Kaskus

Story

bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- Side Story (The Untold)
Thread ini adalah Thread yang ditujukan untuk mengisi kekosongan beberap jeda waktu dan pengalaman yang tidak diceritakan dalam story season 1- akhir, sehingga disini kalian akan menjumpai pengalaman horror, interdimensional, dan lainnya oleh kreator.

The Main Stories :
SEASON 1 Mereka Yang Hidup Dalam Gelap


Selamat menikmati Side Story disini, tanpa perlu prolog langsung cekidot aja 
mari kita bercengkrama bersama mereka yang hidup dalam gelap

SIDE STORY INDEX :

Side Story 1 (SS - 1)
Side Story 2 (SS - 2) part 1
Side Story 2 (SS - 2) part 2
Side Story 3 (SS - 3 )
Side Story 4 (SS - 4)
Side Story 5 (SS - 5) Part 1
Side Story 5 (SS - 5) Part 2
Side Story 6 (SS - 6)
Side Story 7 (SS - 7) Part 1
Side Story 7 (SS - 7) Part 2
Side Story 8 (SS - 8) Part 1
Side Story 8 (SS - 8) Part 2
Side Story 9 (SS - 9)
Side Story 10 (SS - 10)
Side Story 11(SS - 11)
Side Story 11 (SS - 11) REMAKE
Side Story 12 (SS - 12)

MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP -[Based On True Story]- Side Story (The Untold)



Quote:
Diubah oleh bakamonotong 06-07-2018 13:04
1
35.2K
102
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread2Anggota
Tampilkan semua post
bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
#17
SS 4 - Mereka Disekitar Kita, Mereka yang Menemani Kita

Aku tinggal di kampung yang cukup dekat dengan gunung merapi dan bersebelahan dengan kampus swasta terkenal di Yogyakarta. Kampus yang besar tapi dahulu saat aku masih kecil tempat itu sepi, bahkan ketika gempa jogja terjadi, kampus itu sedang mengadakan wisuda. Sungguh kenangan yang tidak bisa kulupakan, dan aku akan menceritakan mereka yang ada disini, mereka yang menemani kegelapan malam di kampungku.

Rumahku adalah kost2an, dan jika kosong cukup lama, kamar kost akan diisi oleh mereka, dan itu yang membuatku repot, aku sering harus berkeliling kost ketika sepi dan mengusir mereka yang menumpang, memang tidak sampai terjadi pertempuran, karena hantupun yang tidak memiliki tempat tinggal mirip gembel, berpindah di temapt kosong secara gratis. Tapi ada satu hal yang mengerikan yang ada disana. sesosok sundel bolong, yang berdiam di sungai dekat rumahku, yang pernah aku pergoki mencoba memakan ari2 adikku saat lahir dan mencoba membongkar kuburan ari2 nya, membuatku marah dan menyerangnya, walau wujudnya cukup mengerikan, tapi aku beranikan, karen aku yakin jika dia memakan ari2 adekku, maka adikku akan menjadi aminannya, dan dia menempel apda adikku.

Lebih dari 5x aku berhadapan dengan si sundel bolong hingga ia menyerah, dan terus bertahan di sungai, kadang aku sering melihat dia berterbangan dari satu pohon ke pohon lainnya, memakan sisa2 makanan di temapt sampah, yang baunya tak sedap, dan membuatku jijik, hingga aku benar- benar sadar, yang dia makan adalah bekas pembalut yang tidak dibersihkan, membuatnya terlihat makin mengerikan, ingin muntah aku saat melihatnya. Makhluk ini kini sudah tidak bisa masuk lagi ke halaman rumahku, karena telah dipasangi pagar gaib untuk mgnhalau mereka memasuki tempatku. namun akhirny ada beberapa yang telah berdiam cukup lama di tempatku, mereka yang berdiam memang tidak begitu kuat, tak mengganggu, tapi mereka yang menjadi temanku dewasa ini saat di rumah, bahkan akdang iseng, mereka sering mengganggu keluargaku yang sendirian di rumah, selain diriku.

