Kaskus

Story

bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP
MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP

Halo sahabat penikmat kaskus, setelah membaca beberapa trit horor kaskus yang menarik, dan tentang indigo, saya berencana untuk sharing apa yang saya alami hingga saat ini, sebuha pengalaman seorang penulis, semoga kalian bisa menikmati segala tulisan yang saya tuangkan dalam trit horror ini, semoga menemani malam2 kelam kalian, jangan lupa sekililing kalian selalu ada MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP
----
Sebuah kisah tentang bagaimana seorang anak bernama ARDA yang menjadi seorang "indigo", kisah penuh drama, cinta, dan 90% horor, dan bagaimana seorang anak biasa, "bersahabat" dengan MEREKA YANG HIDUP DALAM GELAP

Kisah yang dituliskan adalah kisah yang dialami oleh beberapa orang, mulai dari penulis, dan teman- teman nya, merupakan suatu kejadian nyata yang dialami, namun mungkin akan dibumbui dengan kesyahduan bumbu bumbu penulisan cerita yang sedikit hiperbola

Let's Just Enjoy The Story ( jangan lupa di subscribe dan kasih like, cendol, asal jangan bata merah )

Cerita akan di update paling lambat 2 hari sekali, dan jam update nya pagi berhubung ane pagi kerja sekalian untuk update awal jam kantor hehe

jangan lupa follow Instagram : @bakemonotong
twitter : @ardahakimotong

Quote:



Quote:


Quote:


Quote:
Diubah oleh bakamonotong 22-06-2018 09:51
mmuji1575Avatar border
G.FaustAvatar border
kemintil98Avatar border
kemintil98 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
53.3K
135
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
bakamonotongAvatar border
TS
bakamonotong
#6
PART III – Jurit Malam (3)

Aku yang masih bergetar ketakutan mulai bergerak menuju kuburan pos terakhir bersama Pak Novi, beliau berkata, “saya tunggu sini, sekarang masuk disitu ada 1 lilin yang utuh, kamu ambil dan nyalakan disana, lalu bawa kemari”, “sendiri pak?” seraya ku berkata sedikit ketakutan. Pak Novi hanya bisa tersenyum dan menunjuk arah tujuanku, seperti berkata, “uda sana lama amat le”, berat ku melangkah, ku sadar dengan jelas, apa yang kulihat dikuburan adalah mereka yang hidup dalam kegelapan malam, yang makin kuat ketika kamu ketakutan, ya mereka yang disebut hantu, setan, jin.

Aku yang makin ketakutan hanya menutup mata setengah dan berjalan perlahan menuju lilis yang ada di atas makam seseorang yang aku tidak tahu, aku ambil, aku nyalakan, dan berusaha membalikkan badan, segera kabur, tapi seseorang atau suatu majhluk memegang pundakku, dan seperti menempel digendong olehku, berat kurasa aku tidak bisa berjalan, aku mencoba menengok kebelakang dan yang kulihat, seorang anak kecil yang menempel, tersenyum, senyum familiar, dia si anak kali boyong, ntah kenapa dia menempel padaku, aku yang masih sd kemudian mulai makin bergetar hingga ngompol, aku berlari, tapi rasanya sangat berat, hngga aku menangis kencang, dan yang aku lihat, si anak tadi lepas dan beridri di depan pintu pemakaman, melihatku kosong, kemudian tersenyum, dan berlari kembali ke dalam

Hingga aku sampai di pintu makam aku lihat tidak ada siapapun disana, pak Novi hilang, kuputar2 pandanganku mencari beliau, namun tidak ada, hingga aku melihat beliau berlari dari arah tempat gelap yang membuatku ketakutan, beliau dating dan bilang “maaf da, pak novi cariin kamu, tapi kamu gak ada, iku temenmu wes do balik ke sekolah(itu temenmu uda kembali ke sekolah). JLEB! Aku makin ketakutan, aku sadar akan satu hal, siapa yang tadi menggandengku kesini, tanpa berani menoleh kebelakang, aku berjalan kembali menuju sekolah, pak novi pun melihatku aneh, namun beliau tidak bertanya dan hanya menjelaskan “2 jam sudah kamu di cari para guru da, tapi kamu malah ke makam, padahal teman2mu uda nunggu, kata beni kamu tadi hilang saat kamu kabur lari”, “baik emang Beni” pikirku menyangsikan kesetiakawanan dan kejujurannya. Sesekali aku menoleh kebelakang dan kulihat si kunti penunggu SD tersenyum menghina seperti merasa menang menakut2i aku.

Sejak pengalaman malam itu, aku tidak berani lagi ikut acara jurit malam atau menginap di SD ku, walau siangpun aku sering melihat si kunti bersliweran hingga sekarang di daerah SD ku, sekali ku coba berkomunikasi pada dia saat ku sudah dewasa ini, ketika nostalgia, namun dai tidak menjawab, hanya tersenyum dan pergi. Dan si anak kecil? Ya, dia sebenarnya adalah anak yang dikatakan pernah mati hanyut di kali boyong, saat lahar dingin merapi menyapu pada tahun 90 an, saat dia sedang main di sungai bersama temannya, jasadnya tidak pernah ketemu, namun jasad 3 orang temannya masih dapat ditemukan, aku hanya bisa mendoakan supaya dia tenang, dan mereka lah yang menjadi warna pertama dalam kehidupan indigo ku
aan1984
johny251976
kemintil98
kemintil98 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.