dan bisa dibilang kota mati, maksudnya sepi sekali kotanya.

Tidak seperti surabaya atau kota2 lainnya, yang ramai banyak lampu dan taman bermain, kota yang saya tempati ini sungguh sepi.

Bahkan tempat saya tinggal pada waktu itu (dikasih rumah sementara untuk ditinggali sm perusahaan) letaknya agak pinggiran dari kota, walaupun pinggiran tp jarak antara desa kekota, hanya 5km saja, jadi misal kita berada dialun2 kota itu, menuju kebarat kira2 sekitar 5km saja kita sudah memasuki area pinggiran kota emoticon-Big Grin, menuju ke sebelah timur 4/5km saja udah pinggiran, begitupun ke selatan atau keutara.

Seperti saya bilang tadi, kotanya sepi sekali, mungkin ramenya pada malam minggu, atau pas ada event2 tertentu.

Biasanya malming anak-anak muda ngopi dialun-alun dan sekitarnya, atau pada saat ada orkes atau event2 band, pengajian dst, di alun2 sangat ramai sekali, anak-anak di kecamatan lain pun semuanya datang ke kota hanya untuk melihat acara itu (entah apapun itu acaranya, hehe).

Dalam kisah ini tidak ada kejadian2 yang terlalu dramatis seperti di film-film horor atau kisah2 yang lain, tidak juga seperti reality show dunia lain, dst, yg terlalu dilebih-lebihkan, saya share semua apa adanya.

Nama dan tempat (nama desa, dst) saya samarkan, kecuali nama saya biar akrab sama reader kalau tanya2.

Endingnya juga tidak terlalu dilebih-lebihkan, biasa saja, pas saya pindah dari kota itu (dikota itu kira-kira hanya satu tahunan), maka berakhirlah kisah ini. Jika ada yang menganggap kisah ini fiksi silahkan, jika ada yang menganggap kisah ini nyata silahkan. Karena memang saya baca-baca di stfh semuanya (reader) menerima kisah apapun bentuknya asal gk dikentangin aja hehehe.

Saya nulis semua part ceritanya waktu offline, soalnya takut dibully kaskuser, nanti dianggap jadi petani kentang, soalnya suka ngentangin kaskuser, jadi silahkan dinikmati. emoticon-Ngakak (S)

Seperti biasa kalau saya lagi gk UPDATE, berarti saya lagi ada kerjaan, tapi saya sudah nulis di txt, langsung beberapa part, saya gk akan nulis satu2, saya akan nulis misal 3-5 part baru diupload/dipaste.

Maaf bagi kaskuser yg aktif di trit ini saya gk sempat reply, mungkin bisa diskusi sendiri2 hehehe, biasanya setelah saya paste cerita, gk sempat reply emoticon-Big Grinsoalnya saya kerjanya malam, langsung saya tinggal kerja aja, biasa orang komputeran emoticon-Big Grin bidangnya yg pasti berhubungan dengan kode-kode yang rumit.




Index:
Part #1: Pekerjaan Baru
Part #2: Kota Baru
Part #3: Nasi Pecel
Part #4: Naufal
Part #5 Ronda Malam
Part #6 Orkes Dangdut
Part #7 Sosok

Quote:
Diubah oleh x.io 13-04-2018 09:45
anasabilaAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
94.5K
399
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
x.ioAvatar border
TS
x.io
#380
Sosok
"Ya udah ayo kita putar balik," sambung yudhi.

"Ayo cepetan putar balik, ini kan kuburan yud, kata orang kampung sini, agak angker gitu.." sahut saya yang sudah tidak sabar, dan agak merinding sedari tadi.

Akhirnya kami putar balik, tapi setelah sekitar dua meter, sungguh apes nasib kami, motornya mogok. Saat itu, saya merasakan ada yang kurang enak, entah bagaimana menggambarkan perasaan saat itu. Mungkin seperti ketika orang depresi, sedih, kesepian, merasa bersalah, seperti itulah yang saya rasakan saat itu.

"Yud, saya kok agak merinding ya..."

"Aduh jangan gitu dong bos, bentar saya lihat. Aneh, kenapa motor ini mogok pas situasi kayak gini" jawab yudhi yang entah kenapa dia agak tenang daripada saya.

Yudhi mencoba menyalakan mesin lagi beberapa kali, ternyata bisa, dan mesinpun menyala.

"Eh, nyium bau harum, kayak melati gak?" bisikku kepada yudhi.

"Hussh, mending diam aja lah, ayo cabut lah" dia berbisik sambil menoleh kebelakang. Sepertinya dia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

"Astaghfirullah haladzim..." teriak saya dengan kaget setengah mati.

"Ya allah, allahuakbar....." begitupun yudhi, juga sama, kaget dan berteriak dengan menyebut nama tuhannya.

Kami terkaget-kaget melihat apa yang ada dihadapan kami, antara percaya dan tak percaya. Sudah pasti. Sesosok KUNTILANAK muncul dihadapan kami. Kalau saya ingat kembali kejadian waktu itu, memang wajar, tanda-tandanya sudah kami rasakan. Bau melati dan motor mogok, seolah itu peringatan atau tanda-tanda kehadiran sosok kuntilanak.

"Ayo yuuuuud!!!" teriak saya dengan penuh ketakukan.

"Hwaaaaaaa" teriak yudhi, dia pun juga sama, penuh rasa teror dan ketakutan.

Bagaimana tidak, sosok itu muncul tiba-tiba. Seperti seorang wanita dengan baju yang lusuh, wajah yang pucat seperti mayat, rambut yang tak beraturan acak-acakan. Ditengah malam. Diantara kuburan kembar. Saya rasa semua orang yang kaget akan berteriak kencang. Meskipun sosok tadi cuma orang iseng yang berdandan seperti itu. Jika kehadirannya mendadak tiba-tiba muncul, semua orang akan kaget dan tidak bisa bepikir lagi.

Akhirnya yudhi dengan spontan mengegas motornya sekencang-kencangnya.

Setelah sampai di pos kampling kami pun merasa aman dan yudhi mengurangi kecepatan motornya.

"Bos, saya nginep malam ini ya.." yudhi tiba-tiba memberanikan diri untuk mengobrol.

"Ya lah gampang.." jawabku sambil gemetaran.

Sesampainya di rumah, kami segera mengunci pintu dan segera mengambil air minum, lalu duduk sebentar di depan tv. Saya lihat si naufal tertidur pulas di depan tv.

"Yud, kira-kira apa ya tadi, masa' kuntilanak" tanya saya yang penasaran.

"Udahlah bos tidur aja lah, besok pagi aja cerita-cerita, pasti si nofal ketawa seneng nih kita mengalami kejadian kayak gini" jawab yudhi yang agak bete.

Malam itu akhirnya kami tertidur pulas.

Keesokan harinya kami cerita tentang kejadian teror mengerikan malam itu, dan benar prediksi si yudhi, si naufal menertawakan kami. Naufal pada awalnya serius memperhatikan cerita kami, tetapi akhirnya jadi bahan lelucon juga.

Memang semua orang yang tidak pernah mengalami kejadian-kejadian mengerikan akan mudah tertawa ketika mendengar cerita-cerita mistis. Bukan berarti mereka tidak percaya, tetapi biasanya agar mereka terhindar dari kejadian yang serupa.

Diubah oleh x.io 12-04-2018 19:22
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.