- Beranda
- Stories from the Heart
OPERASI BINTANG MERAH
...
TS
novalso
OPERASI BINTANG MERAH
Hii...
Ini post pertamaku.
Di post perdana ini, aku bakal suguhin kalian dengan cerita anak SMA yang memiliki cerita dan rahasia masing-masing.
Cerita ini kuberi judul Operasi Bintang Merah...
seram ya??
Merah darah?
bukan kok,
kisah ini bermula ketika Lelaki bernama Kega yang duduk di bangku kelas 10 dipaksa untuk mengikuti ekstrakulikuler oleh gurunya, dikarenakan sudah menjadi peraturan sekolah untuk mewajibkan setiap siswa kelas 10 untuk mengikuti kegiatan yang di singkat ekskul ini..
bagaimana Kelanjutannya?
.
.
Spoiler for Kisah Satu (Prolog):
Quote:
Masih bingung tentang alur OBM, yuk tanya tanya di SEPUTAR TANYA OBM
Spoiler for SEPUTAR OBM:
Spoiler for INDEX CERITA:
Diubah oleh novalso 06-05-2018 10:08
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
5.7K
41
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
novalso
#22
Terjebak di OBM
Pertama kali ke OBM aku mendapat hantaman dari salah satu anggotanya, untuk kedua kalinya aku mengunjungi OBM malah mendapat kejadian seperti ini. Padahal dari interior ruangannya tidak jauh berbeda dengan ekskul lain. Satu rak buku besar yang terbuat dari kayu jati berisi penuh sesah oleh buku-buku beragam jenisnya, satu meja persegi panjang berpasangan dengan dua sofa dan dua kursi, satu sofa aku duduki, satu sofa lagi di depanku, dan dua kursi di kanan dan kiri. Di pojok ruangan sebelah kanan samping jendela terdapat meja untuk membuat teh atau minuman apapun. Tidak ada ciri khas apapun, lukisan abstrak penuh warna, tertulis Canisdi pojok lukisan, mungkin watermark sang pelukis. Entah mengapa, ruangan ini kurasakan sangat berbeda...
Cangkir keramik memancarkan aroma hangat bersama uap yang mengepul dari dalamnya memancing aku untuk menggodanya, kucicipi perlahan, bibir menyentuh permukaan cangkir, hangat. Satu tegukan saja cukup untuk menghangatkan tubuh di musim penghujan ini.
Quote:
Berlalu begitu saja, keluar ruangan OBM meninggalkanku bersama para perabotan ekskul. Sebenarnya banyak yang ingin kutanyakan padamu, karena terlalu banyak aku tidak bisa mengucapkannya, setidaknya aku harus membenturkan kepala pada batang pohon beringin di atas Bukit Parantis.
Quote:

0