- Beranda
- Stories from the Heart
T University 2 (Season 2)
...
TS
anism
T University 2 (Season 2)

Cover Super Keren by Awayaye <Ane minta
> Terima banyak untuk respon positif agan dan aganwati di thread sebelumnya. T University.
Bagi yang belum membacanya. Bisa mengklik judul dibawah ini.
T University
Spoiler for Daftar Isi/Case 1 : Lost Son:
Case 1 Finish
Spoiler for Case 2 : Lativa's Twins Terror:
Case 2 Finish
Spoiler for Case 3 : Arelia And Edward:
Case 3 Finish
Spoiler for Samantha And Mom:
Finish
Spoiler for Case 4 : Johnny Comes Back To China or England:
Case 4 Finish
Spoiler for Case 5 : King Killer's Son:
Case 5 Finish
Spoiler for Case 6 : Losing In A Plane:
Diubah oleh anism 30-05-2019 17:56
anasabila memberi reputasi
1
21.7K
198
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
anism
#182
Menghalangi Reynard
*Reynard, Emmy dan James berangkat menuju bandara*
James tetap mendengus sepanjang perjalanan dengan tas ransel besar di punggungnya. Reynard hanya tersenyum. Sesekali dia menanyakan apakah mereka mau minum atau mengobrol-obrol ringan.
“Sudah. Jangan berbicara denganku. Aku mau tidur.”, James menolak dan tidur di kursi pijit yang mulai memijitnya seperti seorang pemijit profesional setelah ia memasukkan beberapa lembar uang ke dalamnya. Emmy dan Reynard tersenyum sambil mengangkat bahu.
“Untung saja aku tidak ikut dalam penerbangan kemarin.”, ujar seorang pramugari yang lewat bersama rombongan pramugara dan pramugari lainnya.
“Kecilkan suaramu.”, ujar salah satunya.
Reynard melihat wanita itu. Emmy tahu akan ada sesuatu yang terjadi sebentar lagi. Reynard beranjak dari tempat duduknya.
“Sir, aku ikut denganmu.”, ujar Emmy.
“Ke toilet?”, jawab Reynard sinis.
James tahu Reynard ingin memastikan keadaan sendiri. Emmy menatap Reynard penuh harap.
“Aku benar-benar hanya ke toilet.”, desah Reynard pasrah.
Tapi itu tidak merubah keadaaan. Reynard hanya bisa terus mendesah. Emmy dan James benar-benar menempel padanya seperti perangko.
Tentunya Emmy menunggu di luar toilet. James mengambil tempat di samping Reynard.
“Aku tahu kenapa kalian selalu membutuhkan banyak waktu tambahan untuk mengatasi semuanya.”, ujar Reynard. James tidak bergeming.
“Mr. Nelson. Kurasa kita harus kembali.”, Reynard mencuci tangannya.
“Apa maksudmu?”, ujar James.
“Incaranku telah keluar dari toilet.”, Reynard berbisik pada James.
“Siapa?”, ujar James.
“Makanya aku menyuruhmu jangan mengikutiku dan melihat keadaan. Kau malah terus mengamatiku. Pandanganku tertutup saat kau mengambil tempat disampingku. Aku kehilangan jejak pramugari itu. Makanya aku masuk ke toilet. Tapi aku tidak bisa keluar karena Emmy seperti anjing patroli di luar sana. Kalian berdua membuat pramugari itu curiga.”,Reynard tampak kesal.
James hanya bisa tertawa nyengir dan merasa bersalah atas hal yang telah mereka lakukan.
*Reynard, Emmy dan James berangkat menuju bandara*
James tetap mendengus sepanjang perjalanan dengan tas ransel besar di punggungnya. Reynard hanya tersenyum. Sesekali dia menanyakan apakah mereka mau minum atau mengobrol-obrol ringan.
“Sudah. Jangan berbicara denganku. Aku mau tidur.”, James menolak dan tidur di kursi pijit yang mulai memijitnya seperti seorang pemijit profesional setelah ia memasukkan beberapa lembar uang ke dalamnya. Emmy dan Reynard tersenyum sambil mengangkat bahu.
“Untung saja aku tidak ikut dalam penerbangan kemarin.”, ujar seorang pramugari yang lewat bersama rombongan pramugara dan pramugari lainnya.
“Kecilkan suaramu.”, ujar salah satunya.
Reynard melihat wanita itu. Emmy tahu akan ada sesuatu yang terjadi sebentar lagi. Reynard beranjak dari tempat duduknya.
“Sir, aku ikut denganmu.”, ujar Emmy.
“Ke toilet?”, jawab Reynard sinis.
James tahu Reynard ingin memastikan keadaan sendiri. Emmy menatap Reynard penuh harap.
“Aku benar-benar hanya ke toilet.”, desah Reynard pasrah.
Tapi itu tidak merubah keadaaan. Reynard hanya bisa terus mendesah. Emmy dan James benar-benar menempel padanya seperti perangko.
Tentunya Emmy menunggu di luar toilet. James mengambil tempat di samping Reynard.
“Aku tahu kenapa kalian selalu membutuhkan banyak waktu tambahan untuk mengatasi semuanya.”, ujar Reynard. James tidak bergeming.
“Mr. Nelson. Kurasa kita harus kembali.”, Reynard mencuci tangannya.
“Apa maksudmu?”, ujar James.
“Incaranku telah keluar dari toilet.”, Reynard berbisik pada James.
“Siapa?”, ujar James.
“Makanya aku menyuruhmu jangan mengikutiku dan melihat keadaan. Kau malah terus mengamatiku. Pandanganku tertutup saat kau mengambil tempat disampingku. Aku kehilangan jejak pramugari itu. Makanya aku masuk ke toilet. Tapi aku tidak bisa keluar karena Emmy seperti anjing patroli di luar sana. Kalian berdua membuat pramugari itu curiga.”,Reynard tampak kesal.
James hanya bisa tertawa nyengir dan merasa bersalah atas hal yang telah mereka lakukan.
Diubah oleh anism 10-02-2018 09:57
0