- Beranda
- Stories from the Heart
Diary 2 Dunia
...
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.
Ilustrasi Ronggo Geni

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.
Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi
Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.
Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.
Silahkan di nikmati
Quote:
Spoiler for ILUSTRASI:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
agusk1988
#1462
PART 60
Pukul 16.00 aku terbangun dengan sendirinya karena sudah terbiasa.. Sebelum pergi ke lapangan untuk bermain bola sepak dengan remaja yang lain, aku sempat kan sebentar untuk sms mbak silvi.. Mengabarkan kalau malam ini aku bisa hadir di acara ulang tahun nya mbak Novita (soalnya aku sudah janji untuk memberikan hadiah spesial di hari ulang tahun nya beberapa waktu yang lalu)..
Karena tak ada lagi yang di bicarakan, aku pun tak lagi membalas sms mbak silvi dan langsung mengambil sepeda ku serta lantas mengayuh nya menuju lapangan yang terletak di sisi luar désa..
Tampak beberapa teman dari lain RT serta kang paijo sudah hadir lebih dulu di lapangan.. Pertandingan pun telah di mulai.. Kalau skor jangan di tanya,, 11-12 sama basket.. Tapi itu lah enak nya remaja yang lahir pada generasi 90 an.. Permainan tradisional masih banyak serta asyik untuk di mainkan..
Dan oleh karena itu, Pertemanan pun masih terasa begitu sangat kental karena belum teracuni oleh kehadiran gadget..
Kami pun kembali fokus bermain bola dan baru pulang ke rumah masing-masing saat mentari sudah di ujung senja di ufuk berat...
Dan sesuai yang sudah di sepakati, sehabis maghrib kang paijo dkk nya pun datang ke rumah qu dengan dandanan ala kadar nya untuk ukuran di pakai datang pada pesta ulang tahun orang kaya..
Sebuah klakson mobil tiba-tiba saja terdengar dari jalan yang terletak di depan pekarangan rumah ku.. Tak lama kemudian, sebuah mobil suv berhenti di halaman rumah ku dan keluar lah si empu nya mobil dari pintu kanan depan..
Terlihat kini mbak silvi dengan gaun berwarna merah sedang berjalan ke arah kami sembari membawa tas kecil di tangannya... Dia sangat cantik dan mempesona malam itu..
Sampai sampai kang paijo dkk ndomblong karena baru pertama kali melihat mbak silvi memakai Make up.. Hingga makin membuat kecantikan nya semakin terpancar..
Mbak silvi pun makin tersenyum lebar melihat kelucuan kami dan berjalan kembali menuju mobil nya.. Kami berlima pun mengikuti nya dari belakang...
Setelah semua masuk ke dalam, mbak silvi pun menyalakan mesin mobil nya dan memacu nya perlahan menuju rumah bang David.. Karena jarang naek mobil, terlihat lah tingkah ndeso dari kang paijo and the genk..
Namun karena orangnya low profile, mbak silvi hanya tersenyum saja melihat kang paijo dkk yang ribut di belakang lewat spion Tengah..
25 menit kemudian, kami pun sampai di rumah bang David dan langsung parkir di halaman rumah.. Terlihat bang David dan Stella juga sudah bersiap dengan busana pesta masing-masing.. Kami berenam pun lantas turun dari mobil terlebih dahulu untuk sekedar saling sapa..
Karena sekarang barengan sama mobil bang David berangkat nya, kang blanggur dan kang tikno yang tadinya ikut mobil mbak silvi pun kini berpindah ke mobil nya bang David.. Mesin mobil pun kembali di nyala kan dan di pacu menuju rumahnya mbak Novita..
25 menit mengarungi gelap nya jalanan malam, kami pun sampai di rumah mbak Novita yang terletak di pinggiran kota.. Meski begitu rumah dua lantai tersebut terlihat sangat mencolok dibandingkan dengan rumah di sekeliling nya..
Anjay,, seketika nyali ku serta kang paijo dkk pun langsung ciut mana kala turun dari mobil dan melihat keadaan halaman rumah mbak Novita..
Dengan langkah gontai kami berlima pun masuk ke dalam rumah mbak Novita yang terlihat megah.. Bahkan lebih megah dari rumah bang David serta mbak silvi.. Dari belakang kami mengikuti kemana pun mbak silvi melangkah..
Seperti nya acaranya belum di mulai, sebab aku lihat di depan baru sedikit mobil yang terparkir.. Dan saat di dalam makin terlihat jelas karena baru sedikit tamu undangan yang hadir.. Semua pasang mata pun langsung tertuju manakala melihat kami memasuki area rumah mbak Novita..
