- Beranda
- Stories from the Heart
Where the fvck are you?
...
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
TS
palinglembut
#1
1
Aldi
Pertama kali gue melihat payudara adalah ketika gue melihat langsung ke dadanya, tanpa baju seragam SMP, tanpa bra berukuran 32C nya. Dan sejak itu, segala hal yang berbau seksual, gue memulainya dari tubuh dia. Disitu gue menyadari dua hal, bahwa gue menyesali kenapa gue sia-siakan orang paket lengkap seperti dia, dan trait personality 'bejat' gue yang tidak bisa gue utak-atik. Tapi otak SMP gue yang belum berkembang, belum ngerti apa itu artinya cinta yang sedalam-dalamnya, membuat gue membiarkan dia meninggalkan gue tanpa perjuangan sedikitpun dari gue.
Penyesalan itu membuat gue mulai berlari, awal mulanya 2 km mengitari komplek, sampai pada akhirnya gue triathlon. Penyesalan itu juga membuat gue terbiasa mencari-cari keberadaannya dimanapun gue berlari. Padahal cinta itu sendiri juga sudah tidak ada disana, tapi kenapa gue masih mencari-cari dia dari setiap sosok cewek yang gue kenali?
Ninta nggak secantik dia.
Adriana kurang lucu, nggak kayak dia.
Mona sama gue nggak nyambung, nggak kayak gue ke dia.
Ratapan itu terus berlanjut sampai gue susah sendiri nyari pengganti dia yang bertahan lama sama gue.
Dan kini, tahu-tahu dia kembali, menghubungi gue lewat ask.fm, memberitahukan kabar terbaru; bahwa sebentar lagi dia menikah.
Kopi yang gue tenggak, yang kenyataannya adalah kopi sehitam-hitamnya warna malam, tidak lagi terasa seperti kepahitan yang selama ini gue minum karena terbiasa.
***
Aldi
Pertama kali gue melihat payudara adalah ketika gue melihat langsung ke dadanya, tanpa baju seragam SMP, tanpa bra berukuran 32C nya. Dan sejak itu, segala hal yang berbau seksual, gue memulainya dari tubuh dia. Disitu gue menyadari dua hal, bahwa gue menyesali kenapa gue sia-siakan orang paket lengkap seperti dia, dan trait personality 'bejat' gue yang tidak bisa gue utak-atik. Tapi otak SMP gue yang belum berkembang, belum ngerti apa itu artinya cinta yang sedalam-dalamnya, membuat gue membiarkan dia meninggalkan gue tanpa perjuangan sedikitpun dari gue.
Penyesalan itu membuat gue mulai berlari, awal mulanya 2 km mengitari komplek, sampai pada akhirnya gue triathlon. Penyesalan itu juga membuat gue terbiasa mencari-cari keberadaannya dimanapun gue berlari. Padahal cinta itu sendiri juga sudah tidak ada disana, tapi kenapa gue masih mencari-cari dia dari setiap sosok cewek yang gue kenali?
Ninta nggak secantik dia.
Adriana kurang lucu, nggak kayak dia.
Mona sama gue nggak nyambung, nggak kayak gue ke dia.
Ratapan itu terus berlanjut sampai gue susah sendiri nyari pengganti dia yang bertahan lama sama gue.
Dan kini, tahu-tahu dia kembali, menghubungi gue lewat ask.fm, memberitahukan kabar terbaru; bahwa sebentar lagi dia menikah.
Kopi yang gue tenggak, yang kenyataannya adalah kopi sehitam-hitamnya warna malam, tidak lagi terasa seperti kepahitan yang selama ini gue minum karena terbiasa.
***
Diubah oleh palinglembut 22-02-2018 22:30
0

