- Beranda
- Stories from the Heart
Cinta Tak Berpihak
...
TS
aa.babang
Cinta Tak Berpihak
Untuk kepentingan penerbitan
Thread ini saya hapus
Thread ini saya hapus
Diubah oleh aa.babang 02-09-2021 20:36
senvi.nurc memberi reputasi
2
7.7K
Kutip
61
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
aa.babang
#40
Part 16
Quote:
Waktu itu bagaikan oksigen yang kita hirup, sungguh tak terasa
Ya waktu sudah jauh berlalu, alvin termenung di hadapan kaca yang mengehadap langsung pada sebuah pemandangan
Semua sudah berlalu
Badai sudah berhenti
Saat itu sedang musim dingin
Setiap orang memakai pakaian tebal sebagai pelindung badan mereka
Juna membawakan secangkir kopi kepada alvin
"Minum lah" kata juna sambil memberi kan gelas ke alvin
"Terima kasih"
"Apa kau berencana pulang?" Tanya juna
"Ya, mamah ku sakit, aku harus pulang jun" jawab alvin
"Km sudah siap?" Tnya juna ragu
"Aku harus siap, semua telah berlalu jun, kini saat nya aku memulai kembali sesuatu yang ku tinggalkan"
"Semoga 2 tahun di sini bisnis mu semakin besar dan berkembang, begitu pula dengan cinta mu, hehehe...."
"Hmm aku harap smua kan baik2 saja sekang" jawab alvin tersenyum tipis
"Menikah lah, agar mamah mu tak sakit sakitan lagi"
"Hehehe mnikahi siapa?? Syasya?" Jawab alvin smbil mnunjuk ke arah kucing peliharaan juna
Mereka pun melanjutkan pembicaraan mereka hingga larut, karena ini hari terkhir alvin di jerman
Sudah bnyak yg terjadi setelah alvin mninggalkan indonesia
Bella mnikah dengan jordy
Dinna yang menghilang tanpa kabar berita
Martha sukses dengan karir nya di kantor alvin yang dlu
Dan alvin skrang membuka usaha di jerman
Sella dan selly sudah kuliah
2 tahun sudah alvin di jerman, seperti nya luka yang telah terukir dulu, sudah kunjung membaik, shingga alvin memutuskan tuk pulang ke indonesia
Setibanya di tanah air tercinta, alvin langsung menemui mamah nya yang kala itu sedang sakit
"Mamah jangan sakit sakitan terus, alvin khawatir" kata alvin sambil memegang tangan mamah nya yang masih lengkap dengan jarum infus di tangan
"Mamah pun mau nya sehat trus nak" sambil tersenyum
Alvin habiskan waktu untuk merawat ibu nya, bulak balik dari rumah ke rumah sakit
Untuk saat ini kesehatan mamah adalah yang utama
Hari itu masih teringat, alvin membawa perlengkapan untuk dia bawa k rumah sakit, sesampainya di rumah sakit ada yang sedang menjenguk mamah
Siapa lagi klw bukan dina, alvin yang melihat dari celah pintu yang terbuka, kembali duduk dan mnunggu hingga dina kluar
Dinna pun kluar dengan raut muka bahagia, mungkin karena kesehatan mamah semkin baik
Dinna mlihat alvin yang sedang duduk di luar ruangan
Alvin pun melihat ke arah dina
Dina yang betambah dewasa, membuat nya semakin cantik
Dia duduk di samping alvin, dan memulai percakapan
"Setelah mendengar mu pulang, aku segera ke sini" dina memulai obrolan
"Terima kasih karena masih menjalin hubungan yang baik dengan keluarga ku"
"Terima kasih juga, masih mau bertemu dengan ku, walaupun kau punya pilihan untuk tak menunggu ku di sini" kata dina
"Tak ada untung nya aku tuk terus menghindar" kata alvin smbil tersenyum
"Ini datang lah" kata dina smbil menyodorkan sebuah undangan bertuliskan dinna dan gerry
"Waw... Berita membahagiakan, selamat yah din" jawab alvin mennggapi surat undangan pertunangan dinna
"Kau harus datang, atau kau kan menyesal seumur hidupmu" kata dina mengancam smbil tersenyum
Hari demi hari mamah alvin smakin membaik bahkan tepat sehari sbelum hari pertunangan dinna, mamah alvin di perbolehkan untuk pulang dan melakukan berobat jalan
"Besok km datang yh ke acara dina, pakai pakaian terbaik mu" kata mamah alvin
"Seperti alvin tak akan datang mah, stelah smua yang terjadi alvin malu bertemu dengan sanak saudara nya"
"Datang lah vin, ini pinta mamah, anggap saja sebagai tanda terimakasih slama ini dina telah merawat mamah"
Alvin pun tak bisa beralasan lagi, mau tak mau, malu atau tidak alvin akhir nya datang.
Hari yang di nanti pun tiba, kabetulan acara nya sekitar jam set 7 malam
Namun karena hujan, alvin datang sekitaran jam 7 malam
Terlihat dinna dengan gaun biru nya sangat cantik, bagaikan seorang putri disney, dan lelaki baru di samping nya
Tak bnyak yang di lakukan alvin karena malu banyak orang mengenal nya, dan mlihat ke arah nya, seakan dia punya dosa besar terhadap orang yang berbahagia di pesta ini
Alvin duduk d meja yang paling belakang nampak di depan nya seorang wanita yang mnghadap ke arah panggung acara dan membelakangi alvin
Wanita menggunakam dress putih yang cantik
Dengan punggung yang terlihat, membuat nya sanyat sexy namun masih terlihat formal
Tak lama setelah prosesi tukar cincin, dinna dan gerry mulai mendatangi para tamu satu per satu
Hingga sampai lah ke meja alvin
"Makasih yah udah mau datang vin" kata dina
"Iya sama sama din, btw selamat yah atas pertunangan kalian" kata alvin
Gery yang saat itu di gandeng oleh dina hanya tersenyum
"Vin tempat duduk mu bukan di sini, tapi di sana" smbil menunjuk ke arah meja wanita tadi
Dina pun menarik tangan nya alvin dan menyuruh nya pindah
Dan ternyata wanita itu adalah........
Bersambung ke part terakhir
0
Kutip
Balas