- Beranda
- Stories from the Heart
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- Side Story (The Untold)
...
TS
bakamonotong
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- Side Story (The Untold)
Thread ini adalah Thread yang ditujukan untuk mengisi kekosongan beberap jeda waktu dan pengalaman yang tidak diceritakan dalam story season 1- akhir, sehingga disini kalian akan menjumpai pengalaman horror, interdimensional, dan lainnya oleh kreator.
The Main Stories :
SEASON 1 Mereka Yang Hidup Dalam Gelap
Selamat menikmati Side Story disini, tanpa perlu prolog langsung cekidot aja
mari kita bercengkrama bersama mereka yang hidup dalam gelap
SIDE STORY INDEX :
Side Story 1 (SS - 1)
Side Story 2 (SS - 2) part 1
Side Story 2 (SS - 2) part 2
Side Story 3 (SS - 3 )
Side Story 4 (SS - 4)
Side Story 5 (SS - 5) Part 1
Side Story 5 (SS - 5) Part 2
Side Story 6 (SS - 6)
Side Story 7 (SS - 7) Part 1
Side Story 7 (SS - 7) Part 2
Side Story 8 (SS - 8) Part 1
Side Story 8 (SS - 8) Part 2
Side Story 9 (SS - 9)
Side Story 10 (SS - 10)
Side Story 11(SS - 11)
Side Story 11 (SS - 11) REMAKE
Side Story 12 (SS - 12)
![MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- Side Story (The Untold)](https://s.kaskus.id/images/2018/02/27/8611989_20180227041403.JPG)
The Main Stories :
SEASON 1 Mereka Yang Hidup Dalam Gelap
Selamat menikmati Side Story disini, tanpa perlu prolog langsung cekidot aja
mari kita bercengkrama bersama mereka yang hidup dalam gelap
SIDE STORY INDEX :
Side Story 1 (SS - 1)
Side Story 2 (SS - 2) part 1
Side Story 2 (SS - 2) part 2
Side Story 3 (SS - 3 )
Side Story 4 (SS - 4)
Side Story 5 (SS - 5) Part 1
Side Story 5 (SS - 5) Part 2
Side Story 6 (SS - 6)
Side Story 7 (SS - 7) Part 1
Side Story 7 (SS - 7) Part 2
Side Story 8 (SS - 8) Part 1
Side Story 8 (SS - 8) Part 2
Side Story 9 (SS - 9)
Side Story 10 (SS - 10)
Side Story 11(SS - 11)
Side Story 11 (SS - 11) REMAKE
Side Story 12 (SS - 12)
Quote:
Diubah oleh bakamonotong 06-07-2018 13:04
1
35.2K
102
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bakamonotong
#84
SS 11 - Cerita Rinda
Langsung to the point saja :
Aku adalah Rinda, seorang anak yang hidup miskin dan harus mengalami siksaan dari ayahku, yang menganggapku sebagai beban hidup, karena aku sebenarnya adalah kesalahannya, dia bermain dengan api, bersama ibuku, hingga lahirlah aku dan mereka dikucilkan dari rumah mereka, oleh keluarga mereka sendiri, sehingga aku tidak pernah menjumpai kakekku, nenekku, om, dan bahkan sanak saudaraku yang lain. Membuatku merasa hampa tanpa memiliki siapapun lagi disini. Aku tidak tahu harus melakukan apa, karena segala yang kulakukan salah dan akan mendapat pukulan dari ayahku.
Aku yang berusia enam tahun saat itu mendapat perlakuan paling kejam oleh ayahku, aku disundut oleh rokok, dipukul dan aku harus di kurung di kamar mandi belakang rumah yang dimana memiliki banyak sosok disana, sosok makhluk yang mengerikan yang menggangguku sepanjang malam dan membuatku menangis hingga kering.dan bahkan makhluk- makhluk mengerikan ini sampai menertawakanku dan merubah wujud mereka , menjadi wujud yang lebih bersahabat, dan kemudian menenangkanku.
Aku saat itu sangat ketakuatan menghadapi ayahku, karena satu sisi ibuku juga menjadi korban oleh ayahku, ibuku tiap malam memang harus "melayani" ayahku, tapi buat ku itu kejam karena jika ibuku lelah dan ayahku belum puas dia menghajar ibuku seakan menyakitinya adalah kepuasan bagi nya, seorang manusia Jahanam! Aku benar- benar benci melihat orang satu itu, walau dia ayahku, aku sudah selalu berniat membunuhnya. Hingga sesosok makhluk disana melihat ku dan ingin mengabulkan permintaanku.
Aku tidak bersekolah karena hampir seluruh tabungan ibuku digunakan ayahku berjudi, mabuk dan bermain wanita, sering juga ibuku ribut karena ayahku pulang mabuk dan kadang ada bekas parfum wanita di badannya, tapi bukannya sadar, ibuku hanya menjadi bulan- bulanan ayahku, membuatnya meringis dan menangis kesakitan, kemudian menuju kamarku dan tidur bersamaku, sambil menangis, mendekapku dan bilang "ibu akan cari cara kita pergi dari sini nak", kata ibuku.