Pernah adikku dan pembantuku malam itu diruma hsendiri hujan lebat, mereka menonton tv, sampai ketika adekku meu mengambil minum sekelebat bayangan hitam lewat, membuat adekku kaget dan batal mengambil air sendiiri, lalu minta ditemani oleh pembantu dan parahnya lagi, dari ara hlain datang bayangan hitam lewat depan mereka, dan membuatnya menceritakan pada keluargaku, kala itu memang ada 1 kamar kosong di rumah, kamar khusus tamu, yang dipakai bayangan ini tidur, bahkan saking seringnya dia sliweran kami akhirnya jadi biasa saja. Namun ibuku cukup takut walau sudah tahu ada makhluk itu. Aku sering melihat si bayangan tidur di kamar tamu, seperti segumul guling yang ketika lampu dinyalakan dia menghilang, tapi ketika dimatikan akan terlihat wujudnya, jika pertama kali melihatnya pasti bergidik ngeri, apalagi wujudnya hanya hitam seperti bayangan saja.

Mereka yang lain yang kujumpai adalah sesosok makhluk yang sering menggergaji pohon di sungai, tapi yang dia gergaji adalah bayang atas pohon, tapi badang pohon yang bawah terkoyok hingga jatuh, aneh, karena tidak ada bekas potongan, suaranya cukup keras, tapi ketika sedikit orang menglaihkan pandangan, pohon tadi sudah berdiri lagi, tegak dan aku kemudian pergi menuju pohon tadi, tidak ada bekas potongan hancur, jatuh, gergaji dan lainnya. takjub dan aneh, bisa- bisa saja ada makhluk seperti itu disini, membuat ku mengalami hal aneh dan menakjubkan di kampung ini.

Ada beberapa hal lain yang aku harus jumpai disini, seperti ada 2 pocong yang kadang berkeliaran di gang dekat rumah, yang merupakan jalan penghubung antara rumahku dan rumah tetangga, dan disana merupakan jalan yang jarang dilewati, sehingga sangat gelap, dan saat kecil aku bermain disana, aku sering kali menjumpai mereka yang hidup dalam gelap. Dua makhluk besar berkain putih kotor noda darah dan tanah, berdiri disana, pocong yang menunggu tempat itu, sangat besar dan membuatku ketakutan ketika melihat mereka, bahkan mereka sering berjalan melewatiku, terbang diatasku, aku sempat menamai merek poci dan poco, yang maksudku adalah pocong siji dan loro, mereka memang negatif, tapi tak sekalipun mereka mengganggu anak2 kost maupun orang sana yang lewat dekat mereka, walau kadang memberikan aura merinding ketika mereka ada disana.