Ntah mereka kagum sama kecantikan Stella dan mbak silvi malam itu, atau heran kenapa ada 5 orang udik yang hadir dalam pesta malam itu.. Karena selalu menunduk, kami pun tak sadar kalau ternyata mbak silvi langsung menuju kamar mbak Novita,, dimana mbak Novita sedang bersiap siap untuk acara malam ini..
Mbak Novita yang tadinya duduk di kursi depan meja rias nya pun berdiri serta kemudian berjalan ke arah ku dan kini memegang kedua pundak ku seraya menatap tajam ke arah ku..
Karena acaranya berada di halaman belakang rumahnya, mbak Novita pun langsung mengajak kami semua mengikuti nya manakala dirinya selesai berdandan.. Sungguh mbak Novita kelihatan makin cantik malam itu.. Tak ada kata kata yang bisa ku tulis untuk menggambarkan segenap pesona yang di miliki nya..
Kami pun akhirnya sampai di halaman belakang dan terlihat beberapa teman mbak Novita yang sampai terlebih dahulu sedang bercengkrama satu sama lain.. Ntah apa tema yang di ambil malam itu karena saya sendiri masih awam soal begini an.. Pokoknya dekorasi nya sangat indah dengan bunga warna warni.. Dan di ujung halaman terlihat sebuah mini panggung dengan segenap peralatan musik set di atas nya..
Mbak Novita pun menyalami temen nya yang sudah datang lebih dahulu.. Sementara aku sendiri dan kang paijo and the genk Lebih memilih ngobrol sendiri di pojokan deket mini panggung..
Mbak silvi pun seperti tahu bahwa aku dan temen temen ku mengasingkan diri,, dan dia yang tadinya bersama mbak Novita pun kini menghampiri ku..
Mbak silvi pun meninggalkan kami berlima dan kembali ke mbak Novita serta temen segeng nya..
Selepas isya semakin banyak saja tamu undangan yang hadir,, halaman belakang rumah mbak Novita pun semakin ramai dengan lautan manusia.. Ibarat kata mbak Novita dn tmen2 nya itu ikan tuna, sementara kami berlima hanyalah ikan teri yang kebetulan lewat.. Beda banget cuy aura nya..
Jam 20.00 tepat acara nya pun di mulai.. Tampak seorang cowok dengan kemeja serta dasi kupu kupu naik ke atas panggung dan memulai sambutan nya.. Nama Mbak Novita pun disebut oleh sang pembawa acara dan di minta untuk naek ke atas panggung..
Mbak Novita pun naek ke atas panggung dan memberikan sambutan sepatah dua patah kata.. Tak lupa dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para tamu undangan karena telah sudi meluangkan waktunya untuk hadir di hari jadi nya..
Setelah selesai dengan sambutan nya, mbak Novita pun langsung turun dari mini panggung dan berganti dengan beberapa anggota band yang bersiap untuk mengiringi acara malam itu ..
Kalian jangan heran kalau kami berlima bisa memainkan alat musik.. Di samping sering ngamen, kami juga sering membantu sebuah orkes melayu serta grup hadrah di desa kami kalau sedang ada hajatan..
Bang aan dan bang riko yang datang belakangan,, cuma bisa tepok jidat manakala kembali melihat ku naek ke sebuah mini panggung..
Kami sepakat membawa kan lagu padi yang berjudul MAHA DEWI
malam itu.. Setelah memberi aba aba ke kang paijo dkk, pertunjukan pun di mulai
Hamparan langit maha sempurna
Bertahta bintang-bintang angkasa
Hanya satu bintang yang berpijar
Teruntai turun menyapaku
Ada tutur kata terucap
Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku
Kepedihanku pun... Terhapuskan
Alam rayapun semua tersenyum
Merunduk dan memuja hadirnya
Terpukau aku menatap wajahnya
Aku merasa mengenal dia
Tapi ada entah dimana
Hanya hatiku mampu menjawabnya
Maha Dewi resapkan nilainya
Pencarianku pun... Usai sudah
Maha Dewi resapkan nilainya
Maha Dewi tercipta untukku
Setelah petikan terakhir gitar ku, aku pun turun dari panggung dan menghampiri mbak Novita dengan sebuah bunga Tulip yang saat ini berada di tangan ku..
Mbak Novita pun menutup kedua mulutnya dengan mata yang berbinar binar manakala melihat ku menghampiri nya dengan setangkai bunga Tulip di tangan ..
Ya bunga Tulip.. Bunga yang menjadi kesukaan mbak Novita meskipun dia tidak pernah bilang kepada ku..