Malam itu aku duduk di lantai 2 dan menerawang ke langit, sambil sesekali aku berpikir, sudah saat nya aku bebas dari sini, aku harus segera mengakhiri penderitaan ini, usiaku kini sudah 10 tahun, sudah cukup aku bersabar dengan ayahku, aku tidak mau ibuku harus menanggung beban ini, aku akan akhiri ini. Pikirku malam itu yang didengar oleh sesosok pria berjubah hitam disana, yang sangat jelas bahwa dia bukan manusia, "Aku aan membantumu, sekarang, kau hanya perlu pejamkan mata mu, dan buatlah kontrak denganku, maka aku akan hancurkan ayahmu secepat yang kamu inginkan", katanya
Aku yang sudah dibutakan dendam menuruti kemauan jin ini, dan terikat kontrak dengannya, kontrak dimana dia bersedia membantu mengakhiri ayahku, dengan bayaran yang aku belum tahu saat itu. Hingga akhirnya selang dua malam setelah itu, aku memutuskan untuk menjalankan rencanaku untuk menghabisi ayahku ini. Menyelesaikan semua urusan ini dan membebaskan ibuku dari jerat manusia bajingan ini. Aku yang bersiap bersama si Hitam, kini menuju ke kamar ayahku, dengan membawa pisau dari dapur aku bersiap menghujamnya.
Cepat aku tusuk ayahku, tapi tidak membuatnya mati, bahkan hanya mengerang, dai menendangku, memukuliku dengan lampu kamarnya, membuatku meneteskan dara dari kepala, tapi ayahku yang tertusuk perutnya kini mundur, mengernag kesakitan, ibuku hanya bergetar dipojokan, ketakutan dengan apa yang kulakukan. Ayahku sesegera mungkin mencoba berteriak, tapi kala itu si Hitam menutup mulutnya, menampakkan wujudnya ke ibuku dan ayahku, dan kemudian hitam merasukiku, membuatku sedikit bertambah kuat dan sekali lagi, aku tusukkan pisau ke badan ayahku, kali ini, ke arah jantungnya, membuatnya terjatuh lunglai, kehabisan darah, dan ayahku sesekali masih sempat memukulku, menghantamkan tangannya ke arah ku, hingga akhirnya dia tersungkur jatuh bak boneka yang putus talinya. bergtar seperti nyawanya dicabut, dan kelaur 2 bayangna, nyawa yang dibawa malaikat, dan qori/ sukma nya, yang dibawa oleh si Hitam, apakah ini bayarannya? Bukan, karena kemudian aku terjatuh, merasakan darah di kepalaku mengucur makin deras.
Aku mati? kulihat badanku sendiri disana, dan ibuku menangis seperti orang gila, menangis merajuk membuatku tak tega, aku berusaha menuju nya, tapi terikat pada rantai kuat di leherku, oleh si Hitam, "bayarannya, adalah sukma kalian bertiga menjadi budakku, selamanya di neraka nanti", katanya dan kini merubah wujudnya menjadi raksasa hitam legam, kemudian kulihat ibuku mengambil pisau di badan ayahku dan menusukkan nya pada dirinya sendiri, mati, ibuku kini juga mati dan sukmanya, kini ada bersamaku. Kulihat sosok ibuku berbentuk suma yang sedih, dengan tangisannya, dan ayahku? seperti sesosok anjing yang lidahnay terjulur dan terlihat kasihan. Kini kami hanya menjadi budak sosok ini, sosok hitam yang melakukan perjanjian denganku, sosok yang akan membawa kami selamanya.
Langsung to the point saja :
Aku adalah Rinda, seorang anak yang hidup miskin dan harus mengalami siksaan dari ayahku, yang menganggapku sebagai beban hidup, karena aku sebenarnya adalah kesalahannya, dia bermain dengan api, bersama ibuku, hingga lahirlah aku dan mereka dikucilkan dari rumah mereka, oleh keluarga mereka sendiri, sehingga aku tidak pernah menjumpai kakekku, nenekku, om, dan bahkan sanak saudaraku yang lain. Membuatku merasa hampa tanpa memiliki siapapun lagi disini. Aku tidak tahu harus melakukan apa, karena segala yang kulakukan salah dan akan mendapat pukulan dari ayahku.
Aku yang berusia enam tahun saat itu mendapat perlakuan paling kejam oleh ayahku, aku disundut oleh rokok, dipukul dan aku harus di kurung di kamar mandi belakang rumah yang dimana memiliki banyak sosok disana, sosok makhluk yang mengerikan yang menggangguku sepanjang malam dan membuatku menangis hingga kering.dan bahkan makhluk- makhluk mengerikan ini sampai menertawakanku dan merubah wujud mereka , menjadi wujud yang lebih bersahabat, dan kemudian menenangkanku.