Hal yang paling parah kulihat saat itu adalah anak kost ku kerasukan, saat itu sekitar tahun 2006 atau 2007, kulihat anak kost ku seorang wanita sebut saja Ranti (nama samaran), kesurupan karena ada yang menempeli dirinya dari saat dia pergi, jin itu adalah jin pria yang menempel di badannya, ketika berbicara saat kesurupan suaranya benar2 menyerupai pria, dan dia menceki2 diri sendiri, membuat anak2 kost disana harus menahan diri Ranti, dan ayahku membacakan doa- doa untuk menenangkan, tapi bukannya menenang, malah dia makin menjadi, berteriak panas dan lain2, metode tradisional seperti memencet jempol kaki pun dilakukan tapi gagal, setan itu tidak mau lepas, makin kuat dan mendorong 3 orang anak kost yang menahannya, terpental dan sekali lagi Ranti mencekik diri sendiri, aku yang saat itu masih SD, melihat sesosok pria berbaju hitam di tubuh Ranti, dia tertawa sambil memgang sukma ranti mencoba mencabut dan membawa pergi, namun terlihat kesusahan karena doa2 yang dibacakan ayahku dan orang2 disana, sampai datang kyai yang menenangkan, dan me ruqyah, mata batinku yang belum lama terbuka tertarik melihat pertarungan si kyai dan jubah hitam, mereka bergelut bak film2, bergumul saling banting, tendang, membanting2 diri mereka, tentunya tubuh astral, yang kalau orang basa lihat, kyai hanya berduduk komat - kamit dan terbatuk saat menerima serangan, kulihat si kyai kemudian memukul jatuh si jubah hitam, menahannya dengan pelindung gaib, dan kyai kembali sadar dari pertapaannya, dan menyemburkan air untuk memutus hubungan antara Ranti dan Jubah hitam, seketika Ranti sadar, dan jubah hitam tadi di masukkan dalam botol air si kyai dan membawa nya pergi untuk di pindahkan. Sungguh suatu pengalaman indigo pertamaku, yang melihat bagaimana mereka bertarung, Kyai yang daritadi melihatku, memegang kepalaku dan berkata "sinau o le, kowe ki duwe kekuatan sik luih ampuh tinimbang aku, suatu saat kowe ngerti dewe" (Belajar lah nak, kamu punya kekuatan yang lebih besar dari aku, suatu saat kamu nanti akan mengerti), dan kemudian si kyai melengos pergi meninggalkan tempatku, aku masih kagum dan bingung dengna kata2 kyai tadi.

Di kamarku sendiri sudah banyak yang menunggu, satu makhluk berbentuk orang berjubah hitam dengna wajah tertutup topeng berada di atas lemariku, sering berdiam disana, melayang, namun semenjak koleksi gundamku kutaruh disana, dia berpindah keluar kamarku, karena ada balkon lantai 2, disana dia bersama si Surtini, sampai sekarang tak seklipun aku melihat wajah dibalik topengnya, tapi aku selalu menebak ekspresinya saat tersenyum ataupun terganggu. Sebenarnya dia tidak terlalu mengganggu, dia sempat memperkenalkan namanya, Parunja, bahkan menunjukkan padaku kisahnya yang jauuuuuuhhh sangat amat jauuhhh dari jaman sekarang, dia adalah sang prajurit kerjaan sriwijaya yang kabur ke merapi, dan karena dia adalah desertir perang, dia bersembunyi dalam kampung disini dan menikah dengan bunga desa, tapi karena dia adalah desertir atau prajurit pelarian, dia dicari dan ditemukan oleh prajurit sriwijaya lain, dan dia harus menanggung akibat pengkhianatan kabur dari perang dan dibunuh beserta keluarganya, sungguh nahas ketika harus melihat hal itu. Namun Parunja tidak pernah marah kepadaku, dia menyesal bahwa harus mati begitu, dan tidak bisa lepas dari tanah ini, karena terikan kutukan, walau isti dan anaknya sudah berhasil pergi. Kadnag sedih aku ketika mendengar cerita Parunja, tapi dia salah satu dari mereka yang menemaniku, bahkan Parunja sering ikut denganku dan Sar berjalan, ketika keluar, Parunja sering menebeng di leherku, kalau aku harus mengahdapi mereka yang berusaha masuk ke dalam diriku, Parunja lah yang menyerang, tapi itu sangat membebani fisikku dan leherku sangat sakit. Parunja sosok hitam yang membawa sebuah pusaka berupa tombak besar dengan dua mata pedang, merupakan salahsatu petarung tangguh disitu.

Sahabat, kalian memang mungkin tidak melihat mereka ada di sekeliling kalian, tapi ketahuilah, bahwa mereka itu ada , selalu ada, dan mereka hidup berdampingan dengan kita. Aku akan menceritakan pada kalian pada SIde Story berikutnya, tumpangtindihnya kerjaan di pantai selatan, dan beberapa kampung serta kerajaan jin yang aku jumpai diluar jogja, dan beberapa dar imereka yang menunggu daerah2 per candian yang menemaniku saat berkemah di dekat candi Prambanan.
=============================================================================================
Suminten.
johny251976
johny251976 dan Suminten. memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.