Pukul 16.00 aku terbangun dengan sendirinya karena sudah terbiasa.. Sebelum pergi ke lapangan untuk bermain bola sepak dengan remaja yang lain, aku sempat kan sebentar untuk sms mbak silvi.. Mengabarkan kalau malam ini aku bisa hadir di acara ulang tahun nya mbak Novita (soalnya aku sudah janji untuk memberikan hadiah spesial di hari ulang tahun nya beberapa waktu yang lalu)..
Quote:
Quote:
Karena tak ada lagi yang di bicarakan, aku pun tak lagi membalas sms mbak silvi dan langsung mengambil sepeda ku serta lantas mengayuh nya menuju lapangan yang terletak di sisi luar désa..
Tampak beberapa teman dari lain RT serta kang paijo sudah hadir lebih dulu di lapangan.. Pertandingan pun telah di mulai.. Kalau skor jangan di tanya,, 11-12 sama basket.. Tapi itu lah enak nya remaja yang lahir pada generasi 90 an.. Permainan tradisional masih banyak serta asyik untuk di mainkan..
Dan oleh karena itu, Pertemanan pun masih terasa begitu sangat kental karena belum teracuni oleh kehadiran gadget..
Quote:
Kami pun kembali fokus bermain bola dan baru pulang ke rumah masing-masing saat mentari sudah di ujung senja di ufuk berat...
Dan sesuai yang sudah di sepakati, sehabis maghrib kang paijo dkk nya pun datang ke rumah qu dengan dandanan ala kadar nya untuk ukuran di pakai datang pada pesta ulang tahun orang kaya..
Quote:
Sebuah klakson mobil tiba-tiba saja terdengar dari jalan yang terletak di depan pekarangan rumah ku.. Tak lama kemudian, sebuah mobil suv berhenti di halaman rumah ku dan keluar lah si empu nya mobil dari pintu kanan depan..
Terlihat kini mbak silvi dengan gaun berwarna merah sedang berjalan ke arah kami sembari membawa tas kecil di tangannya... Dia sangat cantik dan mempesona malam itu..
Sampai sampai kang paijo dkk ndomblong karena baru pertama kali melihat mbak silvi memakai Make up.. Hingga makin membuat kecantikan nya semakin terpancar..
Quote:
Mbak silvi pun makin tersenyum lebar melihat kelucuan kami dan berjalan kembali menuju mobil nya.. Kami berlima pun mengikuti nya dari belakang...
Setelah semua masuk ke dalam, mbak silvi pun menyalakan mesin mobil nya dan memacu nya perlahan menuju rumah bang David.. Karena jarang naek mobil, terlihat lah tingkah ndeso dari kang paijo and the genk..
Namun karena orangnya low profile, mbak silvi hanya tersenyum saja melihat kang paijo dkk yang ribut di belakang lewat spion Tengah..
25 menit kemudian, kami pun sampai di rumah bang David dan langsung parkir di halaman rumah.. Terlihat bang David dan Stella juga sudah bersiap dengan busana pesta masing-masing.. Kami berenam pun lantas turun dari mobil terlebih dahulu untuk sekedar saling sapa..
Quote:
Karena sekarang barengan sama mobil bang David berangkat nya, kang blanggur dan kang tikno yang tadinya ikut mobil mbak silvi pun kini berpindah ke mobil nya bang David.. Mesin mobil pun kembali di nyala kan dan di pacu menuju rumahnya mbak Novita..
25 menit mengarungi gelap nya jalanan malam, kami pun sampai di rumah mbak Novita yang terletak di pinggiran kota.. Meski begitu rumah dua lantai tersebut terlihat sangat mencolok dibandingkan dengan rumah di sekeliling nya..
Anjay,, seketika nyali ku serta kang paijo dkk pun langsung ciut mana kala turun dari mobil dan melihat keadaan halaman rumah mbak Novita..
Quote:
Dengan langkah gontai kami berlima pun masuk ke dalam rumah mbak Novita yang terlihat megah.. Bahkan lebih megah dari rumah bang David serta mbak silvi.. Dari belakang kami mengikuti kemana pun mbak silvi melangkah..
Seperti nya acaranya belum di mulai, sebab aku lihat di depan baru sedikit mobil yang terparkir.. Dan saat di dalam makin terlihat jelas karena baru sedikit tamu undangan yang hadir.. Semua pasang mata pun langsung tertuju manakala melihat kami memasuki area rumah mbak Novita..
