Kaskus

Story

bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- SEASON 2 "KAMI SELALU ADA"
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- SEASON 2 "KAMI SELALU ADA"

Mereka yang Hidup Dalam Gelap, merupakan suatu true stroy, real story atau semacam itu tentang Arda, ketika di season 1 Arda menyajikan pada anda bagaimana dia bertahan dan berhadapan serta bertemu dan mengenal mereka, maka di season 2 ini arda akan mengantarkan kalian menuju dalamnya cerita tahap lanjut, dimana dia harus berhadapan dengan mereka, menguji apa yang telah dia pelajari, dan menjadi seorang yang menjembatani antara 2 dunia.

90% horror dengan bumbu hiperbola dan cerita drama, cinta, dan cerita persahabatan, memberikan kepada pembaca kesan tentang apa yagn dialami penulis.

Quote:


Quote:


selamat menikmati season 2 dari cerita ini, semoga kalian menyukai, jangan lupa cendol, juga share and like nya

ig : @bakemonotong
twitter : @Ardahakimotong


Welcome to my Second Season of Story


INDEKS :

Quote:



NITIPSSSS :
Quote:

Diubah oleh bakamonotong 22-06-2018 09:53
Suminten.Avatar border
anasabilaAvatar border
meqibaAvatar border
meqiba dan 2 lainnya memberi reputasi
3
56.3K
212
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.8KAnggota
Tampilkan semua post
bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
#136
PART XX - Dewata, The Last Day


Tak terasa telah berakhir perjalanan kami di pulau Dewata, Valhalla miik Indonesia, memang perjalanan ini singkat tapi cukup berkesan bagiku, beberapa hari yang cukup menyenangkan, waktu yang berharga dihabiskan untuk liburan sekolah. dan selanjutnya, kami akan menghabiskan sisa liburan di Jogjakarta, menuju penghubung hari libur sekolah kami.


Pagi ini kira- kira jam 6 pagi kami sudah membereskan barang bawaan kami, dan harus segera check out, karena masih ada tempat wisata yang harus kami tuju, suatu tempat terkenal di Bali yang disebut sebagai Alas Kedaton, kerajaan dalam hutan, awalnya aku tidak tahu apa itu alas kedaton, hanya diberi tahu disitu tmpat banyak monyet di Bali. tanpa tahu detailnya, sepertinya sebuah tempat yang bagus untuk jalan- jalan dan berfoto. Entahlah, saat itu aku belum berpikir lebih jauh tentang alas kedaton, dan berhubung kecepatn internet HP ku hanya 2.5G, maka tidak sempat melakukan googling untuk tempat itu.


Barang- barang usai kami masukkan ke dalam bis dan kami bersiap pergi menuju alas kedaton sekalian pulang menuju Jogjakarta. Aku sudah memantapkan posisi duduk ku, kurang lebih 1 jam perjalanan menuju alas kedaton aku gunakan untuk sedikit tidur- tiduran di dalam bis, memang tidak bisa tidur, tapi cukup untuk membuat rileks, karena kegiatan semalam dengan si Buntung. Hingga kami sampai di alas kedaton, menginjakan kaki disana, dan sekeluarnya dari bis, aku merasakan, sebuah aura yang kuat, negatif? positif? bercampur, tapi kuat, sangat kuat, membuatku ciut untuk meamsuki tempat itu, sedikit kurang nyaman karena menekanku, tapi toh tidak ada niat macam- macam, hanya mengunjungi tempat wisata itu. Sialnya lagi ketika aku masuk, Sar, Abah dan para Naga terlempar dari badanku, seperti ditarik dan ditahan oleh beberapa pasukan kera disana.


Sadar aku kemudian kulihat disana, ada sesosok kera raksasa, dengan bulu kemerahan, dan kemudian aku lihat sebuah bangunan astral Candi, khas bali, besar dengan satu pura raksasa, kulihat sesosok kera putih disana, dengan selendang emas dan putih mengikat di pinggangnya, duduk diatas, dengan sebatang gada besar di sampingnya, melihat ke arahku, tersenyum dan meloncat ke arahku. Terlihat wujud kera ini cukup besar dan menundukkan kepalanya ke arahku, "heh!", katanya seperti menghina.


"Kamu? membawa apa kamu kemari, Naga, kucing, dan kakek jompo?", kata Kera itu seperti menghina ku, "err maaf bukan bermaksud, hanya saja, memang mereka mengikuti ku, kalau bisa biarkan saja mereka di luar aku tidak akan mengajak mereka masuk", jawabku.


"Yasudah, aku akan ijinkan kau masuk kemari, tapi aku tidak akan mengijinkan mereka yang mengikutimu masuk, para keraku akan menjaga mereka", kata si Kera Putih.


Aku akhirnya masuk ke dalam sana, memang megah, istana kera yang megah, tapi disatu sisi banyak sekali kera nyata, memang indah untuk berfoto, tapi aku selalu diawasi beberapa pandang mata, membuatku jenuh dan ketakutan disana, tapi aku akhirnya cuek dan menghabiskan foto berjalan disana, cukup menyenangkan, memang, indah dan ya aku akhirnya bisa melupakan pandangna makhlu- makhluk disana. Tapi aku tidak bisa melepaskan pandanganku dari megahnya istana disana. Hingga akhir perjalanan, aku masih tidak bisa untuk melupakan megahnya tempat itu.


Kurang lebih satu jam aku disana, berjalan, dan mengitari tempat itu. dan aku keluar dari sana, melihat para makhluk disana, Naga2ku, kucing eh macan, dan abah, kulihat malah mereka santai dan mengobrol disana bersama penjaga disana, lha? Aneh sekali ini, kenapa mereka malah santai saja, kukira bakal terjadi hal aneh, kulihat mereka santai, dan Abah kembali padaku bersama mereka, menyambutku dan menghilang kembali lagi dalam diriku.
johny251976
kemintil98
regmekujo
regmekujo dan 5 lainnya memberi reputasi
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.