- Beranda
- Stories from the Heart
T University 2 (Season 2)
...
TS
anism
T University 2 (Season 2)

Cover Super Keren by Awayaye <Ane minta
> Terima banyak untuk respon positif agan dan aganwati di thread sebelumnya. T University.
Bagi yang belum membacanya. Bisa mengklik judul dibawah ini.
T University
Spoiler for Daftar Isi/Case 1 : Lost Son:
Case 1 Finish
Spoiler for Case 2 : Lativa's Twins Terror:
Case 2 Finish
Spoiler for Case 3 : Arelia And Edward:
Case 3 Finish
Spoiler for Samantha And Mom:
Finish
Spoiler for Case 4 : Johnny Comes Back To China or England:
Case 4 Finish
Spoiler for Case 5 : King Killer's Son:
Case 5 Finish
Spoiler for Case 6 : Losing In A Plane:
Diubah oleh anism 30-05-2019 17:56
anasabila memberi reputasi
1
21.7K
198
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
anism
#189
Sir Reynard, HELP!!
Reynard tiba disana dengan beberapa perawat. Mereka segera mengobati telinga James.
Reynard hanya duduk disofa dengan tatapan tajam.
Sedangkan Emmy hanya tertunduk dan menggoyang-goyangkan kakinya.
“Mereka…”, James ingin bicara tapi rasa sakitnya mengalahkan semua itu.
“Mereka illegal.”, ujar Reynard.
“Apa….”, desis Emmy.
“Lebih baik kau diam dan pikirkan kesalahanmu.”, tusuk Reynard. Emmy mengcengkram tangannya dan menarik napas.
“Aku yang memintanya melakukan semua ini.”, James berusaha menjelaskan di tengah rasa sakit yang menderanya.
“Aku akan membawa kalian setelah aku mengecek dan merencanakan semuanya. Mungkin ini pertama dan terakhir kalinya aku mau berkolaborasi dengan kalian. Kalian sinting. Emmy, kau pikir kemampuanmu meretas sehebat itu sehingga kau bisa memutuskan untuk pergi ke bandara sendiri? Dan kau James, apa kau pikir badanmu terbuat dari besi sehingga kau berencana untuk menjahit luka ditelingamu dengan tanganmu sendiri? Bergerak dengan perencanaan sepihak, spontan dan gegabah. Mengambil seluruh risiko dan bukannya berpikir untuk menguranginya. Sudah kuduga kalian diluluskan terlalu cepat oleh Johnson.”, ucap Reynard dengan memandang tajam kepada mereka berdua.
“Aku minta maaf , Sir.”, ujar Emmy penuh penyesalan.
“Permintaan maaf diterima. Istirahatlah. Aku akan mengantar para perawat keluar dari sini.”, Reynard dengan segera mengubah raut mukanya dan merangkul perawat-perawat illegal untuk turun kebawah.
James yang kesakitan hanya bisa mencengkram tangannya hingga memutih dan memaki dengan lirih.
Reynard tiba disana dengan beberapa perawat. Mereka segera mengobati telinga James.
Reynard hanya duduk disofa dengan tatapan tajam.
Sedangkan Emmy hanya tertunduk dan menggoyang-goyangkan kakinya.
“Mereka…”, James ingin bicara tapi rasa sakitnya mengalahkan semua itu.
“Mereka illegal.”, ujar Reynard.
“Apa….”, desis Emmy.
“Lebih baik kau diam dan pikirkan kesalahanmu.”, tusuk Reynard. Emmy mengcengkram tangannya dan menarik napas.
“Aku yang memintanya melakukan semua ini.”, James berusaha menjelaskan di tengah rasa sakit yang menderanya.
“Aku akan membawa kalian setelah aku mengecek dan merencanakan semuanya. Mungkin ini pertama dan terakhir kalinya aku mau berkolaborasi dengan kalian. Kalian sinting. Emmy, kau pikir kemampuanmu meretas sehebat itu sehingga kau bisa memutuskan untuk pergi ke bandara sendiri? Dan kau James, apa kau pikir badanmu terbuat dari besi sehingga kau berencana untuk menjahit luka ditelingamu dengan tanganmu sendiri? Bergerak dengan perencanaan sepihak, spontan dan gegabah. Mengambil seluruh risiko dan bukannya berpikir untuk menguranginya. Sudah kuduga kalian diluluskan terlalu cepat oleh Johnson.”, ucap Reynard dengan memandang tajam kepada mereka berdua.
“Aku minta maaf , Sir.”, ujar Emmy penuh penyesalan.
“Permintaan maaf diterima. Istirahatlah. Aku akan mengantar para perawat keluar dari sini.”, Reynard dengan segera mengubah raut mukanya dan merangkul perawat-perawat illegal untuk turun kebawah.
James yang kesakitan hanya bisa mencengkram tangannya hingga memutih dan memaki dengan lirih.
Diubah oleh anism 16-03-2018 17:30
0