Ntah mereka kagum sama kecantikan Stella dan mbak silvi malam itu, atau heran kenapa ada 5 orang udik yang hadir dalam pesta malam itu.. Karena selalu menunduk, kami pun tak sadar kalau ternyata mbak silvi langsung menuju kamar mbak Novita,, dimana mbak Novita sedang bersiap siap untuk acara malam ini..
Quote:
Mbak Novita yang tadinya duduk di kursi depan meja rias nya pun berdiri serta kemudian berjalan ke arah ku dan kini memegang kedua pundak ku seraya menatap tajam ke arah ku..
Quote:
Karena acaranya berada di halaman belakang rumahnya, mbak Novita pun langsung mengajak kami semua mengikuti nya manakala dirinya selesai berdandan.. Sungguh mbak Novita kelihatan makin cantik malam itu.. Tak ada kata kata yang bisa ku tulis untuk menggambarkan segenap pesona yang di miliki nya..
Kami pun akhirnya sampai di halaman belakang dan terlihat beberapa teman mbak Novita yang sampai terlebih dahulu sedang bercengkrama satu sama lain.. Ntah apa tema yang di ambil malam itu karena saya sendiri masih awam soal begini an.. Pokoknya dekorasi nya sangat indah dengan bunga warna warni.. Dan di ujung halaman terlihat sebuah mini panggung dengan segenap peralatan musik set di atas nya..
Mbak Novita pun menyalami temen nya yang sudah datang lebih dahulu.. Sementara aku sendiri dan kang paijo and the genk Lebih memilih ngobrol sendiri di pojokan deket mini panggung..
Mbak silvi pun seperti tahu bahwa aku dan temen temen ku mengasingkan diri,, dan dia yang tadinya bersama mbak Novita pun kini menghampiri ku..
Quote:
Mbak silvi pun meninggalkan kami berlima dan kembali ke mbak Novita serta temen segeng nya..
Selepas isya semakin banyak saja tamu undangan yang hadir,, halaman belakang rumah mbak Novita pun semakin ramai dengan lautan manusia.. Ibarat kata mbak Novita dn tmen2 nya itu ikan tuna, sementara kami berlima hanyalah ikan teri yang kebetulan lewat.. Beda banget cuy aura nya..
Jam 20.00 tepat acara nya pun di mulai.. Tampak seorang cowok dengan kemeja serta dasi kupu kupu naik ke atas panggung dan memulai sambutan nya.. Nama Mbak Novita pun disebut oleh sang pembawa acara dan di minta untuk naek ke atas panggung..
Mbak Novita pun naek ke atas panggung dan memberikan sambutan sepatah dua patah kata.. Tak lupa dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para tamu undangan karena telah sudi meluangkan waktunya untuk hadir di hari jadi nya..
Setelah selesai dengan sambutan nya, mbak Novita pun langsung turun dari mini panggung dan berganti dengan beberapa anggota band yang bersiap untuk mengiringi acara malam itu ..
Quote:
Kalian jangan heran kalau kami berlima bisa memainkan alat musik.. Di samping sering ngamen, kami juga sering membantu sebuah orkes melayu serta grup hadrah di desa kami kalau sedang ada hajatan..
Bang aan dan bang riko yang datang belakangan,, cuma bisa tepok jidat manakala kembali melihat ku naek ke sebuah mini panggung..
Quote:
Kami sepakat membawa kan lagu padi yang berjudul MAHA DEWI
malam itu.. Setelah memberi aba aba ke kang paijo dkk, pertunjukan pun di mulai
Hamparan langit maha sempurna
Bertahta bintang-bintang angkasa
Hanya satu bintang yang berpijar
Teruntai turun menyapaku
Ada tutur kata terucap
Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku
Kepedihanku pun... Terhapuskan
Alam rayapun semua tersenyum
Merunduk dan memuja hadirnya
Terpukau aku menatap wajahnya
Aku merasa mengenal dia
Tapi ada entah dimana
Hanya hatiku mampu menjawabnya
Maha Dewi resapkan nilainya
Pencarianku pun... Usai sudah
Maha Dewi resapkan nilainya
Maha Dewi tercipta untukku
Quote:
Setelah petikan terakhir gitar ku, aku pun turun dari panggung dan menghampiri mbak Novita dengan sebuah bunga Tulip yang saat ini berada di tangan ku..
Mbak Novita pun menutup kedua mulutnya dengan mata yang berbinar binar manakala melihat ku menghampiri nya dengan setangkai bunga Tulip di tangan ..
Ya bunga Tulip.. Bunga yang menjadi kesukaan mbak Novita meskipun dia tidak pernah bilang kepada ku..
myusuffebria525 dan 14 lainnya memberi reputasi
15