Aku saat itu sangat ketakuatan menghadapi ayahku, karena satu sisi ibuku juga menjadi korban oleh ayahku, ibuku tiap malam memang harus "melayani" ayahku, tapi buat ku itu kejam karena jika ibuku lelah dan ayahku belum puas dia menghajar ibuku seakan menyakitinya adalah kepuasan bagi nya, seorang manusia Jahanam! Aku benar- benar benci melihat orang satu itu, walau dia ayahku, aku sudah selalu berniat membunuhnya. Hingga sesosok makhluk disana melihat ku dan ingin mengabulkan permintaanku.
Aku tidak bersekolah karena hampir seluruh tabungan ibuku digunakan ayahku berjudi, mabuk dan bermain wanita, sering juga ibuku ribut karena ayahku pulang mabuk dan kadang ada bekas parfum wanita di badannya, tapi bukannya sadar, ibuku hanya menjadi bulan- bulanan ayahku, membuatnya meringis dan menangis kesakitan, kemudian menuju kamarku dan tidur bersamaku, sambil menangis, mendekapku dan bilang "ibu akan cari cara kita pergi dari sini nak", kata ibuku.
Malam itu aku duduk di lantai 2 dan menerawang ke langit, sambil sesekali aku berpikir, sudah saat nya aku bebas dari sini, aku harus segera mengakhiri penderitaan ini, usiaku kini sudah 10 tahun, sudah cukup aku bersabar dengan ayahku, aku tidak mau ibuku harus menanggung beban ini, aku akan akhiri ini. Pikirku malam itu yang didengar oleh sesosok pria berjubah hitam disana, yang sangat jelas bahwa dia bukan manusia, "Aku aan membantumu, sekarang, kau hanya perlu pejamkan mata mu, dan buatlah kontrak denganku, maka aku akan hancurkan ayahmu secepat yang kamu inginkan", katanya
Aku yang sudah dibutakan dendam menuruti kemauan jin ini, dan terikat kontrak dengannya, kontrak dimana dia bersedia membantu mengakhiri ayahku, dengan bayaran yang aku belum tahu saat itu. Hingga akhirnya selang dua malam setelah itu, aku memutuskan untuk menjalankan rencanaku untuk menghabisi ayahku ini. Menyelesaikan semua urusan ini dan membebaskan ibuku dari jerat manusia bajingan ini. Aku yang bersiap bersama si Hitam, kini menuju ke kamar ayahku, dengan membawa pisau dari dapur aku bersiap menghujamnya.
Cepat aku tusuk ayahku, tapi tidak membuatnya mati, bahkan hanya mengerang, dai menendangku, memukuliku dengan lampu kamarnya, membuatku meneteskan dara dari kepala, tapi ayahku yang tertusuk perutnya kini mundur, mengernag kesakitan, ibuku hanya bergetar dipojokan, ketakutan dengan apa yang kulakukan. Ayahku sesegera mungkin mencoba berteriak, tapi kala itu si Hitam menutup mulutnya, menampakkan wujudnya ke ibuku dan ayahku, dan kemudian hitam merasukiku, membuatku sedikit bertambah kuat dan sekali lagi, aku tusukkan pisau ke badan ayahku, kali ini, ke arah jantungnya, membuatnya terjatuh lunglai, kehabisan darah, dan ayahku sesekali masih sempat memukulku, menghantamkan tangannya ke arah ku, hingga akhirnya dia tersungkur jatuh bak boneka yang putus talinya. bergtar seperti nyawanya dicabut, dan kelaur 2 bayangna, nyawa yang dibawa malaikat, dan qori/ sukma nya, yang dibawa oleh si Hitam, apakah ini bayarannya? Bukan, karena kemudian aku terjatuh, merasakan darah di kepalaku mengucur makin deras.
Aku mati? kulihat badanku sendiri disana, dan ibuku menangis seperti orang gila, menangis merajuk membuatku tak tega, aku berusaha menuju nya, tapi terikat pada rantai kuat di leherku, oleh si Hitam, "bayarannya, adalah sukma kalian bertiga menjadi budakku, selamanya di neraka nanti", katanya dan kini merubah wujudnya menjadi raksasa hitam legam, kemudian kulihat ibuku mengambil pisau di badan ayahku dan menusukkan nya pada dirinya sendiri, mati, ibuku kini juga mati dan sukmanya, kini ada bersamaku. Kulihat sosok ibuku berbentuk suma yang sedih, dengan tangisannya, dan ayahku? seperti sesosok anjing yang lidahnay terjulur dan terlihat kasihan. Kini kami hanya menjadi budak sosok ini, sosok hitam yang melakukan perjanjian denganku, sosok yang akan membawa kami selamanya.
johny251976 dan Suminten. memberi reputasi
2